‹ Semua renungan

Kamis, 27 Agustus 2026

Lampu Teras Ibu

Di banyak rumah, ada lampu teras yang tidak boleh dimatikan sebelum semua anak pulang. Ibu yang menyalakannya biasanya tidak tidur sungguhan. Telinganya berjaga menunggu suara pagar. Menanti, bagi seorang ibu, adalah pekerjaan sepenuh badan.

Injil hari ini bicara tentang berjaga-jaga: kamu tidak tahu pada hari mana Tuhanmu datang. Hamba yang baik bukan yang sibuk menghitung-hitung kapan tuannya pulang, melainkan yang tetap mengerjakan tugasnya seolah tuannya bisa datang kapan saja.

Kalau berjaga butuh teladan, hari ini Gereja menyodorkan Santa Monika. Ia menanti pertobatan Agustinus, anaknya yang cemerlang tapi hidupnya berantakan, bukan semalam dua malam, melainkan belasan tahun. Ia mengikutinya sampai ke Milano. Ia menangis di hadapan para uskup, sampai seorang di antaranya berkata: tidak mungkin anak dari air mata sebanyak ini akan binasa. Monika berjaga dengan senjata yang kelihatannya lemah: doa dan air mata. Ternyata itulah senjata yang menang.

Paulus menulis kepada jemaat Korintus: Allah yang memanggil kamu adalah setia. Kesetiaan Allah itulah yang membuat penantian orang beriman tidak pernah sia-sia, meski lama.

Siapa yang sedang kita doakan bertahun-tahun tanpa tanda-tanda? Jangan matikan lampu terasnya.

Tuhan, beri aku kesabaran Monika: tetap berdoa, tetap berjaga, tetap berharap. Amin.

Buka Doa Hari Ini lengkap →