Jumat, 10 Oktober 2031
Rumah Kosong
Kemarin Yesus berjanji Bapa akan memberikan Roh Kudus kepada siapa saja yang meminta. Hari ini Ia menunjukkan bahayanya bila permintaan itu tidak pernah dibuat: rumah yang ditinggal roh jahat, lalu dibiarkan kosong.
Rumah yang lama tak berpenghuni itu aneh. Boleh jadi bersih tersapu dan rapi teratur, tetapi ada dinginnya yang khas. Dan rumah kosong tidak pernah lama kosong: laba-laba masuk, tikus bersarang, kadang orang tak diundang ikut menempati.
Begitulah gambaran Yesus tentang hati manusia. Roh jahat yang keluar akan kembali membawa tujuh kawannya bila mendapati rumah itu kosong. Ini peringatan bagi kita yang mengira pertobatan cukup dengan berhenti dari yang jahat. Berhenti judi, berhenti bergunjing, berhenti marah: bagus. Tetapi kalau ruang yang ditinggalkan tidak diisi apa-apa, penghuni lama tahu jalan pulang.
Nabi Yoel menyerukan puasa dan perkumpulan raya, bukan sekadar berhenti berpesta. Iman memang bukan hanya menyapu yang buruk, melainkan mengundang Penghuni yang baik. 'Siapa tidak bersama Aku, ia melawan Aku.' Tidak ada posisi netral.
Ruang mana dalam hatiku yang sudah lama bersih, tetapi belum juga kupersilakan Tuhan menempatinya?
Tuhan Yesus, jangan hanya singgah. Tinggallah dan berkuasalah di rumah hatiku. Amin.