‹ Semua renungan

Sabtu, 31 Januari 2026

Engkaulah Orang Itu

Kemarin kita meninggalkan Daud di puncak kejatuhannya: Uria mati, Batsyeba diambil, semua jejak tampak rapi tertutup. Hari ini Tuhan mengutus Natan. Dan cara Natan menegur raja layak dipelajari setiap orang tua, guru, dan sahabat.

Ia tidak datang menggebrak dengan tuduhan. Ia bercerita: ada orang kaya yang mempunyai banyak domba, dan orang miskin yang hanya punya seekor anak domba kesayangan; lalu si kaya mengambil domba si miskin untuk menjamu tamunya. Daud terbakar marah: orang itu harus dihukum mati! Pada saat itulah Natan menutup jeratnya dengan tiga kata: engkaulah orang itu.

Cerita itu memberi Daud sesuatu yang tidak diberikan tuduhan langsung: kesempatan melihat dirinya dari luar. Dan Daud tidak berkelit, tidak menyalahkan keadaan. Ia hanya berkata: aku sudah berdosa kepada TUHAN. Raja-raja lain memenggal nabi yang lancang; Daud membiarkan hatinya yang dipenggal.

Hari ini Gereja mengenang Yohanes Bosko, bapak kaum muda, yang seumur hidup memegang seni menegur semacam itu. Anak-anak jalanan Turin tidak ia hardik; ia rangkul, ia ajak bermain, dan lewat kedekatan itulah ia meluruskan mereka. Teguran, katanya, harus lahir dari kasih, bukan dari kejengkelan.

Dua cermin untuk kita: beranikah kita menegur dengan cara yang memungkinkan orang bertobat? Dan bila kita yang ditegur, sanggupkah kita menjawab seperti Daud, tanpa berkelit?

Tuhan, kirimkan Natan bagiku bila aku tersesat, dan berilah aku hati yang tidak berkelit. Amin.

Buka Doa Hari Ini lengkap →