Sabtu, 2 November 2030

Hari Raya Arwah Semua Orang Beriman

Hari Raya

Bacaan Misa

Hari ini didaraskan Kemuliaan dan Aku Percaya.

Bacaan Pertama Ayub 19:1,23-27a

Tetapi Ayub menjawab: Ah, kiranya perkataanku ditulis, dicatat dalam kitab, terpahat dengan besi pengukir dan timah pada gunung batu untuk selama-lamanya! Tetapi aku tahu: Penebusku hidup, dan akhirnya Ia akan bangkit di atas debu. Juga sesudah kulit tubuhku sangat rusak, tanpa dagingkupun aku akan melihat Allah, yang aku sendiri akan melihat memihak kepadaku; mataku sendiri menyaksikan-Nya dan bukan orang lain. Hati sanubariku merana karena rindu.

Mazmur Tanggapan Mazmur 23:1-6

TUHAN adalah gembalaku, takkan kekurangan aku.
Ia membaringkan aku di padang yang berumput hijau, Ia membimbing aku ke air yang tenang;
Ia menyegarkan jiwaku. Ia menuntun aku di jalan yang benar oleh karena nama-Nya.
Sekalipun aku berjalan dalam lembah kekelaman, aku tidak takut bahaya, sebab Engkau besertaku; gada-Mu dan tongkat-Mu, itulah yang menghibur aku.
Engkau menyediakan hidangan bagiku, di hadapan lawanku; Engkau mengurapi kepalaku dengan minyak; pialaku penuh melimpah.
Kebajikan dan kemurahan belaka akan mengikuti aku, seumur hidupku; dan aku akan diam dalam rumah TUHAN sepanjang masa.

Bacaan Kedua Roma 5:5-11

Dan pengharapan tidak mengecewakan, karena kasih Allah telah dicurahkan di dalam hati kita oleh Roh Kudus yang telah dikaruniakan kepada kita. Karena waktu kita masih lemah, Kristus telah mati untuk kita orang-orang durhaka pada waktu yang ditentukan oleh Allah. Sebab tidak mudah seorang mau mati untuk orang yang benar--tetapi mungkin untuk orang yang baik ada orang yang berani mati--. Akan tetapi Allah menunjukkan kasih-Nya kepada kita, oleh karena Kristus telah mati untuk kita, ketika kita masih berdosa. Lebih-lebih, karena kita sekarang telah dibenarkan oleh darah-Nya, kita pasti akan diselamatkan dari murka Allah. Sebab jikalau kita, ketika masih seteru, diperdamaikan dengan Allah oleh kematian Anak-Nya, lebih-lebih kita, yang sekarang telah diperdamaikan, pasti akan diselamatkan oleh hidup-Nya! Dan bukan hanya itu saja! Kita malah bermegah dalam Allah oleh Yesus Kristus, Tuhan kita, sebab oleh Dia kita telah menerima pendamaian itu.

Bacaan Injil Yohanes 6:37-40

Semua yang diberikan Bapa kepada-Ku akan datang kepada-Ku, dan barangsiapa datang kepada-Ku, ia tidak akan Kubuang. Sebab Aku telah turun dari sorga bukan untuk melakukan kehendak-Ku, tetapi untuk melakukan kehendak Dia yang telah mengutus Aku. Dan Inilah kehendak Dia yang telah mengutus Aku, yaitu supaya dari semua yang telah diberikan-Nya kepada-Ku jangan ada yang hilang, tetapi supaya Kubangkitkan pada akhir zaman. Sebab inilah kehendak Bapa-Ku, yaitu supaya setiap orang, yang melihat Anak dan yang percaya kepada-Nya beroleh hidup yang kekal, dan supaya Aku membangkitkannya pada akhir zaman."

Renungan

Penebusku Hidup

Setiap awal November, makam-makam mendadak ramai. Rumput dibersihkan, nisan disiram, bunga ditaburkan. Orang Jawa menyebutnya nyekar. Ada yang datang serombongan keluarga, ada yang datang sendirian, berdiri lama, dan berbisik pelan di depan pusara.

Untuk apa berbisik kepada orang yang tidak lagi menjawab? Dunia menyebutnya kenangan. Iman berani menyebutnya lebih dari itu: percakapan itu tidak sia-sia, sebab yang kita ajak bicara tidak lenyap.

Dengarkanlah Ayub. Ia sedang remuk sehancur-hancurnya: harta habis, anak-anak mati, badan penuh barah. Justru dari titik terendah itu keluar kalimat yang mengguncang: aku tahu, Penebusku hidup. Kalimat itu tidak diucapkan di ruang ibadat yang nyaman, melainkan dari atas timbunan debu, oleh orang yang kehilangan segalanya. Ayub bahkan ingin kata-katanya dipahat pada gunung batu supaya tidak hilang. Dan sungguh tidak hilang. Ribuan tahun kemudian kita masih membacanya.

Yesus dalam Injil hari ini membuka isi hati Bapa: dari semua yang diberikan kepada-Ku, jangan ada yang hilang, tetapi supaya Kubangkitkan pada akhir zaman. Camkanlah tiga kata itu: jangan ada yang hilang. Genggaman Allah tidak longgar. Maut boleh memisahkan orang terkasih dari pandangan kita, tetapi tidak dari genggaman itu.

Karena itulah Gereja hari ini berdoa bagi arwah semua orang beriman. Doa bagi orang mati adalah kasih yang menolak putus. Paulus memberi alasannya kepada jemaat Roma: pengharapan tidak mengecewakan. Kalau Kristus rela mati bagi kita ketika kita masih berdosa, masakan Ia melepaskan kita justru setelah kita mati? Yang mengasihi sampai sehabis-habisnya tidak berhenti mengasihi di ambang kubur.

Maka ziarah ke makam bukan perjalanan menuju masa lalu. Ia latihan pengharapan. Batu nisan yang kita pandangi bukan titik akhir sebuah nama, melainkan tanda tunggu, seperti kursi yang masih dipesan pemiliknya.

Hari ini, siapa nama yang ingin kusebut di hadapan Tuhan? Sebutlah pelan-pelan, satu per satu. Tidak ada satu pun dari nama itu yang jatuh ke ruang kosong.

Tuhan, dalam kerahiman-Mu, terimalah saudara-saudari kami yang telah mendahului kami. Hapuslah sisa dosa mereka, dan sambutlah mereka dalam terang wajah-Mu. Penebusku hidup, dan bersama-Nya mereka pun hidup. Amin.

Invitatorium

SABTU II PAGI

Pembukaan

Ant. Marilah mendengarkan suara Tuhan, supaya kita beristirahat bersama Allah.

MAZMUR 94 (95)

Marilah kita bernyanyi bagi Tuhan,
bersorak-sorai bagi penyelamat kita.
Menghadap wajahNya dengan lagu syukur,
menghormatiNya dengan pujian.

Tuhanlah Allah yang agung,
merajai segala dewa.
Dasar bumi terletak di tanganNya,
puncak gunungpun milikNya.
MilikNyalah laut, Dia membuatnya,
daratanpun buatan tanganNya.

Mari bersujud dan menyembah,
berlutut di hadapan Tuhan, pencipta kita.
Dialah Allah kita, kita umatNya,
Dialah gembala kita, kita kawananNya.

Hari ini dengarkanlah suaraNya:
"Jangan bertegar hati seperti di Meriba,
seperti di Masa, di padang gurun;
ketika leluhurmu mencobai Aku,
walau menyaksikan karya Ku yang agung.

