Senin, 29 September 2031
Tiga Nama Satu Arah
Orang tua tidak memberi nama anaknya secara asal. Di dalam nama ada doa, ada harapan, ada arah. Hari ini Gereja merayakan pesta tiga nama yang istimewa: Mikael, Gabriel, dan Rafael, para Malaikat Agung.
Dengarlah artinya. Mikael berarti siapakah seperti Allah. Gabriel berarti Allah itu perkasa. Rafael berarti Allah menyembuhkan. Menarik sekali: tidak satu pun dari nama itu bercerita tentang si malaikat. Ketiganya menunjuk ke arah yang sama, kepada Allah. Bahkan nama Mikael berupa pertanyaan yang mematahkan segala kesombongan: siapakah seperti Allah? Makhluk-makhluk paling mulia di surga justru paling tidak sibuk dengan dirinya sendiri.
Daniel melihat mereka dalam penglihatan: seribu kali beribu-ribu melayani Dia, selaksa kali berlaksa-laksa berdiri di hadapan-Nya. Melayani dan berdiri di hadapan Allah, itulah seluruh pekerjaan malaikat. Dan dalam Injil, Yesus menjanjikan kepada Natanael: engkau akan melihat langit terbuka dan malaikat-malaikat Allah turun naik kepada Anak Manusia. Yesus sendiri tangga penghubungnya. Langit dan bumi tidak lagi terputus.
Kita pun membawa nama Kristiani sejak permandian. Pertanyaannya sama seperti pada malaikat: masihkah nama dan hidupku menunjuk kepada Allah, atau menunjuk kepada diriku sendiri?
Ya Allah, bersama Mikael, Gabriel, dan Rafael, arahkanlah seluruh hidupku hanya kepada-Mu. Amin.