Selasa, 26 Maret 2030
Selasa III Prapaskah
Bacaan Misa
Bacaan Pertama Daniel 3:25,34-43
Katanya: "Tetapi ada empat orang kulihat berjalan-jalan dengan bebas di tengah-tengah api itu; mereka tidak terluka, dan yang keempat itu rupanya seperti anak dewa!"
Mazmur Tanggapan Mazmur 25:4-9
Bacaan Injil Matius 18:21-35
Kemudian datanglah Petrus dan berkata kepada Yesus: "Tuhan, sampai berapa kali aku harus mengampuni saudaraku jika ia berbuat dosa terhadap aku? Sampai tujuh kali?" Yesus berkata kepadanya: "Bukan! Aku berkata kepadamu: Bukan sampai tujuh kali, melainkan sampai tujuh puluh kali tujuh kali. Sebab hal Kerajaan Sorga seumpama seorang raja yang hendak mengadakan perhitungan dengan hamba-hambanya. Setelah ia mulai mengadakan perhitungan itu, dihadapkanlah kepadanya seorang yang berhutang sepuluh ribu talenta. Tetapi karena orang itu tidak mampu melunaskan hutangnya, raja itu memerintahkan supaya ia dijual beserta anak isterinya dan segala miliknya untuk pembayar hutangnya. Maka sujudlah hamba itu menyembah dia, katanya: Sabarlah dahulu, segala hutangku akan kulunaskan. Lalu tergeraklah hati raja itu oleh belas kasihan akan hamba itu, sehingga ia membebaskannya dan menghapuskan hutangnya. Tetapi ketika hamba itu keluar, ia bertemu dengan seorang hamba lain yang berhutang seratus dinar kepadanya. Ia menangkap dan mencekik kawannya itu, katanya: Bayar hutangmu! Maka sujudlah kawannya itu dan memohon kepadanya: Sabarlah dahulu, hutangku itu akan kulunaskan. Tetapi ia menolak dan menyerahkan kawannya itu ke dalam penjara sampai dilunaskannya hutangnya. Melihat itu kawan-kawannya yang lain sangat sedih lalu menyampaikan segala yang terjadi kepada tuan mereka. Raja itu menyuruh memanggil orang itu dan berkata kepadanya: Hai hamba yang jahat, seluruh hutangmu telah kuhapuskan karena engkau memohonkannya kepadaku. Bukankah engkaupun harus mengasihani kawanmu seperti aku telah mengasihani engkau? Maka marahlah tuannya itu dan menyerahkannya kepada algojo-algojo, sampai ia melunaskan seluruh hutangnya. Maka Bapa-Ku yang di sorga akan berbuat demikian juga terhadap kamu, apabila kamu masing-masing tidak mengampuni saudaramu dengan segenap hatimu."
Renungan
Papan Tulis yang Dihapus
Anak sekolah mengenal kelegaan kecil ini: papan tulis yang penuh coretan dihapus guru sampai bersih. Licin, kosong, siap ditulisi lagi. Tidak ada bekas kesalahan hitung yang kemarin.
Injil hari ini bercerita tentang papan tulis yang jauh lebih besar. Seorang hamba berutang sepuluh ribu talenta kepada raja. Jumlah itu tidak masuk akal: setara upah buruh puluhan ribu tahun. Artinya jelas: mustahil dilunasi. Tetapi raja tergerak oleh belas kasihan dan menghapus seluruhnya. Papan bersih total.
Lalu terjadilah adegan yang membuat kita geram. Hamba itu keluar, bertemu kawannya yang berutang seratus dinar kepadanya, jumlah kecil yang bisa lunas dalam beberapa bulan. Ia mencekiknya: bayar utangmu! Kawannya memohon dengan kata-kata yang persis sama dengan yang ia ucapkan di depan raja. Ia menolak. Orang yang papan tulisnya baru saja dihapus bersih menagih coretan kecil di papan orang lain.
Yesus menceritakan ini untuk menjawab Petrus yang bertanya soal batas mengampuni: sampai tujuh kali? Bukan, kata Yesus, sampai tujuh puluh kali tujuh kali. Artinya: berhentilah menghitung. Sebab kalau mau hitung-hitungan, utang kita kepada Allah yang paling tidak masuk hitungan.
Coretan siapa yang masih kita tagih, padahal papan kita sendiri sudah dihapus-Nya?
Tuhan, Engkau menghapus utangku yang mustahil kubayar. Mampukan aku menghapus utang kecil sesamaku. Amin.
