Minggu, 29 September 2030

Minggu XXVI Masa Biasa

Bacaan Misa

Hari ini didaraskan Kemuliaan dan Aku Percaya.

Bacaan Pertama Bilangan 11:25-29

Lalu turunlah TUHAN dalam awan dan berbicara kepada Musa, kemudian diambil-Nya sebagian dari Roh yang hinggap padanya, dan ditaruh-Nya atas ketujuh puluh tua-tua itu; ketika Roh itu hinggap pada mereka, kepenuhanlah mereka seperti nabi, tetapi sesudah itu tidak lagi. Masih ada dua orang tinggal di tempat perkemahan; yang seorang bernama Eldad, yang lain bernama Medad. Ketika Roh itu hinggap pada mereka--mereka itu termasuk orang-orang yang dicatat, tetapi tidak turut pergi ke kemah--maka kepenuhanlah mereka seperti nabi di tempat perkemahan. Lalu berlarilah seorang muda memberitahukan kepada Musa: "Eldad dan Medad kepenuhan seperti nabi di tempat perkemahan." Maka menjawablah Yosua bin Nun, yang sejak mudanya menjadi abdi Musa: "Tuanku Musa, cegahlah mereka!" Tetapi Musa berkata kepadanya: "Apakah engkau begitu giat mendukung diriku? Ah, kalau seluruh umat TUHAN menjadi nabi, oleh karena TUHAN memberi Roh-Nya hinggap kepada mereka!"

Mazmur Tanggapan Mazmur 19:8,10,12-14

(19-9) Titah TUHAN itu tepat, menyukakan hati; perintah TUHAN itu murni, membuat mata bercahaya.
(19-11) lebih indah dari pada emas, bahkan dari pada banyak emas tua; dan lebih manis dari pada madu, bahkan dari pada madu tetesan dari sarang lebah.
(19-13) Siapakah yang dapat mengetahui kesesatan? Bebaskanlah aku dari apa yang tidak kusadari.
(19-14) Lindungilah hamba-Mu, juga terhadap orang yang kurang ajar; janganlah mereka menguasai aku! Maka aku menjadi tak bercela dan bebas dari pelanggaran besar.
(19-15) Mudah-mudahan Engkau berkenan akan ucapan mulutku dan renungan hatiku, ya TUHAN, gunung batuku dan penebusku.

Bacaan Kedua Yakobus 5:1-6

Jadi sekarang hai kamu orang-orang kaya, menangislah dan merataplah atas sengsara yang akan menimpa kamu! Kekayaanmu sudah busuk, dan pakaianmu telah dimakan ngengat! Emas dan perakmu sudah berkarat, dan karatnya akan menjadi kesaksian terhadap kamu dan akan memakan dagingmu seperti api. Kamu telah mengumpulkan harta pada hari-hari yang sedang berakhir. Sesungguhnya telah terdengar teriakan besar, karena upah yang kamu tahan dari buruh yang telah menuai hasil ladangmu, dan telah sampai ke telinga Tuhan semesta alam keluhan mereka yang menyabit panenmu. Dalam kemewahan kamu telah hidup dan berfoya-foya di bumi, kamu telah memuaskan hatimu sama seperti pada hari penyembelihan. Kamu telah menghukum, bahkan membunuh orang yang benar dan ia tidak dapat melawan kamu.

Bacaan Injil Markus 9:38-43,45,47-48

Kata Yohanes kepada Yesus: "Guru, kami lihat seorang yang bukan pengikut kita mengusir setan demi nama-Mu, lalu kami cegah orang itu, karena ia bukan pengikut kita." Tetapi kata Yesus: "Jangan kamu cegah dia! Sebab tidak seorangpun yang telah mengadakan mujizat demi nama-Ku, dapat seketika itu juga mengumpat Aku. Barangsiapa tidak melawan kita, ia ada di pihak kita. Aku berkata kepadamu: Sesungguhnya barangsiapa memberi kamu minum secangkir air oleh karena kamu adalah pengikut Kristus, ia tidak akan kehilangan upahnya." "Barangsiapa menyesatkan salah satu dari anak-anak kecil yang percaya ini, lebih baik baginya jika sebuah batu kilangan diikatkan pada lehernya lalu ia dibuang ke dalam laut. Dan jika tanganmu menyesatkan engkau, penggallah, karena lebih baik engkau masuk ke dalam hidup dengan tangan kudung dari pada dengan utuh kedua tanganmu dibuang ke dalam neraka, ke dalam api yang tak terpadamkan; Dan jika kakimu menyesatkan engkau, penggallah, karena lebih baik engkau masuk ke dalam hidup dengan timpang, dari pada dengan utuh kedua kakimu dicampakkan ke dalam neraka; Dan jika matamu menyesatkan engkau, cungkillah, karena lebih baik engkau masuk ke dalam Kerajaan Allah dengan bermata satu dari pada dengan bermata dua dicampakkan ke dalam neraka, di mana ulat-ulat bangkai tidak mati dan api tidak padam.

Renungan

Bukan Golongan Kita

Ada rasa senang yang aneh dalam merasa menjadi bagian dari kelompok dalam. Kita yang di sini, mereka yang di sana. Yang seragam, yang sepaham, yang sekubu. Dan begitu ada orang luar yang ternyata berbuat baik, diam-diam kita malah terganggu. Kok bisa, dia kan bukan golongan kita.

Persis itu yang terjadi pada Yohanes dalam Injil hari ini. Guru, kami lihat seorang yang bukan pengikut kita mengusir setan demi nama-Mu, lalu kami cegah, karena ia bukan pengikut kita. Perhatikan alasannya. Bukan karena orang itu berbuat jahat, tetapi semata karena ia bukan bagian dari kelompok mereka.

Jawaban Yesus melegakan sekaligus menegur. Jangan kamu cegah dia. Barangsiapa tidak melawan kita, ia ada di pihak kita. Kebaikan tidak pernah menjadi milik satu kelompok. Roh Allah bebas berembus ke mana Ia mau, juga lewat orang yang tak kita duga.

Sikap yang sama sudah muncul ribuan tahun sebelumnya. Dalam Bacaan Pertama, Yosua cemburu ketika Eldad dan Medad kepenuhan Roh dan bernubuat di luar kemah, di luar tempat resmi. Cegahlah mereka, tuanku Musa. Tetapi Musa menjawab dengan lapang hati: ah, kalau seluruh umat Tuhan menjadi nabi. Musa tidak merasa kuasa Roh mengancam dirinya. Ia justru mendambakan Roh itu meluap kepada sebanyak mungkin orang.

Di sinilah letak ujian kita. Cemburu rohani sering menyamar sebagai kesetiaan. Kita mengira sedang membela kemurnian iman, padahal sebenarnya sedang membela zona nyaman kelompok sendiri.

Yakobus dalam Bacaan Kedua memberi peringatan keras yang melengkapi ini. Minggu lalu ia menegur pertengkaran yang lahir dari hawa nafsu. Hari ini ia menghantam orang kaya yang menimbun sambil menahan upah buruh yang telah menuai ladangnya. Hati yang sibuk membela kepentingan dan golongan sendiri gampang berujung pada ketidakadilan terhadap yang lemah.

Yesus menutup dengan kata yang keras: lebih baik tangan atau kaki dipenggal daripada seluruh diri jatuh ke dalam dosa. Ia serius menuntut kita membuang apa pun yang menyesatkan, termasuk kesempitan hati yang membuat kita menolak kebaikan hanya karena datang dari luar barisan.

Hari ini baik kita bertanya jujur. Pernahkah kita menghambat kebaikan, atau meremehkan iman orang lain, semata karena ia bukan golongan kita?

Tuhan, luaskan hatiku yang sempit. Ajarilah aku bersukacita atas kebaikan dari mana pun datangnya, sebab Roh-Mu bebas berembus melampaui batas-batas yang kubuat. Amin.

Invitatorium

MINGGU II PAGI

Pembukaan

Ant. Datanglah, hai umat Allah, marilah kita menyembah Tuhan, alleluya.

MAZMUR 94 (95)

Marilah kita bernyanyi bagi Tuhan,
bersorak-sorai bagi penyelamat kita.
Menghadap wajahNya dengan lagu syukur,
menghormatiNya dengan pujian.

Tuhanlah Allah yang agung,
merajai segala dewa.
Dasar bumi terletak di tanganNya,
puncak gunungpun milikNya.
MilikNyalah laut, Dia membuatnya,
daratanpun buatan tanganNya.

Mari bersujud dan menyembah,
berlutut di hadapan Tuhan, pencipta kita.
Dialah Allah kita, kita umatNya,
Dialah gembala kita, kita kawananNya.

Hari ini dengarkanlah suaraNya:
"Jangan bertegar hati seperti di Meriba,
seperti di Masa, di padang gurun;
ketika leluhurmu mencobai Aku,
walau menyaksikan karya Ku yang agung.

Empat puluh tahun Aku muak akan mereka itu;
maka Aku berkata: Umat ini tersesat hatinya,
mereka tidak mengerti maksud bimbinganKu.
Sebab itu Aku bersumpah dalam murkaKu:
Mereka takkan beristirahat bersama Aku".

Kemuliaan kepada Bapa...
Seperti pada...

Ant. Datanglah, hai umat Allah, marilah kita menyembah Tuhan, alleluya.

Ibadat Bacaan

Ibadat Bacaan untuk Hari Minggu Biasa

Ya Allah, datanglah menolong aku.

Tuhan, bersegeralah menolong aku.
Kemuliaan kepada Bapa, dan kepada Putra, dan kepada Roh Kudus:

seperti pada permulaan, sekarang, selalu, dan sepanjang segala abad. Amin. Alleluya.

MADAH

1. Allah Bapa, pujian dan kemuliaan

Anak-anak-Mu datang bernyanyi.

Kebaikan dan damai bagi umat manusia.

Karunia-karunia yang dibawa kerajaan-Mu.
Refrain:

Ya Tritunggal Mahakudus.

Kesatuan yang tak terbagi;

Allah Kudus, Allah Perkasa.

Allah Abadi, dimuliakanlah.
2. Dan Engkau, Tuhan Kekal,

Putra tunggal Allah;

Ya Yesus, Raja yang diurapi.

Engkau telah memenangkan penebusan.
Refrain:

Ya Tritunggal Mahakudus.

Kesatuan yang tak terbagi;

Allah Kudus, Allah Perkasa.

Allah Abadi, dimuliakanlah.
3. Ya Roh Kudus, Pencipta

Karunia Allah yang Mahatinggi;

Hidup, kasih, dan hikmat kudus,

Kelemahan kami kini penuhilah.
Refrain:

Ya Tritunggal Mahakudus.

Kesatuan yang tak terbagi;

Allah Kudus, Allah Perkasa.

Allah Abadi, dimuliakanlah.

