Kamis, 25 Desember 2031

Hari Raya Natal - Kelahiran Tuhan Kita Yesus Kristus

Hari Raya

Bacaan Misa

Hari ini didaraskan Kemuliaan dan Aku Percaya.

Bacaan Pertama Yesaya 52:7-10

Betapa indahnya kelihatan dari puncak bukit-bukit kedatangan pembawa berita, yang mengabarkan berita damai dan memberitakan kabar baik, yang mengabarkan berita selamat dan berkata kepada Sion: "Allahmu itu Raja!" Dengarlah suara orang-orang yang mengawal engkau: mereka bersama-sama bersorak-sorai. Sebab dengan mata kepala sendiri mereka melihat bagaimana TUHAN kembali ke Sion. Bergembiralah, bersorak-sorailah bersama-sama, hai reruntuhan Yerusalem! Sebab TUHAN telah menghibur umat-Nya, telah menebus Yerusalem. TUHAN telah menunjukkan tangan-Nya yang kudus di depan mata semua bangsa; maka segala ujung bumi melihat keselamatan yang dari Allah kita.

Mazmur Tanggapan Mazmur 98:1-6

Nyanyikanlah nyanyian baru bagi TUHAN, sebab Ia telah melakukan perbuatan-perbuatan yang ajaib; keselamatan telah dikerjakan kepada-Nya oleh tangan kanan-Nya, oleh lengan-Nya yang kudus.
TUHAN telah memperkenalkan keselamatan yang dari pada-Nya, telah menyatakan keadilan-Nya di depan mata bangsa-bangsa.
Ia mengingat kasih setia dan kesetiaan-Nya terhadap kaum Israel, segala ujung bumi telah melihat keselamatan yang dari pada Allah kita.
Bersorak-soraklah bagi TUHAN, hai seluruh bumi, bergembiralah, bersorak-sorailah dan bermazmurlah!
Bermazmurlah bagi TUHAN dengan kecapi, dengan kecapi dan lagu yang nyaring,
dengan nafiri dan sangkakala yang nyaring bersorak-soraklah di hadapan Raja, yakni TUHAN!

Bacaan Kedua Ibrani 1:1-6

Setelah pada zaman dahulu Allah berulang kali dan dalam pelbagai cara berbicara kepada nenek moyang kita dengan perantaraan nabi-nabi, maka pada zaman akhir ini Ia telah berbicara kepada kita dengan perantaraan Anak-Nya, yang telah Ia tetapkan sebagai yang berhak menerima segala yang ada. Oleh Dia Allah telah menjadikan alam semesta. Ia adalah cahaya kemuliaan Allah dan gambar wujud Allah dan menopang segala yang ada dengan firman-Nya yang penuh kekuasaan. Dan setelah Ia selesai mengadakan penyucian dosa, Ia duduk di sebelah kanan Yang Mahabesar, di tempat yang tinggi, jauh lebih tinggi dari pada malaikat-malaikat, sama seperti nama yang dikaruniakan kepada-Nya jauh lebih indah dari pada nama mereka. Karena kepada siapakah di antara malaikat-malaikat itu pernah Ia katakan: "Anak-Ku Engkau! Engkau telah Kuperanakkan pada hari ini?" dan "Aku akan menjadi Bapa-Nya, dan Ia akan menjadi Anak-Ku?" Dan ketika Ia membawa pula Anak-Nya yang sulung ke dunia, Ia berkata: "Semua malaikat Allah harus menyembah Dia."

Bacaan Injil Yohanes 1:1-18

Pada mulanya adalah Firman; Firman itu bersama-sama dengan Allah dan Firman itu adalah Allah. Ia pada mulanya bersama-sama dengan Allah. Segala sesuatu dijadikan oleh Dia dan tanpa Dia tidak ada suatupun yang telah jadi dari segala yang telah dijadikan. Dalam Dia ada hidup dan hidup itu adalah terang manusia. Terang itu bercahaya di dalam kegelapan dan kegelapan itu tidak menguasainya. Datanglah seorang yang diutus Allah, namanya Yohanes; ia datang sebagai saksi untuk memberi kesaksian tentang terang itu, supaya oleh dia semua orang menjadi percaya. Ia bukan terang itu, tetapi ia harus memberi kesaksian tentang terang itu. Terang yang sesungguhnya, yang menerangi setiap orang, sedang datang ke dalam dunia. Ia telah ada di dalam dunia dan dunia dijadikan oleh-Nya, tetapi dunia tidak mengenal-Nya. Ia datang kepada milik kepunyaan-Nya, tetapi orang-orang kepunyaan-Nya itu tidak menerima-Nya. Tetapi semua orang yang menerima-Nya diberi-Nya kuasa supaya menjadi anak-anak Allah, yaitu mereka yang percaya dalam nama-Nya; orang-orang yang diperanakkan bukan dari darah atau dari daging, bukan pula secara jasmani oleh keinginan seorang laki-laki, melainkan dari Allah. Firman itu telah menjadi manusia, dan diam di antara kita, dan kita telah melihat kemuliaan-Nya, yaitu kemuliaan yang diberikan kepada-Nya sebagai Anak Tunggal Bapa, penuh kasih karunia dan kebenaran. Yohanes memberi kesaksian tentang Dia dan berseru, katanya: "Inilah Dia, yang kumaksudkan ketika aku berkata: Kemudian dari padaku akan datang Dia yang telah mendahului aku, sebab Dia telah ada sebelum aku." Karena dari kepenuhan-Nya kita semua telah menerima kasih karunia demi kasih karunia; sebab hukum Taurat diberikan oleh Musa, tetapi kasih karunia dan kebenaran datang oleh Yesus Kristus. Tidak seorangpun yang pernah melihat Allah; tetapi Anak Tunggal Allah, yang ada di pangkuan Bapa, Dialah yang menyatakan-Nya.

Renungan

Yang Menopang, Digendong

Siapa yang pernah menggendong bayi yang baru lahir tahu betapa rapuhnya makhluk itu. Kepalanya belum bisa tegak sendiri. Kalau tak ditopang telapak tangan, kepala itu akan terkulai. Bayi yang baru lahir tak sanggup menahan bahkan berat kepalanya sendiri. Ia sepenuhnya bergantung pada tangan yang menggendongnya.

Hari ini Gereja merayakan sebuah kemustahilan yang manis. Surat kepada orang Ibrani berkata tentang Sang Anak bahwa Ia "menopang segala yang ada dengan firman-Nya yang penuh kekuasaan." Segala yang ada. Bintang-bintang, samudra, gunung, dan setiap napas kita ditopang oleh firman-Nya. Tanpa Dia, semesta akan terkulai seperti kepala bayi yang tak disangga.

Dan justru Dia itulah, malam ini, yang terbaring sebagai bayi di palungan. Tangan yang menopang seluruh alam kini menjadi tangan mungil yang belum bisa menggenggam apa-apa. Kepala yang menyangga segala bintang kini menjadi kepala kecil yang harus disangga telapak tangan Maria. Yang menopang, kini digendong.

Inilah yang membuat Natal begitu mengguncang bila kita berhenti sejenak untuk memikirkannya. Injil Yohanes membuka dengan ketinggian yang memusingkan, "Pada mulanya adalah Firman; Firman itu bersama-sama dengan Allah dan Firman itu adalah Allah." Segala sesuatu dijadikan oleh Dia. Lalu, dengan satu kalimat, ketinggian itu turun sampai ke tanah, "Firman itu telah menjadi manusia."

Sang Pencipta memasuki ciptaan-Nya. Bukan sebagai raja dengan pengawal, melainkan sebagai bayi yang menangis, yang perlu disusui dan dibungkus supaya tidak kedinginan. Allah yang tak terbatas memilih dibatasi oleh sebuah tubuh mungil.

