‹ Semua renungan

Jumat, 30 Mei 2031

Tiga Kali Bertanya

Di tepi danau pagi itu ada bara arang, ikan, dan roti. Sarapan sederhana sesudah semalaman menjala. Tetapi bagi Petrus, bau arang itu mengingatkan sesuatu: di dekat api arang seperti inilah, pada malam yang dingin itu, ia tiga kali berkata tidak mengenal Yesus.

Lalu Yesus bertanya, "Simon, anak Yohanes, apakah engkau mengasihi Aku?" Sekali. Dua kali. Tiga kali. Petrus sedih pada pertanyaan ketiga. Tetapi Yesus tidak sedang mengungkit; Ia sedang menjahit. Tiga penyangkalan dijahit dengan tiga pengakuan kasih. Luka lama tidak dihapus dengan pura-pura lupa, melainkan dipulihkan dengan kesempatan mencintai lagi.

Dan perhatikan: Yesus tidak bertanya, "Apakah engkau menyesal?" atau "Beranikah engkau berjanji tidak mengulangi?" Pertanyaan-Nya hanya satu: apakah engkau mengasihi Aku? Bagi Yesus, masa depan seseorang tidak dibangun di atas penyesalannya, melainkan di atas kasihnya.

Setiap jawaban Petrus disambut tugas: gembalakanlah domba-domba-Ku. Orang yang dipulihkan tidak disuruh duduk mengenang kegagalannya. Ia diberi pekerjaan.

Mungkin kita masih membawa bau arang kegagalan kita sendiri. Yesus tidak menunggu kita sempurna. Ia hanya bertanya pelan: apakah engkau mengasihi Aku?

Yesus, Engkau tahu segala sesuatu. Engkau tahu, aku mengasihi-Mu. Utuslah aku. Amin.

Buka Doa Hari Ini lengkap →