Sabtu, 27 September 2031

S. Vinsensius a Paulo

Peringatan Wajib

Bacaan Misa

Bacaan Pertama Zakharia 2:5-9,14-15a

Dan Aku sendiri, demikianlah firman TUHAN, akan menjadi tembok berapi baginya di sekelilingnya, dan Aku akan menjadi kemuliaan di dalamnya." Ayo, ayo, larilah dari Tanah Utara, demikianlah firman TUHAN; sebab ke arah keempat mata angin Aku telah menyerakkan kamu, demikianlah firman TUHAN. Ayo, luputkanlah dirimu ke Sion, hai, penduduk Babel! Sebab beginilah firman TUHAN semesta alam, yang dalam kemuliaan-Nya telah mengutus aku, mengenai bangsa-bangsa yang telah menjarah kamu--sebab siapa yang menjamah kamu, berarti menjamah biji mata-Nya--: "Sesungguhnya Aku akan menggerakkan tangan-Ku terhadap mereka, dan mereka akan menjadi jarahan bagi orang-orang yang tadinya takluk kepada mereka. Maka kamu akan mengetahui bahwa TUHAN semesta alam yang mengutus aku.

Mazmur Tanggapan Yeremia 31:10-13

Dengarlah firman TUHAN, hai bangsa-bangsa, beritahukanlah itu di tanah-tanah pesisir yang jauh, katakanlah: Dia yang telah menyerakkan Israel akan mengumpulkannya kembali, dan menjaganya seperti gembala terhadap kawanan dombanya!
Sebab TUHAN telah membebaskan Yakub, telah menebusnya dari tangan orang yang lebih kuat dari padanya.
Mereka akan datang bersorak-sorak di atas bukit Sion, muka mereka akan berseri-seri karena kebajikan TUHAN, karena gandum, anggur dan minyak, karena anak-anak kambing domba dan lembu sapi; hidup mereka akan seperti taman yang diairi baik-baik, mereka tidak akan kembali lagi merana.
Pada waktu itu anak-anak dara akan bersukaria menari beramai-ramai, orang-orang muda dan orang-orang tua akan bergembira. Aku akan mengubah perkabungan mereka menjadi kegirangan, akan menghibur mereka dan menyukakan mereka sesudah kedukaan mereka.

Bacaan Injil Lukas 9:43b-45

Maka takjublah semua orang itu karena kebesaran Allah.(9-43b) Ketika semua orang itu masih heran karena segala yang diperbuat-Nya itu, Yesus berkata kepada murid-murid-Nya: "Dengarlah dan camkanlah segala perkataan-Ku ini: Anak Manusia akan diserahkan ke dalam tangan manusia." Mereka tidak mengerti perkataan itu, sebab artinya tersembunyi bagi mereka, sehingga mereka tidak dapat memahaminya. Dan mereka tidak berani menanyakan arti perkataan itu kepada-Nya.

Renungan

Biji Mata

Tubuh kita punya refleks yang menakjubkan. Ada benda melayang ke arah wajah, kelopak mata menutup sendiri sebelum kita sempat berpikir. Tangan otomatis terangkat melindungi. Seluruh badan rupanya sepakat: mata harus dijaga lebih dari segalanya.

Nabi Zakharia memakai gambar itu untuk melukiskan kasih Allah kepada umat-Nya yang kecil dan terbuang: siapa yang menjamah kamu, berarti menjamah biji mata-Nya. Pikirkanlah sebentar. Umat yang sedang dijarah bangsa-bangsa itu bukan pinggiran bagi Allah. Mereka bagian tubuh-Nya yang paling peka. Menyakiti mereka berarti membuat Allah refleks bertindak.

Hari ini Gereja mengenang orang yang sungguh mempercayai ayat itu: Santo Vinsensius a Paulo. Baginya, orang miskin bukan objek belas kasihan, melainkan biji mata Allah. Ia melayani mereka seperti orang menjaga matanya sendiri: hati-hati, hormat, tanpa kasar.

Di Injil, sementara semua orang masih takjub oleh mukjizat, Yesus berbicara untuk kedua kalinya tentang jalan-Nya: Anak Manusia akan diserahkan ke dalam tangan manusia. Biji mata Allah yang paling berharga justru membiarkan diri-Nya dijamah dan dilukai, demi kita.

Siapa orang kecil di dekatku yang selama ini kuperlakukan sembarangan, padahal ia biji mata Allah?

Tuhan, berilah aku refleks kasih-Mu: sigap melindungi mereka yang Kaupandang sebagai biji mata-Mu. Amin.

Invitatorium

SABTU I PAGI

Pembukaan

Ant. Milik Tuhanlah bumi dan segala isinya; marilah kita menyembah Dia.

MAZMUR 94 (95)

Marilah kita bernyanyi bagi Tuhan,
bersorak-sorai bagi penyelamat kita.
Menghadap wajahNya dengan lagu syukur,
menghormatiNya dengan pujian.

Tuhanlah Allah yang agung,
merajai segala dewa.
Dasar bumi terletak di tanganNya,
puncak gunungpun milikNya.
MilikNyalah laut, Dia membuatnya,
daratanpun buatan tanganNya.

Mari bersujud dan menyembah,
berlutut di hadapan Tuhan, pencipta kita.
Dialah Allah kita, kita umatNya,
Dialah gembala kita, kita kawananNya.

Hari ini dengarkanlah suaraNya:
"Jangan bertegar hati seperti di Meriba,
seperti di Masa, di padang gurun;
ketika leluhurmu mencobai Aku,
walau menyaksikan karya Ku yang agung.

Empat puluh tahun Aku muak akan mereka itu;
maka Aku berkata: Umat ini tersesat hatinya,
mereka tidak mengerti maksud bimbinganKu.
Sebab itu Aku bersumpah dalam murkaKu:
Mereka takkan beristirahat bersama Aku".

Kemuliaan kepada Bapa...
Seperti pada...

Ant. Milik Tuhanlah bumi dan segala isinya; marilah kita menyembah Dia.

Ibadat Bacaan

Ibadat Bacaan
Ibadat Bacaan Sabtu Pekan Biasa
Ya Allah, datanglah menolong aku.

Tuhan, bersegeralah menolong aku.
Kemuliaan kepada Bapa, dan kepada Putra, dan kepada Roh Kudus:

seperti pada permulaan, sekarang, selalu, dan sepanjang segala abad. Amin. Alleluya.

MADAH

Ave Maria, gratia plena

Dominus tecum

Benedicta tu in mulieribus

Et benedictus fructus ventris tui, Jesus
Sancta Maria, Mater Dei

Ora pro nobis peccatoribus

Nunc et in hora mortis nostrae
Amen.
Terjemahan Bahasa Indonesia:
Salam Maria, penuh rahmat

Tuhan sertamu

Terpujilah Engkau di antara wanita

Dan terpujilah buah tubuhmu, Yesus
Santa Maria, Bunda Allah

Doakanlah kami orang berdosa

Sekarang dan waktu kami mati
Amin.

PSALMODI

Ant. 1 Tuhan memanggil langit dan bumi untuk menyaksikan penghakiman-Nya atas umat-Nya.

Mazmur 50

Cinta Sejati kepada Allah

Aku datang bukan untuk meniadakan hukum Taurat, melainkan untuk menggenapinya (lihat Matius 5:17).