Empat puluh tahun Aku muak akan mereka itu;
maka Aku berkata: Umat ini tersesat hatinya,
mereka tidak mengerti maksud bimbinganKu.
Sebab itu Aku bersumpah dalam murkaKu:
Mereka takkan beristirahat bersama Aku".

Kemuliaan kepada Bapa...
Seperti pada...

Ant. Marilah mendengarkan suara Tuhan, supaya kita beristirahat bersama Allah.

Ibadat Bacaan

Ibadat Bacaan untuk Hari Sabtu dalam Pekan Biasa

Ya Allah, datanglah menolong aku.

Tuhan, bersegeralah menolong aku.
Kemuliaan kepada Bapa, dan kepada Putra, dan kepada Roh Kudus:

seperti pada permulaan, sekarang, selalu, dan sepanjang segala abad. Amin. Alleluya.

MADAH

Ave Maria, gratia plena

Dominus tecum

Benedicta tu in mulieribus

Et benedictus fructus ventris tui, Jesus

Sancta Maria, Mater Dei

Ora pro nobis peccatoribus

Nunc et in hora mortis nostrae

Amen.

Terjemahan Bahasa Indonesia:
Salam Maria, penuh rahmat

Tuhan besertamu

Terpujilah engkau di antara wanita

Dan terpujilah buah tubuhmu, Yesus

Santa Maria, Bunda Allah

Doakanlah kami orang berdosa

Sekarang dan waktu kami mati

Amin.

PSALMODI

Ant. 1 Barang siapa merendahkan diri seperti anak kecil, dialah yang terbesar dalam Kerajaan Surga.

Mazmur 131

Kepercayaan seperti anak kecil kepada Allah

Belajarlah dari-Ku, karena Aku lemah lembut dan rendah hati (Matius 11:29).

Ya Tuhan, hatiku tidak sombong,

mataku tidak angkuh.

Aku tidak mengejar hal-hal yang terlalu besar,

ataupun keajaiban yang melampaui diriku.
Sungguh, aku telah menenangkan jiwaku

dalam keheningan dan damai.

Seperti anak kecil beristirahat dalam pelukan ibunya,

demikianlah jiwaku.
Hai Israel, berharaplah kepada Tuhan

sekarang dan selama-lamanya.
Kemuliaan kepada Bapa, dan kepada Putra, dan kepada Roh Kudus:

seperti pada permulaan, sekarang, selalu, dan sepanjang segala abad. Amin.
Doa Mazmur
Tuhan Yesus, yang lemah lembut dan rendah hati, Engkau menyatakan bahwa barang siapa menerima seorang anak kecil dalam nama-Mu, ia menerima Engkau, dan Engkau menjanjikan Kerajaan-Mu kepada mereka yang seperti anak-anak. Jangan biarkan kesombongan berkuasa dalam hati kami, tetapi semoga belas kasihan Bapa mengganjar dan merangkul semua yang dengan rela memikul kuk-Mu yang lembut.

Ant. Barang siapa merendahkan diri seperti anak kecil, dialah yang terbesar dalam Kerajaan Surga.

Ant. 2 Dengan hati yang tulus, aku telah dengan gembira mempersembahkan segalanya kepada-Mu, ya Allahku.

Mazmur 132

Janji-janji Allah kepada keluarga Daud

Tuhan Allah akan menganugerahkan kepada-Nya takhta Daud, bapa leluhur-Nya (Lukas 1:32).

I
Ya Tuhan, ingatlah Daud

dan segala kesukaran yang banyak ia alami,

sumpah yang ia ucapkan kepada Tuhan,

nazarnya kepada Yang Mahakuat dari Yakub.
“Aku tidak akan masuk ke rumah tempat aku tinggal,

ataupun pergi ke tempat tidurku.

Aku tidak akan membiarkan mataku tidur,

kelopak mataku tidak akan terpejam,

sampai aku menemukan tempat bagi Tuhan,

tempat kediaman bagi Yang Mahakuat dari Yakub.”
Di Efrata kami mendengar tentang tabut;

kami menemukannya di dataran Yearim.

“Marilah kita pergi ke tempat kediaman-Nya;

marilah kita pergi berlutut di tumpuan kaki-Nya.”
Bangkitlah, Tuhan, ke tempat peristirahatan-Mu,

Engkau dan tabut kekuatan-Mu.

Para imam-Mu akan mengenakan kekudusan:

umat-Mu yang setia akan bersorak-sorai.

Demi Daud, hamba-Mu,

janganlah menolak orang yang Engkau urapi.
Kemuliaan kepada Bapa, dan kepada Putra, dan kepada Roh Kudus:

seperti pada permulaan, sekarang, selalu, dan sepanjang segala abad. Amin.

Ant. Dengan hati yang tulus, aku telah dengan gembira mempersembahkan segalanya kepada-Mu, ya Allahku.

Ant. 3 Tuhan telah bersumpah kepada Daud; kerajaan-Nya akan berdiri selama-lamanya.

II
Tuhan bersumpah kepada Daud;

Ia tidak akan menarik kembali firman-Nya;

“Seorang putra, buah tubuhmu,

akan Kuletakkan di atas takhtamu.
Jika mereka memelihara perjanjian-Ku dengan setia

dan hukum-hukum-Ku yang telah Kuajarkan kepada mereka,

anak-anak mereka juga akan memerintah

di atas takhtamu dari zaman ke zaman.”
Sebab Tuhan telah memilih Sion;

Ia menginginkannya sebagai tempat kediaman-Nya:

“Inilah tempat peristirahatan-Ku selama-lamanya,

di sini Aku telah memilih untuk tinggal.
Aku akan sangat memberkati hasil buminya,

Aku akan mengenyangkan orang miskinnya dengan roti.

Aku akan mengenakan keselamatan kepada para imamnya

dan umatnya yang setia akan bersorak-sorai.
Di sana keturunan Daud akan berkembang:

Aku akan menyiapkan pelita bagi orang yang Kuurapi.

Aku akan menutupi musuh-musuhnya dengan rasa malu

tetapi di atasnya mahkota-Ku akan bersinar.”
Kemuliaan kepada Bapa, dan kepada Putra, dan kepada Roh Kudus:

seperti pada permulaan, sekarang, selalu, dan sepanjang segala abad. Amin.
Doa Mazmur
Tuhan Yesus Kristus, Engkau memilih untuk menderita dan dikalahkan oleh kematian agar dapat membuka gerbang kematian dengan kemenangan. Tinggallah bersama kami untuk menolong kami dalam perjalanan ziarah kami; bebaskanlah kami dari segala kejahatan oleh kuasa kebangkitan-Mu. Dalam persekutuan dengan para kudus-Mu, dan senantiasa mengingat kasih-Mu kepada kami, semoga kami menyanyikan keajaiban-Mu di rumah Bapa kami.

Ant. Tuhan telah bersumpah kepada Daud; kerajaan-Nya akan berdiri selama-lamanya.

Hening Suci (ditandai dengan lonceng) – saat untuk merenung dan menerima dalam hati kita resonansi penuh suara Roh Kudus dan untuk menyatukan doa pribadi kita lebih erat dengan sabda Allah dan suara publik Gereja.
Marilah, renungkanlah karya-karya Tuhan.

Keajaiban-keajaiban yang telah Ia ciptakan di bumi ini.

BACAAN

Bacaan Pertama

Dari Kitab Nabi Barukh

3:9-15, 24—4:4

Keselamatan Israel didasarkan pada hikmat
Dengarlah, hai Israel, perintah-perintah kehidupan:

dengarkanlah, dan kenalilah kebijaksanaan!