Mengapa? Barangkali supaya kita tidak lagi takut mendekat. Allah yang menopang alam semesta bisa terasa terlalu jauh, terlalu besar untuk kita ajak bicara. Tetapi seorang bayi? Seorang bayi mengundang kita mendekat, menunduk, mengulurkan jari. Di Betlehem, Allah membuat diri-Nya cukup kecil untuk digendong siapa saja yang mau.

Nabi Yesaya sudah menubuatkan bahwa segala ujung bumi melihat keselamatan yang dari Allah kita. Dan keselamatan itu, ketika akhirnya tiba, ternyata bisa dilihat dengan mata biasa, disentuh dengan tangan biasa, digendong seperti bayi mana pun.

Hari ini, di tengah segala kesibukan merayakan, ada satu ajakan sederhana. Datanglah mendekat kepada bayi itu. Sebab Ia yang menopang seluruh hidupmu ingin, malam ini, ditopang oleh sambutanmu.

Tuhan Yesus, Engkau yang menopang segala yang ada, memilih menjadi bayi yang digendong. Ajari aku mendekat tanpa takut, dan menyambut-Mu dalam hidupku yang kecil ini. Selamat datang, ya Raja. Amin.

Invitatorium

HARI RAYA NATAL PAGI

Pembukaan

Ant. Kristus lahir bagi kita, marilah kita menyembah Dia.

MAZMUR 94 (95)

Marilah kita bernyanyi bagi Tuhan,
bersorak-sorai bagi penyelamat kita.
Menghadap wajahNya dengan lagu syukur,
menghormatiNya dengan pujian.

Tuhanlah Allah yang agung,
merajai segala dewa.
Dasar bumi terletak di tanganNya,
puncak gunungpun milikNya.
MilikNyalah laut, Dia membuatnya,
daratanpun buatan tanganNya.

Mari bersujud dan menyembah,
berlutut di hadapan Tuhan, pencipta kita.
Dialah Allah kita, kita umatNya,
Dialah gembala kita, kita kawananNya.

Hari ini dengarkanlah suaraNya:
"Jangan bertegar hati seperti di Meriba,
seperti di Masa, di padang gurun;
ketika leluhurmu mencobai Aku,
walau menyaksikan karya Ku yang agung.

Empat puluh tahun Aku muak akan mereka itu;
maka Aku berkata: Umat ini tersesat hatinya,
mereka tidak mengerti maksud bimbinganKu.
Sebab itu Aku bersumpah dalam murkaKu:
Mereka takkan beristirahat bersama Aku".

Kemuliaan kepada Bapa...
Seperti pada...

Ant. Kristus lahir bagi kita, marilah kita menyembah Dia.

Ibadat Bacaan

Ibadat Bacaan untuk Hari Raya Natal

Ya Allah, datanglah membantu aku.

Tuhan, bersegeralah menolong aku.
Kemuliaan kepada Bapa, dan kepada Putra, dan kepada Roh Kudus:

seperti pada permulaan, sekarang, selalu, dan sepanjang segala abad. Amin. Alleluya.

MADAH

Sekuntum mawar mekar, dari tunggul yang lembut tumbuh!

Dari keturunan Isai datang, seperti yang dinyanyikan orang-orang zaman dahulu.

Ia datang, sekuntum bunga cerah, di tengah dinginnya musim dingin

Ketika malam telah separuh berlalu.
Yesaya telah menubuatkannya, Mawar yang kumaksud:

Bersama Maria kita melihatnya, Bunda perawan yang baik hati.

Untuk menunjukkan kasih Allah dengan benar, ia melahirkan seorang Juruselamat bagi manusia

Ketika malam telah separuh berlalu.

PEMAZMURAN

Ant. 1 Tuhan bersabda kepadaku: Engkau adalah Putra-Ku, hari ini Aku telah memperanakkan Engkau.

Mazmur 2

Mesias, raja dan penakluk

Para penguasa bumi bersatu untuk menggulingkan Yesus, Putra-Mu yang terurapi (Kis 4:27).

Mengapa kegaduhan ini di antara bangsa-bangsa,

di antara umat ini gumaman yang sia-sia?

Mereka bangkit, raja-raja bumi,

para pangeran bersekongkol melawan Tuhan dan Yang Diurapi-Nya.

“Mari kita putuskan belenggu mereka,

mari kita buang kuk mereka.”

Ant. Tuhan bersabda kepadaku: Engkau adalah Putra-Ku, hari ini Aku telah memperanakkan Engkau.

Dia yang duduk di surga tertawa;

Tuhan menertawakan mereka dengan cemooh.

Kemudian Dia akan berbicara dalam kemarahan-Nya,

murka-Nya akan menyerang mereka dengan teror.

“Akulah yang telah mengangkat raja-Ku

di Sion, gunung-Ku yang kudus.”

Ant. Tuhan bersabda kepadaku: Engkau adalah Putra-Ku, hari ini Aku telah memperanakkan Engkau.

Aku akan mengumumkan ketetapan Tuhan:

Tuhan bersabda kepadaku: “Engkau adalah Putra-Ku.

Akulah yang telah memperanakkan Engkau hari ini.

Mintalah dan Aku akan mewariskan bangsa-bangsa kepadamu,

menempatkan ujung-ujung bumi dalam kepemilikanmu.

Dengan tongkat besi Engkau akan memecahkan mereka,

menghancurkan mereka seperti bejana tukang tembikar.”

Ant. Tuhan bersabda kepadaku: Engkau adalah Putra-Ku, hari ini Aku telah memperanakkan Engkau.

Sekarang, hai raja-raja, pahamilah,

terimalah peringatan, hai penguasa-penguasa bumi;

layani Tuhan dengan rasa takut dan gentar,

berikanlah penghormatanmu kepada-Nya agar Dia tidak murka

dan kamu binasa;

karena tiba-tiba kemarahan-Nya akan menyala.

Ant. Tuhan bersabda kepadaku: Engkau adalah Putra-Ku, hari ini Aku telah memperanakkan Engkau.

Berbahagialah mereka yang menaruh kepercayaan mereka kepada Allah.

Ant. Tuhan bersabda kepadaku: Engkau adalah Putra-Ku, hari ini Aku telah memperanakkan Engkau.

Kemuliaan kepada Bapa, dan kepada Putra, dan kepada Roh Kudus:

seperti pada permulaan, sekarang, selalu, dan sepanjang segala abad. Amin.

Ant. Tuhan bersabda kepadaku: Engkau adalah Putra-Ku, hari ini Aku telah memperanakkan Engkau.

Ant. 2 Tuhan keluar, mempelai pria dari kamar pengantinnya.

Mazmur 19A

Pujian kepada Tuhan, Pencipta segala sesuatu

Fajar dari tempat tinggi akan menyinari kita… untuk menuntun kaki kita ke jalan damai (Luk 1:78,79).
Langit memberitakan kemuliaan Allah,

dan cakrawala menunjukkan karya tangan-Nya.

Hari demi hari menyampaikan kisah

dan malam demi malam memberitakan pesan.

Ant. Tuhan keluar, mempelai pria dari kamar pengantinnya.

Tiada ucapan, tiada kata, tiada suara terdengar

namun jangkauan mereka meluas ke seluruh bumi,

kata-kata mereka sampai ke ujung-ujung dunia.

Ant. Tuhan keluar, mempelai pria dari kamar pengantinnya.

Di sana Dia telah menempatkan kemah bagi matahari;

ia keluar seperti mempelai pria yang keluar dari kemahnya,

bersukacita seperti juara untuk menempuh jalannya.

Ant. Tuhan keluar, mempelai pria dari kamar pengantinnya.

Di ujung langit adalah terbitnya matahari;

sampai ke ujung terjauh langit adalah jalannya.

Tidak ada yang tersembunyi dari panasnya yang membakar.

Ant. Tuhan keluar, mempelai pria dari kamar pengantinnya.