PSALMODI

Ant. 1 Lihatlah bagaimana salib Tuhan dinyatakan sebagai pohon kehidupan.

Mazmur 1

Ada dua jalan yang dapat ditempuh manusia

Berbahagialah mereka yang, dengan menaruh seluruh kepercayaan pada salib, telah terjun ke dalam air kehidupan (dari seorang penulis abad kedua).
Berbahagialah orang

yang tidak mengikuti nasihat orang fasik;

tidak berlama-lama di jalan orang berdosa

tidak duduk dalam perkumpulan pencemooh,

tetapi kesukaannya adalah Taurat Tuhan

dan yang merenungkan Taurat-Nya siang dan malam.

Ant. Lihatlah bagaimana salib Tuhan dinyatakan sebagai pohon kehidupan.

Ia seperti pohon yang ditanam

di tepi aliran air,

yang menghasilkan buahnya pada musimnya

dan daunnya tidak akan layu;

dan segala yang dilakukannya akan berhasil.

Tidak demikian halnya dengan orang fasik, tidak demikian!

Ant. Lihatlah bagaimana salib Tuhan dinyatakan sebagai pohon kehidupan.

Sebab mereka seperti sekam yang ditiup

akan diterbangkan oleh angin.

Ketika orang fasik dihakimi, mereka tidak akan bertahan,

tidak akan menemukan tempat di antara orang-orang benar;

sebab Tuhan menjaga jalan orang benar

tetapi jalan orang fasik menuju kebinasaan.

Ant. Lihatlah bagaimana salib Tuhan dinyatakan sebagai pohon kehidupan.

Kemuliaan kepada Bapa, dan kepada Putra, dan kepada Roh Kudus:

seperti pada permulaan, sekarang, selalu, dan sepanjang segala abad. Amin.
Doa Mazmur
Tuhan, Engkaulah kepenuhan hidup, kekudusan, dan sukacita. Penuhilah hari-hari dan malam-malam kami dengan kasih akan hikmat-Mu, agar kami dapat berbuah dalam keindahan kekudusan, seperti pohon yang diairi oleh aliran sungai.

Ant. Lihatlah bagaimana salib Tuhan dinyatakan sebagai pohon kehidupan.

Ant. 2 Inilah Raja pilihan-Ku yang akan memerintah di Gunung Sion.

Mazmur 2

Mesias, raja dan penakluk

Para penguasa bumi bersatu untuk menggulingkan Yesus, Putra-Mu yang diurapi (Kisah Para Rasul 4:27).

Mengapa kegaduhan ini di antara bangsa-bangsa,

di antara umat-umat ini gumaman yang sia-sia?

Mereka bangkit, raja-raja bumi,

para pangeran bersekongkol melawan Tuhan dan Yang Diurapi-Nya.

“Mari kita putuskan belenggu mereka,

mari, kita buang kuk mereka.”

Ant. Inilah Raja pilihan-Ku yang akan memerintah di Gunung Sion.

Dia yang duduk di surga tertawa;

Tuhan menertawakan mereka.

Kemudian Dia akan berbicara dalam kemarahan-Nya,

murka-Nya akan menyerang mereka dengan teror.

“Akulah yang telah menetapkan raja-Ku

di Sion, gunung kudus-Ku.”

Ant. Inilah Raja pilihan-Ku yang akan memerintah di Gunung Sion.

Aku akan memberitakan ketetapan Tuhan:

Tuhan berfirman kepadaku: “Engkaulah Putra-Ku.

Akulah yang telah memperanakkan Engkau pada hari ini.

Mintalah dan Aku akan mewariskan bangsa-bangsa kepadamu,

letakkan ujung-ujung bumi dalam kepemilikanmu.

Dengan tongkat besi Engkau akan memecahkan mereka,

menghancurkan mereka seperti bejana tukang tembikar.”

Ant. Inilah Raja pilihan-Ku yang akan memerintah di Gunung Sion.

Sekarang, hai raja-raja, pahamilah,

terimalah peringatan, hai penguasa-penguasa bumi;

layani Tuhan dengan rasa takut

dan gemetar, berikanlah penghormatanmu kepada-Nya

jangan sampai Dia marah dan kamu binasa;

sebab tiba-tiba kemarahan-Nya akan menyala.

Ant. Inilah Raja pilihan-Ku yang akan memerintah di Gunung Sion.

Berbahagialah mereka yang menaruh kepercayaan kepada Allah.

Ant. Inilah Raja pilihan-Ku yang akan memerintah di Gunung Sion.

Kemuliaan kepada Bapa, dan kepada Putra, dan kepada Roh Kudus:

seperti pada permulaan, sekarang, selalu, dan sepanjang segala abad. Amin.
Doa Mazmur
Tuhan Allah, Engkau memberikan bangsa-bangsa di dunia sebagai warisan Putra-Mu yang tunggal; Engkau memahkotai Dia sebagai Raja Sion, kota kudus-Mu, dan memberikan Gereja-Mu untuk menjadi mempelai-Nya. Ketika Dia memberitakan hukum kerajaan-Mu yang kekal, semoga kami melayani Dia dengan setia, dan dengan demikian berbagi kuasa kerajaan-Nya selamanya.

Ant. Inilah Raja pilihan-Ku yang akan memerintah di Gunung Sion.

Ant. 3 Tuhan, Engkaulah pelindungku; Engkau telah mengangkatku dalam kemuliaan.

Mazmur 3

Aku aman dalam pemeliharaan Tuhan

Kristus tertidur dalam kematian, tetapi Dia bangkit dari antara orang mati, karena Allah adalah penyelamat-Nya (Santo Ireneus).
Betapa banyaknya musuhku, ya Tuhan!

Betapa banyaknya yang bangkit melawan aku!

Betapa banyaknya yang berkata tentang aku:

“Tidak ada pertolongan baginya dalam Allah.”

Ant. Tuhan, Engkaulah pelindungku; Engkau telah mengangkatku dalam kemuliaan.

Tetapi Engkau, Tuhan, adalah perisai di sekelilingku,

kemuliaanku, yang mengangkat kepalaku.

Aku berseru dengan nyaring kepada Tuhan.

Dia menjawab dari gunung kudus-Nya.

Ant. Tuhan, Engkaulah pelindungku; Engkau telah mengangkatku dalam kemuliaan.

Aku berbaring untuk beristirahat dan aku tidur.

Aku bangun, sebab Tuhan menopang aku.

Aku tidak akan takut bahkan ribuan orang

yang berbaris di setiap sisi melawan aku.

Ant. Tuhan, Engkaulah pelindungku; Engkau telah mengangkatku dalam kemuliaan.

Bangkitlah, Tuhan; selamatkan aku, ya Allahku,

Engkau yang memukul semua musuhku di mulut,

Engkau yang mematahkan gigi orang fasik!

Ya Tuhan keselamatan, berkatilah umat-Mu!

Ant. Tuhan, Engkaulah pelindungku; Engkau telah mengangkatku dalam kemuliaan.

Kemuliaan kepada Bapa, dan kepada Putra, dan kepada Roh Kudus:

seperti pada permulaan, sekarang, selalu, dan sepanjang segala abad. Amin.
Doa Mazmur
Tuhan Allah, Engkau mendengar seruan Putra-Mu ketika Dia tertindas dan menyelamatkan Dia dari tidur kematian. Bangkitlah, Tuhan, tolonglah Gereja-Mu. Jadilah perisainya agar ia dapat mengangkat kepalanya dan memancarkan kemuliaan kebangkitan.

Ant. Tuhan, Engkaulah pelindungku; Engkau telah mengangkatku dalam kemuliaan.

Hening Kudus (ditandai dengan lonceng) – saat untuk merenung dan menerima dalam hati kita resonansi penuh suara Roh Kudus dan untuk menyatukan doa pribadi kita lebih erat dengan sabda Allah dan suara publik Gereja.
Semoga sabda Kristus senantiasa memenuhi hati-Mu.

Bagikanlah satu sama lain hikmat yang Engkau terima.

BACAAN

Bacaan Pertama

Dari Kitab Nabi Yehezkiel

24:15-27

Hidup nabi adalah tanda bagi umat
Demikianlah firman Tuhan datang kepadaku: Hai anak manusia, dengan pukulan mendadak Aku akan mengambil darimu kesenangan matamu, tetapi janganlah berkabung atau menangis atau meneteskan air mata. Mengeluhlah dalam diam, jangan meratapi orang mati, ikatlah serbanmu, kenakan sandalmu, jangan menutupi janggutmu, dan jangan makan roti kebiasaan.
Malam itu istriku meninggal, dan keesokan paginya aku melakukan seperti yang diperintahkan kepadaku. Kemudian orang-orang bertanya kepadaku, “Tidakkah Engkau akan memberitahu kami apa arti semua hal yang Engkau lakukan ini bagi kami?” Maka aku berbicara kepada orang-orang pagi itu, berkata kepada mereka: Demikianlah firman Tuhan datang kepadaku: Katakanlah kepada kaum Israel: Demikianlah firman Tuhan Allah: Aku sekarang akan menajiskan tempat kudus-Ku, benteng kebanggaanmu, kesenangan matamu, keinginan jiwamu. Putra-putri yang Engkau tinggalkan akan jatuh oleh pedang. Yehezkiel akan menjadi tanda bagimu: semua yang dia lakukan akan kamu lakukan ketika itu terjadi. Demikianlah kamu akan tahu bahwa Akulah Tuhan. Kamu akan melakukan seperti yang telah kulakukan, tidak menutupi janggutmu atau makan roti kebiasaan. Serbanmu akan tetap di kepalamu, sandalmu di kakimu. Kamu tidak akan berkabung atau menangis, tetapi kamu akan membusuk karena dosa-dosamu dan mengeluh satu sama lain.
Adapun Engkau, anak manusia, sesungguhnya, pada hari Aku mengambil dari mereka benteng mereka, sukacita kemuliaan mereka, kesenangan mata mereka, keinginan jiwa mereka, dan kebanggaan hati mereka, putra-putri mereka, pada hari itu orang yang melarikan diri akan datang kepadamu, agar Engkau dapat mendengarnya sendiri; pada hari itu mulutmu akan terbuka dan Engkau tidak akan bisu lagi. Demikianlah Engkau akan menjadi tanda bagi mereka, dan mereka akan tahu bahwa Akulah Tuhan.

RESPONSORIUM Yehezkiel 24:24; Yoel 2:13

Yehezkiel akan menjadi tanda bagimu; kamu akan melakukan persis seperti yang telah dia lakukan,

dan kamu akan tahu bahwa Akulah Tuhan Allahmu.
Koyakkanlah hatimu, bukan pakaianmu, dan kembalilah kepada Tuhan Allahmu.