Bagaimana mungkin, hai Israel,

Engkau berada di tanah musuh-musuhmu,

menjadi tua di negeri asing,

Tercemar dengan orang mati,

terhitung bersama mereka yang ditakdirkan untuk dunia bawah?

Engkau telah meninggalkan mata air hikmat!

Sekiranya Engkau berjalan di jalan Allah,

Engkau akan tinggal dalam damai yang abadi.
Pelajarilah di mana kebijaksanaan berada,

di mana kekuatan, di mana pengertian;

Agar Engkau juga mengetahui

di mana ada panjang umur, dan kehidupan,

di mana ada terang mata, dan damai.

Siapakah yang telah menemukan tempat hikmat,

siapakah yang telah masuk ke dalam perbendaharaan-Nya?
Hai Israel, betapa luasnya rumah Allah,

betapa luasnya cakupan kekuasaan-Nya:

Luas dan tak berujung,

tinggi dan tak terukur!

Di dalamnya lahirlah para raksasa,

terkenal pada mulanya,

pahlawan-pahlawan, ahli perang.

Bukan mereka yang dipilih Allah,

pun tidak Ia berikan kepada mereka jalan pengertian;

Mereka binasa karena kurangnya kebijaksanaan,

binasa karena kebodohan mereka.
Siapakah yang telah naik ke langit dan mengambilnya,

atau menurunkannya dari awan-awan?

Siapakah yang telah menyeberangi laut dan menemukannya,

membawanya pergi daripada emas pilihan?

Tidak ada yang tahu jalan kepadanya,

pun tidak ada yang memahami jalannya.
Namun Dia yang mengetahui segala sesuatu mengenalinya;

Ia telah menyelidikinya dengan pengetahuan-Nya—

Dia yang mendirikan bumi untuk selama-lamanya,

dan mengisinya dengan binatang berkaki empat;

Dia yang menyuruh terang pergi, dan ia pergi,

memanggilnya, dan ia menaati-Nya dengan gemetar;

Di hadapan-Nya bintang-bintang di tempatnya

bersinar dan bersukacita;

Ketika Ia memanggil mereka, mereka menjawab, “Kami di sini!”

bersinar dengan sukacita bagi Pencipta mereka.
Demikianlah Allah kita;

tidak ada yang lain yang dapat dibandingkan dengan-Nya:

Ia telah menelusuri seluruh jalan pengertian,

dan telah memberikannya kepada Yakub, hamba-Nya,

kepada Israel, putra kesayangan-Nya.

Sejak itu ia telah muncul di bumi,

dan bergerak di antara manusia.
Ia adalah kitab perintah-perintah Allah,

hukum yang kekal abadi;

Semua yang berpegang padanya akan hidup,

tetapi mereka yang meninggalkannya akan mati.

Kembalilah, hai Yakub, dan terimalah dia:

berjalanlah dengan terangnya menuju kemuliaan.

Jangan berikan kemuliaanmu kepada yang lain,

hak-hak istimewamu kepada bangsa asing.

Berbahagialah kita, hai Israel;

karena apa yang menyenangkan Allah telah kita ketahui!

RESPONSORIUM Roma 11:33; Barukh 3:32, 37

Betapa dalamnya kekayaan, hikmat, dan pengetahuan Allah!

Betapa tak terselidiki keputusan-keputusan-Nya dan betapa tak terselami jalan-jalan-Nya!
Dia yang mengetahui segala sesuatu mengenal hikmat dan telah memberikannya kepada Yakub, hamba-Nya.

Betapa tak terselidiki keputusan-keputusan-Nya dan betapa tak terselami jalan-jalan-Nya!
Bacaan Kedua

Dari sebuah khotbah Santo Petrus Krisologus, uskup

Sabda, Hikmat Allah, telah menjadi daging
Rasul suci telah memberitahu kita bahwa umat manusia berasal dari dua orang, Adam dan Kristus; dua orang yang sama dalam tubuh tetapi tidak sama dalam jasa, sepenuhnya serupa dalam struktur fisik mereka tetapi sama sekali tidak serupa dalam asal mula keberadaan mereka. Manusia pertama, Adam, katanya, menjadi jiwa yang hidup, Adam yang terakhir menjadi roh yang menghidupkan.
Adam yang pertama diciptakan oleh Adam yang terakhir, dari siapa ia juga menerima jiwanya, untuk memberinya kehidupan. Adam yang terakhir dibentuk oleh tindakan-Nya sendiri; Ia tidak perlu menunggu kehidupan diberikan kepadanya oleh orang lain, tetapi Ia adalah satu-satunya yang dapat memberikan kehidupan kepada semua. Adam yang pertama dibentuk dari tanah liat yang tidak berharga, Adam yang kedua keluar dari rahim Perawan yang berharga. Dalam kasus Adam yang pertama, bumi diubah menjadi daging; dalam kasus Adam yang kedua, daging diangkat menjadi Allah.
Apa lagi yang perlu dikatakan? Adam yang kedua mencetak gambar-Nya pada Adam yang pertama ketika Ia menciptakannya. Itulah sebabnya Ia mengambil peran, dan nama, Adam yang pertama, agar Ia tidak kehilangan apa yang telah Ia buat menurut gambar-Nya sendiri. Adam yang pertama, Adam yang terakhir; yang pertama memiliki permulaan, yang terakhir tidak mengenal akhir. Adam yang terakhir memang yang pertama; seperti yang Ia sendiri katakan: Akulah yang pertama dan yang terakhir.
Akulah yang pertama, artinya, Aku tidak memiliki permulaan. Akulah yang terakhir, artinya, Aku tidak memiliki akhir. Tetapi yang rohani, kata Rasul, tidak datang lebih dahulu; yang hidup datang lebih dahulu, kemudian yang rohani. Bumi datang sebelum buahnya, tetapi bumi tidak begitu berharga seperti buahnya. Bumi menuntut rasa sakit dan kerja keras; buahnya memberikan nafkah dan kehidupan. Nabi dengan tepat membanggakan buah ini: Bumi kita telah menghasilkan buahnya. Apakah buah ini? Buah yang disebut di tempat lain: Aku akan menempatkan di atas takhtamu seorang yang adalah buah tubuhmu. Manusia pertama, kata Rasul, dibuat dari bumi dan milik bumi; manusia kedua berasal dari surga, dan milik surga.
Manusia yang dibuat dari bumi adalah pola bagi mereka yang milik bumi; manusia dari surga adalah pola bagi mereka yang milik surga. Bagaimana mungkin yang terakhir ini, meskipun mereka tidak milik surga berdasarkan kelahiran, namun akan milik surga, manusia yang tidak tetap seperti mereka berdasarkan kelahiran tetapi bertahan dalam menjadi seperti mereka oleh kelahiran kembali? Alasannya adalah, saudara-saudari, bahwa Roh surgawi, oleh infusi cahaya-Nya yang misterius, memberikan kesuburan kepada rahim bejana baptis. Roh menghasilkan sebagai manusia yang milik surga mereka yang nenek moyang duniawi mereka menghasilkan mereka sebagai manusia yang milik bumi, dan dalam kondisi kesengsaraan; Ia memberi mereka kemiripan dengan Pencipta mereka. Sekarang setelah kita dilahirkan kembali, dibentuk kembali dalam gambar Pencipta kita, kita harus memenuhi apa yang diperintahkan Rasul: Jadi, seperti kita telah mengenakan kemiripan manusia duniawi, marilah kita juga mengenakan kemiripan manusia surgawi.
Sekarang setelah kita dilahirkan kembali, seperti yang telah kukatakan, dalam kemiripan Tuhan kita, dan memang telah diangkat oleh Allah sebagai anak-anak-Nya, marilah kita mengenakan gambar Pencipta kita secara lengkap agar sepenuhnya menyerupai Dia, bukan dalam kemuliaan yang hanya Dia miliki, tetapi dalam kemurnian, kesederhanaan, kelembutan, kesabaran, kerendahan hati, belas kasihan, harmoni, kualitas-kualitas di mana Ia memilih untuk menjadi, dan untuk berada, satu dengan kita.