Invitatorium
SELASA III PAGI
Pembukaan
Ant. Marilah kita menyembah Kristus Tuhan, yang digoda dan disiksa untuk kita.
MAZMUR 94 (95)
Ant. Marilah kita menyembah Kristus Tuhan, yang digoda dan disiksa untuk kita.
Ibadat Bacaan
Ibadat Bacaan untuk Hari Selasa dalam Pekan Prapaskah III
MADAH
Ant. 1 Bangkitlah Allah, biarlah musuh-musuh-Nya lari dari hadapan-Nya.
Mazmur 68
Masuknya Tuhan yang jaya ke dalam tempat kudus-Nya
Naik ke tempat tinggi Ia menawan tawanan, dan memberi karunia kepada manusia (Efesus 4:10).
Ant. Bangkitlah Allah, biarlah musuh-musuh-Nya lari dari hadapan-Nya.
Ant. 2 Allah kita adalah Allah yang menyelamatkan; Dia, Tuhan, memegang kunci-kunci maut.
Ant. Allah kita adalah Allah yang menyelamatkan; Dia, Tuhan, memegang kunci-kunci maut.
Ant. 3 Kerajaan-kerajaan bumi, nyanyikanlah pujian bagi Allah, mainkanlah musik untuk menghormati Tuhan.
Ant. Kerajaan-kerajaan bumi, nyanyikanlah pujian bagi Allah, mainkanlah musik untuk menghormati Tuhan.
BACAAN
RESPONSORIUM Mazmur 106:20, 21, 22; Roma 1:21, 23
RESPONSORIUM Tobit 12:8, 9
DOA PENUTUP
AKLAMASI (setidaknya dalam perayaan komunal)
Ibadat Pagi
MADAH
Ant.1: Engkau telah berkenan kepada tanahMu, ya Tuhan; Engkau telah memaafkan kesalahan umatMu.
Mazmur 84 (85)
Ant.1: Engkau telah berkenan kepada tanahMu, ya Tuhan; Engkau telah memaafkan kesalahan umatMu.
Ant.2: Hatiku merindukan Dikau pada waktu malam, dan batinku mencari Engkau pada waktu pagi.
Yes 26,1-12
Ant.2: Hatiku merindukan Dikau pada waktu malam, dan batinku mencari Engkau pada waktu pagi.
Ant.3: Semoga wajah Allah berseri-seri bagi kita.
Mazmur 66 (67)
Ant.3: Semoga wajah Allah berseri-seri bagi kita.
Bacaan Singkat: (Yl 2,12-13)
Ant.Kidung: Yesus bersabda kepada Petrus: Engkau harus mengampuni bukan hanya sampai tujuh kali, melainkan sampai tujuhpuluh kali tujuh.
KIDUNG ZAKARIA (Luk 1,68-79)
Ant.Kidung: Yesus bersabda kepada Petrus: Engkau harus mengampuni bukan hanya sampai tujuh kali, melainkan sampai tujuhpuluh kali tujuh.
Doa Permohonan:
Bapa Kami
Doa Penutup:
Ibadat Sebelum Tengah Hari
Pembukaan
Madah
Doa Penutup
Ibadat Tengah Hari
Didaraskan pada Ibadat Siang I, II, maupun III.
SELASA III SIANG
Madah
Ant.1: Cinta kasih itu kesempurnaan hukum.
Mazmur 118 (119),97-104
Ant.1: Cinta kasih itu kesempurnaan hukum.
Ant.2: Ingatlah akan umatMu yang Kauperoleh dahulu kala.
Mazmur 73 (74) I
Ant.2: Ingatlah akan umatMu yang Kauperoleh dahulu kala.
Ant.3: Bangkitlah, ya Tuhan, belalah perkaraMu.
Mazmur 73 (74) II
Ant.3: Bangkitlah, ya Tuhan, belalah perkaraMu.
Bacaan Singkat: (Yl 2,17)
Antara serambi kenisah dan mesbah hendaknya para imam, pelayan Tuhan, menangis sambil berseru: "Sayangilah umatMu, ya Tuhan, jangan sampai pusakaMu dihina dan menjadi sindiran kaum kafir."
Doa Penutup:
Ibadat Sesudah Tengah Hari
Pembukaan
Madah
Doa Penutup
Ibadat Sore
SELASA III SORE
MADAH
Ant.1: Tuhan melindungi umatNya
Mazmur 124 (125)
Ant.1: Tuhan melindungi umatNya
Ant.2: Jika kamu tidak bertobat dan menjadi seperti anak kecil, kamu tidak akan masuk ke dalam kerajaan surga.
