‹ Semua renungan

Rabu, 7 Mei 2031

Melepas yang Terbaik

Ada saat yang berat dalam hidup jemaat mana pun: melepas orang terbaiknya. Ketua lingkungan yang paling cakap dipindahkan kantornya ke luar pulau. Dirigen koor andalan pindah paroki. Rasanya seperti kehilangan tiang penyangga.

Jemaat Antiokhia mengalaminya hari ini. Ketika mereka beribadah dan berpuasa, Roh Kudus berkata, "Khususkanlah Barnabas dan Saulus bagi-Ku." Dua nama itu bukan cadangan. Mereka justru pengajar terbaik yang dimiliki jemaat. Dan Antiokhia tidak menawar. Mereka berpuasa, berdoa, menumpangkan tangan, lalu membiarkan keduanya pergi.

Membiarkan pergi. Kalimat yang pendek, tetapi mahal. Gereja yang sehat memang bukan lumbung yang menimbun, melainkan persemaian yang terus mengirim benih keluar.

Kita pun diuji dengan cara yang sama dalam ukuran kecil. Relakah anak kita melayani di tempat jauh? Relakah waktu dan tenaga terbaik kita dipakai untuk urusan Tuhan, bukan sisa-sisanya?

Roh Kudus meminta yang khusus, bukan yang kebetulan longgar. Dan anehnya, jemaat yang berani memberi justru makin bertumbuh. Lukas mencatatnya di ayat pembuka: firman Tuhan makin tersebar dan makin banyak didengar orang.

Tuhan, ajarilah aku memberikan yang terbaik bagi karya-Mu, bukan sekadar sisa waktuku. Amin.

Buka Doa Hari Ini lengkap →