‹ Semua renungan

Sabtu, 25 Juli 2026

Kursi atau Cawan

Di acara kondangan, kursi deretan depan selalu jadi rebutan halus. Duduk dekat pengantin, dekat pejabat, terasa naik derajat. Ada yang datang lebih awal khusus untuk itu. Soal kursi memang soal purba.

Hari ini, pada pesta Santo Yakobus, kita mendengar ibu anak-anak Zebedeus meminta kursi bagi kedua anaknya: satu di kanan, satu di kiri Yesus. Jawaban Yesus menggeser seluruh pembicaraan: dapatkah kamu meminum cawan yang harus Kuminum? Yang ditawarkan bukan kursi, melainkan cawan.

Lalu Yesus merumuskan hukum Kerajaan-Nya: barangsiapa ingin menjadi besar, hendaklah ia menjadi pelayan. Menarik, kata Latin untuk pelayan ialah minister, dari minus, lebih kecil. Lawannya magister, tuan, dari magis, lebih besar. Melayani berarti bersedia menjadi lebih kecil.

Yakobus akhirnya sungguh meminum cawan itu. Ia rasul pertama yang mati dibunuh karena imannya. Kata Paulus, harta ini kami punyai dalam bejana tanah liat, supaya nyata bahwa kekuatannya berasal dari Allah.

Kita boleh jujur bertanya: di keluarga, di tempat kerja, di lingkungan gereja, aku sedang mengincar kursi atau bersedia mengangkat cawan?

Tuhan Yesus, Engkau datang untuk melayani. Buat aku rela menjadi lebih kecil supaya kasih-Mu tampak lebih besar. Amin.

Buka Doa Hari Ini lengkap →