I
Allah segala allah, Tuhan,

telah berfirman dan memanggil bumi,

dari terbitnya matahari sampai terbenamnya.

Dari Sion, keindahan yang sempurna, Ia bersinar.
Allah kita datang, Ia tidak berdiam diri lagi.
Di hadapan-Nya api melahap,

di sekeliling-Nya badai mengamuk.

Ia memanggil langit dan bumi

untuk menyaksikan penghakiman-Nya atas umat-Nya.
“Kumpulkanlah di hadapan-Ku umat-Ku

yang telah mengikat perjanjian dengan-Ku dengan kurban.”

Langit memberitakan keadilan-Nya,

sebab Allah sendiri adalah Hakim.
Kemuliaan kepada Bapa, dan kepada Putra, dan kepada Roh Kudus:

seperti pada permulaan, sekarang, selalu, dan sepanjang segala abad. Amin.

Ant. Tuhan memanggil langit dan bumi untuk menyaksikan penghakiman-Nya atas umat-Nya.

Ant. 2 Datanglah kepada-Ku dalam kesesakanmu, dan Aku akan menyelamatkanmu.

II
“Dengarlah, umat-Ku, Aku akan berbicara;

Israel, Aku akan bersaksi melawanmu,

sebab Akulah Allahmu.

Aku menuduhmu, mengajukan dakwaan di hadapanmu.
Aku tidak menemukan kesalahan pada kurban-kurbanmu,

persembahan-persembahanmu selalu di hadapan-Ku.

Aku tidak meminta lebih banyak lembu dari peternakanmu,

pun tidak kambing dari antara kawananmu.
Sebab Aku memiliki semua binatang di hutan,

ribuan binatang di bukit-bukit-Ku.

Aku mengenal semua burung di langit,

semua yang bergerak di padang adalah milik-Ku.
Sekiranya Aku lapar, Aku tidak akan memberitahumu,

sebab Aku memiliki dunia dan segala isinya.

Apakah kamu pikir Aku makan daging lembu,

atau minum darah kambing?
Persembahkanlah kurban syukurmu kepada Allah

dan bayarlah nazar-nazar yang kamu janjikan kepada-Nya.

Panggillah Aku pada hari kesesakan.

Aku akan membebaskanmu dan kamu akan memuliakan Aku.”
Kemuliaan kepada Bapa, dan kepada Putra, dan kepada Roh Kudus:

seperti pada permulaan, sekarang, selalu, dan sepanjang segala abad. Amin.

Ant. Datanglah kepada-Ku dalam kesesakanmu, dan Aku akan menyelamatkanmu.

Ant. 3 Kurban pujian akan memuliakan Aku.

III
Tetapi Allah berfirman kepada orang fasik:
“Tetapi bagaimana kamu dapat mengucapkan perintah-perintah-Ku

dan mengikrarkan perjanjian-Ku dengan bibirmu,

kamu yang menghina hukum-Ku

dan membuang firman-Ku ke angin,
kamu yang melihat pencuri dan pergi bersamanya;

yang bersekutu dengan pezina,

yang melampiaskan mulutmu untuk kejahatan

dan lidahmu merencanakan kejahatan,
kamu yang duduk dan memfitnah saudaramu

dan memfitnah anak ibumu sendiri.

Kamu melakukan ini, dan haruskah Aku berdiam diri?

Apakah kamu pikir Aku sama denganmu?
Perhatikanlah ini, kamu yang tidak pernah memikirkan Allah,

jangan sampai Aku menangkapmu dan kamu tidak dapat melarikan diri;

kurban syukur memuliakan Aku

dan Aku akan menunjukkan keselamatan Allah kepada orang yang lurus hati.”
Kemuliaan kepada Bapa, dan kepada Putra, dan kepada Roh Kudus:

seperti pada permulaan, sekarang, selalu, dan sepanjang segala abad. Amin.
Doa Mazmur
Bapa, karena Yesus, hamba-Mu, taat sampai mati, kurban-Nya lebih besar dari semua kurban bakaran zaman dahulu. Terimalah kurban pujian yang kami persembahkan kepada-Mu melalui Dia dan semoga kami menunjukkan dampaknya dalam hidup kami dengan berusaha melakukan kehendak-Mu sampai seluruh hidup kami menjadi adorasi dalam Roh dan kebenaran.

Ant. Kurban pujian akan memuliakan Aku.

Hening Suci (ditandai dengan lonceng) – saat untuk merenung dan menerima dalam hati kita resonansi penuh suara Roh Kudus dan untuk menyatukan doa pribadi kita lebih erat dengan sabda Allah dan suara publik Gereja.
Kami selalu berdoa dengan sungguh-sungguh untukmu.

Agar kamu memiliki pengetahuan yang mendalam tentang kehendak Allah.

BACAAN

Bacaan Pertama

Dari Kitab Nabi Yehezkiel

18:1-13, 20-32

Setiap orang akan menerima upah sesuai perbuatannya
Firman Tuhan datang kepadaku: Hai anak manusia, apakah arti peribahasa yang kamu ucapkan di tanah Israel ini:
“Bapa-bapa makan buah anggur asam,

