‹ Semua renungan

Senin, 13 April 2026

Tamu Tengah Malam

Ada orang yang datang mencari kebenaran, tetapi memilih waktu malam. Mereka sungkan terlihat, takut kehilangan muka, atau belum siap ketahuan sedang bertanya-tanya. Malam memberi mereka perlindungan untuk mendekat tanpa harus mengakuinya terang-terangan.

Nikodemus datang kepada Yesus pada waktu malam. Ia seorang Farisi, pemimpin agama, orang terpandang. Datang di siang bolong tentu terlalu berisiko bagi reputasinya. Namun betapapun malunya, ia tetap datang. Dan Yesus tidak menolaknya karena keremangan niatnya. Justru kepadanya Yesus mengucapkan kalimat yang mengguncang: jika seorang tidak dilahirkan kembali, ia tidak dapat melihat Kerajaan Allah.

Nikodemus bingung. Bagaimana mungkin orang dewasa dilahirkan lagi? Ia berpikir tentang rahim ibu, tentang tubuh yang mustahil mengulang. Tetapi Yesus berbicara tentang kelahiran dari air dan Roh, kelahiran yang tidak kita usahakan sendiri, seperti bayi yang tidak pernah melahirkan dirinya.

Ada penghiburan di sini bagi kita yang imannya masih malu-malu. Tuhan menerima yang datang tengah malam. Ia tidak menuntut kita tampil sebagai orang beriman yang sempurna lebih dahulu. Yang penting kita datang, betapapun remang langkah kita.

Tuhan, terimalah aku yang kadang datang kepada-Mu dengan malu dan ragu. Lahirkanlah aku kembali oleh Roh-Mu, sebab aku tak sanggup melahirkan diriku sendiri. Amin.

Buka Doa Hari Ini lengkap →