Mazmur 130 (131)
Ant.2: Jika kamu tidak bertobat dan menjadi seperti anak kecil, kamu tidak akan masuk ke dalam kerajaan surga.
Ant.3: Tuhan, Engkau telah menganugerahi kami martabat raja dan imam di hadapan Allah kita.
Why 4,11; 5,9.10-12
Ant.3: Tuhan, Engkau telah menganugerahi kami martabat raja dan imam di hadapan Allah kita.
Bacaan Singkat: (Yak 2,14.17.18b)
Ant.Kidung: Demikianpun BapaKu di surga akan bertindak terhadap kamu, jikalau kamu tidak mengampuni saudaramu dengan ikhlas hati.
KIDUNG MARIA (Luk 1,46-5)
Ant.Kidung: Demikianpun BapaKu di surga akan bertindak terhadap kamu, jikalau kamu tidak mengampuni saudaramu dengan ikhlas hati.
Doa Permohonan:
Bapa Kami
Doa Penutup:
Ibadat Penutup
IBADAT PENUTUP - SELASA
Doa Tobat
Madah
Ant: Janganlah wajahMu Kaupalingkan dari padaku, sebab kepadaMu aku percaya.
Mazmur 142 (143),1-11
Ant.: Janganlah wajahMu Kaupalingkan dari padaku, sebab kepadaMu aku percaya.
Bacaan singkat (1Ptr 5,8-9)
Ant.Kidung: Berkatilah kami, ya Tuhan, bila kami berjaga, lindungilah kami, bila kami tidur. Semoga kami berjaga bersama Kristus dan beristirahat dalam damai.
Kidung Simeon:
Ant.Kidung: Berkatilah kami, ya Tuhan, bila kami berjaga, lindungilah kami, bila kami tidur. Semoga kami berjaga bersama Kristus dan beristirahat dalam damai.
Doa Penutup
Penutup
Salam kepada Bunda Maria
Santo-Santa
Santo Ireneus dari Sirmium
Martir
Ireneus masih sangat muda ketika terpilih menjadi Uskup kota Sirmium, sebuah kota di Propinsi Pannonia, Eropa Tenggara. Dia dikenal sebagai seorang Uskup yang beriman kokoh dan punya semangat pengabdian dan kerasulan yang tinggi. demi Kristus dan kerajaan Allah, ia rela meninggalkan sanak saudara dan orang tuanya.
Sewaktu terjadi penganiayaan terhadap orang Kristen pada masa pemerintahan kaisar Diokletianus, Irenius dihadapkan kepada Gubernur Pannonia untuk diadili. Ia dipaksa membawakan kurban persembahan kepada dewa- dewa kafir Romawi. Uskup Ireneus yang saleh dengan tegas menolak perintah Gubernur. Katanya kepada Gubernur: Sengsara itu akan kutanggung dengan gembira supaya aku dapat mengambil bagian dalam sengsara Tuhan ku.
Karena jawabannya ini, ia disiksa dengan kejam. Ibu dan sanak saudara, kenalan dan sahabat- sahabatnya menganjurkan dia agar dia mengikuti saja kemauan gubernur supaya luput dari kematian ngeri.
Meskipun demikian Ireneus tetap setia kepada Kristus karena berpegang teguh pada kata- kata Kristus: Barangsiapa menyangkal Aku di hadapan manusia, maka akupun akan menyangkal dia dihadapan Bapa Ku yang di surga. Ia sebaliknya menantang gubernur agar segera menyelesaikan perkaranya sesuai kehendaknya.
Ia digiring ke atas panggung untuk dipenggal kepalanya. Ireneus tampak tak gentar. Ia bahkan membuka sendiri pakaiannya, lalu mengangkat tangannya ke atas sambil memohon agar Yesus datang menjemput jiwanya. Peristiwa ini terjadi di kota Mitrovicea, Yugoslavia pada tahun 304.
Santo Ludgerus
Uskup
Ludgerus lahir pada tahun 742. Cita- cita imamatnya tercapai ketika ia ditabhiskan menjadi imam dan kemudian menjadi Uskup pertama di Muenster, Jerman. Sebagai Uskup ia berusaha keras mempertobatkan orang - orang Jerman yang masih kafir dan meletakkan dasar yang kokoh bagi perkembangan iman umat di seluruh keuskupannya. Ia meninggal dunia pada tahun 809, tatkala sedang dalam perjalanan apostolis mengelilingi wilayah keuskupannya.