‹ Semua renungan

Selasa, 28 April 2026

Julukan yang Melekat

Julukan yang paling melekat biasanya bukan yang kita pilih sendiri, melainkan yang diberikan orang lain karena melihat sesuatu yang khas pada kita. Orang menyebut kita berdasarkan apa yang mereka tangkap dari cara kita hidup. Nama pemberian semacam itu sering lebih jujur daripada nama yang kita banggakan sendiri.

Kemarin kita mendengar bagaimana kabar tentang Yesus menyebar sampai jauh karena penganiayaan. Hari ini kita tiba di kota Antiokhia, tempat kabar itu tumbuh subur di antara orang-orang Yunani. Barnabas dan Saulus tinggal setahun mengajar di sana. Dan Lukas mencatat satu keterangan kecil yang bersejarah: di Antiokhialah murid-murid itu untuk pertama kalinya disebut Kristen.

Menariknya, nama itu tampaknya diberikan oleh orang luar, bukan dipilih sendiri oleh jemaat. Kristen berarti orang-orang milik Kristus, para pengikut Kristus. Rupanya cara hidup mereka begitu jelas mengarah kepada satu Pribadi, sehingga orang di sekitarnya hanya bisa menamai mereka menurut Dia yang mereka ikuti. Sebuah julukan yang lahir dari kemiripan.

Inilah tantangan bagi kita yang menyandang nama itu sampai hari ini. Kalau orang di sekitar kita menamai kita hanya dari apa yang mereka lihat, apakah mereka akan sampai pada nama Kristus? Dalam Injil, Yesus berkata: domba-domba-Ku mendengarkan suara-Ku, dan mereka mengikut Aku. Nama Kristen sejati bukan yang tertulis di kartu, melainkan yang terbaca dari langkah kita mengikuti Sang Gembala.

Tuhan, aku menyandang nama-Mu sebagai orang Kristen. Jadikanlah hidupku begitu mengikuti-Mu, sampai orang di sekitarku bisa membaca nama-Mu dari caraku hidup. Amin.

Buka Doa Hari Ini lengkap →