‹ Semua renungan

Rabu, 30 September 2026

Alur yang Lurus

Petani pembajak tahu satu rahasia sederhana: alur hanya lurus kalau mata memandang lurus ke depan, ke patok di ujung petak. Sekali menoleh ke belakang, kerbau ikut berbelok, alur pun bengkok. Membajak adalah pekerjaan mata sebelum pekerjaan tangan. Ke mana mata memandang, ke situ alur berjalan.

Yesus memakai gambar itu untuk urusan mengikuti Dia: setiap orang yang siap untuk membajak tetapi menoleh ke belakang, tidak layak untuk Kerajaan Allah. Tiga orang datang hari itu, dan tiga-tiganya membawa kata tetapi. Yesus tidak melarang cinta keluarga. Yang Ia tolak adalah hati yang mendua arah.

Hari ini kita mengenang Santo Hieronimus, dan bersamanya Bulan Kitab Suci Nasional kita tutup. Puluhan tahun ia bertekun di sebuah gua di Betlehem, menerjemahkan Kitab Suci ke bahasa Latin yang kita kenal sebagai Vulgata. Wataknya keras, tetapi matanya tidak pernah pindah dari patok di ujung. Kalimatnya terkenal sampai sekarang: ignoratio Scripturarum, ignoratio Christi. Tidak mengenal Kitab Suci berarti tidak mengenal Kristus.

Bulan Kitab Suci boleh berakhir. Membaca Kitab Suci jangan. Ke arah mana mata kita memandang saat membajak hidup ini?

Tuhan, tancapkanlah pandanganku pada-Mu, supaya alur hidupku lurus sampai ke ujung. Amin.

Buka Doa Hari Ini lengkap →