Rabu, 18 Maret 2026
Ibu yang Tak Lupa
Seorang ibu bisa lupa banyak hal: kunci, dompet, nama tetangga baru. Tetapi coba tanyakan kapan terakhir ia lupa bahwa anaknya belum makan. Kasih seorang ibu bekerja seperti napas, tidak menunggu diingatkan.
Yesaya memakai gambar paling kuat itu untuk Allah, justru ketika Sion merasa dibuang: dapatkah seorang perempuan melupakan bayinya? Sekalipun dia melupakannya, Aku tidak akan melupakan engkau. Kasih Allah melampaui kasih yang paling kita percayai di bumi ini.
Kemarin kita mendengar Yesus menyembuhkan si lumpuh Betesda pada hari Sabat, dan orang-orang mulai menganiaya Dia. Hari ini Ia menjawab mereka dengan satu kalimat yang dalam: "Bapa-Ku bekerja sampai sekarang, maka Aku pun bekerja juga." Allah tidak pernah cuti mengasihi. Sabat sekalipun tidak menghentikan-Nya menopang dunia, seperti ibu yang tetap terjaga ketika seisi rumah sudah tidur.
Ada masa kita merasa seperti Sion: Tuhan telah meninggalkan aku. Doa terasa memantul di langit-langit kamar. Pada masa seperti itu, bacaan hari ini layak dipegang erat: perasaan kita bisa lelah, ingatan Allah tidak. Ia bekerja sampai sekarang. Juga pada detik ini.
Bapa, ketika aku merasa terlupakan, ingatkan aku bahwa Engkau terjaga dan bekerja bagiku sampai sekarang. Amin.