Kemuliaan kepada Bapa, dan kepada Putra, dan kepada Roh Kudus:

seperti pada permulaan, sekarang, selalu, dan sepanjang segala abad. Amin.

Ant. Tuhan keluar, mempelai pria dari kamar pengantinnya.

Ant. 3 Kata-kata-Mu penuh rahmat, karena Allah telah memberkati Engkau selama-lamanya.

Mazmur 45

Perkawinan raja

Mempelai Pria ada di sini; keluarlah dan sambutlah Dia (Mat 25:6).

Hatiku meluap dengan kata-kata mulia.

Kepada raja aku harus menyanyikan lagu yang telah kubuat;

lidahku secepat pena seorang juru tulis.

Ant. Kata-kata-Mu penuh rahmat, karena Allah telah memberkati Engkau selama-lamanya.

Engkau adalah yang terindah di antara anak-anak manusia

dan keanggunan dicurahkan ke bibir-Mu:

karena Allah telah memberkati Engkau selama-lamanya.

Ant. Kata-kata-Mu penuh rahmat, karena Allah telah memberkati Engkau selama-lamanya.

Ya yang perkasa, kenakanlah pedang-Mu di pinggang-Mu;

dalam kemegahan dan keagungan, majulah dalam kemenangan

demi kebenaran dan kebaikan dan keadilan.

Ant. Kata-kata-Mu penuh rahmat, karena Allah telah memberkati Engkau selama-lamanya.

Bidiklah dengan busur-Mu di tangan kanan-Mu yang dahsyat.

Panah-panah-Mu tajam: bangsa-bangsa jatuh di bawah-Mu.

Musuh-musuh raja jatuh dan kehilangan semangat.

Ant. Kata-kata-Mu penuh rahmat, karena Allah telah memberkati Engkau selama-lamanya.

Takhta-Mu, ya Allah, akan kekal selama-lamanya.

Tongkat keadilan adalah tongkat kerajaan-Mu.

Cinta-Mu adalah untuk keadilan; kebencian-Mu untuk kejahatan.

Ant. Kata-kata-Mu penuh rahmat, karena Allah telah memberkati Engkau selama-lamanya.

Oleh karena itu Allah, Allah-Mu, telah mengurapi Engkau

dengan minyak kegembiraan di atas raja-raja lain:

jubah-Mu harum dengan gaharu dan mur.

Ant. Kata-kata-Mu penuh rahmat, karena Allah telah memberkati Engkau selama-lamanya.

Dari istana gading Engkau disambut dengan musik.

Putri-putri raja ada di antara orang-orang yang Engkau kasihi.

Di tangan kanan-Mu berdiri ratu dalam emas Ofir.

Ant. Kata-kata-Mu penuh rahmat, karena Allah telah memberkati Engkau selama-lamanya.

Dengarkanlah, hai putri, perhatikanlah kata-kata-Ku:

lupakanlah bangsamu sendiri dan rumah ayahmu.

Maka raja akan menginginkan kecantikanmu:

dialah tuanmu, berikanlah penghormatanmu kepadanya.

Ant. Kata-kata-Mu penuh rahmat, karena Allah telah memberkati Engkau selama-lamanya.

Dan orang-orang Tirus akan datang dengan hadiah,

orang-orang terkaya akan mencari kemurahanmu.

Putri raja berpakaian kemegahan,

jubahnya disulam dengan mutiara yang dihiasi emas.

Ant. Kata-kata-Mu penuh rahmat, karena Allah telah memberkati Engkau selama-lamanya.

Dia dibawa kepada raja dengan teman-teman perawannya.

Mereka diantar di tengah kegembiraan dan sukacita;

mereka melewati istana raja.

Ant. Kata-kata-Mu penuh rahmat, karena Allah telah memberkati Engkau selama-lamanya.

Putra-putra akan menjadi milikmu menggantikan ayah-ayahmu:

Engkau akan menjadikan mereka pangeran atas seluruh bumi.

Semoga lagu ini membuat nama-Mu dikenang selama-lamanya.

Semoga bangsa-bangsa memuji Engkau dari zaman ke zaman.

Ant. Kata-kata-Mu penuh rahmat, karena Allah telah memberkati Engkau selama-lamanya.

Kemuliaan kepada Bapa, dan kepada Putra, dan kepada Roh Kudus:

seperti pada permulaan, sekarang, selalu, dan sepanjang segala abad. Amin.

Ant. Kata-kata-Mu penuh rahmat, karena Allah telah memberkati Engkau selama-lamanya.

Hening Kudus (ditandai dengan lonceng)

Sesaat untuk merenung dan menerima dalam hati kita resonansi penuh suara Roh Kudus dan untuk menyatukan doa pribadi kita lebih erat dengan sabda Allah dan suara publik Gereja.
Sabda telah menjadi manusia, alleluya.

Dia tinggal di antara kita, alleluya.

BACAAN

Bacaan pertama

Dari kitab nabi Yesaya

11:1-10

Tunggul Isai
Demikianlah firman Tuhan Allah:

Tunas akan bertunas dari tunggul Isai,

dan dari akar-akarnya tunas akan mekar.

Roh Tuhan akan berdiam padanya:

roh hikmat dan pengertian,

Roh nasihat dan kekuatan,

roh pengetahuan dan takut akan Tuhan,

dan kesukaannya adalah takut akan Tuhan.
Bukan berdasarkan penampilan Dia akan menghakimi,

bukan pula berdasarkan desas-desus Dia akan memutuskan,

Tetapi Dia akan menghakimi orang miskin dengan keadilan,

dan memutuskan dengan benar bagi orang-orang yang tertindas di negeri itu.

Dia akan memukul orang-orang kejam dengan tongkat mulut-Nya,

dan dengan napas bibir-Nya Dia akan membunuh orang-orang fasik.

Keadilan akan menjadi ikat pinggang di pinggang-Nya,

dan kesetiaan sabuk di pinggul-Nya.
Maka serigala akan menjadi tamu domba,

dan macan tutul akan berbaring bersama anak kambing;

Anak lembu dan singa muda akan merumput bersama,

dengan seorang anak kecil untuk membimbing mereka.

Sapi dan beruang akan bertetangga,

bersama-sama anak-anak mereka akan beristirahat;

singa akan makan jerami seperti lembu.

Bayi akan bermain di sarang kobra,

dan anak itu akan meletakkan tangannya di sarang ular berbisa.
Tidak akan ada bahaya atau kehancuran di seluruh gunung-Ku yang kudus;

karena bumi akan dipenuhi dengan pengetahuan akan Tuhan,

seperti air menutupi laut.
Pada hari itu,

Tunggul Isai,

didirikan sebagai tanda bagi bangsa-bangsa,

Orang-orang bukan Yahudi akan mencari,

karena tempat tinggal-Nya akan mulia.

RESPONSORIUM

Hari ini, demi kita, Raja surga memilih untuk dilahirkan dari Bunda perawan-Nya, untuk merebut kembali manusia yang hilang bagi kerajaan surga.

Semua malaikat berseru dengan sukacita, karena Allah sendiri telah datang untuk menyelamatkan umat manusia.
Kemuliaan bagi Allah di tempat yang mahatinggi, dan damai di bumi bagi orang-orang yang berkenan kepada-Nya.

