‹ Semua renungan

Rabu, 7 April 2027

Dibebaskan untuk Kembali

Kalau burung lepas dari sangkar, ia terbang sejauh-jauhnya. Itu naluri semua yang pernah terkurung: menjauh dari tempat ia ditahan.

Para rasul dalam bacaan pertama mengalami pembebasan yang aneh. Mereka dipenjara karena memberitakan Yesus. Malam hari malaikat Tuhan membuka pintu-pintu penjara. Tetapi perintahnya bukan larilah dan sembunyilah. Perintahnya justru: pergilah, berdirilah di Bait Allah, dan beritakanlah seluruh firman hidup itu. Mereka dibebaskan bukan untuk menjauh dari bahaya, melainkan untuk kembali ke tempat paling berbahaya. Dan menjelang pagi mereka sudah mengajar lagi di sana.

Dari mana keberanian seperti itu? Injil hari ini memberi jawabannya dalam satu kalimat yang paling terkenal di seluruh Kitab Suci: karena begitu besar kasih Allah akan dunia ini, sehingga Ia mengaruniakan Anak-Nya yang tunggal. Allah mengutus Anak-Nya bukan untuk menghakimi dunia, melainkan untuk menyelamatkannya. Orang yang sungguh tahu dirinya dikasihi sebesar itu tidak gampang diciutkan oleh ancaman.

Kita pun sudah dibebaskan dari banyak penjara: dosa yang diampuni, masa lalu yang dipulihkan, ketakutan yang dilepaskan. Pertanyaannya, kita pakai untuk apa kebebasan itu? Untuk menjauh dan hidup aman sendiri, atau untuk kembali dan menghidupkan orang lain?

Bapa yang penuh kasih, Engkau membebaskan kami bukan untuk lari, melainkan untuk bersaksi. Kuatkanlah langkah kami kembali kepada sesama. Amin.

Buka Doa Hari Ini lengkap →