‹ Semua renungan

Rabu, 4 Februari 2026

Terlalu Kenal

Kemarin kita mendengar orang-orang takjub di rumah Yairus: anak yang sudah ditangisi bangkit dan berjalan. Hari ini Yesus pulang ke kampung-Nya sendiri, dan sambutannya justru dingin.

Bukankah Ia ini tukang kayu, anak Maria? Orang Nazaret hafal masa kecil-Nya, hafal keluarga-Nya, hafal tangan-Nya yang memegang gergaji. Justru karena merasa sudah kenal, mereka menolak. Yesus sampai heran atas ketidakpercayaan mereka, dan tidak dapat mengadakan satu mujizat pun di sana.

Aneh, tetapi kita mengenalinya dalam hidup sendiri. Nasihat orang serumah terasa biasa; kalimat yang sama dari penceramah jauh terasa hebat. Kita rela menempuh perjalanan rohani ke tempat-tempat kudus, sementara Kristus yang hadir di rumah sendiri, dalam suara pasangan, orang tua, dan anak, jarang kita dengarkan.

Rasa sudah kenal ternyata bisa menjadi tirai. Kita berhenti memperhatikan justru pada yang paling dekat. Padahal rahmat suka datang lewat pintu yang paling biasa: suara-suara di sekitar meja makan kita.

Tuhan, bukalah mataku terhadap kehadiran-Mu pada orang-orang yang paling kukenal. Jangan biarkan keakraban menjadi tirai. Amin.

Buka Doa Hari Ini lengkap →