maka gigi anak-anaknya menjadi ngilu”?
Demi Aku hidup, firman Tuhan Allah: Aku bersumpah bahwa tidak akan ada lagi di antara kamu yang akan mengulangi peribahasa ini di Israel. Sebab semua jiwa adalah milik-Ku; jiwa bapa sama seperti jiwa anak, keduanya adalah milik-Ku; hanya orang yang berdosa yang akan mati.
Jika seseorang saleh—jika ia melakukan apa yang benar dan adil, jika ia tidak makan di gunung-gunung, pun tidak mengangkat matanya kepada berhala-berhala kaum Israel; jika ia tidak menajiskan istri sesamanya, pun tidak bersetubuh dengan wanita yang sedang haid; jika ia tidak menindas siapa pun, mengembalikan gadai yang diterima untuk utang, tidak melakukan perampokan; jika ia memberi makan orang lapar dan memberi pakaian kepada orang telanjang; jika ia tidak meminjamkan dengan bunga pun tidak menuntut riba; jika ia menjauhkan diri dari perbuatan jahat, menghakimi dengan adil antara seseorang dan lawannya; jika ia hidup menurut ketetapan-Ku dan berhati-hati mematuhi perintah-perintah-Ku, orang itu saleh—ia pasti akan hidup, firman Tuhan Allah.
Tetapi jika ia memperanakkan seorang putra yang adalah pencuri, pembunuh, atau yang melakukan salah satu dari hal-hal ini (meskipun bapa tidak melakukan salah satu pun dari hal-hal itu), seorang putra yang makan di gunung-gunung, menajiskan istri sesamanya, menindas orang miskin dan yang membutuhkan, melakukan perampokan, tidak mengembalikan gadai, mengangkat matanya kepada berhala-berhala, melakukan hal-hal yang keji, meminjamkan dengan bunga dan menuntut riba—putra ini pasti tidak akan hidup. Karena ia melakukan semua kekejian ini, ia pasti akan mati; kematiannya akan menjadi kesalahannya sendiri.
Hanya orang yang berdosa yang akan mati. Anak tidak akan dituntut atas kesalahan bapanya, pun bapa tidak akan dituntut atas kesalahan anaknya. Kebajikan orang saleh akan menjadi miliknya sendiri, sebagaimana kejahatan orang fasik akan menjadi miliknya sendiri.
Tetapi jika orang fasik berbalik dari semua dosa yang telah dilakukannya, jika ia mematuhi semua ketetapan-Ku dan melakukan apa yang benar dan adil, ia pasti akan hidup, ia tidak akan mati. Tidak ada kejahatan yang telah dilakukannya yang akan diingat terhadapnya; ia akan hidup karena kebajikan yang telah dilakukannya. Apakah Aku memang mendapatkan kesenangan dari kematian orang fasik? firman Tuhan Allah. Bukankah Aku lebih bersukacita ketika ia berbalik dari jalan jahatnya agar ia dapat hidup? Dan jika orang saleh berbalik dari jalan kebajikan untuk melakukan kejahatan, jenis kekejian yang sama yang dilakukan orang fasik, dapatkah ia melakukan ini dan tetap hidup? Tidak ada perbuatan baiknya yang akan diingat, karena ia telah melanggar iman dan melakukan dosa; karena ini, ia akan mati. Kamu berkata, “Jalan Tuhan tidak adil!” Dengarlah sekarang, kaum Israel: Apakah jalan-Ku yang tidak adil, ataukah jalan-jalanmu yang tidak adil? Ketika orang saleh berbalik dari kebajikan untuk melakukan kejahatan, dan mati, itu karena kejahatan yang dilakukannya sehingga ia harus mati. Tetapi jika orang fasik, berbalik dari kejahatan yang telah dilakukannya, melakukan apa yang benar dan adil, ia akan memelihara hidupnya; karena ia telah berbalik dari semua dosa yang telah dilakukannya, ia pasti akan hidup, ia tidak akan mati. Namun kaum Israel berkata, “Jalan Tuhan tidak adil!” Apakah jalan-Ku yang tidak adil, kaum Israel, ataukah jalan-jalanmu yang tidak adil?
Oleh karena itu Aku akan menghakimimu, kaum Israel, setiap orang menurut jalan-jalannya, firman Tuhan Allah. Berbaliklah dan bertobatlah dari semua kejahatanmu, agar itu tidak menjadi penyebab kesalahan bagimu. Buanglah darimu semua kejahatan yang telah kamu lakukan, dan buatlah bagimu hati yang baru dan roh yang baru. Mengapa kamu harus mati, hai kaum Israel? Sebab Aku tidak bersukacita atas kematian siapa pun yang mati, firman Tuhan Allah. Berbaliklah dan hiduplah!

RESPONSORIUM Yeremia 31:29; Yehezkiel 18:20, 30

Tidak akan pernah lagi mereka berkata: Bapa-bapa makan buah anggur asam; gigi anak-anaknya menjadi ngilu.

Hanya jiwa yang berdosa yang akan mati.
Aku akan menghakimi setiap orang menurut perbuatannya sendiri. Anak tidak akan menanggung dosa bapa, pun bapa tidak akan menanggung dosa anaknya.

Hanya jiwa yang berdosa yang akan mati.
Bacaan Kedua

Dari khotbah Tentang Para Gembala oleh Santo Agustinus, uskup

Tawarkanlah balutan penghiburan
Kitab Suci berkata: Allah menghajar setiap anak yang diakui-Nya. Tetapi gembala yang jahat berkata: “Mungkin aku akan dibebaskan.” Jika ia dibebaskan dari penderitaan hajaran-Nya, maka ia tidak terhitung di antara anak-anak Allah. Kamu akan berkata: “Apakah Allah memang menghukum setiap anak?” Ya, setiap orang, sama seperti Ia menghajar Putra tunggal-Nya. Putra tunggal-Nya, yang lahir dari hakikat Bapa, setara dengan Bapa dalam wujud Allah, Firman yang oleh-Nya segala sesuatu dijadikan, Ia tidak dapat dihajar. Karena alasan ini Ia mengenakan daging agar Ia dapat mengenal hajaran. Allah menghukum Putra tunggal-Nya yang tanpa dosa; apakah Ia kemudian membiarkan tanpa hukuman seorang anak angkat yang berdosa? Rasul berkata bahwa kita telah dipanggil untuk adopsi. Kita telah diangkat sebagai anak, agar kita menjadi ahli waris bersama dengan Putra tunggal, dan juga agar kita menjadi warisan-Nya: Mintalah kepada-Ku dan Aku akan memberikan bangsa-bangsa sebagai warisan-Mu. Kristus memberikan kita teladan melalui penderitaan-Nya sendiri.
Tetapi jelas bahwa orang yang lemah tidak boleh ditipu dengan harapan palsu pun tidak boleh dihancurkan oleh ketakutan. Jika tidak, ia mungkin gagal ketika pencobaan datang. Katakan kepadanya: Siapkanlah jiwamu untuk pencobaan. Mungkin ia mulai goyah, gemetar ketakutan, mungkin ia tidak mau mendekat. Kamu memiliki bagian Kitab Suci lain untuknya: Allah setia. Ia tidak mengizinkan kamu dicobai melampaui kekuatanmu. Buatlah janji itu saat berkhotbah tentang penderitaan yang akan datang, dan kamu akan menguatkan orang yang lemah. Ketika seseorang tertahan karena ketakutan yang berlebihan, janjikanlah kepadanya belas kasihan Allah. Bukan berarti pencobaan tidak akan ada, tetapi Allah tidak akan mengizinkan siapa pun dicobai melampaui apa yang dapat ia tanggung. Dengan cara ini kamu akan membalut orang yang patah.
Ketika mereka mendengar tentang cobaan yang akan datang, beberapa orang mempersenjatai diri lebih dan, boleh dikatakan, bersemangat untuk menghabiskan cawan. Obat biasa bagi orang beriman tampaknya bagi mereka hanyalah hal kecil; bagi mereka, mereka mencari kematian para martir yang mulia. Orang lain mendengar tentang pencobaan yang akan datang, dan ketika itu tiba, sebagaimana memang harus tiba, mereka menjadi patah dan lumpuh. Namun adalah benar bahwa hal-hal seperti itu menimpa orang Kristen, dan tidak ada yang menghargainya kecuali orang yang ingin menjadi orang Kristen sejati.
Tawarkanlah balutan penghiburan, balutlah apa yang telah patah. Katakanlah ini: “Jangan takut. Allah yang kamu percayai tidak meninggalkanmu dalam pencobaan. Allah setia. Ia tidak mengizinkan kamu dicobai melampaui kekuatanmu. Bukan aku yang mengatakan ini, tetapi Rasul, dan ia berkata selanjutnya: Bersediakah kamu menerima cobaan-Nya, cobaan Kristus yang berbicara dalam diriku? Ketika kamu mendengar ini, kamu mendengarnya dari Kristus sendiri, kamu mendengarnya dari gembala yang menggembalakan Israel. Sebab tentang Dia dikatakan: Engkau akan memberi kami air mata untuk diminum secukupnya. Rasul berkata: Ia tidak mengizinkan kamu dicobai melampaui kekuatanmu. Ini juga yang dimaksudkan oleh nabi dengan menambahkan kata-kata: secukupnya. Allah menegur tetapi juga mendorong, Ia membawa ketakutan dan Ia membawa penghiburan, Ia memukul dan Ia menyembuhkan. Jangan menolak Dia.”

