S. Agnes
Agnes adalah seorang gadis Roma dari keluarga Kristen yang berada, lahir sekitar tahun 291. Namanya menyerupai kata Latin agnus yang berarti anak domba, dan kata Yunani yang berarti murni; keduanya melekat pada kisah hidupnya. Sejak kecil ia mempersembahkan dirinya seutuhnya kepada Kristus.
Kecantikan dan kekayaannya membuat banyak pemuda terpandang melamarnya, tetapi ia menolak semuanya sambil berkata bahwa Yesus Kristus adalah satu-satunya mempelainya. Para pelamar yang tersinggung lalu melaporkannya kepada penguasa sebagai pengikut Kristus, pada masa penganiayaan orang Kristen. Di hadapan pengadilan, Agnes yang masih belia diancam, dihina, dan hendak dipermalukan, namun ia tetap teguh dan tenang.
Ia dihukum mati sekitar tahun 304 dalam usia dua belas atau tiga belas tahun. Keberaniannya yang luar biasa pada usia semuda itu membuat namanya cepat dihormati di seluruh Gereja. Ia dimakamkan di tepi Via Nomentana di Roma, dan di atas makamnya kini berdiri Basilika Sant'Agnese fuori le Mura.
Setiap tahun pada pestanya, dua ekor anak domba diberkati di Roma, dan dari bulunya ditenun kain pallium bagi para uskup agung, kenangan akan sang gadis martir.
Pelindung: para gadis, kemurnian, dan korban kekerasan.