Senin, 25 Maret 2030

Hari Raya Kabar Sukacita (Annunsiasi)

Hari Raya

Bacaan Misa

Hari ini didaraskan Kemuliaan dan Aku Percaya.

Bacaan Pertama Yesaya 7:10-14;8:10

TUHAN melanjutkan firman-Nya kepada Ahas, kata-Nya: "Mintalah suatu pertanda dari TUHAN, Allahmu, biarlah itu sesuatu dari dunia orang mati yang paling bawah atau sesuatu dari tempat tertinggi yang di atas." Tetapi Ahas menjawab: "Aku tidak mau meminta, aku tidak mau mencobai TUHAN." Lalu berkatalah nabi Yesaya: "Baiklah dengarkan, hai keluarga Daud! Belum cukupkah kamu melelahkan orang, sehingga kamu melelahkan Allahku juga? Sebab itu Tuhan sendirilah yang akan memberikan kepadamu suatu pertanda: Sesungguhnya, seorang perempuan muda mengandung dan akan melahirkan seorang anak laki-laki, dan ia akan menamakan Dia Imanuel. Buatlah rancangan, tetapi akan gagal juga; ambillah keputusan, tetapi tidak terlaksana juga, sebab Allah menyertai kami!

Mazmur Tanggapan Mazmur 40:7-11

(40-8) Lalu aku berkata: "Sungguh, aku datang; dalam gulungan kitab ada tertulis tentang aku;
(40-9) aku suka melakukan kehendak-Mu, ya Allahku; Taurat-Mu ada dalam dadaku."
(40-10) Aku mengabarkan keadilan dalam jemaah yang besar; bahkan tidak kutahan bibirku, Engkau juga yang tahu, ya TUHAN.
(40-11) Keadilan tidaklah kusembunyikan dalam hatiku, kesetiaan-Mu dan keselamatan dari pada-Mu kubicarakan, kasih-Mu dan kebenaran-Mu tidak kudiamkan kepada jemaah yang besar.
(40-12) Engkau, TUHAN, janganlah menahan rahmat-Mu dari padaku, kasih-Mu dan kebenaran-Mu kiranya menjaga aku selalu!

Bacaan Kedua Ibrani 10:4-10

Sebab tidak mungkin darah lembu jantan atau darah domba jantan menghapuskan dosa. Karena itu ketika Ia masuk ke dunia, Ia berkata: "Korban dan persembahan tidak Engkau kehendaki--tetapi Engkau telah menyediakan tubuh bagiku--. Kepada korban bakaran dan korban penghapus dosa Engkau tidak berkenan. Lalu Aku berkata: Sungguh, Aku datang; dalam gulungan kitab ada tertulis tentang Aku untuk melakukan kehendak-Mu, ya Allah-Ku." Di atas Ia berkata: "Korban dan persembahan, korban bakaran dan korban penghapus dosa tidak Engkau kehendaki dan Engkau tidak berkenan kepadanya" --meskipun dipersembahkan menurut hukum Taurat--. Dan kemudian kata-Nya: "Sungguh, Aku datang untuk melakukan kehendak-Mu." Yang pertama Ia hapuskan, supaya menegakkan yang kedua. Dan karena kehendak-Nya inilah kita telah dikuduskan satu kali untuk selama-lamanya oleh persembahan tubuh Yesus Kristus.