RESPONSORIUM Mazmur 44:23; Roma 8:37; Mazmur 44:12

Demi Engkau, ya Tuhan, kami dibunuh sepanjang hari, dan kami diperlakukan seperti domba untuk disembelih,

tetapi meskipun demikian kami telah menjadi pemenang karena Dia yang mengasihi kami.
Engkau telah menyerahkan kami seperti domba untuk disembelih dan Engkau telah menyebarkan kami di antara bangsa-bangsa.

Tetapi meskipun demikian kami telah menjadi pemenang karena Dia yang mengasihi kami.

DOA PENUTUP

Pandanglah kami,

ya Allah, Pencipta dan penguasa segala sesuatu,

dan, agar kami merasakan karya belas kasihan-Mu,

anugerahkanlah agar kami melayani Engkau dengan segenap hati kami.

Demi Tuhan kami Yesus Kristus, Putra-Mu,

yang hidup dan berkuasa bersama Engkau dalam persatuan Roh Kudus,

Allah, sepanjang segala abad.

Amin.

AKLAMASI (setidaknya dalam perayaan komunal)

Marilah kita memuji Tuhan.

Dan bersyukur kepada-Nya.

Ibadat Pagi

Madah

Kristus cahaya dunia
Terbitlah bagaikan surya
Datanglah, kami menunggu
Kami siap menyambutMu.

Kristus Anakdomba Paska
Yang dibunuh namun jaya
Datanglah, kami menanti
Sudah rindu hati kami.

Kristus gembala utama
Yang wafat membela domba
Datanglah, jangan terlambat
Kami mendambakan slamat.

Terpujilah Yesus Kristus
Dengan Bapa dan Roh kudus
Yang hidup dan berkuasa
Kini dan sepanjang masa. Amin.

Ant.1: Pagi-pagi buta aku bangun dan mohon pertolonganMu.

Mazmur 118,145-152

Aku berseru dengan segenap hati, ya Tuhan, jawablah aku,*
ketetapanMu hendak kupegang.

Aku berseru kepadaMu: selamatkanlah aku!*
PerintahMu akan kutepati.

Pagi-pagi buta aku telah bangun dan mohon pertolonganMu,*
aku berharap pada firmanMu.

Semalam-malaman mataku tertuju kepadaMu,*
untuk merenungkan janjiMu.

Dengarkanlah suaraku sesuai dengan kasih setiaMu,*
ya Tuhan, hidupkanlah aku seturut hukumMu.

Orang yang mengejar aku semakin mendekat,*
mereka menjauh dari hukumMu.

Tetapi Engkau dekat, ya Tuhan,*
dan segala perintahMu benar.

Sejak lama aku mengakui ketetapanMu,*
sebab Engkau menetapkannya dari sediakala.

Ant.1: Pagi-pagi buta aku bangun dan mohon pertolonganMu.

Ant.2: Tuhan kekuatan dan sumber penyelamatanku, Dialah Allahku, Dia hendak kupuji.

Kel 15,1-4;8-13;17-18

Aku hendak bernyanyi bagi Tuhan, sebab teramat luhurlah Ia,*
kuda dan penunggangnya dilemparkannya ke dalam laut.

Tuhanlah kekuatan dan sumber penyelamatanku,*
Dialah Allahku, Dia hendak kupuji.

Allah dan bapaku, kuluhurkan Dia,*
pejuang yang perkasa, Tuhanlah namaNya.

Ke dalam laut dicampakkanNya kereta Firaun dan tentaranya,*
ke dalam laut dibenamkanNya pejuang pilihan Mesir.

Nafas kemurkaanMu meniup-niup laut,+
sampai ombaknya menjulang bagaikan tembok,*
dan arusnya mengental di tengah laut.

Musuh berteriak: "Mari kita kejar sampai dapat,*
lalu kita membagi-bagi jarahan sepuas-puasnya.

Mari kita menghunus pedang,*
mari kita tumpas mereka!"

Tetapi Kautiupkan nafasMu,+
maka laut menutup mereka,*
laksana timah mereka tenggelam dalam ombak yang dahsyat.

Siapa seperti Engkau di antara dewata, ya Tuhan,+
siapa seperti Engkau termashur dan kudus,*
ditakuti karena karya yang mengagumkan!

Engkau mengulurkan tangan, mereka ditelan bumi.+
Dengan kasih setia Kaubimbing bangsaMu yang Kautebus,*
kekuatanMu menghantarkan mereka ke tempat kediamanMu yang kudus.

UmatMu Kaubawa dan Kautempatkan,*
di atas gunung, milik pusakaMu.

Tempat itu Kaujadikan kediamanMu,+
tempat kudus yang telah Kaubuat, ya Tuhan,*
Tuhan memerintah selama-lamanya.

Ant.2: Tuhan kekuatan dan sumber penyelamatanku, Dialah Allahku, Dia hendak kupuji.

Ant.3 Pujilah Tuhan, hai segala bangsa.

Mazmur 116 (117)

Pujilah Tuhan, hai segala bangsa,*
megahkanlah Dia, hai segala suku bangsa.

Sebab besar kasihNya kepada kita,*
kesetiaan Tuhan tetap selama-lamanya.

Ant.3: Pujilah Tuhan, hai segala bangsa.

Bacaan Singkat (2Petr 1,10-11)

Saudara-saudara, berusahalah sungguh-sungguh, supaya panggilanmu sebagai orang pilihan semakin teguh. Sebab dengan demikian kamu tidak akan jatuh. Maka kamu akan menerima hak penuh untuk memasuki kerajaan kekal, kerajaan Tuhan dan penyelamat kita Yesus Kristus.

Lagu Singkat

P: Aku berseru kepadaMu, ya Tuhan,* Engkaulah yang melindungi aku. U: Aku. P: Engkaulah warisanku yang menghidupkan. U: Engkaulah yang melindungi aku. P: Kemuliaan. U: Aku berseru.

Ant.Kidung: Ya Tuhan, sinarilah orang yang meringkuk dalam kegelapan maut.

KIDUNG ZAKARIA (Luk 1,68-79)

Terpujilah Tuhan, Allah Israel,*
sebab Ia mengunjungi dan membebaskan umatNya.

Ia mengangkat bagi kita seorang penyelamat yang gagah perkasa,*
putera Daud, hambaNya.

Seperti dijanjikanNya dari sediakala,*
dengan perantaraan para nabiNya yang kudus.

Untuk menyelamatkan kita dari musuh-musuh kita,*
dan dari tangan semua lawan yang membenci kita.

Untuk menunjukkan rahmatNya kepada leluhur kita,*
dan mengindahkan perjanjianNya yang kudus.

Sebab Ia telah bersumpah kepada Abraham, bapa kita,*
akan membebaskan kita dari tangan musuh.

Agar kita dapat mengabdi kepadaNya tanpa takut,*
dan berlaku kudus dan jujur di hadapanNya seumur hidup.

Dan engkau, anakku, akan disebut nabi Allah yang mahatinggi,*
sebab engkau akan mendahului Tuhan untuk menyiapkan jalanNya.

Untuk menanamkan pengertian akan keselamatan dalam umatNya,*
berkat pengampunan dosa mereka.

Sebab Allah kita penuh rahmat dan belaskasihan,*
Ia mengunjungi kita laksana fajar cemerlang.

Untuk menyinari orang yang meringkuk dalam kegelapan maut,*
dan membimbing kita ke jalan damai sejahtera.

