Selasa, 29 September 2026
Tiga Nama, Satu Arah
Orang tua tidak pernah asal memilih nama anak. Di dalam nama ada doa, ada harapan yang dititipkan seumur hidup. Kalau begitu, coba dengarkan baik-baik nama tiga malaikat agung yang kita rayakan hari ini.
Mikael berarti siapakah seperti Allah. Gabriel berarti Allah itu perkasa. Rafael berarti Allah menyembuhkan. Perhatikan keanehannya: tidak satu pun nama itu bercerita tentang si malaikat. Ketiganya menunjuk kepada Allah. Mikael yang memimpin peperangan surgawi tidak bernama sang penakluk; namanya justru sebuah pertanyaan yang merendah di hadapan Allah.
Itulah tanda utusan sejati. Ia ada bukan untuk dirinya sendiri. Daniel melihat seribu kali beribu-ribu melayani Dia; sebanyak apa pun barisannya, arah pandangnya satu.
Dalam Injil, Yesus menjanjikan kepada Natanael pemandangan tangga Yakub yang hidup: engkau akan melihat langit terbuka dan malaikat-malaikat Allah turun naik kepada Anak Manusia. Yesuslah tangga itu, penghubung bumi dan surga, dan para malaikat lalu-lalang melayani di atasnya.
Kita pun diutus setiap hari, di rumah dan di tempat kerja. Nama baik kita menunjuk ke mana: ke diri sendiri, atau kepada Allah?
Allah yang perkasa dan menyembuhkan, utuslah malaikat-Mu menjaga langkahku, dan jadikanlah hidupku selalu menunjuk kepada-Mu. Amin.