Bacaan Injil Lukas 1:26-38

Dalam bulan yang keenam Allah menyuruh malaikat Gabriel pergi ke sebuah kota di Galilea bernama Nazaret, kepada seorang perawan yang bertunangan dengan seorang bernama Yusuf dari keluarga Daud; nama perawan itu Maria. Ketika malaikat itu masuk ke rumah Maria, ia berkata: "Salam, hai engkau yang dikaruniai, Tuhan menyertai engkau." Maria terkejut mendengar perkataan itu, lalu bertanya di dalam hatinya, apakah arti salam itu. Kata malaikat itu kepadanya: "Jangan takut, hai Maria, sebab engkau beroleh kasih karunia di hadapan Allah. Sesungguhnya engkau akan mengandung dan akan melahirkan seorang anak laki-laki dan hendaklah engkau menamai Dia Yesus. Ia akan menjadi besar dan akan disebut Anak Allah Yang Mahatinggi. Dan Tuhan Allah akan mengaruniakan kepada-Nya takhta Daud, bapa leluhur-Nya, dan Ia akan menjadi raja atas kaum keturunan Yakub sampai selama-lamanya dan Kerajaan-Nya tidak akan berkesudahan." Kata Maria kepada malaikat itu: "Bagaimana hal itu mungkin terjadi, karena aku belum bersuami?" Jawab malaikat itu kepadanya: "Roh Kudus akan turun atasmu dan kuasa Allah Yang Mahatinggi akan menaungi engkau; sebab itu anak yang akan kaulahirkan itu akan disebut kudus, Anak Allah. Dan sesungguhnya, Elisabet, sanakmu itu, iapun sedang mengandung seorang anak laki-laki pada hari tuanya dan inilah bulan yang keenam bagi dia, yang disebut mandul itu. Sebab bagi Allah tidak ada yang mustahil." Kata Maria: "Sesungguhnya aku ini adalah hamba Tuhan; jadilah padaku menurut perkataanmu itu." Lalu malaikat itu meninggalkan dia.

Renungan

Kamar Kecil di Nazaret

Keputusan-keputusan besar dunia biasanya diambil di tempat megah: istana, gedung parlemen, ruang sidang yang dijaga ketat. Kamera berjajar, dokumen ditandatangani, dunia menonton. Begitulah cara manusia membayangkan sejarah dibuat.

Hari ini kita merayakan keputusan terbesar dalam sejarah keselamatan, dan tempat kejadiannya membuat kita tertegun: sebuah rumah sederhana di Nazaret, kampung yang tidak diperhitungkan di Galilea. Tidak ada saksi, tidak ada pengumuman. Hanya seorang gadis muda dan seorang utusan Allah. Di kamar kecil itulah malaikat Gabriel menyampaikan tawaran yang menentukan nasib semesta: engkau akan mengandung dan melahirkan seorang anak laki-laki, dan hendaklah engkau menamai Dia Yesus.

Maria tidak menjawab dengan gegabah. Ia terkejut, bertanya-tanya di dalam hatinya, bahkan mengajukan keberatan yang masuk akal: bagaimana hal itu mungkin terjadi, karena aku belum bersuami? Iman yang sejati rupanya boleh bertanya. Yang penting bukan tidak pernah bimbang, melainkan ke mana bimbang itu dibawa. Dan jawaban malaikat menutup segala hitungan manusia: sebab bagi Allah tidak ada yang mustahil.

Lalu keluarlah kalimat itu, kalimat yang oleh banyak orang kudus disebut paling menentukan sesudah penciptaan: sesungguhnya aku ini adalah hamba Tuhan; jadilah padaku menurut perkataanmu itu. Surat kepada orang Ibrani memperdengarkan gemanya dari sisi sang Anak: sungguh, Aku datang untuk melakukan kehendak-Mu. Ya Maria bersambut dengan ya Yesus. Dari dua ya itulah keselamatan kita dianyam.

Bandingkanlah dengan Ahas dalam bacaan pertama. Raja itu ditawari tanda oleh Allah sendiri, bebas memilih dari dunia orang mati sampai langit tertinggi. Ia menolak dengan alasan yang terdengar saleh: aku tidak mau mencobai TUHAN. Padahal ia hanya tidak mau rencananya diganggu Allah. Maria sebaliknya: ia membiarkan seluruh rencananya dibongkar, masa depannya dipertaruhkan, demi kehendak yang belum sepenuhnya ia pahami.

