Sabtu, 17 Januari 2026
Perjalanan Mencari Keledai
Saul keluar rumah untuk urusan yang sangat biasa: keledai-keledai ayahnya hilang. Ia menyusuri pegunungan Efraim, tanah Salisa, tanah Sahalim, tanah Benyamin. Berhari-hari. Tidak ketemu. Sampai akhirnya ia menghadap Samuel hanya untuk bertanya arah, dan pulang dengan minyak urapan di kepalanya. Berangkat mencari keledai, pulang membawa kerajaan.
Begitulah cara Tuhan yang sering mengejutkan: Ia menyisipkan panggilan besar di dalam urusan kecil. Saul tidak sedang berpuasa atau berziarah. Ia sedang mengurus ternak yang hilang. Justru di tengah urusan remeh itulah hidupnya berbelok.
Santo Antonius, yang kita kenang hari ini, mengalami belokan serupa. Ia masuk gereja pada suatu hari biasa, lalu mendengar Injil dibacakan: juallah segala milikmu, berikanlah kepada orang miskin, dan ikutlah Aku. Orang lain pulang dan lupa. Antonius pulang dan melakukannya. Dari pemuda kaya di Mesir ia menjadi bapa para pertapa gurun.
Injil hari ini menutup dengan pola yang sama: Lewi sedang duduk di rumah cukai, hari kerja biasa, ketika Yesus lewat dan berkata: ikutlah Aku.
Maka jangan meremehkan hari biasa. Di tengah mencari keledai, menunggu antrean, mengerjakan pekerjaan yang itu-itu saja, Tuhan bisa menyapa. Kalau hari ini Ia menyisipkan panggilan-Nya, siapkah kita berbelok?
Tuhan, bukalah mataku terhadap sapaan-Mu yang bersembunyi di urusan-urusan kecilku. Amin.