Senin, 7 September 2026
Sedikit Ragi
Perhatikan ibu yang membuat donat. Dari seluruh bahan, ragi adalah yang paling sedikit. Satu sendok teh kecil, hilang tak kelihatan begitu adonan diuleni. Tetapi justru yang tak kelihatan itulah yang menggerakkan segalanya. Beberapa jam kemudian seluruh adonan mengembang. Kecil bukan berarti lemah.
Paulus memakai gambar dapur ini untuk menegur jemaat Korintus. Ada dosa berat dibiarkan di tengah jemaat, dan mereka malah berbangga. Tidak tahukah kamu bahwa sedikit ragi mengkhamiri seluruh adonan? Buanglah ragi yang lama, supaya kamu menjadi adonan yang baru.
Dosa memang jarang datang sebesar gunung. Ia masuk sesendok teh. Kebohongan kecil yang dimaklumi. Sindiran yang dipelihara. Kompromi yang dianggap lumrah. Diam-diam ia bekerja ke seluruh hidup, persis seperti ragi bekerja ke seluruh adonan.
Kabar baiknya, hukum ragi berlaku dua arah. Kebaikan kecil pun mengkhamiri. Dalam Injil, satu tindakan Yesus pada hari Sabat, memulihkan sebelah tangan yang mati, cukup membuat seisi rumah ibadat gempar dan sebuah hidup berubah. Satu tindakan kecil, gemanya panjang.
Ragi apa yang sedang bekerja diam-diam dalam hidup kita: ragi lama keburukan, atau ragi kecil kebaikan?
Tuhan, bersihkan aku dari ragi lama kejahatan, dan jadikan aku ragi kecil kebaikan-Mu di tengah dunia. Amin.