‹ Semua renungan

Jumat, 16 Mei 2031

Surat yang Melegakan

Ada surat yang membuat jantung berdebar sebelum dibuka: surat panggilan, surat tagihan, hasil laboratorium. Amplopnya serupa, isinya menentukan nyenyak tidaknya tidur kita malam itu.

Kemarin kita mengikuti sidang di Yerusalem. Hari ini keputusannya dikirim ke Antiokhia dalam bentuk surat, diantar Yudas Barsabas dan Silas. Bisa dibayangkan jemaat berkumpul dengan tegang. Apakah mereka akan diwajibkan memikul seluruh beban hukum? Surat dibuka. Isinya: jangan ditanggungkan lebih banyak beban daripada yang perlu. Lukas mencatat reaksinya dengan sederhana: jemaat bersukacita karena isinya yang menghiburkan.

Ada satu kalimat dalam surat itu yang layak digarisbawahi: "adalah keputusan Roh Kudus dan keputusan kami." Gereja yakin bahwa musyawarah yang jujur dan doa yang sungguh dapat menjadi ruang kerja Roh Kudus. Keputusan manusia dan karya Allah tidak selalu dua hal yang berjauhan.

Injil hari ini memberi ukuran bagi semua keputusan: "Kasihilah seorang akan yang lain, seperti Aku telah mengasihi kamu." Keputusan yang benar selalu terasa seperti surat Antiokhia: melegakan yang lemah, bukan menyenangkan yang kuat.

Kata-kata kita hari ini pun surat kecil bagi orang lain. Menghiburkan, atau menambah beban?

Tuhan, jadikanlah perkataanku surat yang menghiburkan bagi siapa pun yang menerimanya. Amin.

Buka Doa Hari Ini lengkap →