‹ Semua renungan

Selasa, 4 Agustus 2026

Kata Siapa Tak Ada Obatnya

Ada kalimat dokter yang paling ditakuti pasien: 'Sudah tidak ada obatnya.' Kalimat itu menutup pintu. Setelah itu orang biasanya pulang dan berhenti berharap.

Yeremia hari ini menyampaikan diagnosa Tuhan yang terdengar sama kejamnya: 'Penyakitmu sangat payah, lukamu tidak tersembuhkan. Tidak ada obat untuk bisul, kesembuhan tidak ada bagimu.' Titik. Tapi tunggu. Beberapa ayat kemudian, Tabib yang sama berkata: 'Aku akan memulihkan keadaan kemah-kemah Yakub. Kota itu akan dibangun kembali di atas reruntuhannya.' Luka yang tak tersembuhkan oleh manusia ternyata tidak pernah berada di luar jangkauan Allah.

Kemarin kita melihat Yesus memberi makan lima ribu orang. Malam itu juga murid-murid diombang-ambingkan gelombang, dan Petrus yang mulai tenggelam hanya sempat berteriak pendek: 'Tuhan, tolonglah aku!' Segera tangan itu terulur. Doa paling pendek pun didengar, asal jujur.

Santo Yohanes Maria Vianney, yang kita kenang hari ini, menghabiskan belasan jam sehari di kamar pengakuan. Ribuan orang datang ke Ars membawa luka yang mereka kira sudah tidak ada obatnya. Mereka pulang dengan hati yang dijahit kembali.

Luka mana dalam diri kita yang sudah kita vonis sendiri: tidak ada obatnya?

Tuhan, Tabib jiwaku, jamahlah luka yang sudah lama kuanggap tamat. Amin.

Buka Doa Hari Ini lengkap →