‹ Semua renungan

Rabu, 13 Oktober 2027

Tiga Jari ke Diri Sendiri

Ada nasihat tua yang sederhana: ketika telunjuk menunjuk orang lain, tiga jari lainnya menunjuk balik ke diri sendiri. Coba saja peragakan. Anatominya jujur, walau hati kita sering tidak.

Paulus hari ini menulis tajam: hai manusia, siapa pun engkau yang menghakimi orang lain, engkau menghakimi dirimu sendiri, sebab engkau melakukan hal-hal yang sama. Kita memang paling jeli melihat dosa yang justru akrab dengan kita. Orang pelit paling cepat mencium kepelitan orang lain. Orang sombong paling gerah melihat kesombongan.

Kemarin Yesus berbicara tentang cawan yang bersih di luar. Hari ini teguran-Nya berlanjut dan makin panas. Orang Farisi teliti membayar persepuluhan sampai ke daun selasih dan inggu, tetapi mengabaikan keadilan dan kasih Allah. Teliti pada yang kecil, longgar pada yang berat. Yesus tidak menolak ketelitian itu, yang satu harus dilakukan, tetapi yang lain jangan diabaikan.

Ukuran kita memang sering terbalik: keras kepada orang lain, murah hati kepada diri sendiri. Padahal kemurahan Allah dimaksudkan untuk menuntun kita bertobat, bukan untuk kita pakai menghakimi sesama. Sebab Allah tidak memandang bulu.

Hari ini, sebelum telunjuk terangkat, periksalah dulu tiga jari yang menunjuk pulang.

Tuhan yang adil, lembutkanlah penilaianku atas sesama, dan tajamkanlah penilaianku atas diriku sendiri. Amin.

Buka Doa Hari Ini lengkap →