Kamis, 2 Mei 2030
S. Atanasius
Peringatan WajibBacaan Misa
Bacaan Pertama Kisah Para Rasul 5:27-33
Mereka membawa keduanya dan menghadapkan mereka kepada Mahkamah Agama. Imam Besar mulai menanyai mereka, katanya: "Dengan keras kami melarang kamu mengajar dalam Nama itu. Namun ternyata, kamu telah memenuhi Yerusalem dengan ajaranmu dan kamu hendak menanggungkan darah Orang itu kepada kami." Tetapi Petrus dan rasul-rasul itu menjawab, katanya: "Kita harus lebih taat kepada Allah dari pada kepada manusia. Allah nenek moyang kita telah membangkitkan Yesus, yang kamu gantungkan pada kayu salib dan kamu bunuh. Dialah yang telah ditinggikan oleh Allah sendiri dengan tangan kanan-Nya menjadi Pemimpin dan Juruselamat, supaya Israel dapat bertobat dan menerima pengampunan dosa. Dan kami adalah saksi dari segala sesuatu itu, kami dan Roh Kudus, yang dikaruniakan Allah kepada semua orang yang mentaati Dia." Mendengar perkataan itu sangatlah tertusuk hati mereka dan mereka bermaksud membunuh rasul-rasul itu.
Mazmur Tanggapan Mazmur 34:2,9,17-20
Bacaan Injil Yohanes 3:31-36
Siapa yang datang dari atas adalah di atas semuanya; siapa yang berasal dari bumi, termasuk pada bumi dan berkata-kata dalam bahasa bumi. Siapa yang datang dari sorga adalah di atas semuanya. Ia memberi kesaksian tentang apa yang dilihat-Nya dan yang didengar-Nya, tetapi tak seorangpun yang menerima kesaksian-Nya itu. Siapa yang menerima kesaksian-Nya itu, ia mengaku, bahwa Allah adalah benar. Sebab siapa yang diutus Allah, Dialah yang menyampaikan firman Allah, karena Allah mengaruniakan Roh-Nya dengan tidak terbatas. Bapa mengasihi Anak dan telah menyerahkan segala sesuatu kepada-Nya. Barangsiapa percaya kepada Anak, ia beroleh hidup yang kekal, tetapi barangsiapa tidak taat kepada Anak, ia tidak akan melihat hidup, melainkan murka Allah tetap ada di atasnya."
Renungan
Melawan Arus
Ikan mati saja yang hanyut mengikuti arus. Ikan hidup berenang melawannya. Di sungai mana pun, itulah cara paling cepat membedakan keduanya.
Kemarin kita mendengar para rasul dikeluarkan malaikat dari penjara. Hari ini mereka berdiri lagi di depan Mahkamah Agama, diadili oleh orang-orang yang paling berkuasa di negeri itu. Jawaban Petrus pendek dan berbahaya: 'Kita harus lebih taat kepada Allah daripada kepada manusia.' Kalimat itu membuat para pendengarnya ingin membunuh mereka.
Hari ini Gereja mengenang Santo Atanasius. Ia membela iman akan keilahian Kristus ketika hampir seluruh dunia condong ke arah sebaliknya. Lima kali ia dibuang dari takhtanya. Orang menjulukinya Athanasius contra mundum, Atanasius melawan dunia. Ia melawan bukan karena keras kepala. Ia melawan karena setia.
Taat kepada Allah kadang membuat kita tampak janggal. Menolak ikut menyontek. Menolak uang pelicin. Diam ketika satu ruangan asyik menggunjing. Arusnya kecil, tetapi nyata, dan melawannya melelahkan.
Hari ini, arus kecil apa yang harus kulawan?
Tuhan, kuatkan siripku yang kecil ini untuk berenang melawan arus yang tidak berkenan kepada-Mu. Amin.
Invitatorium
KAMIS II PAGI
Pembukaan
Ant. Tuhan sungguh bangkit, alleluya.
MAZMUR 94 (95)
Ant. Tuhan sungguh bangkit, alleluya.
Ibadat Bacaan
MADAH
Terang kemuliaan Bapa,
PSALMODI
Ant. 1 Tuhan, Engkaulah penyelamat kami; kami akan memuji-Mu selama-lamanya, alleluya.
Mazmur 44
Kemalangan umat Allah
Kita mengalahkan segala hal ini melalui Dia yang mengasihi kita (Roma 8:37).
Ant. Tuhan, Engkaulah penyelamat kami; kami akan memuji-Mu selama-lamanya, alleluya.
Ant. 2 Ampunilah kami, ya Tuhan; janganlah Engkau menghina umat-Mu sendiri, alleluya.
Ant. Ampunilah kami, ya Tuhan; janganlah Engkau menghina umat-Mu sendiri, alleluya.
Ant. 3 Bangkitlah, ya Tuhan, dan selamatkanlah kami, karena Engkau berbelas kasihan, alleluya.
Ant. Bangkitlah, ya Tuhan, dan selamatkanlah kami, karena Engkau berbelas kasihan, alleluya.