Dan kamu akan tahu bahwa Akulah Tuhan Allahmu.
Bacaan Kedua

Dari khotbah Tentang Gembala oleh Santo Agustinus, uskup

Tentang orang Kristen yang lemah
Engkau telah gagal menguatkan yang lemah, firman Tuhan. Dia berbicara kepada gembala-gembala jahat, gembala-gembala palsu, gembala-gembala yang mencari kepentingan mereka sendiri dan bukan kepentingan Kristus. Mereka menikmati kelimpahan susu dan wol, tetapi mereka sama sekali tidak peduli pada domba, dan mereka tidak berusaha menyembuhkan yang sakit. Saya pikir ada perbedaan antara yang lemah (yaitu, tidak kuat) dan yang sakit, meskipun kita sering mengatakan bahwa yang lemah juga menderita penyakit.
Saudara-saudaraku, ketika saya mencoba membuat perbedaan itu, mungkin saya bisa melakukannya lebih baik dan dengan ketepatan yang lebih besar, atau mungkin seseorang dengan pengalaman dan wawasan yang lebih besar bisa melakukannya. Tetapi ketika menyangkut kata-kata Kitab Suci, saya mengatakan apa yang saya pikirkan agar sementara itu Anda tidak kehilangan semua manfaat. Dalam kasus domba yang lemah, dikhawatirkan godaan, ketika datang, dapat mematahkannya. Orang sakit, bagaimanapun, sudah sakit karena keinginan terlarang ini atau itu, dan ini menghalanginya untuk masuk ke jalan Allah dan tunduk pada kuk Kristus.
Ada orang-orang yang ingin menjalani hidup yang baik dan telah memutuskan untuk melakukannya, tetapi tidak mampu menanggung penderitaan meskipun mereka siap melakukan kebaikan. Sekarang, bagian dari kekuatan orang Kristen adalah tidak hanya melakukan perbuatan baik tetapi juga menanggung kejahatan. Orang-orang lemah adalah mereka yang tampaknya bersemangat dalam melakukan perbuatan baik tetapi tidak mau atau tidak mampu menanggung penderitaan yang mengancam. Namun, para pencinta dunia, yang terhalang dari perbuatan baik oleh keinginan jahat, terbaring sakit dan lesu, dan penyakit inilah yang merampas kekuatan mereka untuk melakukan perbuatan baik.
Orang lumpuh itu seperti itu. Ketika para pengusungnya tidak dapat membawanya kepada Tuhan, mereka membuka atap dan menurunkannya ke kaki Kristus. Mungkin Anda ingin melakukan ini dalam roh: membuka atap dan menurunkan jiwa yang lumpuh ke hadapan Tuhan. Semua anggota tubuhnya tidak berdaya, kosong dari setiap perbuatan baik, dibebani dengan dosa-dosanya, dan lemah karena penyakit yang disebabkan oleh keinginan jahatnya. Karena semua anggota tubuhnya tidak berdaya, dan kelumpuhan itu bersifat internal, Anda tidak dapat datang kepada tabib. Tetapi mungkin tabib itu sendiri tersembunyi di dalamnya; karena pemahaman sejati tentang Kitab Suci tersembunyi. Oleh karena itu, ungkapkanlah apa yang tersembunyi, dan dengan demikian Anda akan membuka atap dan menurunkan orang lumpuh itu ke kaki Kristus.
Adapun mereka yang gagal melakukan ini dan mereka yang lalai, Anda telah mendengar apa yang dikatakan kepada mereka: Anda telah gagal menyembuhkan yang sakit; Anda telah gagal mengikat apa yang patah. Tentang ini telah kita bicarakan. Manusia dihancurkan oleh godaan yang mengerikan. Tetapi ada penghiburan yang akan mengikat apa yang patah: Allah itu setia. Dia tidak mengizinkan Anda dicobai melampaui kekuatan Anda, tetapi bersama dengan pencobaan Dia juga akan menyediakan jalan keluar, agar Anda dapat menanggungnya.

RESPONSORIUM 1 Korintus 9:22-23

Bagi yang lemah aku menjadi lemah, agar aku dapat memenangkan yang lemah;

Aku menjadi segala-galanya bagi semua orang, agar aku dapat menyelamatkan setidaknya beberapa orang.
Aku melakukan semua ini demi Injil, agar aku dapat berbagi dalam pahalanya.

Aku menjadi segala-galanya bagi semua orang, agar aku dapat menyelamatkan setidaknya beberapa orang.

TE DEUM

Engkaulah Allah: kami memuji-Mu;

Engkaulah Tuhan: kami memuliakan-Mu;

Engkaulah Bapa yang kekal:

Segala ciptaan menyembah-Mu.
Kepada-Mu semua malaikat, semua kuasa surga,

Kerubim dan Serafim, bernyanyi dalam pujian tak berkesudahan:

Kudus, kudus, kudus, Tuhan, Allah semesta alam,

langit dan bumi penuh kemuliaan-Mu.
Paduan mulia para rasul memuji-Mu.

Persekutuan luhur para nabi memuji-Mu.

Pasukan martir berjubah putih memuji-Mu.
Di seluruh dunia Gereja kudus memuliakan-Mu:

Bapa, keagungan tak terbatas,

Putra-Mu yang sejati dan tunggal, layak disembah,

dan Roh Kudus, pembela dan pembimbing.
Engkau, Kristus, adalah Raja kemuliaan,

Putra Bapa yang kekal.
Ketika Engkau menjadi manusia untuk membebaskan kami

Engkau tidak menolak rahim Perawan.
Engkau mengalahkan sengat maut,

dan membuka kerajaan surga bagi semua orang percaya.
Engkau duduk di sisi kanan Allah dalam kemuliaan.

Kami percaya bahwa Engkau akan datang, dan menjadi hakim kami.
Datanglah, Tuhan, dan tolonglah umat-Mu,

yang ditebus dengan harga darah-Mu sendiri,

dan bawalah kami bersama para kudus-Mu

ke kemuliaan abadi.
Selamatkanlah umat-Mu, Tuhan, dan berkatilah warisan-Mu.

Pimpin dan teguhkanlah mereka sekarang dan selalu.
Hari demi hari kami memuji-Mu.

Kami memuji nama-Mu selamanya.
Jagalah kami hari ini, Tuhan, dari segala dosa.

Kasihanilah kami, Tuhan, kasihanilah kami.
Tuhan, tunjukkanlah kasih dan belas kasihan-Mu kepada kami,

karena kami telah menaruh kepercayaan kami kepada-Mu.
Dalam Engkau, Tuhan, adalah harapan kami:

Dan kami tidak akan pernah berharap dengan sia-sia.

DOA PENUTUP

Ya Allah,

yang mendasarkan semua perintah

Hukum Kudus-Mu pada kasih kepada-Mu

dan kepada sesama kami, berikanlah agar,

dengan memelihara perintah-perintah-Mu,

kami layak mencapai hidup yang kekal.

Demi Tuhan kami Yesus Kristus, Putra-Mu,

yang hidup dan berkuasa bersama Engkau dalam persatuan Roh Kudus,

Allah, sepanjang segala abad.

Amin.

AKLAMASI (setidaknya dalam perayaan komunal)

Marilah kita memuji Tuhan.

Dan bersyukur kepada-Nya.

Ibadat Pagi

Madah

Allah hidup dan meraja
Alleluya, alleluya
Maut sudah dikalahkan
Hidup sudah dilimpahkan.
Alleluya, alleluya
Terpujilah Kristus Tuhan.

Hari ini hari Tuhan
Alleluya, alleluya
Hari penuh kesukaan
Hari raya kebangkitan
Alleluya, alleluya
Terpujilah Kristus Tuhan.

Mari kita bergembira
Alleluya, alleluya
Bersyukur sambil memuji,
Bermadah sambil bernyanyi
Alleluya, alleluya
Terpujilah Kristus Tuhan.

Ant.1: Terberkatilah yang datang demi nama Tuhan. Alleluya.

Mazmur 117 (118)

Bersyukurlah kepada Tuhan, sebab Ia baik,*
kekal abadi kasih setiaNya.

Hendaklah Israel berkata,*
kekal abadi kasih setiaNya.

Hendaklah kaum Harun berkata,*
kekal abadi kasih setiaNya.

Hendaklah orang yang takwa berkata,*
kekal abadi kasih setiaNya.

Dalam kesesakan aku berseru kepada Tuhan,*
Ia menjawab dan melegakan daku.

Tuhan di pihakku, aku tidak takut,*
Apa yang dapat dilakukan manusia terhadapku?

Tuhan di pihakku, Ia penolongku.*
Aku melihat pembenciku tersipu-sipu.

Lebih baik berlindung pada Tuhan,*
dari pada percaya kepada manusia.

Lebih baik berlindung pada Tuhan,*
dari pada percaya kepada bangsawan.

Segala bangsa mengepung aku,*
tapi berkat nama Tuhan mereka kubinasakan.

Mereka mengepung aku rapat-rapat,*
tapi berkat nama Tuhan mereka kubinasakan.

Mereka mengepung aku seperti lebah,+
seperti nyala api yang menjilat-jilat,*
tapi berkat nama Tuhan mereka kubinasakan.

Aku didesak-desak sampai terjatuh,*
tetapi Tuhan menolong aku.

Tuhanlah kekuatan dan pelindungku,*
Dialah kemenanganku

Suara gembira dan sorak-sorai,*
terdengar di perkemahan para pemenang.

"Tuhan bertindak dengan tangan kuat,*
tangan Tuhan mahakuasa".

Aku tidak akan mati, aku tetap hidup,*
untuk mewartakan karya-karya Tuhan.

Tuhan sering menyiksa aku,*
namun tidak menyerahkan daku kepada maut.

Bukalah bagiku gerbang kemenangan,*
supaya aku masuk dan bersyukur kepada Tuhan.

Inilah pintu gerbang Tuhan,*
para pemenang masuk ke dalamnya.

Syukur kepadaMu, sebab Engkau memenangkan daku,*
dan menjadi penyelamatku.

Batu yang dibuang oleh para pembangun,*
telah menjadi batu sendi.

Karya Tuhanlah itu,*
sangat mengagumkan kita.

Pada hari inilah Tuhan bertindak,*
mari kita rayakan dengan gembira.

Ya Tuhan, berilah kami keselamatan!*
Ya Tuhan, berilah kami kesejahteraan!

Terberkatilah yang datang demi nama Tuhan,+
kami memberkati kamu dari dalam rumah Tuhan,*
Tuhanlah Allah, Dia menerangi kita.

Beraraklah dengan membawa ranting berdaun,*
hiasilah tanduk-tanduk mesbah.

Allahkulah Engkau, Engkau kupuji,*
Allahku, Engkau kuagungkan.

Bersyukurlah kepada Tuhan, sebab Ia baik,*
kekal abadi kasih setiaNya.

Ant.1: Terberkatilah yang datang demi nama Tuhan. Alleluya.

