Rabu, 29 Mei 2030
Rabu VI Paskah
Bacaan Misa
Bacaan Pertama Kisah Para Rasul 17:15,22-18:1
Orang-orang yang mengiringi Paulus menemaninya sampai di Atena, lalu kembali dengan pesan kepada Silas dan Timotius, supaya mereka selekas mungkin datang kepadanya. Paulus pergi berdiri di atas Areopagus dan berkata: "Hai orang-orang Atena, aku lihat, bahwa dalam segala hal kamu sangat beribadah kepada dewa-dewa. Sebab ketika aku berjalan-jalan di kotamu dan melihat-lihat barang-barang pujaanmu, aku menjumpai juga sebuah mezbah dengan tulisan: Kepada Allah yang tidak dikenal. Apa yang kamu sembah tanpa mengenalnya, itulah yang kuberitakan kepada kamu. Allah yang telah menjadikan bumi dan segala isinya, Ia, yang adalah Tuhan atas langit dan bumi, tidak diam dalam kuil-kuil buatan tangan manusia, dan juga tidak dilayani oleh tangan manusia, seolah-olah Ia kekurangan apa-apa, karena Dialah yang memberikan hidup dan nafas dan segala sesuatu kepada semua orang. Dari satu orang saja Ia telah menjadikan semua bangsa dan umat manusia untuk mendiami seluruh muka bumi dan Ia telah menentukan musim-musim bagi mereka dan batas-batas kediaman mereka, supaya mereka mencari Dia dan mudah-mudahan menjamah dan menemukan Dia, walaupun Ia tidak jauh dari kita masing-masing. Sebab di dalam Dia kita hidup, kita bergerak, kita ada, seperti yang telah juga dikatakan oleh pujangga-pujanggamu: Sebab kita ini dari keturunan Allah juga. Karena kita berasal dari keturunan Allah, kita tidak boleh berpikir, bahwa keadaan ilahi sama seperti emas atau perak atau batu, ciptaan kesenian dan keahlian manusia. Dengan tidak memandang lagi zaman kebodohan, maka sekarang Allah memberitakan kepada manusia, bahwa di mana-mana semua mereka harus bertobat. Karena Ia telah menetapkan suatu hari, pada waktu mana Ia dengan adil akan menghakimi dunia oleh seorang yang telah ditentukan-Nya, sesudah Ia memberikan kepada semua orang suatu bukti tentang hal itu dengan membangkitkan Dia dari antara orang mati." Ketika mereka mendengar tentang kebangkitan orang mati, maka ada yang mengejek, dan yang lain berkata: "Lain kali saja kami mendengar engkau berbicara tentang hal itu." Lalu Paulus pergi meninggalkan mereka. Tetapi beberapa orang laki-laki menggabungkan diri dengan dia dan menjadi percaya, di antaranya juga Dionisius, anggota majelis Areopagus, dan seorang perempuan bernama Damaris, dan juga orang-orang lain bersama-sama dengan mereka. Kemudian Paulus meninggalkan Atena, lalu pergi ke Korintus.
Mazmur Tanggapan Mazmur 148:1-2,11-14
Bacaan Injil Yohanes 16:12-15
Masih banyak hal yang harus Kukatakan kepadamu, tetapi sekarang kamu belum dapat menanggungnya. Tetapi apabila Ia datang, yaitu Roh Kebenaran, Ia akan memimpin kamu ke dalam seluruh kebenaran; sebab Ia tidak akan berkata-kata dari diri-Nya sendiri, tetapi segala sesuatu yang didengar-Nya itulah yang akan dikatakan-Nya dan Ia akan memberitakan kepadamu hal-hal yang akan datang. Ia akan memuliakan Aku, sebab Ia akan memberitakan kepadamu apa yang diterimanya dari pada-Ku. Segala sesuatu yang Bapa punya, adalah Aku punya; sebab itu Aku berkata: Ia akan memberitakan kepadamu apa yang diterimanya dari pada-Ku."
