‹ Semua renungan

Rabu, 7 Oktober 2026

Ajari Kami

Anak kecil belajar bicara dengan menirukan. Ibunya mengucap satu kata, ia mengulanginya. Salah, diulang lagi. Ribuan kali. Tidak ada anak yang bosan menirukan suara orang yang dicintainya.

Para murid melihat Yesus berdoa, lalu muncul kerinduan yang polos: Tuhan, ajarlah kami berdoa. Mereka tidak minta diajari berkhotbah atau membuat mukjizat. Mereka minta diajari bicara dengan Bapa. Dan Yesus memberikan kata-katanya: Bapa, dikuduskanlah nama-Mu, datanglah Kerajaan-Mu, berikanlah kami makanan yang secukupnya, ampunilah kami.

Hari ini Gereja merayakan Santa Perawan Maria Ratu Rosario. Rosario berasal dari kata Latin rosarium, taman mawar. Doa yang dirangkai dari pengulangan: Bapa Kami dan Salam Maria, butir demi butir, seperti mawar yang dironce satu per satu.

Ada yang bilang doa berulang itu membosankan. Tetapi coba tanya orang yang setia berosario. Pengulangan itu justru seperti napas. Mulut mengucapkan kata yang sama, hati berjalan menyusuri hidup Yesus bersama Maria, dari kabar gembira sampai kebangkitan. Sederhana di bibir, dalam di hati.

Doa tidak harus pintar. Doa hanya perlu setia, seperti anak yang tidak bosan menirukan kata ibunya.

Bapa, ajarilah aku berdoa. Bersama Maria, biarlah kata-kata sederhana ini menjadi jalanku pulang kepada-Mu. Amin.

Buka Doa Hari Ini lengkap →