RESPONSORIUM Roma 5:18, 12

Sama seperti satu pelanggaran seorang manusia membawa penghukuman atas semua manusia,

demikian pula satu tindakan kebenaran membawa semua manusia pembebasan dan kehidupan.
Sama seperti dosa masuk ke dunia melalui satu manusia

dan melalui dosa kematian.

Demikian pula satu tindakan kebenaran membawa semua manusia pembebasan dan kehidupan.

DOA PENUTUP

Allah yang Mahakuasa dan kekal,

anugerahkanlah agar kami senantiasa

menyesuaikan kehendak kami dengan kehendak-Mu

dan melayani keagungan-Mu dengan ketulusan hati.

Demi Tuhan kami Yesus Kristus, Putra-Mu,

yang hidup dan berkuasa bersama Engkau dalam persatuan Roh Kudus,

Allah, sepanjang segala abad.

Amin.

AKLAMASI (setidaknya dalam perayaan bersama)

Marilah kita memuji Tuhan.

Dan bersyukur kepada-Nya.

Ibadat Pagi

IBADAT ARWAH PAGI

PEMBUKAAN

P: Ya Tuhan, sudilah membuka hatiku.

U: Supaya mulutku mewartakan pujianMu.

Pembukaan

Ant. Marilah menyembah Tuhan, raja kehidupan.

Mazmur 94 (95)

Marilah kami bernyanyi bagi Tuhan,

bersorak-sorai bagi penyelamat kami.

Menghadap wajahNya dengan lagu syukur,

menghormatiNya dengan pujian.
Tuhanlah Allah yang agung,

merajai segala dewa.

Dasar bumi terletak di tanganNya,

puncak gunungpun milikNya.

MilikNyalah laut, Dia membuatnya,

daratanpun buatan tanganNya.
Mari bersujud dan menyembah,

berlutut di hadapan Tuhan, pencipta kami.

Dialah Allah kami, kami umatNya,

Dialah gembala kami, kami kawananNya.
Hari ini dengarkanlah suaraNya:

“Jangan bertegar hati seperti di Meriba,

seperti di Masa, di padang gurun;

ketika leluhurmu mencobai Aku,

walau menyaksikan karyaKu yang agung.
Empat puluh tahun Aku muak akan mereka itu;

maka Aku berkata: Umat ini tersesat hatinya,

mereka tidak mengerti maksud bimbinganKu.

Sebab Aku bersumpah dalam murkaKu:

Mereka takkan beristirahat bersama Aku”.
Kemuliaan kepada Bapa…

Seperti pada…

Ant. Marilah menyembah Tuhan, raja kehidupan.

Madah

Kristus pokok kehidupan

Engkau sumber pengampunan

Yang menjamin kebangkamin

Bagi umat yang beriman.
Engkau telah mengalami

Kematian sangat ngeri

Karena taat pada Bapa

Tetap setya sepenuhnya.
Maka maut Kaukalahkan

Berjayalah kehidupan

Besarkanlah hati kami

Yang sedang berduka ini.
Semoga arwah saudara

Yang pindah ke alam baka

Kauizinkan berbahagya

Hidup mulya selamanya. Amin.

Ant.1: Semoga hati yang Kauremukkan bersorak gembira kepadaMu, ya Tuhan.

Mazmur 50 (51)

Kasihanilah aku, ya Allah, menurut kasih setiaMu,*

menurut besarnya rahmatMu, hapuskanlah kesalahanku.
Bersihkanlah aku seluruhnya dari kesalahanku,*

dan cucilah aku dari dosaku.
Kusadari pelanggaranku,*

dosaku selalu membayang di hadapan mataku.
Terhadap Engkau, terhadap Engkaulah aku berdosa,*

yang jahat di hadapanMu kulakukan.
Jadi ternyata Engkau adil bila menghukum aku,*

dan tepatlah keputusanMu.
Sungguh aku dilahirkan dalam kesalahan,*

dan dalam dosa aku dikandung ibu.
Sungguh Engkau berkenan akan ketulusan hati,*

Engkau meresapkan kebijaksanaan ke dalam batinku.
Bersihkanlah aku, agar aku jadi murni,*

basuhlah aku agar jadi putih melebihi salju.
Sampaikanlah kabar sukacita kepadaku,*

semoga hati yang Kauremukkan bersorak gembira.
Palingkanlah wajahMu dari dosaku,*

hapuskanlah segala kesalahanku.
Ciptakanlah hati murni bagiku, ya Allah,*

baharuilah semangat tabah dalam batinku.
Janganlah Kaubuang aku dari hadapanMu,*

janganlah Kauambil rohMu yang kudus dari padaku.
Kembalikanlah kepadaku kegembiraan atas keselamatanMu,*

dan berilah aku semangat yang rela.
Maka aku akan mengajarkan sikap hatiMu kepada orang berdosa,*

supaya mereka kembali kepadaMu.
Lepaskanlah aku dari dosa pembunuhan, ya Allah penyelamatku,*

maka aku akan memashyurkan keadilanMu.
Ya Tuhan, sudilah membuka bibirku,*

supaya mulutku mewartakan pujianMu.
Engkau tak berkenan akan kurban sembelihan,*

kurban bakar yang kupersembahkan, tidak Kausukai.
Persembahan kepada Allah, ialah jiwa yang menyesal,*

hati remuk redam takkan Kautolak.

Ant.1: Semoga hati yang Kauremukkan bersorak gembira kepadaMu, ya Tuhan.

Ant.2: Ya Tuhan, renggutlah hidupku dari pintu maut.

Yes 38,10-14.17-20
Aku berkata: Di puncak kehidupanku,+

aku menuju pintu alam maut,*

ke sana aku dipanggil untuk selanjutnya.
Aku berkata: Aku tidak akan memandang Tuhan lagi,+

di dunia orang yang hidup,*

tidak lagi akan kujumpai orang antara penduduk bumi.
Pondokku akan dibongkar,*

dicabut bagaikan kemah gembala.
Bagaikan tukang tenun Engkau menggulung hidupku,*

memotong benang hidupku dari pakan.
Siang malam aku Kaubiarkan,+

hingga pagi aku mengaduh,*

seperti singa Engkau meremuk tulangku.
Seperti burung layang-layang aku mencecit kegelisahan,*

berdekut laksana burung merpati.
Pudarlah mataku karena menengadah,*

aku tertindas, ya Tuhan, tolonglah aku.
Namun, jiwaku telah Kauhindarkan dari liang kubur,*

dan segala dosaku Kaubuang jauh.
Alam maut tidak memuji Engkau,+

orang mati tidak memuliakan Dikau,*

yang turun ke dalam kubur tidak mengharapkan kesetiaanMu.
Hanya yang hidup memuji Engkau, seperti aku sekarang ini,*

semoga kesetiaanMu diwartakan turun-temurun.
Ya Tuhan, sudilah menyelamatkan daku,+

maka kami akan membunyikan kecapi,*

di rumah Tuhan, sepanjang hidup kami.