Renungan
Mezbah Tanpa Nama
Di banyak rumah ada laci berisi barang yang tidak jelas gunanya, disimpan kalau-kalau suatu saat penting. Orang Atena punya versi rohaninya: sebuah mezbah bertuliskan 'Kepada Allah yang tidak dikenal'. Beribadah untuk jaga-jaga, kalau-kalau ada Allah yang terlewat.
Dari penjara Filipi kemarin, kita mengikuti Paulus sampai ke Atena. Ia tidak menertawakan mezbah itu. Ia berdiri di Areopagus dan menjadikannya pintu masuk: 'Apa yang kamu sembah tanpa mengenalnya, itulah yang kuberitakan kepada kamu.' Kerinduan orang Atena itu benar arahnya; mereka hanya belum tahu nama.
Lalu mengalir kalimat yang menghangatkan sampai hari ini: Allah 'tidak jauh dari kita masing-masing. Sebab di dalam Dia kita hidup, kita bergerak, kita ada.'
Hasil khotbah itu campur-campur: ada yang mengejek, ada yang menunda, ada beberapa yang percaya. Pewartaan yang jujur memang tidak selalu panen raya. Paulus tetap berangkat ke kota berikutnya.
Di sekitar kita banyak orang menyembah allah yang tidak dikenal: mencari makna di ramalan, di kesibukan, di layar. Mereka tidak membutuhkan ejekan kita. Mereka membutuhkan seorang Paulus yang sabar membantu memberi nama bagi kerinduannya.
Tuhan, jadikan aku pemberi nama bagi kerinduan orang yang sedang mencari-Mu. Amin.
Invitatorium
RABU VI PAGI
Pembukaan
Ant. Tuhan sungguh bangkit, alleluya.
MAZMUR 94 (95)
Ant. Tuhan sungguh bangkit, alleluya.
Ibadat Bacaan
Ibadat Bacaan untuk Hari Rabu dalam Pekan ke-6 Paskah
MADAH
Pujilah Tuhan, Yang Mahakuasa, Raja ciptaan!
Ant. 1 Kami mengerang kesakitan sambil menantikan penebusan tubuh kami, alleluya.
Mazmur 39
Doa mendesak orang sakit
Ciptaan telah ditaklukkan kepada kesia-siaan… oleh Dia yang menaklukkannya, tetapi itu tidak tanpa harapan. (Roma 8:20)
Ant. Kami mengerang kesakitan sambil menantikan penebusan tubuh kami, alleluya.
Ant. 2 Dengarkan dan jawablah doaku, ya Tuhan; jangan biarkan aku menangis sia-sia, alleluya.
Ant. Dengarkan dan jawablah doaku, ya Tuhan; jangan biarkan aku menangis sia-sia, alleluya.
Ant. 3 Aku telah menaruh seluruh kepercayaanku pada belas kasihan Allah yang tidak pernah gagal, alleluya.
Mazmur 52
Melawan pemfitnah
Jika ada yang mau bermegah, biarlah ia bermegah dalam Tuhan (1 Korintus 1:31).
Ant. Aku telah menaruh seluruh kepercayaanku pada belas kasihan Allah yang tidak pernah gagal, alleluya.
BACAAN
RESPONSORIUM 1 Yohanes 2:27; Yoel 2:23
RESPONSORIUM Yohanes 14:2, 3, 16, 18
DOA PENUTUP
AKLAMASI (setidaknya dalam perayaan komunal)
Ibadat Pagi
Madah
Ant.1: Air laut melihat Engkau, ya Allah, Engkau membimbing umatMu menyeberangi laut, alleluya.
Mazmur 76 (77)
Ant.1: Air laut melihat Engkau, ya Allah, Engkau membimbing umatMu menyeberangi laut, alleluya.
Ant.2: Tuhan berkuasa atas hidup dan mati, alleluya.
1 Sam 2,1-10
Ant.2: Tuhan berkuasa atas hidup dan mati, alleluya.
Ant.3: Terang terbit bagi orang benar, sukacita bagi orang yang tulus hati, alleluya.
