Jumat, 29 Maret 2030
Jumat III Prapaskah
Bacaan Misa
Bacaan Pertama Hosea 14:2-10
(14-3) Bawalah sertamu kata-kata penyesalan, dan bertobatlah kepada TUHAN! katakanlah kepada-Nya: "Ampunilah segala kesalahan, sehingga kami mendapat yang baik, maka kami akan mempersembahkan pengakuan kami. (14-4) Asyur tidak dapat menyelamatkan kami; kami tidak mau mengendarai kuda, dan kami tidak akan berkata lagi: Ya, Allah kami! kepada buatan tangan kami. Karena Engkau menyayangi anak yatim." (14-5) Aku akan memulihkan mereka dari penyelewengan, Aku akan mengasihi mereka dengan sukarela, sebab murka-Ku telah surut dari pada mereka. (14-6) Aku akan seperti embun bagi Israel, maka ia akan berbunga seperti bunga bakung dan akan menjulurkan akar-akarnya seperti pohon hawar. (14-7) Ranting-rantingnya akan merambak, semaraknya akan seperti pohon zaitun dan berbau harum seperti yang di Libanon. (14-8) Mereka akan kembali dan diam dalam naungan-Ku dan tumbuh seperti gandum; mereka akan berkembang seperti pohon anggur, yang termasyhur seperti anggur Libanon. (14-9) Efraim, apakah lagi sangkut paut-Ku dengan berhala-berhala? Akulah yang menjawab dan memperhatikan engkau! Aku ini seperti pohon sanobar yang menghijau, dari pada-Ku engkau mendapat buah. (14-10) Siapa yang bijaksana, biarlah ia memahami semuanya ini; siapa yang paham, biarlah ia mengetahuinya; sebab jalan-jalan TUHAN adalah lurus, dan orang benar menempuhnya, tetapi pemberontak tergelincir di situ.
Mazmur Tanggapan Mazmur 81:6-11,14,17
Bacaan Injil Markus 12:28-34
Lalu seorang ahli Taurat, yang mendengar Yesus dan orang-orang Saduki bersoal jawab dan tahu, bahwa Yesus memberi jawab yang tepat kepada orang-orang itu, datang kepada-Nya dan bertanya: "Hukum manakah yang paling utama?" Jawab Yesus: "Hukum yang terutama ialah: Dengarlah, hai orang Israel, Tuhan Allah kita, Tuhan itu esa. Kasihilah Tuhan, Allahmu, dengan segenap hatimu dan dengan segenap jiwamu dan dengan segenap akal budimu dan dengan segenap kekuatanmu. Dan hukum yang kedua ialah: Kasihilah sesamamu manusia seperti dirimu sendiri. Tidak ada hukum lain yang lebih utama dari pada kedua hukum ini." Lalu kata ahli Taurat itu kepada Yesus: "Tepat sekali, Guru, benar kata-Mu itu, bahwa Dia esa, dan bahwa tidak ada yang lain kecuali Dia. Memang mengasihi Dia dengan segenap hati dan dengan segenap pengertian dan dengan segenap kekuatan, dan juga mengasihi sesama manusia seperti diri sendiri adalah jauh lebih utama dari pada semua korban bakaran dan korban sembelihan." Yesus melihat, bagaimana bijaksananya jawab orang itu, dan Ia berkata kepadanya: "Engkau tidak jauh dari Kerajaan Allah!" Dan seorangpun tidak berani lagi menanyakan sesuatu kepada Yesus.
Renungan
Ujung Benang
Benang kusut hanya bisa diurai kalau kita menemukan ujungnya. Tarik sembarang bagian, kusutnya bertambah. Temukan ujungnya, dan gulungan yang paling ruwet pun pelan-pelan terurai.
Agama bisa terasa seperti gulungan kusut: ratusan aturan, ribuan tafsir. Para rabi zaman Yesus menghitung ada enam ratus tiga belas perintah dalam Taurat. Maka pertanyaan ahli Taurat hari ini sebenarnya pertanyaan kita juga: hukum manakah yang paling utama? Di mana ujung benangnya?