Ant.2: Marilah kita memuji Allah kita. Alleluya.

Dan 3,52-57

Terpujilah Engkau, Tuhan, Allah leluhur kami,*
kepadaMulah pujian selama segala abad.

Terpujilah namaMu yang mulia dan kudus,*
kepadaMulah pujian selama segala abad.

Terpujilah Engkau dalam baitMu yang mulia dan kudus,*
kepadaMulah pujian selama segala abad.

Terpujilah Engkau di atas takhta kerajaanMu,*
kepadaMulah pujian selama segala abad.

Terpujilah Engkau yang mendugai samudera raya,+
dan bersemayam di atas singgasana,*
kepadaMulah pujian selama segala abad.

Terpujiah Engkau di bentangan langit,*
kepadaMulah pujian selama segala abad.

Pujilah Tuhan, hai segala karya Allah,*
kepadaNyalah pujian selama segala abad.

Pujilah Bapa dan Putera dan Roh kudus,*
kepadaNyalah pujian selama segala abad.

(Kemuliaan tidak diucapkan)

Ant.2: Marilah kita memuji Allah kita. Alleluya.

Ant.3: Pujilah Tuhan karena kemuliaanNya yang besar. Alleluya.

Mazmur 150

Pujilah Tuhan di tempatNya yang kudus,*
pujilah Dia di angkasaNya yang gemilang.

Pujilah Dia karena karyaNya yang agung,*
pujilah Dia karena kemuliaanNya yang besar.

Pujilah Dia dengan bunyi sangkakala,*
pujilah Dia dengan kecapi dan celempung.

Pujilah Dia dengan rebana dan tari-tarian,*
pujilah Dia dengan gitar dan seruling.

Pujilah Dia dengan ceracap yang berdenting,+
Pujilah Dia dengan ceracap gemercing,*
segala yang bernafas, pujilah Tuhan.

Ant.3: Pujilah Tuhan karena kemuliaanNya yang besar. Alleluya.

Bacaan Singkat (Yeh 36,25-27)

Aku akan mereciki kamu dengan air suci, maka sucilah kamu dari segala kenajisan, dan kamu akan Kulepaskan dari semua berhalamu. Kamu akan Kuberi hati yang baru, dan semangat baru Kutempatkan dalam batinmu. Hati yang membatu akan Kuambil dari batinmu, dan kamu akan Kuberi hati yang lembut, dan Aku membuat kamu berlaku menurut ketetapanKu; hukumKu akan kamu tepati dan kamu laksanakan.

Lagu Singkat

P: Kami akan memuji Engkau, ya Allah,* Dan meyerukan namaMu. U: Kami. P: Kami akan mewartakan karyaMu yang agung. U: Dan menyerukan namaMu. P: Kemuliaan. U: Kami.

Ant.Kidung (Mi II): Para murid datang dan melihat tempat Yesus tinggal. Hari itu mereka tinggal bersama Yesus.

KIDUNG ZAKARIA (Luk 1,68-79)

Terpujilah Tuhan, Allah Israel,*
sebab Ia mengunjungi dan membebaskan umatNya.

Ia mengangkat bagi kita seorang penyelamat yang gagah perkasa,*
putera Daud, hambaNya.

Seperti dijanjikanNya dari sediakala,*
dengan perantaraan para nabiNya yang kudus.

Untuk menyelamatkan kita dari musuh-musuh kita,*
dan dari tangan semua lawan yang membenci kita.

Untuk menunjukkan rahmatNya kepada leluhur kita,*
dan mengindahkan perjanjianNya yang kudus.

Sebab Ia telah bersumpah kepada Abraham, bapa kita,*
akan membebaskan kita dari tangan musuh.

Agar kita dapat mengabdi kepadaNya tanpa takut,*
dan berlaku kudus dan jujur di hadapanNya seumur hidup.

Dan engkau, anakku, akan disebut nabi Allah yang mahatinggi,*
sebab engkau akan mendahului Tuhan untuk menyiapkan jalanNya.

Untuk menanamkan pengertian akan keselamatan dalam umatNya,*
berkat pengampunan dosa mereka.

Sebab Allah kita penuh rahmat dan belaskasihan,*
Ia mengunjungi kita laksana fajar cemerlang.

Untuk menyinari orang yang meringkuk dalam kegelapan maut,*
dan membimbing kita ke jalan damai sejahtera.

Ant.Kidung: Para murid datang dan melihat tempat Yesus tinggal. Hari itu mereka tinggal bersama Yesus.

Doa Permohonan

Penyelamat kita telah turun ke dunia untuk hidup di tengah kita. Marilah kita mengucap syukur kepadaNya dan berkata:
U: Engkaulah cahaya dan sukacita kami, ya raja mahamulia.
P: Tuhan Kristus, fajar cemerlang, buah sulung kebangkitan,* semoga kami mengikuti Engkau dalam cahaya kehidupan.
P: Tunjukkanlah kepada kami kebaikanMu yang tertera dalam setiap makhluk,* supaya kami melihat kemuliaanMu di mana-mana.
P: Janganlah membiarkan kami dikalahkan oleh kejahatan,* tetapi tolonglah kami mengalahkan kejahatan dengan kebaikan.
P: Ketika Engkau dibaptis di sungai Yordan, Engkau diurapi oleh Roh kudus,* semoga kami hari ini bertindak atas dorongan Roh kudus itu juga.

Bapa Kami

Doa Penutup (Mi II)

Allah yang kekal dan kuasa, Engkau mengatur langit dan bumi. Dengarkanlah dengan rela permohonan umatMu. Demi Yesus Kristus, PuteraMu dan pengantara kami yang hidup dan berkuasa bersama Bapa dalam persekutuan Roh kudus, sepanjang segala masa. Amin.

Ibadat Sebelum Tengah Hari

MINGGU PEKAN II — IBADAT SEBELUM TENGAH HARI (Tertia)

Pembukaan

Ya Allah, bersegeralah menolong aku.
Tuhan, perhatikanlah hambaMu.
Kemuliaan kepada Bapa dan Putra dan Roh Kudus. Seperti pada permulaan, sekarang, selalu, dan sepanjang segala abad. Amin.

Madah

Ya Roh Kudus, datanglah kini,
satu dengan Bapa dan Putra;
sudilah Engkau bersegera,
mencurah penuh ke hati kami.

Mulut, lidah, budi, dan rasa,
serta tenaga wartakan iman;
berkobarlah kasih bagai api,
nyalanya menjangkau sesama.

Kenalkanlah kami pada Bapa,
dan pada Putra melalui-Mu;
Engkau Roh dari keduanya,
kami imani sepanjang masa. Amin.

Pendarasan Mazmur (Mazmur Pelengkap)

Mazmur 120 (Nyanyian Ziarah)
1 Nyanyian ziarah. Dalam kesesakanku aku berseru kepada TUHAN dan Ia menjawab aku:
2 "Ya TUHAN, lepaskanlah aku dari pada bibir dusta, dari pada lidah penipu."
3 Apakah yang diberikan kepadamu dan apakah yang ditambahkan kepadamu, hai lidah penipu?
4 Panah-panah yang tajam dari pahlawan dan bara kayu arar.
5 Celakalah aku, karena harus tinggal sebagai orang asing di Mesekh, karena harus diam di antara kemah-kemah Kedar!
6 Cukup lama aku tinggal bersama-sama dengan orang-orang yang membenci perdamaian.
7 Aku ini suka perdamaian, tetapi apabila aku berbicara, maka mereka menghendaki perang.

Mazmur 121 (Nyanyian Ziarah)
1 Nyanyian ziarah. Aku melayangkan mataku ke gunung-gunung; dari manakah akan datang pertolonganku?
2 Pertolonganku ialah dari TUHAN, yang menjadikan langit dan bumi.
3 Ia takkan membiarkan kakimu goyah, Penjagamu tidak akan terlelap.
4 Sesungguhnya tidak terlelap dan tidak tertidur Penjaga Israel.
5 Tuhanlah Penjagamu, Tuhanlah naunganmu di sebelah tangan kananmu.
6 Matahari tidak menyakiti engkau pada waktu siang, atau bulan pada waktu malam.
7 TUHAN akan menjaga engkau terhadap segala kecelakaan; Ia akan menjaga nyawamu.
8 TUHAN akan menjaga keluar masukmu, dari sekarang sampai selama-lamanya.

Mazmur 122 (Nyanyian Ziarah)
1 Nyanyian ziarah Daud. Aku bersukacita, ketika dikatakan orang kepadaku: "Mari kita pergi ke rumah TUHAN."
2 Sekarang kaki kami berdiri di pintu gerbangmu, hai Yerusalem.
3 Hai Yerusalem, yang telah didirikan sebagai kota yang bersambung rapat,
4 ke mana suku-suku berziarah, yakni suku-suku TUHAN, untuk bersyukur kepada nama TUHAN sesuai dengan peraturan bagi Israel.
5 Sebab di sanalah ditaruh kursi-kursi pengadilan, kursi-kursi milik keluarga raja Daud.
6 Berdoalah untuk kesejahteraan Yerusalem: "Biarlah orang-orang yang mencintaimu mendapat sentosa.
7 Biarlah kesejahteraan ada di lingkungan tembokmu, dan sentosa di dalam purimu!"
8 Oleh karena saudara-saudaraku dan teman-temanku aku hendak mengucapkan: "Semoga kesejahteraan ada di dalammu!"
9 Oleh karena rumah TUHAN, Allah kita, aku hendak mencari kebaikan bagimu.

Bacaan Singkat (Rom 5, 1-2. 5)
1 Sebab itu, kita yang dibenarkan karena iman, kita hidup dalam damai sejahtera dengan Allah oleh karena Tuhan kita, Yesus Kristus. 2 Oleh Dia kita juga beroleh jalan masuk oleh iman kepada kasih karunia ini. Di dalam kasih karunia ini kita berdiri dan kita bermegah dalam pengharapan akan menerima kemuliaan Allah. 5 Dan pengharapan tidak mengecewakan, karena kasih Allah telah dicurahkan di dalam hati kita oleh Roh Kudus yang telah dikaruniakan kepada kita.

Ayat Singkat
P. Kasih setia Tuhan hendak kunyanyikan selama-lamanya.
U. Turun-temurun aku memberitakan kesetiaan-Mu.

Doa Penutup

Tuhan Yesus Kristus, pada jam ketiga Engkau dihantar ke hukuman salib demi keselamatan dunia; dengan rendah hati kami mohon kepada-Mu, agar atas kejahatan masa lampau kami senantiasa memperoleh ampun pada-Mu, dan terhadap masa depan kami tetap Kaulindungi. Sebab Engkau hidup dan berkuasa sepanjang segala masa. Amin.

Ibadat Tengah Hari

Didaraskan pada Ibadat Siang I, II, maupun III.

