Minggu, 16 Maret 2031
Hari Minggu Prapaskah III
Hari RayaBacaan Misa
Hari ini didaraskan Kemuliaan dan Aku Percaya.
Bacaan Pertama 2 Samuel 7:4-5a,12-14a,16
Tetapi pada malam itu juga datanglah firman TUHAN kepada Natan, demikian: "Pergilah, katakanlah kepada hamba-Ku Daud: Beginilah firman TUHAN: Masakan engkau yang mendirikan rumah bagi-Ku untuk Kudiami? Apabila umurmu sudah genap dan engkau telah mendapat perhentian bersama-sama dengan nenek moyangmu, maka Aku akan membangkitkan keturunanmu yang kemudian, anak kandungmu, dan Aku akan mengokohkan kerajaannya. Dialah yang akan mendirikan rumah bagi nama-Ku dan Aku akan mengokohkan takhta kerajaannya untuk selama-lamanya. Aku akan menjadi Bapanya, dan ia akan menjadi anak-Ku. Apabila ia melakukan kesalahan, maka Aku akan menghukum dia dengan rotan yang dipakai orang dan dengan pukulan yang diberikan anak-anak manusia. Keluarga dan kerajaanmu akan kokoh untuk selama-lamanya di hadapan-Ku, takhtamu akan kokoh untuk selama-lamanya."
Mazmur Tanggapan Mazmur 89:2-5,27,29
Bacaan Kedua Roma 4:13,16-18,22
Sebab bukan karena hukum Taurat telah diberikan janji kepada Abraham dan keturunannya, bahwa ia akan memiliki dunia, tetapi karena kebenaran, berdasarkan iman. Karena itulah kebenaran berdasarkan iman supaya merupakan kasih karunia, sehingga janji itu berlaku bagi semua keturunan Abraham, bukan hanya bagi mereka yang hidup dari hukum Taurat, tetapi juga bagi mereka yang hidup dari iman Abraham. Sebab Abraham adalah bapa kita semua, -- seperti ada tertulis: "Engkau telah Kutetapkan menjadi bapa banyak bangsa" --di hadapan Allah yang kepada-Nya ia percaya, yaitu Allah yang menghidupkan orang mati dan yang menjadikan dengan firman-Nya apa yang tidak ada menjadi ada. Sebab sekalipun tidak ada dasar untuk berharap, namun Abraham berharap juga dan percaya, bahwa ia akan menjadi bapa banyak bangsa, menurut yang telah difirmankan: "Demikianlah banyaknya nanti keturunanmu." Karena itu hal ini diperhitungkan kepadanya sebagai kebenaran.
Bacaan Injil Matius 1:16,18-21,24a
Yakub memperanakkan Yusuf suami Maria, yang melahirkan Yesus yang disebut Kristus. Kelahiran Yesus Kristus adalah seperti berikut: Pada waktu Maria, ibu-Nya, bertunangan dengan Yusuf, ternyata ia mengandung dari Roh Kudus, sebelum mereka hidup sebagai suami isteri. Karena Yusuf suaminya, seorang yang tulus hati dan tidak mau mencemarkan nama isterinya di muka umum, ia bermaksud menceraikannya dengan diam-diam. Tetapi ketika ia mempertimbangkan maksud itu, malaikat Tuhan nampak kepadanya dalam mimpi dan berkata: "Yusuf, anak Daud, janganlah engkau takut mengambil Maria sebagai isterimu, sebab anak yang di dalam kandungannya adalah dari Roh Kudus. Ia akan melahirkan anak laki-laki dan engkau akan menamakan Dia Yesus, karena Dialah yang akan menyelamatkan umat-Nya dari dosa mereka." Sesudah bangun dari tidurnya, Yusuf berbuat seperti yang diperintahkan malaikat Tuhan itu kepadanya. Ia mengambil Maria sebagai isterinya,
Renungan
Rumah yang Dibangun Tuhan
Ada keinginan yang sangat manusiawi dalam diri Raja Daud. Ia sudah tinggal di istana dari kayu aras, sementara Tabut Perjanjian masih berada di dalam kemah. Ia merasa tidak enak. Maka ia berniat membangun sebuah rumah yang megah bagi Tuhan.
Niat yang mulia. Tetapi jawaban Tuhan mengejutkan. 'Masakan engkau yang mendirikan rumah bagi-Ku?' Lalu Tuhan membalik seluruh rencana itu. Bukan Daud yang akan membangun rumah bagi Tuhan, melainkan Tuhan yang akan membangun 'rumah' bagi Daud, yaitu keturunan dan takhta yang kokoh untuk selama-lamanya.