Semua malaikat berseru dengan sukacita, karena Allah sendiri telah datang untuk menyelamatkan umat manusia.
Bacaan kedua

Dari khotbah Santo Leo Agung, Paus

Hai Kristen, ingatlah martabatmu
Saudara-saudari terkasih, hari ini Juruselamat kita lahir; marilah kita bersukacita. Kesedihan tidak seharusnya ada pada hari kelahiran kehidupan. Ketakutan akan kematian telah ditelan; kehidupan membawa kita sukacita dengan janji kebahagiaan abadi.
Tidak seorang pun dikecualikan dari sukacita ini; semua berbagi alasan yang sama untuk bersukacita. Tuhan kita, pemenang atas dosa dan kematian, tidak menemukan seorang pun yang bebas dari dosa, datang untuk membebaskan kita semua. Biarlah orang kudus bersukacita saat ia melihat telapak kemenangan di tangan. Biarlah orang berdosa bersukacita saat ia menerima tawaran pengampunan. Biarlah orang kafir berani saat ia dipanggil untuk hidup.
Dalam kepenuhan waktu, yang dipilih dalam kedalaman hikmat Allah yang tak terduga, Putra Allah mengambil bagi diri-Nya kemanusiaan kita yang umum untuk mendamaikannya dengan Penciptanya. Dia datang untuk menggulingkan iblis, asal mula kematian, dalam kodrat yang sama yang dengannya iblis telah menggulingkan umat manusia.
Maka pada kelahiran Tuhan kita, para malaikat bernyanyi dengan sukacita: Kemuliaan bagi Allah di tempat yang mahatinggi, dan mereka memberitakan damai di bumi bagi orang-orang yang berkenan kepada-Nya saat mereka melihat Yerusalem surgawi dibangun dari semua bangsa di dunia. Ketika para malaikat di tempat tinggi begitu bersukacita atas karya kebaikan Allah yang menakjubkan ini, sukacita apa yang seharusnya tidak dibawanya ke hati manusia yang rendah?
Saudara-saudari terkasih, marilah kita bersyukur kepada Allah Bapa, melalui Putra-Nya, dalam Roh Kudus, karena dalam kasih-Nya yang besar kepada kita, Dia mengasihani kita, dan ketika kita mati dalam dosa-dosa kita, Dia menghidupkan kita bersama Kristus, sehingga dalam Dia kita dapat menjadi ciptaan baru. Marilah kita menanggalkan kodrat lama kita dan segala caranya dan, sebagaimana kita telah lahir dalam Kristus, marilah kita menolak perbuatan-perbuatan daging.
Hai Kristen, ingatlah martabatmu, dan sekarang setelah Engkau mengambil bagian dalam kodrat Allah sendiri, jangan kembali oleh dosa ke keadaan rendahmu yang dulu. Ingatlah siapa Kepala-Mu dan anggota tubuh siapa Engkau. Jangan lupakan bahwa Engkau telah diselamatkan dari kuasa kegelapan dan dibawa ke dalam terang kerajaan Allah.
Melalui sakramen baptisan Engkau telah menjadi bait Roh Kudus. Jangan mengusir tamu yang begitu agung dengan perilaku jahat dan menjadi budak iblis lagi, karena kebebasanmu dibeli dengan darah Kristus.

RESPONSORIUM

Hari ini damai sejati turun kepada kita dari surga.

Hari ini seluruh bumi dipenuhi dengan kemanisan surga.
Hari ini fajar baru menyingsing, hari penebusan kita, yang telah disiapkan oleh Allah sejak zaman dahulu, permulaan sukacita kita yang tak berkesudahan.

Hari ini seluruh bumi dipenuhi dengan kemanisan surga.

TE DEUM

Engkau adalah Allah: kami memuji-Mu;

Engkau adalah Tuhan: kami memuliakan-Mu;

Engkau adalah Bapa yang kekal:

Seluruh ciptaan menyembah-Mu.
Kepada-Mu semua malaikat, semua kekuatan surga,

Kerubim dan Serafim, bernyanyi dalam pujian tak berkesudahan:

Kudus, kudus, kudus, Tuhan, Allah semesta alam,

langit dan bumi penuh kemuliaan-Mu.
Persekutuan para rasul yang mulia memuji-Mu.

Persekutuan para nabi yang luhur memuji-Mu.

Pasukan martir berjubah putih memuji-Mu.
Di seluruh dunia Gereja kudus memuliakan-Mu:

Bapa, yang keagungan-Nya tak terbatas,

Putra-Mu yang sejati dan tunggal, layak disembah,

dan Roh Kudus, pembela dan pembimbing.
Engkau, Kristus, adalah Raja kemuliaan,

Putra Bapa yang kekal.
Ketika Engkau menjadi manusia untuk membebaskan kami

Engkau tidak menolak rahim Perawan.
Engkau mengalahkan sengat maut,

dan membuka kerajaan surga bagi semua orang percaya.
Engkau duduk di tangan kanan Allah dalam kemuliaan.

Kami percaya bahwa Engkau akan datang, dan menjadi hakim kami.
Datanglah, ya Tuhan, dan tolonglah umat-Mu,

yang telah Engkau beli dengan harga darah-Mu sendiri,

dan bawalah kami bersama para kudus-Mu

ke kemuliaan abadi.
Selamatkanlah umat-Mu, ya Tuhan, dan berkatilah warisan-Mu.

Pimpin dan teguhkanlah mereka sekarang dan selalu.
Hari demi hari kami memuji-Mu.

Kami memuji nama-Mu selama-lamanya.
Jagalah kami hari ini, ya Tuhan, dari segala dosa.

Kasihanilah kami, ya Tuhan, kasihanilah.
Tuhan, tunjukkanlah kasih dan belas kasihan-Mu kepada kami,

karena kami telah menaruh kepercayaan kami kepada-Mu.
Dalam Engkau, ya Tuhan, adalah harapan kami:

Dan kami tidak akan pernah berharap dengan sia-sia.

DOA PENUTUP

Ya Allah,

yang dengan mengagumkan menciptakan martabat kodrat manusia

dan lebih mengagumkan lagi memulihkannya,

berikanlah, kami mohon,

agar kami dapat mengambil bagian dalam keilahian Kristus,

yang merendahkan diri-Nya untuk mengambil bagian dalam kemanusiaan kami.

Yang hidup dan berkuasa bersama-Mu dalam kesatuan Roh Kudus,

Allah, sepanjang segala abad.

Amin.

AKLAMASI (setidaknya dalam perayaan komunal)

Marilah kita memuji Tuhan.

Dan bersyukur kepada-Nya.

Ibadat Pagi

Madah

Marilah kita bernyanyi
Di segala ujung bumi
Bagi Kristus Tuhan kita
Yang lahir dari Maria.

Ia pencipta mulia
Sudi jadi manusia
Yang membebaskan sesama
Janganlah sampai binasa.

Jeramilah hamparanNya
Palungan di kandang sunyi
Susu seteguk minumNya
Kristus pelimpah rejeki.

Mulialah Engkau ya Tuhan
Yang lahir dari perawan
Serta Bapa dan Roh suci
Mulialah kekal abadi. Amin.

Ant.1: Katakanlah, hai para gembala, siapakah yang kamu lihat? Wartakanlah kepada kami, siapakah yang menampakkan diri? Kami melihat bayi, kami menyaksikan rombongan malaikat memuji Tuhan, alleluya.

Mazmur 62

Ya Allah, Engkaulah Allahku,*
aku mencari Engkau.

Hatiku haus dan rindu akan Dikau,*
seperti tanah kering dan tandus merindukan air.

Demikian aku ingin memandang Engkau di tempat kediamanMu,*
untuk merasakan kekuatan dan kemuliaanMu.

Sebab kasih setiaMu lebih baik dari pada hidup,*
bibirku memegahkan Dikau

Aku akan memuji Engkau seumur hidupku,*
menadahkan tangan kepadaMu.

Hatiku Kaukenyangkan dengan santapan lezat,*
mulutku memuji Engkau sambil bersyukur.

Di tempat tidurku aku memuji Engkau,*
aku merenungkan Dikau sepanjang malam.

Sebab Engkau yang menolong aku,*
di bawah naungan sayapMu aku bersorak.

Jiwaku melekat padaMu,*
tangan kananMu menopang aku.

