‹ Semua renungan

Rabu, 29 April 2026

Dikhususkan

Ada saat ketika sebuah nama dipanggil di tengah kerumunan untuk sebuah tugas khusus. Seketika orang itu terpisah dari yang lain, bukan karena lebih hebat, melainkan karena dipilih. Panggilan atas nama selalu mengubah sesuatu: yang tadinya berbaur dalam banyak orang kini punya tugas yang jelas di pundaknya.

Jemaat di Antiokhia sedang beribadah kepada Tuhan dan berpuasa ketika Roh Kudus berkata: khususkanlah Barnabas dan Saulus bagi-Ku untuk tugas yang telah Kutentukan bagi mereka. Perhatikan suasananya. Perutusan besar itu tidak lahir dari rapat strategi atau ambisi pribadi, melainkan dari ibadah dan puasa. Ketika umat sungguh menghadap Tuhan, di situlah Ia berbicara tentang siapa yang hendak diutus-Nya.

Hari ini Gereja mengenang Santa Katarina dari Siena, seorang perempuan muda yang tidak mengenyam pendidikan tinggi, namun berani menegur para pemimpin Gereja pada zamannya dan membawa mereka kembali kepada tugas mereka. Karena cintanya yang besar akan Kristus dan Gereja, ia bahkan diangkat menjadi pujangga Gereja. Ia bukti bahwa Tuhan gemar mengkhususkan orang-orang yang tampaknya tidak diperhitungkan dunia.

Pengkhususan itu selalu untuk diutus, bukan untuk dimuliakan. Sesudah dikhususkan, Barnabas dan Saulus tidak diberi kursi terhormat, melainkan dikirim berlayar menghadapi bahaya. Dipanggil atas nama oleh Tuhan berarti diberi tugas, bukan hadiah. Dan justru di situlah letak kehormatan sejati seorang murid.

Tuhan, panggillah namaku di tengah keheningan ibadahku, dan khususkanlah aku bagi tugas yang Kaukehendaki. Seperti Katarina, berilah aku cinta yang berani bagi Gereja-Mu. Amin.

Buka Doa Hari Ini lengkap →