‹ Semua renungan

Sabtu, 25 Oktober 2031

Setahun Lagi

Bacaan I Roma 8:1-11 Mazmur Mazmur 24:1-6 Injil Lukas 13:1-9

Orang yang menanam tahu godaan ini: pohon yang bertahun-tahun tidak berbuah rasanya ingin ditebang saja. Tanahnya sayang, tempatnya bisa dipakai tanaman lain. Hitungan itu masuk akal. Pemilik kebun dalam perumpamaan Yesus pun berkata, 'Sudah tiga tahun aku mencari buah pada pohon ara ini dan tidak menemukannya. Tebanglah!'

Tetapi pengurus kebun itu menawar: 'Tuan, biarkanlah dia tumbuh tahun ini lagi. Aku akan mencangkul tanah sekelilingnya dan memberi pupuk.' Setahun lagi. Dicangkul, dipupuk, ditunggui. Begitulah cara Allah menghitung: bukan dengan untung rugi, melainkan dengan kesabaran seorang perawat tanaman.

Perumpamaan ini lahir dari kabar musibah: orang Galilea yang dibantai Pilatus, menara Siloam yang roboh. Yesus menolak menjadikan para korban bahan tebak-tebakan dosa. Ia membalik arah sorotnya: jikalau kamu tidak bertobat, kamu pun akan binasa. Musibah orang lain bukan untuk dihakimi, melainkan untuk membangunkan diri sendiri.

Kemarin Paulus mengakui perang di dalam dirinya; hari ini ia bersorak: tidak ada penghukuman bagi mereka yang ada dalam Kristus Yesus. Kita masih diberi waktu, masih dicangkul, masih dipupuk. Kalau tahun ini adalah setahun lagi bagi pohonku, buah apa yang mau kuhasilkan?

Tuhan, terima kasih untuk kesabaran-Mu. Jangan biarkan tahun perpanjangan ini lewat tanpa buah. Amin.

Buka Doa Hari Ini lengkap →