‹ Semua renungan

Jumat, 2 Januari 2026

Bukan

Di pertigaan kampung biasanya ada papan penunjuk arah. Papan itu tidak pernah ikut sampai ke tujuan. Tugasnya satu: menunjuk. Dan anehnya, justru karena tidak ke mana-mana, ia bisa dipercaya.

Yohanes Pembaptis diperiksa para utusan dari Yerusalem. Siapakah engkau? Mesias? Bukan. Elia? Bukan. Nabi yang akan datang? Bukan. Tiga kali ia menjawab bukan, tanpa gengsi, tanpa pahit. Ia hanya mau disebut suara yang berseru-seru di padang gurun. Sebuah papan penunjuk yang hidup.

Berani berkata bukan tentang diri sendiri itu langka. Kita lebih suka dianggap lebih. Lebih tahu, lebih penting, lebih berjasa. Yohanes menunjukkan kebalikannya: kejernihan mengenal diri justru membuatnya besar. Ia tahu ia bukan terang; ia tahu tugasnya menunjuk terang.

Hari ini Gereja mengenang dua sahabat, Basilius Agung dan Gregorius dari Nazianze. Dua orang cerdas yang bersahabat sejak sama-sama belajar di Athena, dan sepakat bahwa kepandaian mereka bukan untuk membesarkan nama sendiri melainkan untuk Kristus. Surat Yohanes hari ini menyebut rahasianya: tinggallah di dalam Dia. Orang yang tinggal di dalam Kristus tidak lagi sibuk membesarkan diri.

Hari ini, beranikah kita menjawab bukan, ketika orang mengira kitalah pusatnya?

Tuhan, jadikan aku papan penunjuk yang jujur, yang menunjuk Engkau dan bukan diriku. Amin.

Buka Doa Hari Ini lengkap →