‹ Semua renungan

Sabtu, 2 Mei 2026

Turunan Wajah

Orang tua sering mendengar komentar ini di kondangan: "Wah, persis bapaknya." Hidung, cara tertawa, lagak berjalan. Anak membawa wajah bapaknya ke mana-mana tanpa sadar.

Filipus meminta sesuatu yang wajar: "Tuhan, tunjukkanlah Bapa itu kepada kami, itu sudah cukup bagi kami." Ia ingin melihat Allah, sekali saja. Jawaban Yesus mungkin membuatnya terdiam: "Barangsiapa telah melihat Aku, ia telah melihat Bapa."

Selama ini Filipus memandang wajah itu tiap hari, mendengar suara itu, ikut makan sepiring. Ternyata di situlah Bapa dinyatakan. Bukan di balik awan, melainkan pada wajah yang duduk di sebelahnya.

Santo Atanasius, yang kita kenang hari ini, mempertaruhkan hidupnya justru untuk kalimat ini. Di zamannya banyak yang berkata Yesus hanya ciptaan tertinggi, bukan sungguh Allah. Atanasius berkali-kali dibuang karena bertahan: kalau Anak tidak sehakikat dengan Bapa, maka melihat Yesus tidak sama dengan melihat Allah, dan seluruh Injil runtuh.

Iman kita bertumpu pada keyakinan sederhana ini. Pada Yesus, kita bukan melihat foto Allah, melainkan Allah sendiri.

Kalau orang memandang hidup kita, wajah siapa yang mereka lihat menurun?

Tuhan Yesus, pada-Mu aku melihat Bapa. Biarlah orang melihat Engkau menurun pada caraku hidup. Amin.

Buka Doa Hari Ini lengkap →