Ant.Kidung: Tuhan telah mengunjungi dan membebaskan umatNya.

Ant.Kidung: Ya Tuhan, sinarilah orang yang meringkuk dalam kegelapan maut.

Doa Permohonan

Kristus telah rela menjadi sama dengan saudara-saudaraNya dalam segala hal, supaya Ia menjadi imam agung yang berbelaskasihan dan setia. Marilah kita memuji Dia dan berkata:
U: Limpahkanlah cintaMu kepada kami, ya Tuhan.
P: Kristus, matahari sejati, kepadaMu kami baktikan hari ini,* sebab Engkau telah menerangi kami dalam pembaptisan.
P: Semoga hari ini kami memuji Engkau dalam doa dan karya,* dan dalam segala hal meluhurkan namaMu.
P: BundaMu Maria selalu terbuka bagi sabdaMu,* maka bimbinglah juga langkah kami hari ini seturut perkataanMu.
P: Semoga kami merindukan kehidupan abadi di surga, selama masih mengembara di dunia fana ini,* supaya kami sudah dapat mengecap kebahagiaanMu dalam iman, harapan dan cintakasih.

Bapa Kami

Doa Penutup

Ya Tuhan, semoga kebangkitan Kristus yang mulia menyinari hati kami, sehingga kami luput dari kegelapan maut dan masuk ke dalam cahaya abadi. Demi Yesus Kristus, PuteraMu dan pengantara kami, yang hidup...

Ibadat Siang

Didaraskan pada Ibadat Siang I, II, maupun III.

SABTU I SIANG

Madah

Yesus penebus ilahi
Kami mohon Kaudampingi
Dalam usaha mengabdi
Kepada sesama kami.

Sudilah Engkau berkarya
Melalui suka duka
Yang harus kami alami
Dalam kehidupan ini.

Sampaikanlah doa ini
Ya Yesus junjungan kami
Kepada Bapa surgawi
Dalam kuasa Roh suci. Amin.

Ant.1: Bimbinglah aku, ya Tuhan, pada jalan perintahMu.

Mazmur 118,33-40

Perlihatkanlah kepadaku, ya Tuhan, jalan ketetapanMu,*
aku akan berpegang kepadanya sampai saat terakhir.

Berilah aku pengertian, maka aku akan mentaati hukumMu,*
aku akan menepatinya dengan segenap hati.

Bimbinglah aku pada jalan perintahMu,*
sebab aku menyukainya.

Condongkan hatiku kepada perintahMu,*
jangan kepada keuntungan.

Jauhkanlah perhatianku dari yang sia-sia,*
buatlah aku hidup menurut hukumMu.

Tepatilah janjiMu kepada hambaMu,*
sabdaMu yang Kausampaikan kepada orang takwa.

Singkirkanlah dari aku cela yang menggelisahkan daku,*
karena baiklah segala ketetapanMu.

Sungguh aku rindu kepada titahMu,*
berilah aku hidup demi keadilanMu.

Ant.1: Bimbinglah aku, ya Tuhan, pada jalan perintahMu.

Ant.2: Orang yang mencari Tuhan, takkan kekurangan suatupun.

Mazmur 33 I

Aku hendak memuji Tuhan setiap waktu,*
mulutku tetap menyanyikan pujianNya.

Karena Tuhan aku bermegah-megah,*
hendaknya orang yang rendah hati mendengarnya dan bersukaria.

Agungkanlah Tuhan bersama dengan daku,*
mari kita bersama memasyhurkan namaNya.

Dalam doa aku mencari Tuhan, dan Ia menjawab aku,*
Ia melepaskan daku dari segala yang menakutkan.

Pandanglah Dia, maka Engkau akan berbahagia,*
Ia tak akan mengecewakan dikau.

Orang yang malang ini berseru, dan Tuhan mendengarkannya,*
Tuhan menyelamatkan dia dari segala derita.

Bala malaikat Allah berkemah di sekeliling orang yang takwa,*
untuk melindunginya terhadap bahaya.

Rasailah dan nikmatilah, betapa baiknya Tuhan,*
berbahagialah orang yang berlindung kepadaNya.

Seganilah Tuhan, hai orang-orang suci,*
sebab yang takwa tidak berkekurangan.

Orang kaya telah menjadi miskin dan lapar,*
yang mencari Tuhan takkan kekurangan suatupun.

Ant.2: Orang yang mencari Tuhan, takkan kekurangan suatupun.

Ant.3: Perjuangkanlah damai sejahtera.

Mazmur 33 II

Saudara-saudara, dengarkanlah aku,*
kuajar kamu menjadi takwa.

Siapakah yang merindukan hidup,*
merindukan umur panjang penuh bahagia?

Jagalah lidahmu terhadap yang jahat,*
dan bibirmu jangan menipu.

Jauhilah yang jahat, lakukanlah yang baik,*
perjuangkanlah damai sejahtera.

Mata Tuhan tertuju kepada orang-orang benar,*
telingaNya kepada seruan mereka

Wajah Tuhan menentang para penjahat,*
untuk melenyapkan ingatan akan mereka dari muka bumi.

Bila orang benar berseru, Tuhan mendengarkan,*
dan Ia melepaskan mereka dari segala derita.

Tuhan itu dekat pada orang yang bertobat,*
Ia menyelamatkan orang yang remuk redam.

Orang benar menghadapi banyak kemalangan,*
tetapi Tuhan menyelamatkan dia dari semuanya.

Tuhan melindungi segala tulangnya,*
tak satupun akan dipatahkan.

Orang berdosa dibunuh oleh kejahatannya,*
yang membenci orang saleh akan menanggung kesalahannya sendiri.

Tuhan menyelamatkan para hambaNya,*
semua yang berlindung kepadaNya tidak menanggung hukuman.

Ant.3: Perjuangkanlah damai sejahtera.

Bacaan singkat (1Raj 8,60-61)

Segala bangsa di dunia ini akan mengetahui bahwa Tuhan itu Allah, dan tak ada Allah selain Dia. Hendaknya hati kita sempurna di hadapan Tuhan Allah kita, sehingga kita hidup menurut ketetapanNya dan menepati perintahNya.

P: Perkenalkanlah jalanMu kepadaku, ya Tuhan.
U: Bimbinglah aku menurut sabdaMu yang benar.

Doa Penutup

Ya Tuhan, Engkaulah api cinta kasih abadi. Kobarkanlah cinta kasih dalam hati kami, supaya kami mengasihi Engkau melebihi segala-galanya dan mencintai semua orang tanpa memandang muka. Demi Kristus, pengantara kami. Amin.

Ibadat Sore

MINGGU II SORE I

Madah

Hari kan berlalu, namun cinta Allah
Pasti dekat s'lalu tidak kan berpisah.
Cemas tidak perlu, tak usah gelisah,
Hati harus tetap tabah.

Tinggallah ya Bapa, dampingilah kami
Dalam suka duka yang kami hadapi
Agar senantiasa kami mengimani
KehadiranMu yang sakti.

T'rimalah luapan rasa syukur kami
Atas kelimpahan kebaikan hati
Yang Kauperlihatkan pada hari ini
Ya Tuhan dan Allah kami.

Terpujilah Bapa pencipta semesta
Bersama Putera penebus dunia
Yang mengutus RohNya di tengah Gereja
Untuk tinggal selamanya. Amin.