MINGGU II SIANG

Madah

Ya Roh kudus sumber cinta
Serta Bapa dan Putera
Datanglah di tengah kami
Membawa hidup Ilahi

Gerakkanlah hati kami
Agar giat penuh bakti
Menyanyikan lagu puji
Mengamalkan cinta suci

Kabulkanlah doa kami
Ya Allah Bapa surgawi
Bersama Putera dan RohMu
Sekarang serta selalu. Amin.

Ant.1: Tuhan membaringkan daku di padang rumput yang hijau, alleluya.

Mazmur 22 (23)

Tuhanlah gembalaku, aku takkan berkekurangan,*
Ia membaringkan daku di padang rumput yang hijau.

Ia membimbing aku ke air yang tenang,*
dan menyegarkan daku.

Ia menuntun aku di jalan yang lurus,*
demi namaNya yang kudus.

Sekalipun berjalan dalam lembah yang kelam,*
aku tidak takut bahaya, sebab Engkau besertaku.

Tongkat kegembalaanMu,*
itulah yang menghibur aku.

Engkau menyediakan hidangan bagiku,*
di hadapan segala lawanku.

Engkau mengurapi kepalaku dengan minyak,*
pialaku penuh melimpah.

Kerelaan dan kemurahanMu mengiringi aku,*
seumur hidup.

aku akan diam di dalam rumah Tuhan,*
sepanjang masa.

Ant.1: Tuhan membaringkan daku di padang rumput yang hijau, alleluya.

Ant.2: Di Israel nama Tuhan termasyhur, alleluya.

Mazmur 75 (76)

Allah terkenal di Yehuda,*
di Israel namaNya termasyhur.

KemahNya berada di Salem,*
dan di Sion kediamanNya.

DihancurkanNya panah yang berkilat,*
perisai dan pedang dan perlengkapan perang.

Cemerlang Engkau dan mulia,*
lebih megah dari gunung abadi.

Orang gagah berani Kaujarahi,+
mereka terlelap dalam tidurnya,*
orang yang perkasa lenyap kekuatannya.

Ya Allah Yakub,*
hardikMu melumpuhkan kereta maupun kuda.

Ant.2: Di Israel nama Tuhan termasyhur, alleluya.

Ant.3: Bumi takut dan tertegun, pada waktu Allah bangkit untuk mengadili, alleluya.

Dahsyat Engkau, siapakah dapat bertahan di hadapanMu,*
terhadap hebatnya amarahMu.

Dari langit Kauperdengarkan keputusanMu,*
bumi takut dan tertegun.

pada waktu Allah bangkit untuk mengadili,*
dan menyelamatkan orang tertindas seluruh negeri.

Keberangan manusia bahkan menjadi pujianMu,*
dan amarahnya menambah keluhuranMu.

Bernadarlah dan penuhilah janjimu kepada Tuhan Allahmu,*
hendaknya para hamba Tuhan menyampaikan persembahan kepada Yang dahsyat.

Ia mematahkan semangat para penguasa,*
menakutkan para raja bumi.

Ant.3: Bumi takut dan tertegun, pada waktu Allah bangkit untuk mengadili, alleluya.

Bacaan singkat (Rom 8,26)

Roh kudus datang membantu kita yang lemah ini. Sebab sesungguhnya kita tidak tahu, bagaimana kita harus berdoa. Maka Roh kudus sendiri berdoa untuk kita dengan keluhan yang tak terucapkan.

P: Ya Tuhan, hendaknya seruanku sampai ke hadapanMu.
U: Berilah aku pengertian seturut firmanMu.

Doa Penutup (Mi II)

Allah yang kekal dan kuasa, Engkau mengatur langit dan bumi. Dengarkanlah dengan rela permohonan umatMu. Demi Yesus Kristus, PuteraMu dan pengantara kami yang hidup dan berkuasa bersama Bapa dalam persekutuan Roh kudus, sepanjang segala masa. Amin.

Home

***

MINGGU II SORE II

Madah

Pencipta cahaya mulya
Yang mengatur matahari
Pada awal masa purba
Kauciptakan langit bumi.

Pagi petang Kauhubungkan
Kauberi julukan hari
Senja sudah Kaudatangkan
T'rimalah pujian kami.

Kami sesal akan dosa
Ingin bersih dari noda
Agar dapat masuk surga
Mencapai pahala mulya.

Kabulkanlah doa kami
Ya Bapa yang baik hati
Bersama Putra dan rohMu
Sekarang serta selalu. Amin.

Ant.1: Kristus Tuhan adalah imam seperti Melkisedek untuk selama-lamanya, alleluya.

Mazmur 109,1-5.7

Tuhan berfirman kepada baginda: "Duduklah di sisi kananKu,*
sampai musuh musuhmu Kujadikan tumpuan kakimu".

Tuhan meluaskan kekuasaan baginda dari kediamanNya di Sion,*
"Berkuasalah atas para musuh.

Engkau berkuasa sejak kelahiranmu, di atas gunung yang suci,*
sejak engkau terkandung, sejak fajar masa mudamu".

Tuhan telah bersumpah dan tidak menyesal,*
"Engkaulah imam seperti Melkisedek, untuk selama-lamanya".

Tuhan mendampingi baginda,*
pada hari kemurkaanNya raja-raja dihancurkanNya.

Tuhan menyertai baginda dalam segala usaha,*
agar baginda berlangkah maju dengan gagah perkasa.

Ant.1: Kristus Tuhan adalah imam seperti Melkisedek untuk selama-lamanya, alleluya.

Ant.2: Allah kita ada di surga, Ia melakukan semua yang dikehendakiNya, alleluya.

Mazmur 113B (115)

Bukan kami, ya Tuhan, bukan kami,+
melainkan namaMulah hendaknya dimuliakan,*
karena kasih dan kesetiaanMu.

Mengapa para bangsa harus berkata,*
"Di manakah Allah mereka?"

Allah kita ada di surga,*
Ia melakukan semua yang dikehendakiNya.

Berhala-berhala mereka perak dan emas belaka,*
buatan tangan manusia.

Mempunyai mulut, tetapi tidak dapat berbicara,*
mempunyai mata, tetapi tidak dapat melihat.

Mempunyai telinga, tetapi tidak dapat mendengar,*
mempunyai hidung, tetapi tidak dapat mencium.

Mempunyai tangan, tetapi tidak dapat meraba,+
mempunyai kaki, tetapi tidak dapat berjalan,*
tiada suara keluar dari tenggorokannya.

Mereka yang membuatnya akan sama halnya,*
begitu pun mereka yang percaya kepadanya.

Umat Israel hendaknya percaya kepada Tuhan,*
Dialah pertolongan dan perisai mereka.

Kaum Harun hendaknya percaya kepada Tuhan,*
Dialah pertolongan dan perisai mereka.

Semua orang yang takwa hendaknya percaya kepada Tuhan,*
Dialah pertolongan dan perisai mereka.

Tuhan akan mengingat kita,*
Ia akan memberkati kita.

Ia memberkati umat Israel,*
Ia memberkati kaum Harun.

Ia memberkati semua orang yang takwa,*
baik yang kecil maupun yang besar.

Semoga Tuhan menambah jumlahmu,*
jumlahmu sendiri dan jumlah keturunanmu.

Diberkatilah engkau oleh Tuhan Allah kita,*
yang menjadikan langit dan bumi.

Surga itu kepunyaan Tuhan,*
dan bumi diberikanNya kepada manusia.

Yang memuji Tuhan bukan orang-orang mati,*
dan bukan mereka yang turun ke alam maut.

Tetapi kitalah yang memuliakan Tuhan,*
sekarang dan selama-lamanya.

Ant.2: Allah kita ada di surga, Ia melakukan semua yang dikehendakiNya, alleluya.

Ant.3: Pujilah Allah kita, hai kamu para hambaNya, baik kecil mupun besar. Alleluya.

Why 19,1-7

Alleluya.
Pokok keselamatan, kemuliaan dan kekuasaan ialah Allah kita,*
karena benar dan adillah segala keputusanNya.
Alleluya.

Alleluya.
Pujilah Allah kita, hai sekalian hambaNya,*
semua yang takwa, baik kecil maupun besar.
Alleluya.

Alleluya.
Sebab Tuhan, Allah kita yang mahakuasa,*
sudah menjadi raja.
Alleluya.

Alleluya.
Marilah kita bersukacita dan bersorak-sorai,*
marilah kita memuliakan Tuhan.
Alleluya.

Alleluya.
Hari pernikahan Anakdomba telah tiba,*
dan mempelaiNya sudah siap berhias.
Alleluya.

Ant.3: Pujilah Allah kita, hai kamu para hambaNya, baik kecil mupun besar. Alleluya.

Bacaan singkat (2Tes 2,13-14)

Kami harus selalu mengucap syukur kepada Allah atas kamu, saudara-saudara yang dikasihi Tuhan. Sebab Allah telah memilih kamu sebagai buah sulung untuk diselamatkan karena dikuduskan oleh Roh dan karena percaya akan kebenaran. Untuk itulah Allah telah memanggil kamu dengan perantaraan Injil yang kami wartakan, sehingga kamu dapat memperoleh kemuliaan Yesus Kristus, Tuhan kita.

Lagu Singkat

P: Agunglah Tuhan kita,* Dan amat besarlah kekuasaanNya. U: Agunglah. P: HikmatNya tak terduga dalamnya. U: Dan amat besarlah kekuasaanNya. P: Kemuliaan. U: Kristus.

Ant.Kidung (Mi II): Ada perkawinan di Kana Galilea. Yesus dan Maria ibuNya hadir juga.

KIDUNG MARIA (Luk 1,46-5)

Aku mengagungkan Tuhan,*
hatiku bersukaria karena Allah, penyelamatku.

Sebab Ia memperhatikan daku,*
hambaNya yang hina ini.

Mulai sekarang aku disebut: yang bahagia,*
oleh sekalian bangsa.

Sebab perbuatan besar dikerjakan bagiku oleh Yang mahakuasa,*
kuduslah namaNya.

Kasih sayangNya turun-temurun,*
kepada orang yang takwa.

Perkasalah perbuatan tanganNya,*
dicerai-beraikanNya orang yang angkuh hatinya

Orang yang berkuasa diturunkanNya dari takhta,*
yang hina-dina diangkatnya.

Orang lapar dikenyangkanNya dengan kebaikan,*
orang kaya diusirNya pergi dengan tangan kosong

Menurut janjiNya kepada leluhur kita,*
Allah telah menolong Israel, hambaNya.

Demi kasih sayangNya kepada Abraham serta keturunannya,*
untuk selama-lamanya.

Ant.Kidung: Ada perkawinan di Kana Galilea. Yesus dan Maria ibuNya hadir juga.