Ant.1: Katakanlah, hai para gembala, siapakah yang kamu lihat? Wartakanlah kepada kami, siapakah yang menampakkan diri? Kami melihat bayi, kami menyaksikan rombongan malaikat memuji Tuhan, alleluya.

Ant.2: Malaikat berkata kepada para gembala: Kuwartakan kegembiraan besar. Hari ini Penyelamat dunia lahir bagi kamu, alleluya.

Dan 3,57-88.56

Pujilah Tuhan, segala karya Tuhan,*
pujilah dan luhurkanlah Dia selama-lamanya.

Pujilah Tuhan, semua malaikat Tuhan,*
pujilah dan luhurkanlah Dia selama-lamanya.

Pujilah Tuhan seluruh isi surga,*
pujilah dan luhurkanlah Dia selama-lamanya.

Pujilah Tuhan, segala air di atas langit,*
angkasa raya Tuhan, luhurkanlah Dia.

Pujilah Tuhan, matahari dan bulan,*
segala bintang di langit, luhurkanlah Dia.

Pujilah Tuhan, hujan dan embun,*
angin dan taufan, luhurkanlah Dia.

Pujilah Tuhan, api dan panas-terik,*
hawa sejuk dan dingin, luhurkanlah Dia.

Pujilah Tuhan, kabut dan gerimis,*
halilintar dan awan, luhurkanlah Dia.

Pujilah Tuhan, siang dan malam,*
terang dan gelap, luhurkanlah Dia.

Pujilah Tuhan, seluruh bumi,*
pujilah dan luhurkanlah Dia selama-lamanya.

Pujilah Tuhan, gunung dan bukit,*
segala yang tumbuh di bumi, luhurkanlah Dia.

Pujilah Tuhan, segala mata air,*
lautan dan sungai, luhurkanlah Dia.

Pujilah Tuhan, segala yang hidup di dalam air,*
unggas di udara, luhurkanlah Dia.

Pujilah Tuhan, binatang buas dan jinak,*
semua manusia, luhurkanlah Dia.

Pujilah Tuhan, umat Israel,*
pujilah dan luhurkanlah Dia selama-lamanya.

Pujilah Tuhan, para Imam,*
semua pelayanNya, luhurkanlah Dia.

Pujilah Tuhan, orang yang takwa,*
semua yang suci dan rendah hati, luhurkanlah Dia.

Pujilah Tuhan, Ananya, Azarya dan Misael,*
pujilah dan luhurkanlah Dia selama-lamanya.

Marilah kita memuji Bapa, Putera dan Roh kudus,*
memuji dan meluhurkan Dia selama-lamanya.

Kidung ini tidak ditutup dengan 'Kemuliaan'.

Ant.2: Malaikat berkata kepada para gembala: Kuwartakan kegembiraan besar. Hari ini Penyelamat dunia lahir bagi kamu, alleluya.

Ant.3: Seorang putera hari ini lahir bagi kita. Ia akan disebut Allah perkasa, alleluya.

Mazmur 149

Nyanyikanlah bagi Tuhan lagu baru,*
pujilah Dia dalam himpunan umatNya.

Hendaknya Israel bergembira atas Penciptanya,*
dan warga Sion bersuka-cita atas Rajanya.

Hendaknya mereka memuji namaNya dengan tari-tarian,*
bermazmur bagiNya dengan rebana dan kecapi.

Sebab Tuhan berkenan kepada umatNya,*
memahkotai yang hina-dina dengan keselamatan.

Hendaknya orang takwa bersukaria atas kejayaannya,*
bersorak-sorai dengan gembira.

Hendaknya mereka memuji Tuhan dengan suara lantang,*
sambil memegang pedang yang tajam.

Begitu hendaklah mereka membalas kejahatan para bangsa,*
dan menjatuhkan hukuman kepada mereka;

Membelenggu para rajanya,*
dan mengikat pemukanya dengan rantai besi.

Dengan demikian terlaksana keputusan Allah,*
tugas terhormat bagi umatNya.

Ant.3: Seorang putera hari ini lahir bagi kita. Ia akan disebut Allah perkasa, alleluya.

Bacaan Singkat (Ibr 1:1-2)

Dahulu Allah berbicara kepada leluhur kita, berulang kali dengan pelbagai cara lewat nabi-nabi. Pada zaman terakhir ini Allah berbicara kepada kita dengan perantaraan PuteraNya. Semesta alam diciptakan Allah dengan perantaraan PuteraNya pula, ahli waris seluruh ciptaan.

Lagu Singkat

P: Tuhan memaklumkan,* Alleluya, alleluya. U: Tuhan. P: PenyelamatanNya. U: Alleluya. P: Kemuliaan. U: Tuhan.

Ant.Kidung (Mi 25 Des): Kemuliaan kepada Allah di surga, dan damai di bumi kepada orang yang berkenan kepadaNya, alleluya.

KIDUNG ZAKARIA (Luk 1,68-79)

Terpujilah Tuhan, Allah Israel,*
sebab Ia mengunjungi dan membebaskan umatNya.

Ia mengangkat bagi kita seorang penyelamat yang gagah perkasa,*
putera Daud, hambaNya.

Seperti dijanjikanNya dari sediakala,*
dengan perantaraan para nabiNya yang kudus.

Untuk menyelamatkan kita dari musuh-musuh kita,*
dan dari tangan semua lawan yang membenci kita.

Untuk menunjukkan rahmatNya kepada leluhur kita,*
dan mengindahkan perjanjianNya yang kudus.

Sebab Ia telah bersumpah kepada Abraham, bapa kita,*
akan membebaskan kita dari tangan musuh.

Agar kita dapat mengabdi kepadaNya tanpa takut,*
dan berlaku kudus dan jujur di hadapanNya seumur hidup.

Dan engkau, anakku, akan disebut nabi Allah yang mahatinggi,*
sebab engkau akan mendahului Tuhan untuk menyiapkan jalanNya.

Untuk menanamkan pengertian akan keselamatan dalam umatNya,*
berkat pengampunan dosa mereka.

Sebab Allah kita penuh rahmat dan belaskasihan,*
Ia mengunjungi kita laksana fajar cemerlang.

Untuk menyinari orang yang meringkuk dalam kegelapan maut,*
dan membimbing kita ke jalan damai sejahtera.

Ant.Kidung: Kemuliaan kepada Allah di surga, dan damai di bumi kepada orang yang berkenan kepadaNya, alleluya.

Doa Permohonan

P: Marilah kita memuliakan Sabda Allah yang sudah ada sebelum awal dunia, namun lahir di dunia bagi kita. Marilah kita berseru dengan gembira hati:
U: Bersukarialah, sebab Kristus telah datang.
P: Kristus, sabda abadi, Engkau menggembirakan dunia laksana embun yang menyegarkan bumi,* gembirakanlah hati kami senantiasa dengan rahmat kedatanganMu.
P: Penyelamat kami, dalam kelahiranMu telah Kautunjukkan kesetiaan Allah terhadap kami,* semoga kami tetap setia memenuhi janji pembaptisan kami.
P: Raja surga dan dunia, para malaikat telah memaklumkan damaiMu kepada manusia,* semoga hidup kami tetap terlindung dalam damaiMu.
P: Tuhan, Engkau datang untuk menjadi pokok anggur sejati, yang menghasilkan buah kehidupan kekal bagi kami,* semoga kami tetap tinggal padaMu, jangan sampai kami terdapat sebagai carang yang tak berbuah.

Bapa Kami

Doa Penutup

Allah yang mahakuasa, kami percaya bahwa SabdaMu telah menjadi manusia untuk menerangi kami dengan cahaya baru. Kami mohon, semoga iman itu kami nyatakan juga dalam tingkah laku kami. Demi Yesus Kristus, PuteraMu dan pengantara kami, yang hidup dan berkuasa bersama Bapa dalam persekutuaan Roh kudus sepanjang segala masa. Amin.

