‹ Semua renungan

Sabtu, 13 Desember 2031

Datang tapi Tak Dikenali

Pernahkah kita baru sadar betapa berharganya seseorang justru setelah ia pergi? Guru yang dulu kita anggap cerewet, baru terasa jasanya bertahun kemudian. Orang tua yang nasihatnya kita abaikan, baru kita rindukan saat mereka tiada. Yang penting sering lewat tanpa dikenali, dan baru dihargai belakangan.

Murid-murid bertanya tentang Elia yang katanya harus datang dahulu. Yesus menjawab, "Elia sudah datang, tetapi orang tidak mengenal dia, dan memperlakukannya menurut kehendak mereka." Ia sedang berbicara tentang Yohanes Pembaptis. Utusan besar itu sudah lewat di depan mata banyak orang, dan mereka tak mengenalinya.

Inilah bahaya yang tak kita duga. Kita membayangkan bila Allah mengirim utusan, tentu ia datang dengan tanda mencolok yang mustahil terlewat. Padahal utusan-utusan Allah kerap datang dengan wajah biasa, dalam rupa orang yang tak kita perhitungkan, dan kita sibuk menunggu sesuatu yang lebih megah.

Santa Lusia, yang kita kenang hari ini, adalah gadis muda yang di zamannya mungkin dianggap tak penting. Namanya justru bersinar berabad-abad kemudian, ketika para penindasnya sudah lama terlupa. Yang kecil di mata dunia ternyata dikenal di mata Allah.

Adven melatih mata untuk mengenali. Sebab boleh jadi hari ini pun ada Elia yang lewat di dekat kita, dan kita terlalu sibuk menunggu yang lebih besar.

Tuhan, bukalah mataku supaya aku mengenali utusan-Mu yang datang dengan wajah biasa. Jangan biarkan aku menghargai terlambat. Amin.

Buka Doa Hari Ini lengkap →