Doa Permohonan

Kristus sanggup menyelamatkan semua orang yang datang kepada Allah melalui Dia, sebab Ia selalu bertindak sebagai pengantara kita. Marilah kita memuji dan meluhurkan Dia dan dengan penuh kepercayaan berkata:
U: Ingatlah akan umatMu, ya Tuhan.
P: Pada senja hari ini kami mohon kepadaMu, ya Kristus, matahari sejati,* lindungilah seluruh umat manusia dan sinarilah dengan terang cahayaMu.
P: Peliharalah perjanjian yang Kauteguhkan dengan darahMu,* dan kuduskanlah GerejaMu supaya tetap suci dan tak bercela.
P: Bimbinglah orang yang sedang bepergian, dan hantarlah mereka pada jalan yang aman sentosa,* agar mereka sampai ke tempat tujuannya dengan selamat.
P: Sambutlah, ya Tuhan, arwah-arwah para hambaMu,* hapuskanlah dosa mereka dan terimalah mereka dalam kemuliaan abadi.

Bapa Kami

Doa Penutup (Mi II)

Allah yang kekal dan kuasa, Engkau mengatur langit dan bumi. Dengarkanlah dengan rela permohonan umatMu. Demi Yesus Kristus, PuteraMu dan pengantara kami yang hidup dan berkuasa bersama Bapa dalam persekutuan Roh kudus, sepanjang segala masa. Amin.

Ibadat Sesudah Tengah Hari

MINGGU PEKAN II — IBADAT SESUDAH TENGAH HARI (Nona)

Pembukaan

Ya Allah, bersegeralah menolong aku.
Tuhan, perhatikanlah hambaMu.
Kemuliaan kepada Bapa dan Putra dan Roh Kudus. Seperti pada permulaan, sekarang, selalu, dan sepanjang segala abad. Amin.

Madah

Ya Allah, kekuatan yang teguh,
tak tergoyahkan tinggal dalam-Mu;
Engkau menata waktu terang siang
dalam pergantian yang berurutan.

Karuniakanlah senja yang cerah,
agar hidup tak pernah pudar,
melainkan pahala kematian kudus:
kemuliaan kekal menyongsong kami.

Kabulkanlah, ya Bapa mahakasih,
dan Putra Tunggal setara Bapa,
bersama Roh Kudus Penghibur,
yang meraja sepanjang segala masa. Amin.

Pendarasan Mazmur (Mazmur Pelengkap)

Mazmur 126 (Nyanyian Ziarah)
1 Nyanyian ziarah. Ketika TUHAN memulihkan keadaan Sion, keadaan kita seperti orang-orang yang bermimpi.
2 Pada waktu itu mulut kita penuh dengan tertawa, dan lidah kita dengan sorak-sorai. Pada waktu itu berkatalah orang di antara bangsa-bangsa: "TUHAN telah melakukan perkara besar kepada orang-orang ini!"
3 TUHAN telah melakukan perkara besar kepada kita, maka kita bersukacita.
4 Pulihkanlah keadaan kami, ya TUHAN, seperti memulihkan batang air kering di Tanah Negeb!
5 Orang-orang yang menabur dengan mencucurkan air mata, akan menuai dengan bersorak-sorai.
6 Orang yang berjalan maju dengan menangis sambil menabur benih, pasti pulang dengan sorak-sorai sambil membawa berkas-berkasnya.

Mazmur 127 (Nyanyian Ziarah)
1 Nyanyian ziarah Salomo. Jikalau bukan TUHAN yang membangun rumah, sia-sialah usaha orang yang membangunnya; jikalau bukan TUHAN yang mengawal kota, sia-sialah pengawal berjaga-jaga.
2 Sia-sialah kamu bangun pagi-pagi dan duduk-duduk sampai jauh malam, dan makan roti yang diperoleh dengan susah payah--sebab Ia memberikannya kepada yang dicintai-Nya pada waktu tidur.
3 Sesungguhnya, anak-anak lelaki adalah milik pusaka dari pada TUHAN, dan buah kandungan adalah suatu upah.
4 Seperti anak-anak panah di tangan pahlawan, demikianlah anak-anak pada masa muda.
5 Berbahagialah orang yang telah membuat penuh tabung panahnya dengan semuanya itu. Ia tidak akan mendapat malu, apabila ia berbicara dengan musuh-musuh di pintu gerbang.

Mazmur 128 (Nyanyian Ziarah)
1 Nyanyian ziarah. Berbahagialah setiap orang yang takut akan TUHAN, yang hidup menurut jalan yang ditunjukkan-Nya!
2 Apabila engkau memakan hasil jerih payah tanganmu, berbahagialah engkau dan baiklah keadaanmu!
3 Isterimu akan menjadi seperti pohon anggur yang subur di dalam rumahmu; anak-anakmu seperti tunas pohon zaitun sekeliling mejamu!
4 Sesungguhnya demikianlah akan diberkati orang laki-laki yang takut akan TUHAN.
5 Kiranya TUHAN memberkati engkau dari Sion, supaya engkau melihat kebahagiaan Yerusalem seumur hidupmu,
6 dan melihat anak-anak dari anak-anakmu! Damai sejahtera atas Israel!

Bacaan Singkat (2 Cor 1, 21-22)
21 Sebab Dia yang telah meneguhkan kami bersama-sama dengan kamu di dalam Kristus, adalah Allah yang telah mengurapi, 22 memeteraikan tanda milik-Nya atas kita dan yang memberikan Roh Kudus di dalam hati kita sebagai jaminan dari semua yang telah disediakan untuk kita.

Ayat Singkat
P. Tuhan adalah terangku dan keselamatanku.
U. Tuhan adalah benteng hidupku.

Doa Penutup

Tuhan Yesus Kristus, Engkau menghantar penjahat yang bertobat dari kayu salib masuk ke dalam kerajaan-Mu; sambil mengakui dosa-dosa kami, dengan penuh kepercayaan kami mohon kepada-Mu, agar sesudah kematian Engkau membuat kami masuk dengan sukacita melalui pintu firdaus. Sebab Engkau hidup dan berkuasa sepanjang segala masa. Amin.

Ibadat Sore

MINGGU II SORE II

Madah

Pencipta cahaya mulya
Yang mengatur matahari
Pada awal masa purba
Kauciptakan langit bumi.

Pagi petang Kauhubungkan
Kauberi julukan hari
Senja sudah Kaudatangkan
T'rimalah pujian kami.

Kami sesal akan dosa
Ingin bersih dari noda
Agar dapat masuk surga
Mencapai pahala mulya.

Kabulkanlah doa kami
Ya Bapa yang baik hati
Bersama Putra dan rohMu
Sekarang serta selalu. Amin.

Ant.1: Kristus Tuhan adalah imam seperti Melkisedek untuk selama-lamanya, alleluya.

Mazmur 109,1-5.7

Tuhan berfirman kepada baginda: "Duduklah di sisi kananKu,*
sampai musuh musuhmu Kujadikan tumpuan kakimu".

Tuhan meluaskan kekuasaan baginda dari kediamanNya di Sion,*
"Berkuasalah atas para musuh.

Engkau berkuasa sejak kelahiranmu, di atas gunung yang suci,*
sejak engkau terkandung, sejak fajar masa mudamu".

Tuhan telah bersumpah dan tidak menyesal,*
"Engkaulah imam seperti Melkisedek, untuk selama-lamanya".

Tuhan mendampingi baginda,*
pada hari kemurkaanNya raja-raja dihancurkanNya.

Tuhan menyertai baginda dalam segala usaha,*
agar baginda berlangkah maju dengan gagah perkasa.

Ant.1: Kristus Tuhan adalah imam seperti Melkisedek untuk selama-lamanya, alleluya.

Ant.2: Allah kita ada di surga, Ia melakukan semua yang dikehendakiNya, alleluya.

Mazmur 113B (115)

Bukan kami, ya Tuhan, bukan kami,+
melainkan namaMulah hendaknya dimuliakan,*
karena kasih dan kesetiaanMu.

Mengapa para bangsa harus berkata,*
"Di manakah Allah mereka?"

Allah kita ada di surga,*
Ia melakukan semua yang dikehendakiNya.

Berhala-berhala mereka perak dan emas belaka,*
buatan tangan manusia.

Mempunyai mulut, tetapi tidak dapat berbicara,*
mempunyai mata, tetapi tidak dapat melihat.

Mempunyai telinga, tetapi tidak dapat mendengar,*
mempunyai hidung, tetapi tidak dapat mencium.

Mempunyai tangan, tetapi tidak dapat meraba,+
mempunyai kaki, tetapi tidak dapat berjalan,*
tiada suara keluar dari tenggorokannya.

Mereka yang membuatnya akan sama halnya,*
begitu pun mereka yang percaya kepadanya.

Umat Israel hendaknya percaya kepada Tuhan,*
Dialah pertolongan dan perisai mereka.

Kaum Harun hendaknya percaya kepada Tuhan,*
Dialah pertolongan dan perisai mereka.

Semua orang yang takwa hendaknya percaya kepada Tuhan,*
Dialah pertolongan dan perisai mereka.

Tuhan akan mengingat kita,*
Ia akan memberkati kita.

Ia memberkati umat Israel,*
Ia memberkati kaum Harun.

Ia memberkati semua orang yang takwa,*
baik yang kecil maupun yang besar.

Semoga Tuhan menambah jumlahmu,*
jumlahmu sendiri dan jumlah keturunanmu.

Diberkatilah engkau oleh Tuhan Allah kita,*
yang menjadikan langit dan bumi.

Surga itu kepunyaan Tuhan,*
dan bumi diberikanNya kepada manusia.

Yang memuji Tuhan bukan orang-orang mati,*
dan bukan mereka yang turun ke alam maut.

Tetapi kitalah yang memuliakan Tuhan,*
sekarang dan selama-lamanya.

Ant.2: Allah kita ada di surga, Ia melakukan semua yang dikehendakiNya, alleluya.

Ant.3: Pujilah Allah kita, hai kamu para hambaNya, baik kecil mupun besar. Alleluya.

Why 19,1-7

Alleluya.
Pokok keselamatan, kemuliaan dan kekuasaan ialah Allah kita,*
karena benar dan adillah segala keputusanNya.
Alleluya.

Alleluya.
Pujilah Allah kita, hai sekalian hambaNya,*
semua yang takwa, baik kecil maupun besar.
Alleluya.

Alleluya.
Sebab Tuhan, Allah kita yang mahakuasa,*
sudah menjadi raja.
Alleluya.

Alleluya.
Marilah kita bersukacita dan bersorak-sorai,*
marilah kita memuliakan Tuhan.
Alleluya.

Alleluya.
Hari pernikahan Anakdomba telah tiba,*
dan mempelaiNya sudah siap berhias.
Alleluya.

Ant.3: Pujilah Allah kita, hai kamu para hambaNya, baik kecil mupun besar. Alleluya.

