‹ Semua renungan

Selasa, 30 Desember 2031

Dua Macam Mata

Bacaan I 1 Yohanes 2:3-11 Mazmur Mazmur 96:1-3,5-6 Injil Lukas 2:22-35

Ada dua orang tua dalam Injil hari ini yang matanya istimewa. Simeon, yang sudah lama menanti, dan menyambut bayi Yesus sambil berkata, "sebab mataku telah melihat keselamatan yang dari pada-Mu." Sepasang mata tua yang akhirnya melihat apa yang paling dirindukannya, lalu siap menutup dengan tenang.

Bacaan pertama berbicara tentang mata jenis lain. "Barangsiapa membenci saudaranya, ia berada di dalam kegelapan dan hidup di dalam kegelapan. Ia tidak tahu ke mana ia pergi, karena kegelapan itu telah membutakan matanya." Kebencian, kata Yohanes, adalah semacam kebutaan. Orang yang menyimpannya berjalan tersandung tanpa sadar.

Dua macam mata. Mata Simeon yang jernih karena penuh penantian dan iman, dan mata yang gelap karena penuh benci pada saudara. Yang satu melihat keselamatan meski hanya berupa bayi mungil di gendongan. Yang lain tak melihat apa-apa, bahkan di siang bolong, karena tertutup dari dalam.

Menarik bahwa bedanya bukan pada tajamnya penglihatan, melainkan pada isi hati. Simeon tua, matanya mungkin sudah rabun, tetapi ia mengenali Mesias dalam seorang bayi yang tampak biasa. Orang yang membenci bisa punya mata yang sehat, tetapi buta pada kebaikan di depan hidungnya.

Di penghujung tahun ini, ada baiknya kita memeriksa mata kita sendiri. Apakah ia seperti mata Simeon, terlatih menanti dan mengenali kehadiran Tuhan dalam hal-hal kecil? Atau ada dendam yang diam-diam membutakannya?

Tuhan, jernihkan mataku seperti mata Simeon, supaya aku mengenali-Mu dalam yang kecil dan biasa. Angkatlah kebencian yang membutakan hatiku. Amin.

Buka Doa Hari Ini lengkap →