Mazmur 96 (97)
Ant.3: Terang terbit bagi orang benar, sukacita bagi orang yang tulus hati, alleluya.
Bacaan singkat: (Rom 6,8-11)
Ant.Kidung: Masih banyak hal yang hendak Kukatakan kepadamu, tetapi sekarang kamu belum dapat memahaminya. Tetapi apabila Roh kebenaran datang, Ia akan mengajar kamu segala kebenaran, alleluya.
KIDUNG ZAKARIA (Luk 1,68-79)
Ant.Kidung: Masih banyak hal yang hendak Kukatakan kepadamu, tetapi sekarang kamu belum dapat memahaminya. Tetapi apabila Roh kebenaran datang, Ia akan mengajar kamu segala kebenaran, alleluya.
Doa Permohonan
Bapa Kami
Doa Penutup
Ibadat Sebelum Tengah Hari
Pembukaan
Madah
Doa Penutup
Ibadat Tengah Hari
Didaraskan pada Ibadat Siang I, II, maupun III.
RABU VI SIANG
Madah
Ant.1: Aku memperhatikan jalan hidupku dan melangkahkan kakiku menunju perintahMu, alleluya.
Mazmur 118 (119),57-64
Ant.1: Aku memperhatikan jalan hidupku dan melangkahkan kakiku menunju perintahMu, alleluya.
Ant.2: Aku ketakutan dan gemetar; perhatikanlah dan kabulkanlah doaku, ya Tuhan.
Mazmur 54 (55),2-15.17-24 - I
Ant.2: Aku ketakutan dan gemetar; perhatikanlah dan kabulkanlah doaku, ya Tuhan.
Ant.3: Aku tetap berseru kepada Allah, Tuhan akan menyelamatkan daku, alleluya.
Mazmur 54 (55),2-15.17-24 - II
Ant.3: Aku tetap berseru kepada Allah, Tuhan akan menyelamatkan daku, alleluya.
Bacaan singkat: (Rom 4,24-25)
Doa Penutup
Ibadat Sesudah Tengah Hari
Pembukaan
Madah
Doa Penutup
Ibadat Sore
RABU VI SORE
Madah
Ant.1: Aku ke luar dari Bapa dan datang ke dunia. Aku meninggalkan dunia lagi dan pergi ke Bapa, alleluya.
Mazmur 112 (113)
Ant.1: Aku ke luar dari Bapa dan datang ke dunia. Aku meninggalkan dunia lagi dan pergi ke Bapa, alleluya.
Ant.2: Tuhan Yesus bersabda kepada para muridNya. Kemudian Ia naik ke surga dan duduk di sebelah kanan Allah, alleluya.
Mazmur 46 (47)
Ant.2: Tuhan Yesus bersabda kepada para muridNya. Kemudian Ia naik ke surga dan duduk di sebelah kanan Allah, alleluya.
Ant.3: Tiada seorangpun naik ke surga, selain Putera manusia yang telah turun dari surga, alleluya.
Why 11,17-18;12,10-12
Ant.3: Tiada seorangpun naik ke surga, selain Putera manusia yang telah turun dari surga, alleluya.
Bacaan singkat: (Ef 2,4-6)
Ant.Kidung: Bapa, Aku sudah menyatakan namaMu kepada orang-orang yang Kauserahkan kepadaKu. Sekarang Aku berdoa untuk mereka, bukan untuk dunia, sebab Aku kembali kepadaMu, alleluya.
KIDUNG MARIA (Luk 1,46-5)
Ant.Kidung: Bapa, Aku sudah menyatakan namaMu kepada orang-orang yang Kauserahkan kepadaKu. Sekarang Aku berdoa untuk mereka, bukan untuk dunia, sebab Aku kembali kepadaMu, alleluya.
Doa Permohonan
Bapa Kami
Doa Penutup
Ibadat Penutup
IBADAT PENUTUP - RABU
Doa Tobat
Madah
Ant 1: Sudilah Engkau menjadi gunung pengungsian dan benteng pertahananku yang kuat.
