‹ Semua renungan

Kamis, 16 Oktober 2031

Timbangan yang Tak Sanggup

Di pasar, hampir semua bisa ditimbang: beras, gula, cabai. Tetapi ada perkara yang tidak pernah muat di timbangan mana pun. Coba timbanglah kesalahan kita kepada Allah, lalu carilah bandulnya. Tidak ada.

Justru itulah kabar baik dari Paulus hari ini: semua orang telah berbuat dosa dan kehilangan kemuliaan Allah, dan oleh kasih karunia telah dibenarkan dengan cuma-cuma karena penebusan dalam Kristus Yesus. Bukan kita yang melunasi; Kristus yang membayar. Maka Paulus bertanya, apakah dasarnya untuk bermegah? Jawabnya pendek: tidak ada.

Injil melanjutkan teguran kemarin kepada orang-orang yang gagal memahami itu. Mereka membangun makam para nabi, seolah-olah menghormati, padahal nenek moyang merekalah yang membunuh nabi-nabi itu. Agama bisa menjadi monumen indah untuk menutupi hati yang tidak berubah. Bahkan kunci pengetahuan pun mereka pegang erat: sendiri tidak masuk, orang lain dihalang-halangi.

Iman yang sehat berdiri di titik lain: tangan kosong yang menerima, bukan daftar prestasi rohani yang disodorkan kepada Allah. Kalau hari ini aku merasa lebih suci daripada seseorang, dari mana rasa itu datang: dari timbangan Allah, atau dari timbangan buatanku sendiri?

Tuhan, Engkau membenarkan aku dengan cuma-cuma. Buatlah aku hidup dari syukur, bukan dari rasa unggul. Amin.

Buka Doa Hari Ini lengkap →