‹ Semua renungan

Selasa, 11 Agustus 2026

Firman yang Dimakan

Resep yang hanya dibaca tidak pernah mengenyangkan. Buku masakan setebal apa pun tidak bisa dimakan. Sampai bahan-bahannya diolah di dapur dan masuk ke piring, resep tinggal huruf.

Yehezkiel hari ini menerima perintah yang aneh: makanlah gulungan kitab ini. Bukan bacalah. Bukan hafalkanlah. Makanlah, isilah perutmu dengan itu. Padahal isinya bukan bacaan ringan: ratapan, keluh kesah, rintihan. Tapi begitu dimakan, rasanya manis seperti madu. Firman yang hanya dibaca berhenti di kepala. Firman yang dimakan menjadi darah dan daging, menjadi cara kita berjalan dan mengambil keputusan.

Baru setelah itu Yehezkiel disuruh pergi berbicara. Urutannya tidak bisa dibalik. Orang hanya bisa membagikan apa yang sudah dicernanya sendiri.

Santa Klara, yang kita kenang hari ini, meninggalkan rumah bangsawannya untuk hidup miskin bersama Kristus. Ia tidak sekadar membaca Injil tentang kesederhanaan; ia memakannya, menjadikannya menu hariannya seumur hidup. Injil hari ini seperti potret dirinya: barangsiapa merendahkan diri dan menjadi seperti anak kecil, dialah yang terbesar dalam Kerajaan Surga.

Berapa banyak firman yang sudah kita baca tahun ini? Dan berapa yang sungguh kita makan?

Tuhan, jangan biarkan firman-Mu berhenti di mataku. Biarlah ia turun ke hati dan menjadi hidupku. Amin.

Buka Doa Hari Ini lengkap →