Ibadat Siang

Didaraskan pada Ibadat Siang I, II, maupun III.

HARI RAYA NATAL SIANG

Madah

Ya Roh kudus sumber cinta
Serta Bapa dan Putera
Datanglah di tengah kami
Membawa hidup Ilahi

Gerakkanlah hati kami
Agar giat penuh bakti
Menyanyikan lagu puji
Mengamalkan cinta suci

Kabulkanlah doa kami
Ya Allah Bapa surgawi
Bersama Putera dan RohMu
Sekarang serta selalu. Amin.

Ant.1: Baiklah berlindung pada Tuhan; kekal abadi kasih setiaNya, alleluya.

Mazmur 117 (118)

Bersyukurlah kepada Tuhan, sebab Ia baik,*
kekal abadi kasih setiaNya.

Hendaklah Israel berkata,*
kekal abadi kasih setiaNya.

Hendaklah kaum Harun berkata,*
kekal abadi kasih setiaNya.

Hendaklah orang yang takwa berkata,*
kekal abadi kasih setiaNya.

Dalam kesesakan aku berseru kepada Tuhan,*
Ia menjawab dan melegakan daku.

Tuhan di pihakku, aku tidak takut,*
Apa yang dapat dilakukan manusia terhadapku?

Tuhan di pihakku, Ia penolongku.*
Aku melihat pembenciku tersipu-sipu.

Lebih baik berlindung pada Tuhan,*
dari pada percaya kepada manusia.

Lebih baik berlindung pada Tuhan,*
dari pada percaya kepada bangsawan.

Ant.1: Baiklah berlindung pada Tuhan; kekal abadi kasih setiaNya, alleluya.

Ant.2: Tuhanlah kekuatan dan pujaanku, alleluya.

Segala bangsa mengepung aku,*
tapi berkat nama Tuhan mereka kubinasakan.

Mereka mengepung aku rapat-rapat,*
tapi berkat nama Tuhan mereka kubinasakan.

Mereka mengepung aku seperti lebah,+
seperti nyala api yang menjilat-jilat,*
tapi berkat nama Tuhan mereka kubinasakan.

Aku didesak-desak sampai terjatuh,*
tetapi Tuhan menolong aku.

Tuhanlah kekuatan dan pelindungku,*
Dialah kemenanganku

Suara gembira dan sorak-sorai,*
terdengar di perkemahan para pemenang.

"Tuhan bertindak dengan tangan kuat,*
tangan Tuhan mahakuasa".

Aku tidak akan mati, aku tetap hidup,*
untuk mewartakan karya-karya Tuhan.

Tuhan sering menyiksa aku,*
namun tidak menyerahkan daku kepada maut.

Ant.2: Tuhanlah kekuatan dan pujaanku, alleluya.

Ant.3: Syukur kepadaMu, Tuhan, Engkau mendengarkan daku, alleluya.

Bukalah bagiku gerbang kemenangan,*
supaya aku masuk dan bersyukur kepada Tuhan.

Inilah pintu gerbang Tuhan,*
para pemenang masuk ke dalamnya.

Syukur kepadaMu, sebab Engkau memenangkan daku,*
dan menjadi penyelamatku.

Batu yang dibuang oleh para pembangun,*
telah menjadi batu sendi.

Karya Tuhanlah itu,*
sangat mengagumkan kita.

Pada hari inilah Tuhan bertindak,*
mari kita rayakan dengan gembira.

Ya Tuhan, berilah kami keselamatan!*
Ya Tuhan, berilah kami kesejahteraan!

Terberkatilah yang datang demi nama Tuhan,+
kami memberkati kamu dari dalam rumah Tuhan,*
Tuhanlah Allah, Dia menerangi kita.

Beraraklah dengan membawa ranting berdaun,*
hiasilah tanduk-tanduk mesbah.

Allahkulah Engkau, Engkau kupuji,*
Allahku, Engkau kuagungkan.

Bersyukurlah kepada Tuhan, sebab Ia baik,*
kekal abadi kasih setiaNya.

Ant.3: Syukur kepadaMu, Tuhan, Engkau mendengarkan daku, alleluya.

Bacaan singkat (Gal 6,9-10)

Janganlah kita jemu berbuat baik, karena pada waktunya kita akan menuai, asal saja kita tidak lengah. Sebab itu, selama masih sempat, marilah kita berbuat baik kepada semua orang, tetapi terutama kepada saudara-saudara seiman.

P: Aku berseru dengan segenap hati, ya Tuhan, jawablah aku.
U: KetetapanMu hendak kupegang.

Doa Penutup

Allah yang mahakuasa, kami percaya bahwa SabdaMu telah menjadi manusia untuk menerangi kami dengan cahaya baru. Kami mohon, semoga iman itu kami nyatakan juga dalam tingkah laku kami. Demi Yesus Kristus, PuteraMu dan pengantara kami, yang hidup dan berkuasa bersama Bapa dalam persekutuaan Roh kudus sepanjang segala masa. Amin.

Ibadat Sore

MINGGU I SORE II

Madah

Yesus Putra tunggal Bapa
Yang menebus manusia
Sudah lahir dari dulu
Sebelum adanya waktu.

Engkaulah cahaya Bapa
Harapan kami semua
Dengarkanlah doa kami
Yang kami panjatkan ini.

Untuk membebaskan kami
Engkau merendahkan diri
Lahir dari perawan murni
Tak berdaya bagai bayi.

Mulialah Engkau ya Tuhan
Yang lahir dari perawan
Serta Bapa dan Roh suci
Mulialah kekal abadi. Amin.

Ant.1: Engkau berkuasa sejak kelahiranMu, sejak fajar masa mudaMu.

Mazmur 109,1-5.7

Tuhan berfirman kepada baginda: "Duduklah di sisi kananKu,*
sampai musuh musuhmu Kujadikan tumpuan kakimu".

Tuhan meluaskan kekuasaan baginda dari kediamanNya di Sion,*
"Berkuasalah atas para musuh.

Engkau berkuasa sejak kelahiranmu, di atas gunung yang suci,*
sejak engkau terkandung, sejak fajar masa mudamu".

Tuhan telah bersumpah dan tidak menyesal,*
"Engkaulah imam seperti Melkisedek, untuk selama-lamanya".

Tuhan mendampingi baginda,*
pada hari kemurkaanNya raja-raja dihancurkanNya.

Tuhan menyertai baginda dalam segala usaha,*
agar baginda berlangkah maju dengan gagah perkasa.

Ant.1: Engkau berkuasa sejak kelahiranMu, sejak fajar masa mudaMu.

Ant.2: Pada Tuhanlah kasih setia dan penebusan yang berlimpah-limpah.

Mazmur 129 (130)

Dari jurang yang dalam aku berseru kepadaMu, ya Tuhan,*
Tuhanku, dengarkanlah seruanku.

Hendaklah telingaMu menaruh perhatian,*
kepada jeritan doaku.

Jika Engkau menghitung-hitung kesalahan, ya Tuhan,*
siapakah dapat bertahan?

Tetapi syukurlah Engkau suka mengampuni,*
sehingga orang mengabdi kepadaMu dengan takwa.

Aku berharap akan Tuhan,*
hatiku mengharapkan firmanNya.

Hatiku menantikan Tuhanku,*
lebih dari penjaga menantikan fajar.

Lebih dari penjaga menantikan fajar,*
Israel menantikan Tuhan.

Sebab pada Tuhanlah kasih setia,*
dan penebusan yang berlimpah-limpah.

Tuhanlah yang akan membebaskan Israel,*
dari segala kesalahannya.

Ant.2: Pada Tuhanlah kasih setia dan penebusan yang berlimpah-limpah.

Ant.3: Pada awal mula dan sebelum segala abad Sabda itu Allah; hari ini Ia lahir sebagai penyelamat dunia.