Bacaan singkat (2Tes 2,13-14)

Kami harus selalu mengucap syukur kepada Allah atas kamu, saudara-saudara yang dikasihi Tuhan. Sebab Allah telah memilih kamu sebagai buah sulung untuk diselamatkan karena dikuduskan oleh Roh dan karena percaya akan kebenaran. Untuk itulah Allah telah memanggil kamu dengan perantaraan Injil yang kami wartakan, sehingga kamu dapat memperoleh kemuliaan Yesus Kristus, Tuhan kita.

Lagu Singkat

P: Agunglah Tuhan kita,* Dan amat besarlah kekuasaanNya. U: Agunglah. P: HikmatNya tak terduga dalamnya. U: Dan amat besarlah kekuasaanNya. P: Kemuliaan. U: Kristus.

Ant.Kidung (Mi II): Ada perkawinan di Kana Galilea. Yesus dan Maria ibuNya hadir juga.

KIDUNG MARIA (Luk 1,46-5)

Aku mengagungkan Tuhan,*
hatiku bersukaria karena Allah, penyelamatku.

Sebab Ia memperhatikan daku,*
hambaNya yang hina ini.

Mulai sekarang aku disebut: yang bahagia,*
oleh sekalian bangsa.

Sebab perbuatan besar dikerjakan bagiku oleh Yang mahakuasa,*
kuduslah namaNya.

Kasih sayangNya turun-temurun,*
kepada orang yang takwa.

Perkasalah perbuatan tanganNya,*
dicerai-beraikanNya orang yang angkuh hatinya

Orang yang berkuasa diturunkanNya dari takhta,*
yang hina-dina diangkatnya.

Orang lapar dikenyangkanNya dengan kebaikan,*
orang kaya diusirNya pergi dengan tangan kosong

Menurut janjiNya kepada leluhur kita,*
Allah telah menolong Israel, hambaNya.

Demi kasih sayangNya kepada Abraham serta keturunannya,*
untuk selama-lamanya.

Ant.Kidung: Ada perkawinan di Kana Galilea. Yesus dan Maria ibuNya hadir juga.

Doa Permohonan

Kristus sanggup menyelamatkan semua orang yang datang kepada Allah melalui Dia, sebab Ia selalu bertindak sebagai pengantara kita. Marilah kita memuji dan meluhurkan Dia dan dengan penuh kepercayaan berkata:
U: Ingatlah akan umatMu, ya Tuhan.
P: Pada senja hari ini kami mohon kepadaMu, ya Kristus, matahari sejati,* lindungilah seluruh umat manusia dan sinarilah dengan terang cahayaMu.
P: Peliharalah perjanjian yang Kauteguhkan dengan darahMu,* dan kuduskanlah GerejaMu supaya tetap suci dan tak bercela.
P: Bimbinglah orang yang sedang bepergian, dan hantarlah mereka pada jalan yang aman sentosa,* agar mereka sampai ke tempat tujuannya dengan selamat.
P: Sambutlah, ya Tuhan, arwah-arwah para hambaMu,* hapuskanlah dosa mereka dan terimalah mereka dalam kemuliaan abadi.

Bapa Kami

Doa Penutup (Mi II)

Allah yang kekal dan kuasa, Engkau mengatur langit dan bumi. Dengarkanlah dengan rela permohonan umatMu. Demi Yesus Kristus, PuteraMu dan pengantara kami yang hidup dan berkuasa bersama Bapa dalam persekutuan Roh kudus, sepanjang segala masa. Amin.

Ibadat Penutup

IBADAT PENUTUP - MINGGU II

Doa Tobat

U: Saya mengaku kepada Allah yang mahakuasa
dan kepada saudara sekalian,
bahwa saya telah berdosa dengan pikiran dan perkataan,
dengan perbuatan dan kelalaian.
Saya berdosa, saya berdosa, saya sungguh berdosa.
Oleh sebab itu saya mohon kepada santa perawan Maria,
kepada para malaikat dan orang kudus
dan kepada saudara sekalian,
supaya mendoakan saya pada Allah, Tuhan kita.

P: Semoga Allah yang mahakuasa mengasihani kita, mengampuni dosa kita dan menghantar kiat ke hidup yang kekal.
U: Amin.

Madah

Kristus cahaya mulia
Kegelapan Kauenyahkan
Malam maut tak berdaya
Sudah kalah Kaulumpuhkan

Lindungilah kami Tuhan
Selama semalam ini
Kami mohon ketenangan
Dalam istirahat nanti.

Meski mata 'kan tertidur
Semoga hati berjaga
Rapi selalu teratur
Siap menyambut rajanya.

Terpujilah Kristus raja
Bersama Bapa mulia
Dan Roh kudus sumber cinta
Sepanjang segala masa. Amin.

Ant: Tuhan akan menudungi engkau dengan kepakNya, engkau tak usah takut akan bahaya di waktu malam.

Mazmur 90 (91)

Hendaklah orang yang berlindung pada Allah yang mahatinggi,*
menikmati malam yang aman dalam naungan Tuhan.

Hendaklah ia berdoa: "Ya Tuhan, Engkaulah pelindung dan pengungsianku,*
ya Allah, padaMulah aku percaya"

Hanya Tuhanlah yang akan melepaskan dikau dari perangkap,*
melindungi engkau terhadap wabah yang berkecamuk

Ia akan menudungi engkau dengan kepakNya,+
dan di bawah sayapNya engkau akan berlindung,*
lenganNya akan menjadi perisai dan jebang bagimu.

Engkau tak usah takut akan bahaya di waktu malam,*
akan panah yang mengancam di waktu siang;

Akan wabah yang menular dalam kegelapan,*
akan bencana yang mengamuk di siang hari.

Walaupun seribu orang rebah di sebelah kirimu,+
dan sepuluh ribu di sebelah kananmu,*
namun engkau takkan kejangkitan.

Engkau akan menyaksikan kehancuran musuh,*
dan pembalasan terhadap orang-orang jahat.

Jika engkau memilih Tuhan menjadi pelindungmu,*
dan Allah mahatinggi menjadi penopangmu;

Maka engkau takkan ditimpa malapetaka,*
dan kemahmu takkan diserang wabah;

Sebab Allah akan mengutus malaikatNya,*
untuk menjaga engkau ke manapun engkau pergi.

Mereka akan menatang engkau dengan tangan mereka,*
jangan sampai kakimu tersandung pada batu.

Singa dan harimau akan kaulangkahi,*
ular dan naga akan kauinjak-injak.

Sebab Allah bersabda: "Mengingat bahwa ia berpaut padaKu,*
maka Aku akan menyelamatkannya;

Aku akan menjadi pelindungnya, jika ia mengakui Aku,*
jika ia berseru kepadaKu, Aku akan menjawabnya.

Aku akan tetap besertanya dan membebaskan dia dari kesesakan,*
dan Aku akan memuliakannya.

Aku akan memuaskan dia dengan usia lanjut,*
dan memperkenankan dia menikmati keselamatanKu".

Ant.: Tuhan akan menudungi engkau dengan kepakNya, engkau tak usah takut akan bahaya di waktu malam.

Bacaan singkat (Why 22,4-5)

Para hamba Allah akan memandang wajah Allah, dan nama Allah tertera pada dahi mereka. Malam takkan ada lagi, cahaya lampu atau sinar matahari takkan mereka perlukan lagi. Sebab Tuhan Allah menerangi mereka, dan mereka akan meraja selama-lamanya.

Lagu Singkat

P: Ke dalam tanganMu kuserahkan diriku,* ya Tuhan, penyelamatku. U: Ke dalam. P: Engkaulah penebusku, ya Allah yang benar. U: Ya Tuhan, penyelamatku. P: Kemuliaan. U: Ke dalam.

Ant.Kidung: Berkatilah kami, ya Tuhan, bila kami berjaga, lindungilah kami, bila kami tidur. Semoga kami berjaga bersama Kristus dan beristirahat dalam damai.

Kidung Simeon:

Sekarang, Tuhan, perkenankanlah hambaMu berpulang,*
dalam damai sejahtera, menurut sabdaMu.

Sebab aku telah melihat keselamatanMu,*
yang Kausediakan di hadapan segala bangsa.

Cahaya untuk menerangi para bangsa,*
dan kemuliaan bagi umatMu Israel.

Ant.Kidung: Berkatilah kami, ya Tuhan, bila kami berjaga, lindungilah kami, bila kami tidur. Semoga kami berjaga bersama Kristus dan beristirahat dalam damai.

Doa Penutup

Tuhan, kunjungilah rumah ini dan berkatilah kami selalu. Jauhkanlah segala tipu daya musuh dari rumah ini dan utuslah malaikatMu untuk membawa damai sejahtera dan menyertai kami. Demi Kristus, pengantara kami. Amin.

Hari Minggu malam:

Tuhan, pelindung kami, pada hari ini kami telah merayakan wafat dan kebangkitan Kristus. Dengarkanlah kiranya ucapan bibir kami, dan jauhkanlah segala mara bahaya. Semoga kami tidur dengan nyenyak dan aman sentosa dalam damaiMu, sehingga kami dapat bangun lagi dengan gembira hati untuk memuji Engkau. Demi Kristus, pengantara kami.

Penutup

P: Semoga Allah yang mahakuasa menganugerahkan istirahat dalam naungan belaskasihanNya. U: Amin.

Salam kepada Bunda Maria

Salam, ya ratu, bunda yang berbelas-kasih, hidup, hiburan dan harapan kami. Kami semua memanjatkan permohonan, kami amat susah, mengeluh, mengesah dalam lembah duka ini. Ya ibunda, ya pelindung kami, limpahkanlah kasih sayangmu yang besar kepada kami. Dan Yesus, puteramu yang terpuji itu, s'moga kautunjukkan kepada kami. O ratu, o ibu, o Maria, bunda Kristus.

Santo-Santa

Mikael

Gabriel dan Rafael, Malaekat Agung

Mikael, yang berarti 'Siapakah yang sama dengan Allah?' adalah malaekat agung Allah dan panglima bala tentara surga. Dalam iman Kristen, Mikael dikenal sebagai pembela kaum beriman menghadapi serangan musuh. Cerita-cerita klasik tentang malaekat agung Mikael umumnya bersumber pada kitab Wahyu Yohanes yang menggambarkan pertentangan antara Yang Baik dan yang jahat.

Dalam Wahyunya, Yohanes menulis: "Mikael bersama malaekat-malaekatnya berperang melawan naga itu dan naga itu dibantu oleh malaekat-malaekatnya, tetapi mereka tidak dapat bertahan; mereka tidak mendapat tempat lagi di sorga. Dan naga besar itu, si ular tua, yang disebut Iblis atau Satan, yang menyesatkan seluruh dunia, dilemparkan ke bawah; ia dilemparkan ke bumi, bersama-sama dengan malaekat-malaekatnya." (Why 12:7-9).