BACAAN
RESPONSORIUM Wahyu 3:20; 2:7
RESPONSORIUM Lukas 22:19; Yohanes 6:59
DOA PENUTUP
AKLAMASI (setidaknya dalam perayaan bersama)
Ibadat Pagi
Madah
Ant.1: Aku ini pokok anggur, dan kamu ranting-rantingnya, alleluya.
Mazmur 79 (80)
Ant.1: Aku ini pokok anggur, dan kamu ranting-rantingnya, alleluya.
Ant.2: Dengan suka ria kamu akan menimba air dari sumber keselamatan, alleluya.
Yes 12,1-6
Ant.2: Dengan suka ria kamu akan menimba air dari sumber keselamatan, alleluya.
Ant.3: Tuhan menguatkan kita dengan sari gandum, alleluya.
Mazmur 80 (81)
Ant.3: Tuhan menguatkan kita dengan sari gandum, alleluya.
Bacaan singkat: (Rom 8,10-11)
Ant.Kidung: Bapa mengasihi Putera dan menyerahkan segala sesuatu kepadaNya, alleluya.
KIDUNG ZAKARIA (Luk 1,68-79)
Ant.Kidung: Bapa mengasihi Putera dan menyerahkan segala sesuatu kepadaNya, alleluya.
Doa Permohonan
Bapa Kami
Doa Penutup
Ibadat Sebelum Tengah Hari
Pembukaan
Madah
Doa Penutup
Ibadat Tengah Hari
Didaraskan pada Ibadat Siang I, II, maupun III.
KAMIS II SIANG
Madah
Ant.1: HukumMu sangat berharga melebihi ribuan keping perak dan emas, alleluya.
Mazmur 118 (119),65-72
Ant.1: HukumMu sangat berharga melebihi ribuan keping perak dan emas, alleluya.
Ant.2: Pada Allah aku percaya dan tidak takut, apa yang dapat dilakukan manusia terhadapku? Alleluya.
Mazmur 55 (56),2-7b.9-14
Ant.2: Pada Allah aku percaya dan tidak takut, apa yang dapat dilakukan manusia terhadapku? Alleluya.
Ant.3: Besarlah kasihMu, ya Tuhan, setinggi langit, alleluya.
Mazmur 56 (57)
Ant.3: Besarlah kasihMu, ya Tuhan, setinggi langit, alleluya.
Bacaan singkat: (Tit 3,5b-7)
Doa Penutup
Ibadat Sesudah Tengah Hari
Pembukaan
Madah
Doa Penutup
Ibadat Sore
KAMIS II SORE
Madah
Ant.1: Kristus diangkat Allah, menjadi hakim atas orang hidup dan mati, alleluya.
Mazmur 71 (72) - I
Ant.1: Kristus diangkat Allah, menjadi hakim atas orang hidup dan mati, alleluya.
Ant.2: Semoga segala bangsa saling memberkati demi nama Yesus, alleluya.
Mazmur 71 (72) - II
Ant.2: Semoga segala bangsa saling memberkati demi nama Yesus, alleluya.
Ant.3: Yesus Kristus tetap sama, baik kemarin maupun hari ini dan sampai selama-lamanya, alleluya.
Why 11,17-18;12,10-12
Ant.3: Yesus Kristus tetap sama, baik kemarin maupun hari ini dan sampai selama-lamanya, alleluya.
Bacaan singkat: (1Ptr 3,18.22)
Ant.Kidung: Barang siapa percaya kepada Putera, memiliki hidup kekal, alleluya.
KIDUNG MARIA (Luk 1,46-5)
Ant.Kidung: Barang siapa percaya kepada Putera, memiliki hidup kekal, alleluya.
Doa Permohonan
Bapa Kami
Doa Penutup
Ibadat Penutup
IBADAT PENUTUP - KAMIS
Doa Tobat
Madah
Ant: Tubuhku beristirahat dengan tenteram.
Mazmur 15 (16)
Ant.: Tubuhku beristirahat dengan tenteram.
Bacaan singkat (1Tes 5,23)
Ant.Kidung: Berkatilah kami, ya Tuhan, bila kami berjaga, lindungilah kami, bila kami tidur. Semoga kami berjaga bersama Kristus dan beristirahat dalam damai.
Kidung Simeon:
Ant.Kidung: Berkatilah kami, ya Tuhan, bila kami berjaga, lindungilah kami, bila kami tidur. Semoga kami berjaga bersama Kristus dan beristirahat dalam damai.
Doa Penutup
Penutup
Salam kepada Bunda Maria
Santo-Santa
S. Atanasius
Uskup dan Pujangga Gereja · ± 296-373
Atanasius lahir sekitar tahun 296 di Aleksandria, Mesir, pusat kebudayaan dan teologi Kristen kuno. Sejak muda ia menonjol karena kecerdasan dan kesalehannya, sehingga menjadi diakon dan sekretaris Uskup Aleksander. Dalam kedudukan itu ia mendampingi uskupnya pada Konsili Nicea tahun 325, konsili yang merumuskan bahwa Yesus sehakikat dengan Allah Bapa melawan ajaran sesat Arianisme.
