‹ Semua renungan

Sabtu, 15 Agustus 2026

Lagu Ibu dari Nazaret

Ibu-ibu zaman dulu suka menyanyi kecil sambil bekerja. Sambil mencuci, sambil menumbuk, sambil menimang. Lagu-lagu itu tidak pernah masuk dapur rekaman, tapi justru dari situ anak-anak pertama kali belajar tentang hidup.

Injil hari ini merekam nyanyian seorang ibu muda dari kampung. Maria, yang sedang mengandung, bergegas ke pegunungan menolong Elisabet. Dua perempuan sederhana bertemu, dan lahirlah lagu yang dinyanyikan Gereja setiap sore sampai hari ini: Jiwaku memuliakan Tuhan.

Dengarkan liriknya baik-baik. Ini bukan lagu nina bobo. Ini lagu pembalikan: yang congkak dicerai-beraikan, yang berkuasa diturunkan dari takhta, yang rendah ditinggikan, yang lapar dikenyangkan, yang kaya disuruh pergi dengan tangan hampa. Berani sekali. Dan dari mulut siapa? Dari gadis desa yang tidak diperhitungkan siapa pun.

Kitab Wahyu melukis perempuan berselubungkan matahari berhadapan dengan naga merah yang besar. Kelihatannya tidak seimbang. Tapi sejarah keselamatan memang begitu: naga selalu kalah oleh mereka yang percaya bahwa janji Tuhan pasti terlaksana.

Elisabet merumuskan rahasia Maria dalam satu kalimat: berbahagialah ia yang telah percaya.

Lagu apa yang mengalun dalam hati kita hari-hari ini: keluhan yang diulang-ulang, atau pujian yang percaya?

Tuhan, ajarilah aku menyanyikan lagu Maria: percaya bahwa perkataan-Mu pasti terlaksana. Amin.

Buka Doa Hari Ini lengkap →