Yesus menjawab tanpa ragu: kasihilah Tuhan, Allahmu, dengan segenap hatimu, segenap jiwamu, segenap akal budimu, dan segenap kekuatanmu. Dan yang kedua: kasihilah sesamamu manusia seperti dirimu sendiri. Dua kasih itu satu tarikan benang. Tidak ada hukum lain yang lebih utama.
Ahli Taurat itu menyambut dengan jernih: mengasihi Allah dan sesama jauh lebih utama daripada semua korban bakaran. Ia paham, ibadah tanpa kasih hanyalah asap. Hosea sudah menyuarakannya berabad-abad sebelumnya: Aku menyukai kasih setia, dan bukan korban sembelihan. Dan Yesus memujinya: engkau tidak jauh dari Kerajaan Allah.
Cobalah periksa kesibukan rohani kita: doa, pantang, amal, kegiatan. Semuanya baik. Tetapi masihkah semuanya terhubung ke ujung benang itu, yaitu kasih?
Tuhan, sederhanakanlah hidupku: satu ujung benang saja, mengasihi-Mu dan sesamaku. Amin.
Invitatorium
JUMAT III PAGI
Pembukaan
Ant. Marilah kita menyembah Kristus Tuhan, yang digoda dan disiksa untuk kita.
MAZMUR 94 (95)
Ant. Marilah kita menyembah Kristus Tuhan, yang digoda dan disiksa untuk kita.
Ibadat Bacaan
Ibadat Bacaan untuk Jumat dalam Pekan Prapaskah III
MADAH
PSALMODI
Ant. 1 Aku lelah karena menangis, karena merindukan Allahku.
Mazmur 69:2-22,30-37
Aku dimakan oleh semangat bagi rumah-Mu
Mereka memberi-Nya campuran anggur dan empedu (Matius 27:34)
Ant. Aku lelah karena menangis, karena merindukan Allahku.
Ant. 2 Aku butuh makanan dan mereka memberiku empedu; aku haus dan mereka memberiku cuka.
Ant. Aku butuh makanan dan mereka memberiku empedu; aku haus dan mereka memberiku cuka.
Ant. 3 Carilah Tuhan dan kamu akan hidup.
Ant. Carilah Tuhan dan kamu akan hidup.
BACAAN
RESPONSORIUM Mazmur 84:2, 3; 46: 5, 6
RESPONSORIUM Lihat Kejadian 4:10,11; Ibrani 12:24
DOA PENUTUP
AKLAMASI (setidaknya dalam perayaan komunal)
Ibadat Pagi
MADAH
Ant.1: Terhadap Engkaulah aku berdosa, ya Tuhan, kasihanilah aku.
Mazmur 50 (51)
Ant.1: Terhadap Engkaulah aku berdosa, ya Tuhan, kasihanilah aku.
Ant.2: Ya Tuhan, kami tahu bahwa kami orang berdosa.
Yer 14,17-21
Ant.2: Ya Tuhan, kami tahu bahwa kami orang berdosa.
Ant.3: Tuhan itu Allah, kita umatNya, domba penggembalaanNya.
Mazmur 99 (100)
Ant.3: Tuhan itu Allah, kita umatNya, domba penggembalaanNya.
Bacaan Singkat: (Yes 53,11b-12)
Ant.Kidung: Guru, hukum manakah yang paling utama? Yesus menjawab: Hendaklah engkau mengasihi Tuhan Allahmu dengan segenap hati.
KIDUNG ZAKARIA (Luk 1,68-79)
Ant.Kidung: Guru, hukum manakah yang paling utama? Yesus menjawab: Hendaklah engkau mengasihi Tuhan Allahmu dengan segenap hati.
Doa Permohonan:
Bapa Kami
Doa Penutup:
Ibadat Sebelum Tengah Hari
Pembukaan
Madah
Doa Penutup
Ibadat Tengah Hari
Didaraskan pada Ibadat Siang I, II, maupun III.