Ant.1: FirmanMu pelita bagi langkahku, ya Tuhan, alleluya.

Mazmur 118 (119), 105-112

FirmanMu adalah pelita bagi langkahku,*
dan cahaya bagi jalanku.

Aku telah bersumpah dan akan bertekun,*
untuk memelihara ketetapanMu yang adil.

Aku sangat tertindas, ya Tuhan,*
hidupkan aku sesuai dengan firmanMu.

Berkenanlah menerima pujian, persembahan mulutku,*
ajarkanlah ketetapanMu kepadaku, ya Tuhan.

Hidupku selalu terancam bahaya,*
tetapi aku tidak lupa akan hukumMu.

Orang berdosa memasang jerat terhadapku,*
tetapi aku tidak menyimpang dari titahMu.

KesaksianMu menjadi milik pusakaku selama-lamanya,*
dan merupakan kegirangan hatiku.

Hatiku bersedia melaksanakan kehendakMu,*
sekarang dan selama-lamanya.

Ant.1: FirmanMu pelita bagi langkahku, ya Tuhan, alleluya.

Ant.2: Di hadapanMu terdapat sukacita berlimpah, ya Tuhan, alleluya.

Mazmur 15 (16)

Jagalah aku, ya Allah, sebab aku berlindung kepadamu,+
Aku mengakui: Engkaulah Tuhanku,*
tiada kebahagiaan bagiku selain Dikau.

Orang-orang saleh di negeri ini,*
kumuliakan dan kujunjung tinggi.

Tetapi orang yang mengikuti dewa-dewa,*
menjatuhkan dirinya dalam jurang malapetaka.

Aku tidak ikut mempersembahkan kurban kepada dewa-dewa,*
bahkan bibirku takkan menyebut namanya.

Tuhan, Engkaulah milik pusaka dan warisanku,*
dalam tanganMulah nasibku.

Tanah permai akan menjadi bagianku,*
milik pusakaku menyenangkan hatiku.

Aku memuji Tuhan yang selalu menasihati aku,*
bahkan waktu malampun Ia berbicara dalam hatiku.

Aku selalu ingat akan Tuhan,*
aku tidak goyah, karena Ia ada di sampingku.

Sebab itu hatiku bergembira, dan jiwaku bersorak,*
dan tubuhku beristirahat dengan tenteram.

Aku tak akan Kauserahkan kepada alam maut,*
dan kekasihMu takkan Kaubiarkan turun ke liang kubur.

Engkau akan menunjukkan kepadaku jalan kehidupan.+
Di hadapanMu terdapat sukacita berlimpah,*
padaMulah kebahagiaan selama-lamanya.

Ant.2: Di hadapanMu terdapat sukacita berlimpah, ya Tuhan, alleluya.

Ant.3: Semoga dalam nama Yesus bertekuklah setiap lutut di surga tinggi dan di bumi, alleluya.

Flp 2,6-11

Meskipun berwujud Allah,+
Kristus Yesus tidak mau berpegang teguh,*
pada kemuliaanNya yang setara dengan Allah.

Ia telah menghampakan diri,+
dengan mengambil keadaan hamba,*
dan menjadi sama dengan manusia.

Ia kelihatan sebagai seorang manusia dan merendahkan diri,+
karena taat sampai mati,*
sampai mati di salib.

Sebab itu Allah telah meninggikan Dia,+
dan menganugerahkan kepadaNya,*
nama yang melebihi segala nama.

Agar dalam nama Yesus,+
bertekuklah setiap lutut,*
di surga tinggi, di bumi dan di bawah bumi.

Agar setiap lidah mengakui,+
untuk kemuliaan Allah Bapa,*
Tuhanlah Yesus Kristus.

Ant.3: Semoga dalam nama Yesus bertekuklah setiap lutut di surga tinggi dan di bumi, alleluya.

Bacaan Singkat (Kol 1,3-6a)

Semoga Allah Bapa serta Tuhan kita Yesus Kristus memberikan rahmat dan damai kepadamu. Kami selalu mengucap syukur kepada Allah, Bapa Tuhan kita Yesus Kristus, setiap kali kami berdoa untuk kamu. Sebab kami telah mendengar tentang imanmu dalam Kristus Yesus dan tentang kasihmu terhadap semua orang kudus berdasarkan harapan yang disediakan bagimu di surga. Tentang harapan itu sudah kamu dengar dalam sabda kebenaran, yaitu Injil. Injil itu telah sampai kepadamu seperti kepada seluruh dunia, dan berbuah serta berkembang di mana-mana seperti di antara kamu.

Lagu Singkat

P: Dari terbitnya matahari sampai terbenamnya,* Nama Tuhan patut dipuji. U: Dari. P: Kemuliaan Tuhan mengatasi langit. U: Nama Tuhan patut dipuji. P: Kemuliaan. U: Dari.

Ant.Kidung (Mi II): Dialah Anak Domba Allah yang menghapus dosa dunia, alleluya.

KIDUNG MARIA (Luk 1,46-5)

Aku mengagungkan Tuhan,*
hatiku bersukaria karena Allah, penyelamatku.

Sebab Ia memperhatikan daku,*
hambaNya yang hina ini.

Mulai sekarang aku disebut: yang bahagia,*
oleh sekalian bangsa.

Sebab perbuatan besar dikerjakan bagiku oleh Yang mahakuasa,*
kuduslah namaNya.

Kasih sayangNya turun-temurun,*
kepada orang yang takwa.

Perkasalah perbuatan tanganNya,*
dicerai-beraikanNya orang yang angkuh hatinya

Orang yang berkuasa diturunkanNya dari takhta,*
yang hina-dina diangkatnya.

Orang lapar dikenyangkanNya dengan kebaikan,*
orang kaya diusirNya pergi dengan tangan kosong

Menurut janjiNya kepada leluhur kita,*
Allah telah menolong Israel, hambaNya.

Demi kasih sayangNya kepada Abraham serta keturunannya,*
untuk selama-lamanya.

Ant.Kidung: Dialah Anak Domba Allah yang menghapus dosa dunia, alleluya.

Doa Permohonan

Allah membantu umat yang dipilihNya sebagai milik pusakaNya sendiri, dan melindunginya supaya tetap bahagia. Marilah kita bersyukur kepada Tuhan, mengenangkan kebaikanNya dan berkata:
U: PadaMulah kami berharap, ya Tuhan.
P: Bapa yang mahamurah, kami berdoa kepadaMu bagi paus kami... dan uskup kami...* lindungilah dan kuduskanlah mereka dengan kekuatanMu.
P: Semoga orang-orang sakit menyatukan penderitaan mereka dengan penderitaan Kristus,* dan diikutsertakan juga dalam kebahagiaan PuteraMu.
P: Perhatikanlah kiranya para tunawisma,* agar mereka berhasil memperoleh perumahan yang pantas.
P: Tumbuhkanlah dan kembangkanlah kiranya hasil tanah,* supaya semua orang mendapat rezeki secukupnya.
P: Bermurahhatilah, ya Tuhan, terhadap orang-orang yang telah berpulang,* dan kurniakanlah kepada mereka tempat kediaman di surga.

Bapa Kami

Doa Penutup (Mi II)

Allah yang kekal dan kuasa, Engkau mengatur langit dan bumi. Dengarkanlah dengan rela permohonan umatMu. Demi Yesus Kristus, PuteraMu dan pengantara kami yang hidup dan berkuasa bersama Bapa dalam persekutuan Roh kudus, sepanjang segala masa. Amin.