Mazmur 30 (31),1-6
Ant 1: Sudilah Engkau menjadi gunung pengungsian dan benteng pertahananku yang kuat.
Ant.2: Dari jurang yang dalam aku berseru kepadaMu, ya Tuhan.
Mazmur 129 (130)
Ant.2: Dari jurang yang dalam aku berseru kepadaMu, ya Tuhan.
Bacaan singkat (Ef 4,26-27)
Ant.Kidung: Berkatilah kami, ya Tuhan, bila kami berjaga, lindungilah kami, bila kami tidur. Semoga kami berjaga bersama Kristus dan beristirahat dalam damai.
Kidung Simeon:
Ant.Kidung: Berkatilah kami, ya Tuhan, bila kami berjaga, lindungilah kami, bila kami tidur. Semoga kami berjaga bersama Kristus dan beristirahat dalam damai.
Doa Penutup
Penutup
Salam kepada Bunda Maria
Santo-Santa
S. Paulus VI
Paus · 1897-1978
Giovanni Battista Montini lahir pada tanggal 26 September 1897 di Concesio, dekat Brescia, Italia. Ayahnya seorang pengacara sekaligus wartawan dan anggota parlemen yang aktif dalam Aksi Katolik. Karena kesehatannya lemah, ia belajar dengan cara yang tidak biasa, namun kecerdasannya membawanya ke pusat diplomasi Takhta Suci. Selama bertahun-tahun ia bekerja di Sekretariat Negara Vatikan, lalu diangkat menjadi Uskup Agung Milan dan kemudian kardinal.
Pada tanggal 21 Juni 1963 ia terpilih sebagai paus dan mengambil nama Paulus VI. Tugas terbesarnya adalah melanjutkan Konsili Vatikan II yang dibuka oleh Paus Yohanes XXIII. Dengan tangan yang mantap ia memimpin, meresmikan, dan menutup konsili pada tahun 1965, lalu menerjemahkan hasilnya ke dalam pembaruan liturgi dan tata hidup Gereja. Ia juga paus pertama pada zaman modern yang banyak berkeliling dunia, hingga dijuluki 'Paus Peziarah'.
Pada tahun 1968 ia menerbitkan ensiklik Humanae Vitae yang meneguhkan ajaran Gereja tentang kesucian hidup dan keluarga, sebuah keputusan berani yang ditentang banyak pihak namun teguh ia pertahankan. Ia wafat pada tanggal 6 Agustus 1978. Paus Fransiskus mengkanonisasinya pada tanggal 14 Oktober 2018, dan peringatannya ditetapkan pada tanggal 29 Mei, hari ia ditahbiskan menjadi imam.
Pelindung: diteladani sebagai pembela kehidupan dan pelayan pembaruan Gereja.
Santa Teodosia dari Konstantinopel
Martir
Sebagai martir dari Konstantinopel, Teodosia adalah salah seorang martir dari gereja Katolik Timur. Ia menderita penganiayaan hebat dari para musuh Gereja pada abad kedelapan (745) pada masa pemerintahan kaisar Konstantin V.
Pada tahun 726, kaisar Byzantium Leo III mengeluarkan sebuah dekrit yang melarang pemujaan terhadap gambar-gambar kudus. Putranya Konstantin, yang menggantikan dia terus melanjutkan politiknya dalam memberantas praktek pemujaan terhadap gambar-gambar kudus. Ia memerintahkan pengrusakan atas sebuah lukisan Yesus yang termasyur di biara santo Anastasius di Konstantinopel. Teodosia sebagai seorang biarawati di biara itu mencoba menyembunyikan lukisan itu. Karena itu ia ditangkap dan dianiayan hingga mati.
Santo Max(iminus)
Uskup
Max(iminus) adalah Uskup di kota Trier, Jerman. Ia meninggal di pengasingan ketika dibuang bersama Santo Atanasios dan uskup-uskup lainnya karena melawan bidaah Arianisme. Ia meninggal pada tahun 346.