Arianisme mengajarkan bahwa Sang Firman, yaitu Yesus, adalah makhluk ciptaan yang tidak setara dengan Bapa. Pada tahun 328 Atanasius diangkat menjadi Uskup Aleksandria, dan selama 45 tahun ia membaktikan hidupnya untuk membela iman yang benar. Perjuangannya membuatnya banyak musuh di kalangan istana. Karena keteguhannya, ia lima kali diusir ke pembuangan oleh kaisar-kaisar yang berbeda, seluruhnya berjumlah sekitar 17 tahun jauh dari umatnya.
Meski sering sendirian melawan arus zamannya, sampai muncul ungkapan Athanasius contra mundum (Atanasius melawan dunia), ia tidak pernah menyerah. Ia menulis banyak karya teologi, di antaranya De Incarnatione tentang penjelmaan Sang Sabda, dan menulis riwayat Santo Antonius dari Padang Gurun yang menyebarkan cita-cita hidup membiara. Ia wafat dengan damai pada tanggal 2 Mei 373. Kemenangan imannya diteguhkan pada Konsili Konstantinopel tahun 381. Ia dihormati sebagai Bapak Ortodoksi dan salah satu Pujangga Agung Gereja Timur.
Pelindung: para teolog dan pembela iman yang benar.
Santo Athanasius Agung
Uskup dan Pujangga Gereja
Pembela terbesar ajaran Gereja Katolik tentang Tritunggal MahaKudus dan misteri Penjelmaan Sabda menjadi Manusia ialah santo Athanasius, Uskup Aleksandria, Mesir. Athanasius lahir di Aleksandria, kurang lebih pada tahun 297 dan meninggal dunia pada tanggal 2 Mei 373. Beliau dikenal sebagai ‘Bapak Ortodoksi’ karena perjuangannya yang besar dalam menentang ajaran-ajaran sesat yang berkembang pada masa itu.
Pada tahun 318, Athanasius ditabhiskan menjadi diakon, dan ditunjuk sebagai sekretaris Uskup Aleksandria. Dalam kurun waktu singkat setelah tabhisan diakon itu, ia menerbitkan karangannya tentang rahasia Penjelmaan. Sebagai sekretaris Uskup, ia berhubungan erat dengan para rahib padang gurun, seperti santo Antonius, sang pertapa dari Mesir. Athanasius sendiri sangat tertarik sekali dengan kehidupan para rahib itu. Akhirnya dia sendiri pun meneladani cara hidup para pertapa itu dan menjadi seorang pendoa besar.
Menanggapi ajaran sesat Arianisme, Athanasius bersama uskupnya pergi menghadiri Konsili Nicea (sekarang: Iznik, Turki) yang diprakarsai oleh kaisar Konstantianus. Dalam konsili itu, Athanasius terlibat aktif dalam diskusi-diskusi mengenai Ke-Allah-an Yesus Kristus,Pribadi kedua dalam Tritunggal MahaKudus. Sekembali dari konsili itu, peranan Athanasius semakin terasa penting, terutama setelah meninggalnya uskup Aleksandria enam bulan kemudian. Sebagai pengganti Uskup Aleksandria, Athanasius dipilih menjadi uskup Aleksandria. Dalam tugasnya sebagai uskup, Athanasius mengunjungi seluruh wilayah keuskupannya, termasuk pertapaan-pertapaan para rahib. Ia mengangkat seorang uskup untuk wilayah Ethiopia. Ia memimpin keuskupannya selama 45 tahun.
Pada masa kepemimpinannya Arianisme mulai timbul lagi di Mesir. Dengan tegas Athanasius menentang Arianisme itu. Ia banyak menghadapi tantangan. Sebanyak lima kali ia terpaksa melarikan diri untuk menyelamatkan diri dari kepungan musuhnya. Athanasius dikenal sebagai seorang uskup yang banyak menulis. Dengan tulisan-tulisannya ia berusaha menerapkan dan membela ajaran iman yang benar. Ia meninggal dunia pada tanggal 2 Mei 373.
Santo Boris
Raja dan Pengaku Iman
Boris adalah raja pertama Bulgaria yang menganut agama Kristen dan giat menyebarkan Injil. Sembilan tahun sebelum kematiannya, ia turun takhta dan menjadi biarawan. Boris dihormati sebagai santo nasional Bulgaria. Ia meninggal dunia pada tahun 709.
Santo Sigismund
Pengaku Iman
Raja Burgundia yang baru menjadi Katolik itu atas hasutan istrinya yang kedua menyuruh orang mencekik puteranya sendiri dari ratu pertama (yang sudah meninggal). Tidak lama berselang, ia bertobat sungguh-sungguh dan banyak berbuat amal. Sigismund dikalahkan oleh raja Franken dan di buang ke dalam sumur bersama anak-istrinya dan mati lemas pada tahun 524