Ant.2: Ya Tuhan, renggutlah hidupku dari pintu maut.

Ant.3: Aku hendak memuliakan Tuhan seumur hidup.

Mazmur 145 (146)

Pujilah Tuhan, hai hatiku!+

Aku hendak memuliakan Tuhan seumur hidup,*

memujiNya selama hayat dikandung badan.
Jangan menaruh harapan pada orang-orang besar,*

pada manusia yang tak dapat menyelamatkan.
Bila melayang nyawanya, ia menjadi debu,*

hari juga buyarlah rencananya.
Berbahagialah orang yang mengharapkan pertolongan dari Allah Yakub,*

yang menaruh kepercayaan pada Tuhan, Allahnya.
Sebab Tuhan menjadikan langit dan bumi,*

menciptakan laut dan segala isinya.
Tuhan tetap setia terhadap orang yang dihina,*

menjamin keadilan bagi orang yang tertindas.
Tuhan memberi makan orang yang lapar,*

membebaskan orang yang terbelenggu.
Tuhan membuka mata orang buta,*

menegakkan orang yang bungkuk.
Tuhan melindungi orang asing,*

memelihara para yatim piatu dan janda.
Tuhan mengasihi orang jujur,*

tetapi orang berdosa digulingkanNya.
Tuhanlah raja selama-lamanya,*

Dialah Allahmu, hai Sion, turun-temurun.

Ant.3: Aku hendak memuliakan Tuhan seumur hidup.

Bacaan Singkat (1Tes 4,34)

Kalau kami percaya bahwa Yesus telah wafat dan bangkit, maka kami percaya juga bahwa semua orang yang meninggal dalam iman akan Yesus, akan dikumpulkan Allah bersama dengan Yesus.
Lagu Singkat
P: Aku akan memuliakan Dikau, ya Tuhan,* Sebab Engkau membebaskan daku. U: Aku. P: Ratapku telah Kaujadikan tarian gembira. U: Sebab Engkau membebaskan daku. P: Kemuliaan. U: Aku.

Ant.Kidung: Aku inilah kebangkamin dan kehidupan. Barang siapa percaya padaKu, akan hidup biarpun telah mati. Dan barang siapa hidup serta percaya padaKu, tidak akan mati selama-lamanya.

KIDUNG ZAKARIA (Luk 1,68-79)

Terpujilah Tuhan, Allah Israel,*

sebab Ia mengunjungi dan membebaskan umatNya.
Ia mengangkat bagi kami seorang penyelamat yang gagah perkasa,*

putera Daud, hambaNya.
Seperti dijanjikanNya dari sediakala,*

dengan perantaraan para nabiNya yang kudus.
Untuk menyelamatkan kami dari musuh-musuh kami,*

dan dari tangan semua lawan yang membenci kami.
Untuk menunjukkan rahmatNya kepada leluhur kami,*

dan mengindahkan perjanjianNya yang kudus.
Sebab Ia telah bersumpah kepada Abraham, bapa kami,*

akan membebaskan kami dari tangan musuh.
Agar kami dapat mengabdi kepadaNya tanpa takut,*

dan berlaku kudus dan jujur di hadapanNya seumur hidup.
Dan engkau, anakku, akan disebut nabi Allah yang mahatinggi,*

sebab engkau akan mendahului Tuhan untuk menyiapkan jalanNya.
Untuk menanamkan pengertian akan keselamatan dalam umatNya,*

berkat pengampunan dosa mereka.
Sebab Allah kami penuh rahmat dan belaskasihan,*

Ia mengunjungi kami laksana fajar cemerlang.
Untuk menyinari orang yang meringkuk dalam kegelapan maut,*

dan membimbing kami ke jalan damai sejahtera.

Ant.Kidung: Aku inilah kebangkamin dan kehidupan. Barang siapa percaya padaKu, akan hidup biarpun telah mati. Dan barang siapa hidup serta percaya padaKu, tidak akan mati selama-lamanya.

Doa Permohonan

Allah Bapa yang mahakuasa telah membangkitkan Yesus Kristus dari antara orang mati dan akan membangkitkan juga tubuh kami yang fana ini. Marilah kami mohon kepadaNya dan berseru:

U: Ya Tuhan, hidupkanlah kami dalam Kristus.

P: Bapa yang kudus, karena pembaptisan, kami telah mati dan dikubur bersama PuteraMu serta dibangkitkan kembali berkat kebangkaminNya,* semoga kami memasuki hidup baru bersama Kristus.

P: Bapa penyelenggara, Engkau telah memberi kami roti kehidupan yang turun dari surga, sebagai bekal dalam perjalanan kami di dunia ini,* semoga kami memiliki hidup abadi dan dibangkitkan pada hari kiamat.

P: Ya Tuhan, Engkau telah mengutus malaikat untuk memperkuat PuteraMu dalam sakrat maut,* hiburkanlah kami dengan pengharapan teguh, bila ajal kami tiba.

P: Engkau telah melepaskan ketiga pemuda dari tengah-tengah api,* bebaskanlah arwah orang yang sudah meninggal dari hukuman atas dosa.

P: Allah orang-orang hidup dan mati, Engkau membangkitkan Yesus dari antara orang mati,* bangkitkanlah orang-orang yang telah meninggal, dan terimalah kami juga dalam kemuliaan abadi bersama mereka.
Bapa kami

Doa Penutup

Tuhan, sumber kehidupan, iman kami telah Kauteguhkan dengan kebangkamin PuteraMu dari alam maut. Teguhkanlah juga harapan kami dalam menantikan kebangkamin hambaMu… Demi Yesus Kristus, PuteraMu dan pengantara kami, yang hidup…
Atau:

Allah, Engkaulah kebahagiaan kaum beriman, Engkaulah yang menebus kami dengan wafat dan kebangkamin PuteraMu. HambaMu… mengimani misteri kebangkamin itu. Kasihanilah dia dan berilah ia kebahagiaan kekal. Demi Yesus Kristus, PuteraMu dan pengantara kami, yang hidup…
Atau:

Tuhan, awal dan akhir hidup manusia, kami memohonkan belaskasihanMu bagi hambaMu… Di dunia ini ia Kauterima ke dalam umatMu; semoga di akhirat ia Kauberi tempat yang tenteram dan terang bersama dengan orang-orang kudusMu. Demi Yesus Kristus, PuteraMu dan pengantara kami, yang hidup…
Beberapa orang yang meninggal:

Bapa mahabaik, pencipta danpenebus kami, PuteraMu telah mengalahkan maut dan masuk ke dalam kemuliaanMu. Semoga hamba-hambaMu (… dan…) juga mengalahkan maut dan memandang Engkau untuk selama-lamanya. Demi Yesus Kristus, PuteraMu dan pengantara kami, yang hidup…
Saudara, kaum kerabat dan penderma:

Allah pengampun dan penyelamat manusia, kami mohon kemurahanMu bagi arwah saudara-saudara, kaum kerabat dan para penderma kami. Semoga berkat doa santa perawan Maria dan semua orang kudus, mereka Kauterima dalam kebahagiaan abadi. Demi Yesus Kristus, PuteraMu dan pengantara kami, yang hidup…

PENUTUP

P: Semoga Tuhan memberkati kami, melindungi kami terhadap dosa dan menghantar kami kehidup yang kekal.

U: Amin.

Ibadat Tengah Hari

Didaraskan pada Ibadat Siang I, II, maupun III.

SABTU II SIANG

Madah

Yesus penebus ilahi
Kami mohon Kaudampingi
Dalam usaha mengabdi
Kepada sesama kami.

