‹ Semua renungan

Jumat, 30 Januari 2026

Sotoh Istana

Kejatuhan Daud tidak dimulai di kamar. Ia dimulai di kalimat pertama bacaan: pada waktu raja-raja biasanya maju berperang, Daud menyuruh Yoab maju, sedang Daud sendiri tinggal di Yerusalem. Raja yang seharusnya berada di medan tugas memilih tinggal. Kejatuhan besar sering berawal dari ketidakhadiran kecil: tidak berada di tempat yang seharusnya.

Sisanya berjalan seperti tanah longsor. Berjalan-jalan di sotoh, memandang, menyuruh bertanya, menyuruh mengambil. Lalu menutupi: Uria dipanggil pulang, dibuat mabuk, akhirnya dikirim ke barisan depan supaya mati. Dosa pertama selalu beranak: satu pandangan yang dipelihara berujung pada surat perintah pembunuhan.

Yang mengerikan, semua itu dilakukan orang yang selama ini kita kagumi. Daud yang menolak membunuh Saul di gua, Daud yang menari di depan tabut, Daud yang duduk berdoa dengan rendah hati. Orang yang sama. Tidak ada usia rohani yang membuat kita kebal; justru saat merasa aman, penjagaan paling kendur.

Injil hari ini berbicara tentang benih yang tumbuh diam-diam, tidak diketahui orang. Hukum itu berlaku dua arah. Benih baik tumbuh diam-diam; benih dosa pun begitu, dari sepetak kelengahan menjadi rimbun.

Maka pertanyaan hari ini bukan seberapa kuat kita, melainkan: adakah medan tugas yang sedang kita tinggalkan, dan sotoh mana tempat kita berlama-lama memandang?

Tuhan, jagailah aku pada jam-jam lengangku, sebab di situlah aku paling rapuh. Amin.

Buka Doa Hari Ini lengkap →