Ibadat Penutup

IBADAT PENUTUP - MINGGU I

Doa Tobat

P: Kasihanilah kami, ya Tuhan.
U: Sebab kami orang yang berdosa.
P: Tunjukkanlah belaskasihanMu kepada kami, ya Tuhan.
U: Dan anugerahkan keselamatan kepada kami.
P: Semoga Allah yang mahakuasa mengasihani kita, mengampuni dosa kita dan mengantar kita ke hidup yang kekal.
U: Amin.

Madah

Kristus cahaya mulia
Kegelapan Kauenyahkan
Malam maut tak berdaya
Sudah kalah Kaulumpuhkan

Lindungilah kami Tuhan
Selama semalam ini
Kami mohon ketenangan
Dalam istirahat nanti.

Meski mata 'kan tertidur
Semoga hati berjaga
Rapi selalu teratur
Siap menyambut rajanya.

Terpujilah Kristus raja
Bersama Bapa mulia
Dan Roh kudus sumber cinta
Sepanjang segala masa. Amin.

Ant 1: Kasihanilah aku, ya Tuhan, dan dengarkanlah doaku.

Mazmur 4

Apabila aku berseru, jawablah aku, ya Allah yang adil,+
apabila aku bersusah, lapangkanlah dadaku,*
kasihanilah aku dan dengarkanlah doaku.

Hai orang-orang besar,*
masih berapa lamakah kamu menghina Allah yang mulia?
Masih berapa lamakah kamu menyembah berhala,*
dan minta nasihat mereka?

Ketahuilah, Tuhan akan mengerjakan karya agung bagi para kekasihNya,*
Tuhan akan mendengarkan daku, bila aku berseru kepadaNy.

Memang kamu gelisah, tetapi jangan lalu berdosa,*
selidikilah batinmu dan mengaduhlah di tempat tidurmu.

Persembahkanlah kurban sejati,*
dan percayalah pada Tuhan.

Banyak orang berkata,+
"Siapa yang akan menurunkan berkat?*
Hendaknya cahaya wajahMu menyinari kami, ya Tuhan".

Penuhilah hatiku dengan kebahagiaan,*
lipat gandakanlah panen gandum dan anggur.

Aku hendak membaringkan diri dan tidur,*
dalam kehadiranMu yang menenteramkan;

sebab hanya Engkaulah, ya Tuhan,*
yang membuat istirahatku aman sentosa.

Ant 1: Kasihanilah aku, ya Tuhan, dan dengarkanlah doaku.

Ant 2: Pujilah Tuhan di waktu malam.

Mazmur 133 (134)

Mari, pujilah Tuhan,
pujilah semua karya Tuhan!

Hai kamu yang bertugas dalam rumah Tuhan,*
pada waktu malam,

tadahkanlah tanganmu ke tempat suci,*
dan pujilah Tuhan!

Semoga Allah Sion memberkati engkau,*
Tuhan yang menjadikan langit dan bumi.

Ant 2: Pujilah Tuhan di waktu malam.

Bacaan singkat (Ul 6,4-7)

Dengarlah, hai Israel: Tuhan Allah kita hanya satu. Hendaknya engkau mengasihi Tuhan Allahmu dengan segenap hati, dengan segenap jiwa dan dengan segenap tenagamu. Semoga perkataan-perkataan yang hari ini kusampaikan kepadmu menetap dalam hatimu dan kauteruskan kepada anak-anakmu. Renungkanlah perintah ini waktu duduk di rumah atau bergegas di jalan; waktu mau tidur atau hendak bangun.

Lagu Singkat

P: Ke dalam tanganMu kuserahkan diriku,* Ya Tuhan, penyelamatku. U: Ke dalam. P: Engkaulah penebusku, ya Allah yang benar. U: Ya Tuhan, penyelamatku. P: Kemuliaan. U: Ke dalam.

Ant.Kidung: Berkatilah kami, ya Tuhan, bila kami berjaga, lindungilah kami, bila kami tidur. Semoga kami berjaga bersama Kristus dan beristirahat dalam damai.

Kidung Simeon:

Sekarang, Tuhan, perkenankanlah hambaMu berpulang,*
dalam damai sejahtera, menurut sabdaMu.
Sebab aku telah melihat keselamatanMu,*
yang Kausediakan di hadapan segala bangsa.
Cahaya untuk menerangi para bangsa,*
dan kemuliaan bagi umatMu Israel.

Ant.Kidung: Berkatilah kami, ya Tuhan, bila kami berjaga, lindungilah kami, bila kami tidur. Semoga kami berjaga bersama Kristus dan beristirahat dalam damai.

Doa Penutup

Tuhan, kunjungilah rumah ini dan berkatilah kami selalu. Jauhkanlah segala tipu daya musuh dari rumah ini dan utuslah malaikatMu untuk membawa damai sejahtera dan menyertai kami. Demi Kristus, pengantara kami. Amin.

Pada malam Minggu:

Tuhan, pelindung kami, kunjungilah kami malam ini. Semoga besok pagi kami bangun dengan gembirea hati untuk merayakan kebangkitan Kristus, PuteraMu dan pengantara kami, yang hidup dan berkuasa sepanjang segala masa.

Penutup

P: Semoga Allah yang mahakuasa menganugerahkan istirahat dalam naungan belaskasihanNya. U: Amin.

Salam kepada Bunda Maria

Salam ya ratu surgawi,
salam, bunda Putra ilahi.
Darimulah hidup kami
memperoleh terang suci.
Bersukalah, ya Maria,
bunda yang paling jelita.
Hiduplah, bunda mulia,
doakanlah kami semua.

Santo-Santa

S. Vinsensius a Paulo

Imam dan Pelayan Kaum Miskin · 1581-1660

Vinsensius lahir pada tahun 1581 di sebuah desa petani di Prancis selatan. Ia ditahbiskan menjadi imam pada tahun 1600. Menurut kisahnya, dalam sebuah pelayaran ia ditawan bajak laut dan dijadikan budak di Tunis selama sekitar dua tahun, sebelum berhasil melarikan diri dan kembali ke Eropa pada tahun 1607.

Semula ia sempat mengejar kedudukan nyaman, namun perjumpaan dengan penderitaan kaum miskin mengubah arah hidupnya. Ia menjadi pastor paroki dan pembimbing rohani, lalu mengabdikan diri sepenuhnya bagi mereka yang paling menderita. Pada tahun 1617 ia mendirikan kelompok Ibu-ibu Cinta Kasih untuk menolong orang sakit dan miskin.

Pada tahun 1625 ia mendirikan Kongregasi Misi, yang anggotanya dikenal sebagai kaum Lazaris atau Vinsensian, untuk mewartakan Injil kepada rakyat desa dan membina para calon imam. Bersama Santa Louise de Marillac, pada tahun 1633 ia mendirikan Puteri-puteri Kasih, tarekat perempuan pertama yang tidak terkurung di biara melainkan bebas melayani kaum miskin di jalanan, rumah sakit, dan panti.

Sepanjang hidupnya Vinsensius menolong anak-anak terlantar, para narapidana galai, pengungsi perang, dan orang-orang kelaparan. Ia wafat di Paris pada tahun 1660 dan dikanonisasi pada tahun 1737. Namanya kemudian diabadikan dalam Serikat Sosial Vinsensius yang tersebar di seluruh dunia.

