‹ Semua renungan

Jumat, 2 Oktober 2026

Pengawal Sunyi

Ada penjaga yang kerjanya nyaris tidak kelihatan. Petugas gardu listrik, penjaga pintu air, satpam kompleks di jam dua pagi. Kita baru ingat mereka ketika sesuatu kacau. Selama semuanya aman, mereka seperti tidak ada.

Hari ini Gereja mengenang para Malaikat Pelindung. Kata malaikat berasal dari bahasa Ibrani malakh, artinya utusan. Jadi yang kita rayakan bukan sekadar sosok bersayap dalam lukisan, melainkan kabar bahwa Allah mengutus penjaga bagi tiap orang. Satu per satu. Sejak lahir sampai tutup usia.

Kemarin tujuh puluh murid diutus membawa damai. Hari ini Yesus melanjutkan: barangsiapa mendengarkan kamu, ia mendengarkan Aku. Utusan memang begitu. Ia tidak membawa suaranya sendiri. Yang penting bukan siapa dia, tetapi siapa yang mengirimnya. Begitu pula para malaikat: kehadiran mereka tidak pernah menunjuk diri sendiri, selalu menunjuk kepada Pengutusnya.

Kepada Ayub yang penuh protes, Allah menjawab dari dalam badai: pernahkah engkau menyuruh datang dinihari? Ayub terdiam. Dunia ini dijaga tangan yang jauh lebih besar dari kekhawatiran kita.

Barangkali doa hari ini sederhana saja: bersyukur untuk penjagaan yang tidak pernah kita lihat.

Tuhan, terima kasih untuk pengawal sunyi yang Kauutus menyertaiku. Jadikan aku juga penjaga bagi sesamaku. Amin.

Buka Doa Hari Ini lengkap →