S. Markus
Markus, yang dalam Kitab Suci juga disebut "Yohanes yang disebut Markus", hidup pada abad pertama dan berasal dari Yerusalem. Rumah ibunya, Maria, menjadi salah satu tempat berkumpulnya jemaat perdana. Ia bukan salah seorang dari kedua belas rasul, melainkan kerabat dekat Rasul Barnabas dan rekan seperjalanan para rasul.
Markus menyertai Paulus dan Barnabas dalam perjalanan misi, lalu menjadi murid dan penerjemah setia Rasul Petrus, yang menyapanya dengan penuh kasih sebagai "anakku". Dari pengajaran Petrus itulah Markus menyusun Injilnya, Injil yang paling ringkas dan bergerak cepat, yang menampilkan Yesus sebagai Hamba Allah yang penuh kuasa. Karena Injilnya dibuka dengan suara di padang gurun, lambang Markus adalah singa, dan ia digolongkan sebagai satu dari empat penginjil.
Menurut tradisi, Markus mewartakan Injil di Mesir dan mendirikan Gereja Aleksandria, sehingga dihormati sebagai uskup dan pemimpin pertamanya. Di sanalah ia wafat sebagai martir sekitar tahun 68: ketika sedang merayakan ibadah, para penganiaya menangkapnya, mengikatnya, dan menyeretnya melalui jalan-jalan kota hingga ia meninggal.
Peninggalan jenazahnya kemudian dihormati di Venesia, yang mengangkatnya sebagai pelindung utama kota itu.
Pelindung: kota Venesia, para notaris, dan sekretaris.