‹ Semua renungan

Rabu, 28 Januari 2026

Rumah yang Terbalik

Daud punya rencana yang tampak mulia: membangun rumah bagi Tuhan. Masuk akal. Ia tinggal di istana kayu aras, sedangkan tabut Allah masih bernaung di kemah. Tetapi malam itu firman datang lewat Natan, dan isinya membalik segalanya: masakan engkau yang mendirikan rumah bagi-Ku? Justru TUHAN yang akan membangun keturunan bagi Daud.

Daud mau memberi; Tuhan menjawab: Akulah yang memberi. Rencana manusia yang paling saleh pun masih bisa keliru arah, sebab diam-diam menempatkan diri sebagai pihak yang berjasa. Iman bukan pertama-tama soal apa yang kita bangun bagi Allah, melainkan soal membiarkan Allah membangun kita.

Injil hari ini senada. Penabur menabur, tetapi yang menumbuhkan bukan penabur. Tugas kita menyediakan tanah yang baik; pertumbuhan adalah pekerjaan-Nya.

Hari ini Gereja mengenang Tomas Aquino, teolog raksasa yang menulis berjilid-jilid tentang Allah. Menjelang akhir hidupnya, sesudah suatu pengalaman doa yang dalam, ia berhenti menulis dan berkata bahwa semua karyanya tampak seperti jerami dibandingkan dengan yang telah dilihatnya. Pembangun rumah teologi terbesar pun akhirnya mengaku: Allah jauh lebih besar daripada bangunannya.

Kita pun suka sibuk membangun bagi Tuhan: kegiatan, kepanitiaan, prestasi rohani. Baik semuanya. Asal satu hal tidak terbalik: bukan kita yang menampung Tuhan, Tuhanlah yang menampung kita.

Tuhan, bangunlah aku menurut rencana-Mu, sebab rancangan-Mu melampaui rancanganku. Amin.

Buka Doa Hari Ini lengkap →