Lalu Yohanes mendengar suara nyaring di surga: "Sekaranglah saatnya Allah menyelamatkan umatNya! Sekarang Allah sudah menunjukkan kuasaNya sebagai Raja! Sekarang Raja Penyelamat Yang dijanjikanNya itu telah menunjukkan kekuasaanNya! Sebab, yang menuduh saudara-saudara kita di hadapan Allah siang dan malam, sudah dikeluarkan dari surga. Saudara-saudara kita sudah mengalahkan dia dengan darah Anak Domba itu, dan dengan Sabda Allah yang mereka kabarkan. Mereka rela mengorbankan nyawa mereka sampai mati. Sebab itu, hendaklah surga dan semua yang tinggal di dalamnya, bersuka ria! Tetapi celakalah bumi dan laut, karena iblis sudah turun kepadamu dengan amarah yang sangat besar. Sebab ia tahu bahwa waktunya tinggal sedikit." (Why 12: 10-12).

Mikael bersama malaekat-malaekat baik telah mengalahkan lusifer dengan sahabat-sahabatnya. Orang-orang Kristen yang rela mengorbankan nyawanya sudah menang berkat darah Kristus dan Sabda Ilahi. Namun Satan tetap mau menjatuhkan manusia di hadapan Tuhan; satan tetap berusaha menjauhkan manusia dari Tuhan, sumber hidup abadi. Tetapi orang beriman yang bersekutu dengan Mikael akan menang. Mikael adalah pembela kaum beriman dari segala serangan musuh yang jahat.

Bangsa Israel memandang Mikael sebagai pembelanya dalam segala penganiayaan, godaan dan perpecahan. Kitab Daniel mengungkapkan sbb: " . . . kemudian Mikael, salah seorang dari pemimpin-pemimpin terkemuka, datang menolong aku, dan aku meninggalkan dia di sana berhadapan dengan raja-raja orang Persia. . . " (Dan 10:13). Sebagaimana Israel, demikian juga Gereja senantiasa memandang Mikael sebagai pelindung, pembela Gereja dalam penganiayaan, godaan dan perpecahan. Umat Kristen mendirikan banyak gereja di atas bukit dan gunung dengan nama Mikael. Banyak kerajaan (seperti di Jerman); kota dan umat mempercayakan diri kepada pimpinan malaekat Mikael yang setia kepada Tuhan. Penghormatan kepada Mikael semakin besar setelah penampakannya di atas Gunung Gargano, Italia pada abad ke-5. Di atas gunung Gargano kemudian didirikan sebuah gereja megah untuk menghormati Mikael.

Selain itu diceritakan bahwa sewaktu Roma terserang wabah, Paus Gregorius melihat malaekat Mikael tengah menghunus pedangnya di atas makam Kaisar Adrian, yang sekarang disebut Benteng Santo Angelo. Orang-orang Negro Amerika bernyanyi: Michael, row the boat ashore! Alleluia!' Lagu ini mengingatkan tradisi tentang Santo Mikael sebagai penerima dan pengawal jiwa orang yang meninggal.

Gabriel, yang lazim disebut juga 'Jibrail' berarti 'Kekuatan Allah.' Dalam tradisi Kristen malaekat agung ini dikenal sebagai 'pembawa khabar gembira' dari Tuhan kepada manusia. Peranannya sebagai pelayan dan utusan Allah sudah dikenal umat Allah semenjak masa Perjanjian Lama. Dalam Kitab Daniel, kita baca uraian sang Nabi sbb: " . . . dan aku mendengar dari tengah sungai Ulai itu suara manusia yang berseru: 'Gabriel, buatlah orang ini memahami penglihatan itu! . . . lalu ia berkata kepadaku: 'Pahamilah, anak manusia, bahwa penglihatan itu mengenai akhir masa!' (Dan 8:16-18). Lalu selanjutnya Daniel berkata: " . . . sementara aku berbicara dalam doa, terbanglah dengan cepat ke arahku Gabriel, dia yang telah kulihat dalam penglihatan yang dahulu itu pada waktu persembahan korban petang hari. Lalu ia mengajari aku dan berbicara dengan aku: 'Daniel, sekarang aku datang untuk memberi akal budi kepadamu untuk mengerti . . . " (Dan 9:21-23).

Dalam Perjanjian Baru, peranan Gabriel sebagai 'pembawa khabar gembira' dari Allah ditemukan lagi di dalam kisah tentang Zakarias: " . . Tetapi malaekat itu berkata kepadanya: 'Jangan takut, hai Zakaria, sebab doamu telah dikabulkan dan Elisabet, istrimu, akan melahirkan seorang anak laki-laki bagimu dan haruslah engkau menamai dia Yohanes . . . ' Lalu kata Zakaria kepada malaekat itu: 'Bagaimanakah aku tahu, bahwa hal ini akan terjadi? Sebab aku sudah tua dan isteriku sudah lanjut umurnya'. Jawab malaekat itu kepadanya: 'Akulah Gabriel yang melayani Allah dan aku telah diutus untuk berbicara dengan engkau dan untuk menyampaikan khabar baik ini kepadamu ...... (Luk 1:11-20).

Puncak dari peranan Gabriel tampak di dalam kisah kunjungannya kepada Maria, Dara murni yang terpilih: "Dalam bulan yang keenam Allah menyuruh malaekat Gabriel pergi ke sebuah kota di Galilea bernama Nazareth, kepada seorang perawan yang bertunangan dengan seorang bernama Yusuf dari keluarga Daud; nama perawan itu Maria .... Kata malaekat itu: 'Salam hai engkau yang dikaruniai, Tuhan menyertai engkau' . . . . Jangan takut, hai Maria sebab engkau beroleh kasih karunia di hadapan Allah.. . ' " (Luk 1:26-38).

Dari peranan malaekat Gabriel, kita tahu bahwa Gabriel menjadi utusan Allah untuk menyampaikan kepada manusia berita keselamatan dari Allah. Ia. memberi penerangan ilahi kepada manusia sehingga terbukalah budi dan hati manusia untuk memahami dan meyakini kehendak Allah.

Rafael, Rafael berarti 'Obat Tuhan', 'Tabib Allah' atau 'Tuhan Menyembuhkan'. Kisah terkenal mengenai malaekat Rafael sebagai 'Tabib Allah' dapat kita baca di dalam Kitab Tobit 4-12. Di sana Rafael tampil sebagai 'teman seperjalanan' Tobia ke negeri Media, dan sebagai malaekat Tuhan yang diutus untuk menyembuhkan Tobias dari kebutaannya, dan untuk membebaskan Sara, puteri Raguel, dari gangguan roh jahat.

Kepada Tobit, Rafael memperkenalkan diri: "Aku ini Rafael, satu dari ketujuh malaekat yang melayani di hadapan Tuhan yang mulia ... Jangan takut; damai sejahtera dengan kamu. Pujilah Allah selama-lamanya! Waktu aku ada dengan kamu, maka bukan karena kerelaanku sendirilah terjadi demikian, melainkan karena kehendak Allah: Maka pujilah Dia seumur hidup, bernyanyilah kepadaNya! . . . " (Tob 12:15-18). Umat Kristen menghormati malaekat Rafael sebagai tabib Allah yang diutus untuk menyembuhkan manusia dari penyakit dan menguatkan kelemahan jiwanya serta membebaskan manusia dari perhambaan setan.

S. Mikael, Gabriel, dan Rafael

Para Malaikat Agung · -

Pada 29 September Gereja merayakan pesta tiga Malaikat Agung yang namanya disebut dalam Kitab Suci. Sejak pembaruan liturgi tahun 1969, pesta ketiganya yang semula terpisah disatukan pada hari ini. Nama mereka masing-masing menyingkapkan perutusannya, sebab dalam bahasa Ibrani nama menyatakan hakikat.

Mikael, yang berarti Siapa seperti Allah?, adalah pembela umat Allah. Dalam Kitab Daniel ia tampil sebagai pelindung bangsa terpilih, dan dalam Kitab Wahyu ia memimpin bala tentara surga melawan naga, yaitu Iblis. Ia dihormati sebagai panglima yang memenangkan pertempuran kebaikan melawan kejahatan.

Gabriel, yang berarti Allah adalah kekuatanku, adalah malaikat pewarta. Dialah yang menyampaikan kabar sukacita kepada Zakharia tentang kelahiran Yohanes Pembaptis, dan yang terutama menyampaikan warta agung kepada Perawan Maria bahwa ia akan mengandung Sang Juru Selamat.

Rafael, yang berarti Allah menyembuhkan, tampil dalam Kitab Tobit. Ia menemani Tobia dalam perjalanannya, melindunginya, mengantarnya kepada pernikahan yang bahagia, dan menyembuhkan kebutaan ayahnya, Tobit. Ia menggambarkan penyelenggaraan ilahi yang membimbing manusia.

Ketiganya mengingatkan umat bahwa Allah tidak membiarkan manusia sendirian, melainkan mengutus para pelayan surgawi untuk melindungi, mewartakan, dan membimbing.

Pelindung: Mikael bagi para prajurit dan polisi, Gabriel bagi para pewarta dan komunikator, Rafael bagi para musafir, orang sakit, dan tenaga kesehatan.

Santa Theodota dari Philippopolis

Martir

Theodota berasal dari daerah Philippopolis, Thrace. Hari kelahirannya tidak diketahui dengan pasti. Ia dikenal sebagai orang Kristen di wilayah itu. Oleh karena itu ia ditangkap dan dihadapkan ke pengadilan kota Philippopolis. Di sana ia dipaksa oleh Prefek kota itu untuk bergabung dengan orang banyak membawakan kurban kepada dewa Apollo. Dengan tegas ia menolak hal itu karena imannya. Walaupun ia merasa diri sebagai orang yang penuh dosa, namun ia tidak sudi lebih jauh merusak dirinya dengan menyembah dewa-dewa kafir itu. Ia disiksa dengan berbagai cara agar bisa menyangkali imannya, namun ia benar-benar tabah dan sanggup menahan penderitaan itu. Ia memikul beban penderitaan 750 orang Kristen yang ada di daerah itu. Theodota akhirnya dirajam hingga menemui ajalnya. Ia dikenal sebagai martir Kristus abad keempat.

Santo Sirakus

Pengaku Iman

Sirakus lahir pada tahun 449. Pada umur 17 tahun ia memasuki kehidupan pertapaan di Betlehem. Namun kemudian ia tinggal di banyak biara di seputar Palestina dan di tepi Laut Mati: Rahib Yunani ini sangat lemah lembut, tak pernah marah, dan senang menyanyikan Mazmur. Ia biasanya tidak makan sebelum matahari terbenam. Sirakus meninggal dunia di pertapaannya pada tahun 557.