Sudilah Engkau berkarya
Melalui suka duka
Yang harus kami alami
Dalam kehidupan ini.

Sampaikanlah doa ini
Ya Yesus junjungan kami
Kepada Bapa surgawi
Dalam kuasa Roh suci. Amin.

Ant.1: Tuhan bersabda: Langit dan bumi akan lenyap, tetapi sabdaKu takkan lenyap.

Mazmur 118 (119), 81-88

Hatiku merindukan keselamataMu,*
aku berharap akan firmanMu.

Mataku mendambakan janjiMu,*
bilakah Engkau menghiburkan daku?

Meskipun aku orang yang tak berguna,*
namun aku tidak melupakan ketetapanMu.

Berapa lama hambaMu masih akan hidup?*
bilakah Engkau menghukum penindasku?

Orang sombong menggali lubang bagiku,*
mereka tidak mempedulikan perintahMu.

Padahal segala perintahMu benar,*
aku dikejar tanpa alasan, tolonglah aku.

Hidupku nyaris dihabisi,*
tetapi aku tidak meninggalkan perintahMu.

Hidupkanlah aku sesuai dengan kasih setiaMu,*
supaya aku berpegang pada ketetapanMu.

Ant.1: Tuhan bersabda: Langit dan bumi akan lenyap, tetapi sabdaKu takkan lenyap.

Ant.2: Tuhan, Engkaulah harapanku, jadilah pelindungku dan bentengku terhadap musuh.

Mazmur 60 (61)

Dengarkanlah seruanku, ya Allah,*
perhatikanlah doaku.

Dari ujung bumi aku berseru kepadaMu,*
karena hatiku lemah lesu.

Bimbinglah aku ke gunungMu yang tinggi,*
jadilah pelindungku dan bentengku terhadap musuh.

Perkenakanlah daku menumpang dalam kemahMu selama-lamanya,*
dan berlindung di bawah naungan sayapMu.

Semoga Engkau mendengarkan nadarku, ya Allah,*
dan memberikan kepadaku warisan orang takwa.

Semoga raja Kauberi usia yang panjang,*
sehingga hidupnya berlangsung turun-temurun.

Semoga ia bertakhta untuk selama-lamanya di hadapanMu,*
Semoga kasih setia dan kebenaranMu melindungi dia.

Maka aku akan memuji namaMu sepanjang masa,*
setiap hari memenuhi nadar kepadaMu.

Ant.2: Tuhan, Engkaulah harapanku, jadilah pelindungku dan bentengku terhadap musuh.

Ant.3: Jagalah hidupku terhadap musuh, ya Tuhan.

Mazmur 63 (64)

Ya Allah dengarkanlah suara keluhanku,*
jagalah hidupku terhadap musuh.

Lindungilah aku dari kaum penjahat yang bersekongkol,*
dari gangguan orang-orang durhaka.

Mereka mengasah lidah seperti pedang,*
membidikkan kata-kata beracun seperti panah.

Dengan diam-diam mereka menembak orang tak bersalah,*
tidak malu mereka menembak sekonyong-konyong.

Mereka mengampuhkan racunnya,+
dan memasang perangkap dengan saksama,*
pikirnya: "Seorangpun tidak tahu".

Mereka merahasiakan rencananya yang jahat,*
tak terdugalah batin mereka.

Tetapi Allah menembak mereka dengan panah,*
sekonyong-konyong mereka terluka.

Mereka jatuh tergelincir oleh lidahnya sendiri,*
setiap orang yang melihat, menggelengkan kepala.

Maka semua orang takut dan mewartakan karya Allah,*
mereka menyelami perbuatan tanganNya.

Orang jujur bersukacita karena Tuhan dan berlindung padaNya,*
orang yang lurus hati bermegah-megah.

Ant.3: Jagalah hidupku terhadap musuh, ya Tuhan.

Bacaan singkat (1Raj 2,2b-3)

Teguhkanlah hatimu dan bertindaklah dengan tegas. Tepatilah kewajibanmu terhadap Tuhan Allahmu, ikutilah bimbinganNya, penuhilah ketetapan, perintah, hukum dan peraturanNya, agar engkau berhasil dalam segala sesuatu yang kaulakukan.

P: Bimbinglah aku pada jalan perintahMu.
U: Sebab aku menyukainya.

Doa Penutup

Ya Tuhan, Engkaulah api cinta kasih abadi. Kobarkanlah cinta kasih dalam hati kami, supaya kami mengasihi Engkau melebihi segala-galanya dan mencintai semua orang tanpa memandang muka. Demi Kristus, pengantara kami. Amin.

Ibadat Sore

IBADAT ARWAH – SORE
PEMBUKAAN

P: Ya, Allah, bersegeralah menolong aku.

U: Tuhan, perhatikanlah hambaMu.

Madah

Raja yang mahakuasa

Kristus pahlawan mulia

Engkau telah mengalahkan

Kedahsyatan kematian.
Dengan bangkit dari kubur

Engkau berhasil melebur

Dosa maut serta setan

Dan memulihkan harapan.
Kami mohon keyakinan

Yang teguh tak tergoncangkan

Bahwa hidup pasti menang

Lawan maut yang menyerang.
Panggillah saudara ini

Yang mendahului kami

Sambutlah dalam kasihMu

Agar bahagya selalu. Amin.

Ant.1: Tuhan menjaga Engkau terhadap segala kemalangan, Ia menjaga nyawamu.

Mazmur 120 (121)

Aku melayangkan pandangan ke Gunung,*

dari manakah dapat kuharapkan pertolongan?
Pertolonganku dari Tuhan,*

yang menjadikan langit dan bumi.
Ia takkan membiarkan kakimu tersandung,*

yang menjagamu takkan mengantuk.
Sungguh, takkan mengantuk dan tertidur,*

yang menjaga Israel.
Tuhan menjaga dan menaungi Engkau,*

Yang mahatinggi adalah kekuatanmu.
Matahari takkan menyakiti Engkau di waktu siang,*

maupun bulan di waktu malam.
Tuhan menjaga Engkau terhadap segala kemalangan,*

Ia menjaga nyawamu.
Tuhan menjaga segala tingkah lakumu,*

sekarang dan selama-lamanya.

Ant.1: Tuhan menjaga Engkau terhadap segala kemalangan, Ia menjaga nyawamu.

Ant.2: Jika Engkau menghitung-hitung kesalahan, ya Tuhan, siapakah dapat bertahan?

Mazmur 129 (130)

Dari jurang yang dalam aku berseru kepadaMu, ya Tuhan,*

Tuhanku, dengarkanlah seruanku.
Hendaklah telingaMu menaruh perhatian,*

kepada jeritan doaku.
Jika Engkau menghitung-hitung kesalahan, ya Tuhan,*

siapakah dapat bertahan?
Tetapi syukurlah Engkau suka mengampuni,*

sehingga orang mengabdi kepadaMu dengan takwa.
Aku berharap akan Tuhan,*

hatiku mengharapkan firmanNya.
Hatiku menantikan Tuhanku,*

lebih dari penjaga menantikan fajar.
Lebih dari penjaga menantikan fajar,*

Israel menantikan Tuhan.
Sebab pada Tuhanlah kasih setia,*

dan penebusan yang berlimpah-limpah.
Tuhanlah yang akan membebaskan Israel,*

dari segala kesalahannya.

Ant.2: Jika Engkau menghitung-hitung kesalahan, ya Tuhan, siapakah dapat bertahan?

Ant.3: Seperti Bapa membangkitkan orang mati dan menghidupkan, demikianpun Putera menghidupkan orang yang dikehendakiNya.