JUMAT III SIANG
Madah
Ant.1: Ia dihina dan disalibkan orang, manusia penuh sengsara, yang tahu apa artinya menderita.
Mazmur 21 (22) I
Ant.1: Ia dihina dan disalibkan orang, manusia penuh sengsara, yang tahu apa artinya menderita.
Ant.2: Mereka membagi-bagi pakaian Yesus di antara mereka dan membuang undi atas jubahNya.
Mazmur 21 (22) II
Ant.2: Mereka membagi-bagi pakaian Yesus di antara mereka dan membuang undi atas jubahNya.
Ant.3: Seluruh keluarga bangsa-bangsa akan bersembah sujud di hadapan Tuhan.
Mazmur 21 (22) III
Ant.3: Seluruh keluarga bangsa-bangsa akan bersembah sujud di hadapan Tuhan.
Bacaan Singkat: (Yer 3,12.14a)
Doa Penutup:
Ibadat Sesudah Tengah Hari
Pembukaan
Madah
Doa Penutup
Ibadat Sore
JUMAT III SORE
MADAH
Ant.1: Tuhan itu agung melebihi segala dewata.
Mazmur 134 (135) - I
Ant.1: Tuhan itu agung melebihi segala dewata.
Ant.2: Hai kaum Israel, pujilah Tuhan, bermazmurlah bagi namaNya yang indah.
Mazmur 134 (135) - II
Ant.2: Hai kaum Israel, pujilah Tuhan, bermazmurlah bagi namaNya yang indah.
Ant.3: Semua bangsa akan datang dan sujud menyembah di hadapanMu, ya Tuhan.
Why 15,3-4
Ant.3: Semua bangsa akan datang dan sujud menyembah di hadapanMu, ya Tuhan.
Bacaan Singkat: (Yak 5,16.19-20)
Ant.Kidung: Mengasihi sesama manusia seperti diri sendiri lebih utama dari pada kurban bakar dan persembahan.
KIDUNG MARIA (Luk 1,46-5)
Ant.Kidung: Mengasihi sesama manusia seperti diri sendiri lebih utama dari pada kurban bakar dan persembahan.
Doa Permohonan:
Bapa Kami
Doa Penutup:
Ibadat Penutup
IBADAT PENUTUP - JUMAT
Doa Tobat
Madah
Ant: Siang malam aku berseru kepadaMu, ya Tuhan.
Mazmur 87 (88)
Ant: Siang malam aku berseru kepadaMu, ya Tuhan.
Bacaan singkat (Yer 14,9)
Ant.Kidung: Berkatilah kami, ya Tuhan, bila kami berjaga, lindungilah kami, bila kami tidur. Semoga kami berjaga bersama Kristus dan beristirahat dalam damai.
Kidung Simeon:
Ant.Kidung: Berkatilah kami, ya Tuhan, bila kami berjaga, lindungilah kami, bila kami tidur. Semoga kami berjaga bersama Kristus dan beristirahat dalam damai.
Doa Penutup
Penutup
Salam kepada Bunda Maria
Santo-Santa
Santo Bertold
Rahib
Bertold dikenal sebagai seorang rahib. Bersama kawannya Brokard, Bertold bertapa di Gunung Karmel, Palestina dan mendirikan Ordo Karmel pada awal abad ke 13. Brokard sangat dihormati oleh orang Islam.
Santo Yonah dan Berijesu
Martir
Martir kakak beradik ini disiksa hingga mati karena meneguhkan iman banyak orang Kristen di berbagai penjara Persia. Yonah ditindih dengan press sampai mati, sedangkan adiknya Berikjesu menemui ajalnya setelah dituangkan ter panas kedalam mulutnya. Keduanya tak gentar sedikitpun menghadapi siksaan yang ditimpakan atas mereka. Mereka bahkan bersyukur karena turut serta bersama Yesus dalam penderitaannya untuk menyelamatkan manusia.