‹ Semua renungan

Kamis, 1 Oktober 2026

Bekal Ringan

Orang yang hendak bepergian jauh biasanya sibuk dengan tasnya. Ditimbang, ditambah, ditata ulang. Rasanya semua perlu dibawa. Padahal makin berat tas, makin lambat jalan kita.

Kemarin kita mendengar Yesus menegur orang yang siap membajak tetapi masih menoleh ke belakang. Hari ini tujuh puluh murid diberangkatkan. Bekalnya justru dikurangi: jangan bawa pundi, jangan bawa bekal, jangan bawa kasut. Aneh. Diutus jauh kok dilarang membawa apa-apa?

Mungkin karena yang dibawa memang bukan barang. Yang dibawa adalah damai sejahtera. Salam itu ringan di bibir, tetapi itulah muatan utamanya. Sisanya disediakan di jalan: rumah mana yang terbuka, makanan apa yang terhidang, semuanya urusan Tuan yang mengutus.

Santa Teresia dari Kanak-Kanak Yesus, yang kita kenang hari ini, tidak pernah keluar dari biaranya di Lisieux. Namun Gereja mengangkatnya menjadi pelindung karya misi. Bekalnya hanya cinta kecil yang dilakukan setia setiap hari. Ternyata itu cukup untuk menjangkau dunia.

Kita sering menunda pergi karena merasa belum siap. Belum pintar bicara, belum punya modal, belum kuat iman. Padahal tuaian sudah menguning. Jangan-jangan yang ditunggu Tuhan bukan kelengkapan kita, melainkan keberangkatan kita.

Tuhan, utuslah aku hari ini dengan bekal damai-Mu saja. Amin.

Buka Doa Hari Ini lengkap →