‹ Semua renungan

Rabu, 24 September 2031

Koper Siapa Tahu

Bacaan I Ezra 9:5-9 Mazmur Tobit 13:2-4,6-8 Injil Lukas 9:1-6

Menjelang bepergian, koper kita punya penyakit yang sama: penuh oleh barang siapa tahu. Jaket tebal, siapa tahu dingin. Sandal cadangan, siapa tahu putus. Obat-obatan segala rupa, siapa tahu sakit. Pulang-pulang, separuhnya tidak pernah tersentuh, dan sepanjang jalan kita repot memanggulnya.

Yesus mengutus kedua belas murid dengan aturan yang menabrak naluri itu: jangan membawa apa-apa dalam perjalanan, jangan membawa tongkat atau bekal, roti atau uang, atau dua helai baju. Mengapa sekejam itu? Karena bekal yang berlebihan pelan-pelan menggeser iman. Orang yang tasnya penuh mengandalkan tasnya. Orang yang tasnya kosong terpaksa mengandalkan Allah dan belajar menerima kebaikan orang. Kepercayaan itulah bekal yang sesungguhnya.

Dan lihatlah hasilnya: mereka pergi mengelilingi segala desa, memberitakan Injil dan menyembuhkan orang sakit di segala tempat. Tidak ada catatan mereka kelaparan.

Dalam bacaan pertama, Ezra berlutut dengan jubah koyak, mengakui dosa bangsanya tanpa membawa pembelaan apa-apa. Kami telah berdosa, katanya, tetapi Allah tidak meninggalkan kami. Tangan kosong ternyata posisi terbaik untuk menerima kasih karunia.

Barang siapa tahu apa yang paling berat kupanggul selama ini: tabungan berlebih, gengsi, rencana cadangan yang tak habis-habis?

Tuhan, ringankanlah bawaanku, supaya aku berjalan lincah dan bersandar hanya pada-Mu. Amin.

Buka Doa Hari Ini lengkap →