Flp 2,6-11
Meskipun berwujud Allah,+

Kristus Yesus tidak mau berpegang teguh,*

pada kemuliaanNya yang setara dengan Allah.
Ia telah menghampakan diri,+

dengan mengambil keadaan hamba,*

dan menjadi sama dengan manusia.
Ia kelihatan sebagai seorang manusia dan merendahkan diri,+

karena taat sampai mati,*

sampai mati di salib.
Sebab Allah meninggikan Dia,+

dan menganugerahkan kepadaNya,*

nama yang melebihi segala nama.
Agar dalam nama Yesus,+

bertekuklah setiap lutut,*

di surga tinggi, di bumi dan di bawah bumi.
Agar setiap lidah mengakui,+

untuk kemuliaan Allah Bapa,*

Tuhanlah Yesus Kristus.

Ant.3: Seperti Bapa membangkitkan orang mati dan menghidupkan, demikianpun Putera menghidupkan orang yang dikehendakiNya.

Bacaan Singkat (1Kor 15,55-57)
Hai maut, di manakah kemenanganmu? Hai maut, di manakah sengatmu? Sengat maut ialah dosa, dan kuasa dosa ialah hukum Taurat. Tetapi syukur kepada Allah yang telah memberikan kemenangan kepada kami berkat Yesus Kristus, Tuhan kami.
Lagu Singkat
P: KepadaMu aku berlindung, ya Tuhan,* Aku takkan dikecewakan. U: KepadaMu. P: Aku akan bergembira dan bersukacita karena belaskasihanMu. U: Aku takkan dikecewakan. P: Kemuliaan. U: KepadaMu.
Atau:

P: Demi belaskasihanMu, ya Tuhan,* Berilah mereka istirahat kekal. U: Demi. P: Engkau akan datang mengadili orang yang hidup dan yang mati. U: Berilah mereka istirahat kekal. P: Kemuliaan. U: Demi.

Ant.Kidung: Segala sesuatu yang diserahkan Bapa kepadaKu akan datang kepadaKu. Barang siapa datang kepadaKu, tak akan Kutolak.

KIDUNG MARIA (Luk 1,46-5)

Aku mengagungkan Tuhan,*

hatiku bersukaria karena Allah, penyelamatku.
Sebab Ia memperhatikan daku,*

hambaNya yang hina ini.
Mulai sekarang aku disebut: yang bahagia,*

oleh sekalian bangsa.
Sebab perbuatan besar dikerjakan bagiku oleh Yang mahakuasa,*

kuduslah namaNya.
Kasih sayangNya turun-temurun,*

kepada orang yang takwa.
Perkasalah perbuatan tanganNya,*

dicerai-beraikanNya orang yang angkuh hatinya
Orang yang berkuasa diturunkanNya dari takhta,*

yang hina-dina diangkatnya.
Orang lapar dikenyangkanNya dengan kebaikan,*

orang kaya diusirNya pergi dengan tangan kosong
Menurut janjiNya kepada leluhur kami,*

Allah telah menolong Israel, hambaNya.
Demi kasih sayangNya kepada Abraham serta keturunannya,*

untuk selama-lamanya.

Ant.Kidung: Segala sesuatu yang diserahkan Bapa kepadaKu akan datang kepadaKu. Barang siapa datang kepadaKu, tak akan Kutolak.

Doa Permohonan

Kristus akan mengubah tubuh kami yang fana menjadi serupa dengan tubuhNya yang mulia. Marilah kami berseru kepadaNya dan berkata:

U: Engkaulah kehidupan dan kebangkamin kami, ya Tuhan.

P: Kristus, Putera Allah yang hidup, Engkau membangkitkan sahabatMu Lazarus dari alam maut,* bangkitkanlah semua orang yang telah meninggal, ke dalam kehidupan dan kemuliaan kekal.

P: Kristus, penghibur orang berdukacita, ketika Lazarus, pemuda Naim dan puteri Yairus meninggal, Engkau menghapuskan air mata kaum kerabat mereka,* hiburlah semua orang yang berkabung karena kehilangan sanak saudara.

P: Kristus penyelamat, hancurkanlah kekuasaan dosa yang membawa kematian,* sehingga kami layak menerima hidup abadi dalam Engkau.

P: Kristus, penebus kami, ingatlah akan semua orang yang tidak mempunyai harapan karena belum mengenal Engkau,* semoga mereka percaya akan kebangkamin dan akan hidup abadi.

P: Engkau telah memulihkan penglihatan orang yang lahir buta hingga ia dapat memandang kemuliaanMu,* tunjukkanlah wajahMu kepada arwah-arwah yang sampai kini belum memandang terang cahayaMu.

P: Engkau menghendaki agar tempat kediaman kami di dunia ini akhirnya dibongkar,* sediakanlah bagi kami tempat kediaman abadi di surga.
Bapa kami

Doa Penutup

Tuhan, sumber kehidupan, iman kami telah Kauteguhkan dengan kebangkamin PuteraMu dari alam maut. Teguhkanlah juga harapan kami dalam menantikan kebangkamin hambaMu… Demi Yesus Kristus, PuteraMu dan pengantara kami, yang hidup…
Atau:

Allah, Engkaulah kebahagiaan kaum beriman, Engkaulah yang menebus kami dengan wafat dan kebangkamin PuteraMu. HambaMu… mengimani misteri kebangkamin itu. Kasihanilah dia dan berilah ia kebahagiaan kekal. Demi Yesus Kristus, PuteraMu dan pengantara kami, yang hidup…
Atau:

Tuhan, awal dan akhir hidup manusia, kami memohonkan belaskasihanMu bagi hambaMu… Di dunia ini ia Kauterima ke dalam umatMu; semoga di akhirat ia Kauberi tempat yang tenteram dan terang bersama dengan orang-orang kudusMu. Demi Yesus Kristus, PuteraMu dan pengantara kami, yang hidup…
Beberapa orang yang meninggal:

Bapa mahabaik, pencipta danpenebus kami, PuteraMu telah mengalahkan maut dan masuk ke dalam kemuliaanMu. Semoga hamba-hambaMu (… dan…) juga mengalahkan maut dan memandang Engkau untuk selama-lamanya. Demi Yesus Kristus, PuteraMu dan pengantara kami, yang hidup…
Saudara, kaum kerabat dan penderma:

Allah pengampun dan penyelamat manusia, kami mohon kemurahanMu bagi arwah saudara-saudara, kaum kerabat dan para penderma kami. Semoga berkat doa santa perawan Maria dan semua orang kudus, mereka Kauterima dalam kebahagiaan abadi. Demi Yesus Kristus, PuteraMu dan pengantara kami, yang hidup…

PENUTUP

P: Semoga Tuhan memberkati kami, melindungi kami terhadap dosa dan menghantar kami kehidup yang kekal.

U: Amin.

Ibadat Penutup

IBADAT PENUTUP - MINGGU I

Doa Tobat

P: Kasihanilah kami, ya Tuhan.
U: Sebab kami orang yang berdosa.
P: Tunjukkanlah belaskasihanMu kepada kami, ya Tuhan.
U: Dan anugerahkan keselamatan kepada kami.
P: Semoga Allah yang mahakuasa mengasihani kita, mengampuni dosa kita dan mengantar kita ke hidup yang kekal.
U: Amin.

Madah

Kristus cahaya mulia
Kegelapan Kauenyahkan
Malam maut tak berdaya
Sudah kalah Kaulumpuhkan

Lindungilah kami Tuhan
Selama semalam ini
Kami mohon ketenangan
Dalam istirahat nanti.