Kidung, Kol 1,12-20

Marilah kita dengan sukacita mengucap syukur kepada Bapa,+
yang membuat kita layak mendapat bagian,*
dalam warisan gemilang para kudus.

Ia telah merebut kita dari kuasa kegelapan,*
dan memindahkan kita ke dalam kerajaan PuteraNya yang terkasih.

Dalam Kristus, kita mendapat penebusan,*
yaitu pengampunan dosa.

Kristuslah gambar Allah, Ia menampakkan yang tak kelihatan,*
Dialah yang pertama dari segala ciptaan.

Sebab dalam Kristus telah diciptakan segala sesuatu,*
baik di angkasa maupun di bumi;

Baik yang kelihatan maupun yang tak kelihatan,*
singgasana, kerajaan, pemerintah dan penguasa.

Segala sesuatu diciptakan dengan perantaraanNya dan untuk Dia,+
Ia mendahului segala sesuatu,*
dan segala sesuatu ada dalam Dia.

Kristuslah kepala tubuh, yaitu Gereja,+
Ia yang awal, yang pertama bangkit dari alam maut,*
supaya Ia lebih utama dalam segala sesuatu.

Sebab Allah berkenan bahwa seluruh kepenuhanNya diam dalam Kristus,+
dan dengan perantaraan Kristus,*
Allah memperdamaikan segala sesuatu dengan diriNya.

Baik yang di bumi maupun di angkasa,*
segala sesuatu diperdamaikan dalam darah Kristus yang tersalib.

Ant.3: Pada awal mula dan sebelum segala abad Sabda itu Allah; hari ini Ia lahir sebagai penyelamat dunia.

Bacaan Singkat (1Yoh 1:1-3)

Apa yang telah ada sejak semula, yang telah kami dengar, yang telah kami lihat dengan mata, yang telah kami saksikan, dan yang telah kami raba dengan tangan, tentang sabda hidup, itulah yang kami tuliskan kepada kamu. Hidup itu telah dinyatakan, dan kami telah melihatnya, dan sekarang kami bersaksi dan mewartakan kepada kamu tentang hidup kekal yang ada pada Bapa dan yang telah dinyatakan kepada kami. Yang telah kami lihat dan kami dengar itu, kami wartakan kepada kamu juga, supaya kamupun beroleh persekutuan dengan kami. Dan persekutuan kami ialah persekutuan dengan Bapa dan dengan PuteraNya, Yesus Kristus.

Lagu Singkat

P: Sabda menjadi manusia lemah,* Alleluya, alleluya. U: Sabda. P: Dan tinggal di antara kita. U: Alleluya. P: Kemuliaan. U: Sabda.

Ant.Kidung (Mi 25 Des): Hari ini Kristus lahir. Hari ini penyelamat menampakkan diri. Hari ini para malaikat bernyanyi di bumi, para malaikat agung bersukacita. Hari ini para kudus bersorak-sorai dan berseru: Kemuliaan kepada Allah di surga, alleluya.

KIDUNG MARIA (Luk 1,46-5)

Aku mengagungkan Tuhan,*
hatiku bersukaria karena Allah, penyelamatku.

Sebab Ia memperhatikan daku,*
hambaNya yang hina ini.

Mulai sekarang aku disebut: yang bahagia,*
oleh sekalian bangsa.

Sebab perbuatan besar dikerjakan bagiku oleh Yang mahakuasa,*
kuduslah namaNya.

Kasih sayangNya turun-temurun,*
kepada orang yang takwa.

Perkasalah perbuatan tanganNya,*
dicerai-beraikanNya orang yang angkuh hatinya

Orang yang berkuasa diturunkanNya dari takhta,*
yang hina-dina diangkatnya.

Orang lapar dikenyangkanNya dengan kebaikan,*
orang kaya diusirNya pergi dengan tangan kosong

Menurut janjiNya kepada leluhur kita,*
Allah telah menolong Israel, hambaNya.

Demi kasih sayangNya kepada Abraham serta keturunannya,*
untuk selama-lamanya.

Ant.Kidung: Hari ini Kristus lahir. Hari ini penyelamat menampakkan diri. Hari ini para malaikat bernyanyi di bumi, para malaikat agung bersukacita. Hari ini para kudus bersorak-sorai dan berseru: Kemuliaan kepada Allah di surga, alleluya.

Doa Permohonan

P: Pada kelahiran Kristus para malaikat memaklumkan damai kepada dunia. Marilah kita bergembira, memuliakan Tuhan dan berdoa:
U: Semoga kelahiranMu mendatangkan damai.
P: Ya Tuhan, penuhilah GerejaMu dengan segala kebaikan,* sebab Engkau telah menghibur kami dengan kelahiranMu.
P: Engkau datang sebagai pemimpin para gembala, dan sebagai kepala umatMu,* semoga bapa suci dan para uskup serta gembala umat lainnya tetap setia dalam membagikan rahmatMu yang berlimpah-limpah.
P: Raja abadi, Engkau lahir, lalu mengalami segala suka duka manusia selama jalan hidupMu yang singkat itu,* semoga kami yang lemah dan berubah-ubah ini Kauikutsertakan dalam hidupMu yang kekal.
P: Setelah lama dinantikan oleh umat manusia, Engkau datang pada kepenuhan zaman,* nyatakanlah kehadiranMu kepada orang yang masih menantikan Dikau.
P: Engkau telah menjadi manusia lemah dan memulihkan kodrat manusia yang dilukai oleh dosa,* pulihkanlah orang-orang yang telah meninggal dengan kepenuhan hidup abadi.

Bapa Kami

Doa Penutup

Ya Allah, luhurkanlah karya kekuasaanMu, ketika Kauciptakan manusia menjadi abdiMu. Namun lebih luhur lagi karya cinta kasihMu, ketika Kauperbaharui kami menjadi anakMu. Maka kami mohon, semoga kami memiliki kehidupan ilahi seperti Kristus, yang telah menjadi manusia seperti kami. Sebab Dialah PuteraMu dan pengantara kami, yang hidup dan berkuasa bersama Bapa, dalam persekutuan Roh Kudus, sepanjang segala masa. Amin.

Ibadat Penutup

IBADAT PENUTUP - KAMIS

Doa Tobat

P: Kasihanilah kami, ya Tuhan.
U: Sebab kami orang yang berdosa.
P: Tunjukkanlah belaskasihanMu kepada kami, ya Tuhan.
U: Dan anugerahkan keselamatan kepada kami.
P: Semoga Allah yang mahakuasa mengasihani kita, mengampuni dosa kita dan menghantar kita ke hidup yang kekal.
U: Amin.

Madah

Menjelang datangnya malam
Kami menghadap wajahMu
Untuk menghaturkan salam
Sambil mohon doa restu.

Sambutlah dalam tanganMu
Hidup serta segalanya
Simpanlah dalam hatiMu
Harapan kami semua.

Ya Allah Bapa surgawi
Bersama Putra dan RohMu
Kabulkanlah doa kami
Sekarang serta selalu. Amin.

Ant: Tubuhku beristirahat dengan tenteram.

Mazmur 15 (16)

Jagalah aku, ya Allah, sebab aku berlindung kepadamu,+
Aku mengakui: Engkaulah Tuhanku,*
tiada kebahagiaan bagiku selain Dikau.

Orang-orang saleh di negeri ini,*
kumuliakan dan kujunjung tinggi.

Tetapi orang yang mengikuti dewa-dewa,*
menjatuhkan dirinya dalam jurang malapetaka.

Aku tidak ikut mempersembahkan kurban kepada dewa-dewa,*
bahkan bibirku takkan menyebut namanya.

Tuhan, Engkaulah milik pusaka dan warisanku,*
dalam tanganMulah nasibku.

Tanah permai akan menjadi bagianku,*
milik pusakaku menyenangkan hatiku.