Perhatikan pembalikan itu. Kita datang kepada Tuhan dengan rencana besar, ingin memberi, ingin membangun sesuatu untuk-Nya. Dan Tuhan berkata dengan lembut, 'Duduklah dulu. Biar Aku yang membangun.' Iman sering dimulai dari titik ini: berhenti membangun sendiri, membiarkan Tuhan bekerja.
Bacaan Kedua membawa kita mundur lebih jauh, ke Abraham. Rasul Paulus menulis kalimat yang mengharukan: 'Sekalipun tidak ada dasar untuk berharap, namun Abraham berharap juga dan percaya.' Ia sudah tua, istrinya mandul, dan Tuhan menjanjikan keturunan sebanyak bintang. Menurut hitungan manusia, mustahil. Tetapi Abraham memegang janji itu, dan 'hal ini diperhitungkan kepadanya sebagai kebenaran'.
Inilah iman yang sejati. Bukan percaya karena bukti sudah di tangan, melainkan percaya kepada Dia 'yang menjadikan dengan firman-Nya apa yang tidak ada menjadi ada'. Iman berdiri justru di tempat yang gelap, ketika belum ada apa-apa untuk dipegang selain janji.
Injil menutup rangkaian ini dengan sebuah nama dalam silsilah. Dari keturunan Daud dan Abraham, akhirnya lahirlah Yesus. Semua janji yang tampak mustahil itu, satu per satu, ditepati. Deretan nama dalam silsilah yang sering kita lewati begitu saja sebenarnya adalah daftar panjang kesetiaan Tuhan, bukti bahwa Ia tidak pernah lupa pada satu pun kata yang pernah Ia ucapkan.
Di masa Prapaskah ini, mungkin kita sedang lelah membangun sesuatu yang tak kunjung jadi. Sebuah keluarga yang retak, sebuah harapan yang tertunda, sebuah doa yang belum dijawab. Firman hari ini mengajak kita berhenti sejenak, dan percaya bahwa ada Tangan lain yang sedang membangun, bahkan ketika kita belum melihat hasilnya.
Rencana mana yang perlu kita lepaskan agar Tuhan yang membangunnya?
Tuhan, seperti Abraham, ajarilah aku berharap ketika tidak ada lagi dasar untuk berharap. Bangunlah rumah-Mu dalam hidupku, dengan cara dan waktu-Mu. Amin.
Invitatorium
MINGGU III PAGI
Pembukaan
Ant. Marilah kita menyembah Kristus Tuhan, yang digoda dan disiksa untuk kita.
MAZMUR 94 (95)
Ant. Marilah kita menyembah Kristus Tuhan, yang digoda dan disiksa untuk kita.
Ibadat Bacaan
Ibadat Bacaan untuk Hari Minggu Prapaskah III
MADAH
1. Ya Allah Bapa, pujian dan kemuliaan
PSALMODI
Ant. 1 Hari demi hari aku akan memuji Engkau, ya Tuhan.
Mazmur 145
Pujian atas keagungan Allah
Tuhan, Engkaulah Yang Adil, yang ada dan yang akan ada (Wahyu 16:5).
Ant. Hari demi hari aku akan memuji Engkau, ya Tuhan.
Ant. 2 Kerajaan-Mu, ya Tuhan, adalah kerajaan yang kekal.
Ant. Kerajaan-Mu, ya Tuhan, adalah kerajaan yang kekal.
Ant. 3 Tuhan setia dalam segala firman-Nya dan penuh kasih dalam segala perbuatan-Nya.
Ant. Tuhan setia dalam segala firman-Nya dan penuh kasih dalam segala perbuatan-Nya.
BACAAN
RESPONSORIUM Mazmur 82:3-4; lihat Yakobus 2:5
RESPONSORIUM Yohanes 7:37-39; 4:13
TE DEUM
DOA PENUTUP
AKLAMASI (setidaknya dalam perayaan komunal)
Ibadat Pagi
MINGGU III PAGI
Pembukaan
Ant. Marilah kami bernyanyi bagi Tuhan, bersorak-sorai bagi penyelamat kami, Alleluya.
MAZMUR 94 (95)
bersorak-sorai bagi penyelamat kami.