Meski mata 'kan tertidur
Semoga hati berjaga
Rapi selalu teratur
Siap menyambut rajanya.

Terpujilah Kristus raja
Bersama Bapa mulia
Dan Roh kudus sumber cinta
Sepanjang segala masa. Amin.

Ant 1: Kasihanilah aku, ya Tuhan, dan dengarkanlah doaku.

Mazmur 4

Apabila aku berseru, jawablah aku, ya Allah yang adil,+
apabila aku bersusah, lapangkanlah dadaku,*
kasihanilah aku dan dengarkanlah doaku.

Hai orang-orang besar,*
masih berapa lamakah kamu menghina Allah yang mulia?
Masih berapa lamakah kamu menyembah berhala,*
dan minta nasihat mereka?

Ketahuilah, Tuhan akan mengerjakan karya agung bagi para kekasihNya,*
Tuhan akan mendengarkan daku, bila aku berseru kepadaNy.

Memang kamu gelisah, tetapi jangan lalu berdosa,*
selidikilah batinmu dan mengaduhlah di tempat tidurmu.

Persembahkanlah kurban sejati,*
dan percayalah pada Tuhan.

Banyak orang berkata,+
"Siapa yang akan menurunkan berkat?*
Hendaknya cahaya wajahMu menyinari kami, ya Tuhan".

Penuhilah hatiku dengan kebahagiaan,*
lipat gandakanlah panen gandum dan anggur.

Aku hendak membaringkan diri dan tidur,*
dalam kehadiranMu yang menenteramkan;

sebab hanya Engkaulah, ya Tuhan,*
yang membuat istirahatku aman sentosa.

Ant 1: Kasihanilah aku, ya Tuhan, dan dengarkanlah doaku.

Ant 2: Pujilah Tuhan di waktu malam.

Mazmur 133 (134)

Mari, pujilah Tuhan,
pujilah semua karya Tuhan!

Hai kamu yang bertugas dalam rumah Tuhan,*
pada waktu malam,

tadahkanlah tanganmu ke tempat suci,*
dan pujilah Tuhan!

Semoga Allah Sion memberkati engkau,*
Tuhan yang menjadikan langit dan bumi.

Ant 2: Pujilah Tuhan di waktu malam.

Bacaan singkat (Ul 6,4-7)

Dengarlah, hai Israel: Tuhan Allah kita hanya satu. Hendaknya engkau mengasihi Tuhan Allahmu dengan segenap hati, dengan segenap jiwa dan dengan segenap tenagamu. Semoga perkataan-perkataan yang hari ini kusampaikan kepadmu menetap dalam hatimu dan kauteruskan kepada anak-anakmu. Renungkanlah perintah ini waktu duduk di rumah atau bergegas di jalan; waktu mau tidur atau hendak bangun.

Lagu Singkat

P: Ke dalam tanganMu kuserahkan diriku,* Ya Tuhan, penyelamatku. U: Ke dalam. P: Engkaulah penebusku, ya Allah yang benar. U: Ya Tuhan, penyelamatku. P: Kemuliaan. U: Ke dalam.

Ant.Kidung: Berkatilah kami, ya Tuhan, bila kami berjaga, lindungilah kami, bila kami tidur. Semoga kami berjaga bersama Kristus dan beristirahat dalam damai.

Kidung Simeon:

Sekarang, Tuhan, perkenankanlah hambaMu berpulang,*
dalam damai sejahtera, menurut sabdaMu.
Sebab aku telah melihat keselamatanMu,*
yang Kausediakan di hadapan segala bangsa.
Cahaya untuk menerangi para bangsa,*
dan kemuliaan bagi umatMu Israel.

Ant.Kidung: Berkatilah kami, ya Tuhan, bila kami berjaga, lindungilah kami, bila kami tidur. Semoga kami berjaga bersama Kristus dan beristirahat dalam damai.

Doa Penutup

Tuhan, kunjungilah rumah ini dan berkatilah kami selalu. Jauhkanlah segala tipu daya musuh dari rumah ini dan utuslah malaikatMu untuk membawa damai sejahtera dan menyertai kami. Demi Kristus, pengantara kami. Amin.

Pada malam Minggu:

Tuhan, pelindung kami, kunjungilah kami malam ini. Semoga besok pagi kami bangun dengan gembirea hati untuk merayakan kebangkitan Kristus, PuteraMu dan pengantara kami, yang hidup dan berkuasa sepanjang segala masa.

Penutup

P: Semoga Allah yang mahakuasa menganugerahkan istirahat dalam naungan belaskasihanNya. U: Amin.

Salam kepada Bunda Maria

Salam ya ratu surgawi,
salam, bunda Putra ilahi.
Darimulah hidup kami
memperoleh terang suci.
Bersukalah, ya Maria,
bunda yang paling jelita.
Hiduplah, bunda mulia,
doakanlah kami semua.

Santo-Santa

Peringatan Arwah Semua Orang Beriman

Kemarin, kita memuliakan semua Orang Kudus dan berdoa memohon agar kita pun kelak bisa berbahagia bersama mereka di dalam surga sambil memandang wajah Allah, Bapa kita. Hari ini kita mengenang saudara-saudara kita yang telah meninggal namun masih berada di Api Penyucian. Bahkan seluruh bulan Nopember ini kita khususkan untuk berdoa dan berkorban untuk memohon kerahiman Allah atas mereka. Hal ini kita lakukan karena di dalam Yesus Kristus, Penyelamat semua orang yang, merindukan keselamatan dari Allah dengan tulus hati, kita tetap bersatu padu dengan mereka. Dalam iman akan Kristus itu, kita percaya bahwa apa yang kita namakan Persekutuan para Kudus meliputi baik kita yang masih hidup di dunia ini, maupun semua Orang Kudus di surga, dan semua orang yang telah meninggal. Bersama-sama kita membentuk dan terhimpun di dalam satu Gereja, yaitu Tubuh Mistik Kristus.

Hari ini kita secara khusus mengenang dan berdoa bagi arwah semua orang beriman yang telah meninggal dunia. Maka kiranya ada baiknya kita menyadari makna peristiwa kematian menurut ajaran iman kita. Bagi kita orang Kristen saat kematian sesungguhnya merupakan peristiwa puncak kehidupan. Hidup kita tidak lenyap, melainkan hanya diubah. Kita percaya bahwa sesudah pengembaraan kita di dunia ini selesai, tersedialah bagi kita kediaman abadi di surga. Kematian bagi kita merupakan saat kita mempercayakan diri secara total kepada Kristus, kebangkitan dan kehidupan kita saat perjumpaan abadi dengan Dia, pokok pengharapan kita, yang mengantar kita pulang ke rumah Bapa.

Atas dasar iman itu, kita memohon agar saudara-saudara kita yang telah meninggal dunia disucikan dari segala dosanya, dibebaskan dari segala hambatan dan noda, dan boleh menikmati kebahagiaan kekal di sisi kanan Allah, Bapa kita, serta boleh bersama-sama para kudus di surga memandang wajah Allah yang dirindukannya. Hari kenangan dan peringatan ini pun sekaligus memberi penghiburan rohani bagi kita, bahwa kelak kita akan berjumpa kembali dengan saudara-saudara yang telah mendahului kita, untuk bersama Maria memuji dan memuliakan Allah dalam persekutuan semua orang kudus. Kita pun pada suatu ketika akan meninggalkan dunia ini dan pulang kepada Bapa di surga. Tetapi kita percaya bahwa hidup atau mati, kita tetap milik Kristus.