Pelindung: segala karya amal kasih dan para pelayan kaum miskin.

Santo Vinsensius a Paulo

Pengaku Iman

Vinsensius a Paulo terkenal sebagai rasul cintakasih bagi kaum miskin dan penghibur orang-orang sakit. Pendiri Kongregasi Misi dan Kongregasi Puteri-puteri Cintakasih ini lahir di Pouy, Gascony, Prancis pada tanggal 24 April 1581. Ayahnya Jean de Paul dan ibunya Bertrande de Moras dikenal sebagai petani miskin di Pouy dengan enam orang anak. Meskipun demikian, mereka orang beriman dan saleh hidupnya. Mereka mendidik anak-anaknya dalam kerja dan hidup doa sehingga semuanya berkembang dewasa menjadi orang beriman yang saleh dan disenangi banyak orang.

Vinsens dikenal cerdas, namun tidak bisa bersekolah karena ketidak mampuan orangtuanya membiayai sekolah. Untunglah Tuan Comet, seorang dermawan, bersedia menyekolahkan dia. Pada umur 15 tahun, Vinsens mengikuti panggilan nuraninya untuk menjadi imam. Ia masuk Seminari. Orangtuanya bingung dengan cita-citanya itu. Tetapi akhirnya mereka pun meluluskan permintaannya. Mula-mula Vinsens belajar di sebuah kolese Fransiskan di kota Dax, lalu melanjutkan pendidikannya di Universitas Toulouse. Karena kecerdasannya, ia dapat menyelesaikan studinya dalam waktu yang singkat. Pada tahun 1600, ketika berusia 20 tahun, ia ditahbiskan menjadi imam, sambil melanjutkan studi hingga meraih gelar Sarjana Teologi di Universitas Toulouse pada tahun 1604.

Pada tahun 1605, dalam perjalanan pulang seusai studinya, kapal yang ditumpanginya disergap bajak-bajak laut dari Turki di Laut Tengah. Vinsens ditangkap dan digiring ke pasar budak Tunisia. Di sana dia dibeli oleh seorang saudagar dari Afrika Utara. Selama dua tahun, Vinsens mengalami banyak penderitaan karena perlakuan kasar majikannya. Namun dia dengan sabar dan rendah hati menanggung semuanya itu. Teladan hidupnya akhirnya berhasil mematahkan kekerasan hati tuannya sehingga dia tidak disiksa dengan pekerjaan-pekerjaan berat. Pada tahun 1607, Vinsens berhasil meloloskan diri dari cengkeraman tuannya dan lari ke Roma. Di Roma ia belajar lagi Teologi selama dua tahun sebelum kembali ke Prancis.

Di Prancis, ia bekerja di paroki Clichy di pinggiran kota Paris. Di bawah bimbingan Pater Pierre de Berulle, seorang teolog terkenal yang kemudian menjadi Kardinal, ia menjadi seorang imam yang disukai umat. Atas permintaan Pater de Berulle, ia menjadi pengajar pribadi putera tertua Philippe Gondi, seorang bangsawan terkemuka dari Prancis. Dalam keluarga bangsawan ini Vinsens mulai mencurahkan seluruh kemampuannya. Ia tidak hanya mengajar tetapi juga memberikan bimbingan rohani kepada para petani yang bekerja, di perkebunan-perkebunan keluarga Gondi di Champagne dan Picardy. Kepada mereka, Vinsens mengajarkan kebajikan-kebajikan iman Kristen dan mendorong mereka untuk selalu menerima sakramen terutama Komuni Kudus serta kembali kepada praktek iman Kristen yang benar dalam hidup sehari-hari.

Pada tahun 1617, Vinsens diangkat sebagai pastor paroki ChatillonLes-Dombes. Paroki ini tergolong sulit dan berat karena sarat dengan masalah kemerosotan moral dan praktek kekafiran. Vinsens ternyata orang hebat. Ia berhasil mempertobatkan umat paroki itu hanya dalam waktu satu tahun. Kesalehan hidupnya dan caranya melayani umat sanggup mematahkan kedegilan hati umat. Di paroki itulah, Vinsens mulai merintis pendirian tarekat Persaudaraan Cintakasih. Ia berhasil menarik 20 orang wanita yang dengan sukarela mengunjungi orang-orang sakit dan para fakir miskin di seluruh wilayah paroki.

Menyaksikan prestasi Vinsens, Jean Francois de Gondi, Uskup Agung Paris dan saudara kandung Philippe Gondi, meminta Vinsens mendirikan sebuah tarekat misioner untuk mewartakan Injil dan melayani sakramen-sakramen di seluruh wilayah keuskupannya. Tarekat misioner ini kemudian dikenal luas dengan nama 'Kongregasi Imam untuk Karya Misi' atau Kongregasi Misi. Imam-imam dalam kongregasi ini lazim juga disebut 'Imam-imam Lazaris'. Pada mulanya mereka bermarkas di Kolese des Bos-Enfants, yang dipercayakan kepada Vinsens oleh Uskup Agung Jean Francois de Gondi.

Masalah besar yang dihadapi Vinsens ialah kurangnya persiapan imam-imam diosesan Prancis untuk tugas-tugas pastoral. Untuk mengatasinya, Vinsens mulai melancarkan program pembinaan rohani khusus untuk para calon imam yang akan ditahbiskan. Untuk itu, ia memindahkan pusat karyanya ke biara Santo Lazarus di Paris atas dukungan kepala biara itu. Di biara itu, Vinsens memprakarsai pertemuan mingguan untuk imam-imam diosesan, dan kegiatan pemeliharaan anak-anak yatim-piatu dan para fakir miskin. Melalui pertemuan mingguan itu, ia berhasil mendidik sejumlah orang saleh dari Prancis, seperti Jacques Benigne Bossuet dan Jean Jacques Olier, pendiri Serikat Santo Sulpice.

Bagi para miskin dan orang sakit, ia mendirikan banyak Yayasan Persaudaraan Cintakasih, yang telah dimulainya di paroki Chatillon-LesDombes. Louise de Marillac, janda Antoine Le Gras yang kemudian digelari kudus, ditugaskan untuk mengurus yayasan-yayasan itu. Orangorang kaya dimintanya menyumbangkan sejumlah kekayaannya bagi orang-orang miskin. Beberapa wanita di bawah pimpinan Louise de Marillac dibimbingnya untuk menangani karya itu. Kelompok kecil ini terus bertambah jumlahnya dan akhirnya menjadi satu kongregasi tersendiri, Kongregasi Suster Puteri-puteri Cintakasih. Kelompok suster ini merupakan kelompok religius terbesar dalam Gereja dewasa ini. Semangat dua kongregasi religius yang didirikannya diilhami oleh pandangannya tentang cinta kepada Tuhan yang bersifat praktis: "Cintailah Tuhan dengan kedua tanganmu sampai kecapaian dan dengan butir-butir peluh yang mengucur dari wajahmu!" Vinsensius a Paulo meninggal dunia di Paris pada tanggal 27 September 1660. Oleh Paus Klemens XII, ia digelari 'kudus' pada tahun 1737, dan oleh Paus Leo XIII diangkat sebagai pelindung semua karya dan perkumpulan cintakasih.