Aku memuji Tuhan yang selalu menasihati aku,*
bahkan waktu malampun Ia berbicara dalam hatiku.

Aku selalu ingat akan Tuhan,*
aku tidak goyah, karena Ia ada di sampingku.

Sebab itu hatiku bergembira, dan jiwaku bersorak,*
dan tubuhku beristirahat dengan tenteram.

Aku tak akan Kauserahkan kepada alam maut,*
dan kekasihMu takkan Kaubiarkan turun ke liang kubur.

Engkau akan menunjukkan kepadaku jalan kehidupan.+
Di hadapanMu terdapat sukacita berlimpah,*
padaMulah kebahagiaan selama-lamanya.

Ant.: Tubuhku beristirahat dengan tenteram.

Bacaan singkat (1Tes 5,23)

Semoga Allah, pembawa damai, menguduskan kamu sepenuh-penuhnya. Moga-moga roh, jiwa dan ragamu seluruhnya terpelihara tanpa cela pada kedatangan Tuhan kita Yesus Kristus.

Lagu singkat

P: Ke dalam tanganMu kuserahkan diriku,* ya Tuhan, penyelamatku. U: Ke dalam. P: Engkaulah penebusku, ya Allah yang benar. U: Ya Tuhan, penyelamatku. P: Kemuliaan. U: Ke dalam.

Ant.Kidung: Berkatilah kami, ya Tuhan, bila kami berjaga, lindungilah kami, bila kami tidur. Semoga kami berjaga bersama Kristus dan beristirahat dalam damai.

Kidung Simeon:

Sekarang, Tuhan, perkenankanlah hambaMu berpulang,*
dalam damai sejahtera, menurut sabdaMu.

Sebab aku telah melihat keselamatanMu,*
yang Kausediakan di hadapan segala bangsa.

Cahaya untuk menerangi para bangsa,*
dan kemuliaan bagi umatMu Israel.

Ant.Kidung: Berkatilah kami, ya Tuhan, bila kami berjaga, lindungilah kami, bila kami tidur. Semoga kami berjaga bersama Kristus dan beristirahat dalam damai.

Doa Penutup

Tuhan, Allah kami, semoga berkat perlindunganMu kami dapat tidur nyenyak dan melepaskan lelah sesudah pekerjaan hari ini. Kuatkanlah kami dengan bantuanMu, supaya kami mampu membaktikan diri kepadaMu dengan segenap jiwa raga kami. Demi Kristus, pengantara kami. Amin.

Penutup

P: Semoga Allah yang mahakuasa menganugerahkan istirahat dalam naungan belaskasihanNya. U: Amin.

Salam kepada Bunda Maria

Salam ya ratu surgawi,
salam, bunda Putra ilahi.
Darimulah hidup kami
memperoleh terang suci.
Bersukalah, ya Maria,
bunda yang paling jelita.
Hiduplah, bunda mulia,
doakanlah kami semua.

Santo-Santa

Hari Raya Natal

2015 tahun sesudah Abraham dipanggil Allah dari Ur-Kasdim;

1510 tahun sesudah Musa membebaskan Umat Israel dari Mesir;

1032 tahun sesudah Daud diurapi menjadi Raja Israel;

752 tahun sesudah pembangunan kota Roma;

Pada tahun ke-42 masa pemerintahan Kaisar Oktavianus Augustus, ketika segenap dunia diliputi damai, di kala itulah Yesus Kristus Almasih yang dijanjikan Allah lahir dari rahim Perawan Tersuci Maria di Betlehem, kota Raja Daud, dari suku Yehuda.

Hari ini Sabda menjadi Daging;

Hari ini lahirlah Yesua Kristus, Almasih;

Hari ini tampaklah Penebus umat manusia;

Diiringi kidung para malaekat dan malaekat agung Serta pujian para suci di surga: "Gloria in Excelsis Deo. . ."

Dalam sejarah perkembangan liturgi Gereja, sudahlah lazim dipersembahkan tiga Misa Kudus berturut-turut:

Misa Pertama, mengarahkan hati kita kepada Bapa di surga;

Misa Kedua, dipersembahkan pada waktu fajar, mengarahkan hati kita kepada "Sang Fajar" yang membuka tirai kegelapan dosa, dan mengajak kita bersama dengan para gembala pergi mendapatkan "Sang Cahaya" itu. Dalam Misa Gembala ini kelahiran insani Yesus Kristus yang diutamakan.

Misa Ketiga, atau Misa Siang memberikan hiburan besar kepada kita: "Puer natus est nobis" (Seorang anak telah lahir untuk kita). Dipundak-Nya diletakkan kekuasaan atas dunia ini, dan Ia akan disebut Pewarta Keputusan Agung.

Dengan demikian hati dan jiwa kita ditujukan kepada kenangan dan ingatan akan kelahiran Yesus di Betlehem. Meskipun Yesus berulang-ulang kali lahir di kandang itu, namun tidak bermakna apa pun jikalau Ia tidak dilahirkan di dalam hati kita masing-masing.

Santa Anastasia

Martir

Anastasia adalah seorang martir yang dibunuh di Sirmium (sekarang: Serbia, Yugoslavia) pada zaman pemerintahan Kaisar Diokletianus tahun 304. Konon, Anastasia adalah anak dari Praetextatus, seorang bangsawan Roma yang kaya-raya. Ia sudah dihormati sebagai 'santa' di Roma selak abad ke-5. Salah satu cerita tambahan yang menunjukkan bahwa Anastasia adalah seorang Kristen ialah bahwa ia memilih Santo Krisogonus sebagai bapa pengakuannya.

Ketika menginjak dewasa, ia menikah dengan Publius, seorang pegawai yang masih kafir. Sebagai orang Kristen, Anastasia merasa mempunyai tanggungjawab moril untuk membantu sesamanya yang dipenjarakan. Setiap hari ia pergi ke penjara untuk menghibur dan membantu orang-orang Kristen di penjara. Karena curiga, Publius suaminya melarang dia keluar rumah. Ketika itu Santo Krisogonus telah pindah ke Aquileia. Ia berkontak dengan beliau melalui surat. Ketika Publius meninggal dunia, ia pindah ke Aquileia mengikuti Krisogonus. Umat Kristen Aquileia menerimanya dengan senang hati.

Di Aquileia ia sangat aktif. Sesudah Santa Agape, Chionia dan Irene dibunuh, Anastasia akhirnya mendapat gilirannya. Ia ditangkap, dipenjarakan dan diadili di Sirmium. Ia dikunjungi dan diberi makan oleh Santa Theodota almarhum. Akhirnya bersama dengan umat Kristen lainnya, Anastasia diarak ke pantai dan ditenggelamkan ke dalam laut. Santa Theodota menolongnya dan menuntun mereka ke pantai. Namun karena sesuatu sebab, Anastasia dibawa ke pulau Palmaria dan di sana ia dibakar hidup-hidup oleh penguasa. Bersamaan waktunya: 200 orang laki-laki dan 70 perempuan dibunuh sebagai martir.

Anastasia dihormati di Roma sejak abad kelima dan namanya dimasukkan dalam Doa Syukur Agung Misa Kudus. Konon di zaman Gereja perdana, Sri Paus mempersembahkan 3 kurban Misa, yaitu Misa Malam, Misa Pagi/Fajar, dan Misa Siang di gereja yang berlain-lainan. Gereja stasi kedua ialah gereja Anastasia di Roma di kaki bukit Palatine dekat Circus Maximus. Di sini Sri Paus merayakan perayaan Natal, sekaligus mengenang Santa Anastasia secara khusus. Namun lambat-laun karena peristiwa Kelahiran Yesus lebih diutamakan, maka pesta bagi Anastasia hanya bersifat 'peringatan saja' di gereja Titulus Anastasiae, yang dibangun pada abad ke-4.