Menghadap wajah-Nya dengan lagu syukur,
Ant. Marilah kami bernyanyi bagi Tuhan, bersorak-sorai bagi penyelamat kami, Alleluya.
Madah
Ant.1: Tuhan kami agung, melebihi angkasa raya. Alleluya.
Mazmur 92 (93)
takhta-Mu teguh sejak dahulu,*
air pasang meningkatkan suaranya,*
Ant.1: Tuhan kami agung, melebihi angkasa raya. Alleluya.
Ant.2: Tuhan, kepada-Mulah pujian selama segala abad.
Ant.2: Tuhan, kepada-Mulah pujian selama segala abad.
Ant.3: Pujilah Tuhan dari surga.
Mazmur 148
Ant.3: Pujilah Tuhan dari surga.
Bacaan Singkat (Yeh 37,12b-14)
Ant.Kidung (Mi III): Tuhan bersabda: Mari, ikutilah Aku. Kamu akan kujadikan pemukat manusia.
KIDUNG ZAKARIA (Luk 1,68-79)
Ant.Kidung: Tuhan bersabda: Mari, ikutilah Aku. Kamu akan kujadikan pemukat manusia.
Doa Permohonan
Bapa Kami
Ibadat Sebelum Tengah Hari
Pembukaan
Madah
Doa Penutup
Ibadat Tengah Hari
Didaraskan pada Ibadat Siang I, II, maupun III.
MINGGU III SIANG
Madah
Ant.1: Dalam kesesakan aku berseru kepada Tuhan, Ia menjawab aku, Alleluya.
Mazmur 117 (118)
Ant.1: Dalam kesesakan aku berseru kepada Tuhan, Ia menjawab aku, Alleluya.
Ant.2: Tuhan bertindak dengan tangan Kuat, Alleluya.
seperti nyala api yang menjilat-jilat,*
Ant.2: Tuhan bertindak dengan tangan Kuat, Alleluya.
Ant.3: Tuhanlah Allah, Dia menerangi kami, Alleluya .
kami memberkati Engkau dari dalam rumah Tuhan,*
Ant.3: Tuhanlah Allah, Dia menerangi kami, Alleluya .
Bacaan singkat (2Tim 1,9)
Ibadat Sesudah Tengah Hari
Pembukaan
Madah
Doa Penutup
Ibadat Sore
MINGGU III SORE I
Madah
Ant.1: Dari timur sampai ke barat terpujilah nama Tuhan.
Mazmur 112 (113)
Ant.1: Dari timur sampai ke barat terpujilah nama Tuhan.
Ant.2: Aku mengangkat piala untuk merayakan keselamatan sambil menyerukan nama Tuha n.
Mazmur 115 (116B,10-19)
Ant.2: Aku mengangkat piala untuk merayakan keselamatan sambil menyerukan nama Tuhan.
Ant.3: Tuhan Yesus telah menghampakan diri; sebab Allah meninggikan Dia selama-lamanya.
Kidung Flp 2,6-11
Kristus Yesus tidak mau berpegang teguh,*
dengan mengambil keadaan hamba,*
Ant.3: Tuhan Yesus telah menghampakan diri; sebab Allah meninggikan Dia selama-lamanya.
Ant.Kidung (Mi III): Yesus mewartakan kabar gembira tentang kerajaan Allah dan menyembuhkan semua orang sakit.
KIDUNG MARIA (Luk 1,46-5)
Ant.Kidung: Yesus mewartakan kabar gembira tentang kerajaan Allah dan menyembuhkan semua orang sakit .
Doa Permohonan
Bapa Kami
Ibadat Penutup
IBADAT PENUTUP - MINGGU II
Doa Tobat
Madah
Ant: Tuhan akan menudungi engkau dengan kepakNya, engkau tak usah takut akan bahaya di waktu malam.
Mazmur 90 (91)
Ant.: Tuhan akan menudungi engkau dengan kepakNya, engkau tak usah takut akan bahaya di waktu malam.
Bacaan singkat (Why 22,4-5)
Ant.Kidung: Berkatilah kami, ya Tuhan, bila kami berjaga, lindungilah kami, bila kami tidur. Semoga kami berjaga bersama Kristus dan beristirahat dalam damai.
Kidung Simeon:
Ant.Kidung: Berkatilah kami, ya Tuhan, bila kami berjaga, lindungilah kami, bila kami tidur. Semoga kami berjaga bersama Kristus dan beristirahat dalam damai.