Sembilan bulan dari sekarang kita merayakan Natal. Segala kemeriahan bulan Desember itu berawal dari kesediaan yang sunyi hari ini. Dan Allah, sampai sekarang, masih bekerja dengan cara yang sama: menunggu ya dari orang-orang biasa, di kamar-kamar kecil, tanpa penonton.

Tawaran apa yang sedang Allah sodorkan dalam hidup kita sekarang, dan jawaban apa yang masih kita tunda?

Tuhan, seperti Maria, aku ini hamba-Mu. Jadilah padaku menurut kehendak-Mu, sekalipun rencanaku harus berubah. Amin.

Invitatorium

SENIN III PAGI

Pembukaan

Ant. Marilah kita menyembah Kristus Tuhan, yang digoda dan disiksa untuk kita.

MAZMUR 94 (95)

Marilah kita bernyanyi bagi Tuhan,
bersorak-sorai bagi penyelamat kita.
Menghadap wajahNya dengan lagu syukur,
menghormatiNya dengan pujian.

Tuhanlah Allah yang agung,
merajai segala dewa.
Dasar bumi terletak di tanganNya,
puncak gunungpun milikNya.
MilikNyalah laut, Dia membuatnya,
daratanpun buatan tanganNya.

Mari bersujud dan menyembah,
berlutut di hadapan Tuhan, pencipta kita.
Dialah Allah kita, kita umatNya,
Dialah gembala kita, kita kawananNya.

Hari ini dengarkanlah suaraNya:
"Jangan bertegar hati seperti di Meriba,
seperti di Masa, di padang gurun;
ketika leluhurmu mencobai Aku,
walau menyaksikan karya Ku yang agung.

Empat puluh tahun Aku muak akan mereka itu;
maka Aku berkata: Umat ini tersesat hatinya,
mereka tidak mengerti maksud bimbinganKu.
Sebab itu Aku bersumpah dalam murkaKu:
Mereka takkan beristirahat bersama Aku."

Ant. Marilah kita menyembah Kristus Tuhan, yang digoda dan disiksa untuk kita.

Ibadat Bacaan

Ibadat Bacaan Senin Pekan Biasa III Prapaskah
Ya Allah, sudilah menolong aku.

Tuhan, bersegeralah menolong aku.
Kemuliaan kepada Bapa, dan kepada Putra, dan kepada Roh Kudus:

seperti pada permulaan, sekarang, selalu, dan sepanjang segala abad. Amin.

MADAH

Demi indahnya bumi,

Demi indahnya langit,

Demi cinta yang sejak lahir

Meliputi dan mengelilingi kami,
Tuhan semesta alam, kepada-Mu kami persembahkan

Madah pujian syukur ini.
Demi indahnya setiap jam

Siang dan malam,

Bukit dan lembah, pohon dan bunga,

Matahari dan bulan, serta bintang-bintang terang,
Tuhan semesta alam, kepada-Mu kami persembahkan

Madah pujian syukur ini.
Demi sukacita telinga dan mata,

Demi kegembiraan hati dan pikiran,

Demi harmoni mistis,

Menghubungkan indra dengan suara dan penglihatan;
Tuhan semesta alam, kepada-Mu kami persembahkan

Madah pujian syukur ini.
Demi sukacita kasih insani,

Saudara laki-laki, saudara perempuan, orang tua, anak,

Sahabat di bumi dan sahabat di surga,

Demi segala pikiran yang lembut dan halus;
Tuhan semesta alam, kepada-Mu kami persembahkan

Madah pujian syukur ini.
Demi setiap anugerah-Mu yang sempurna,

Yang begitu bebas Kau berikan kepada umat kami,

Rahmat insani dan ilahi,

Bunga-bunga bumi dan kuncup-kuncup surga.
Tuhan semesta alam, kepada-Mu kami persembahkan

Madah pujian syukur ini.

PSALMODI

Ant. 1 Allah kita akan menyatakan diri; Ia tidak akan datang dalam keheningan.

Mazmur 50

Cinta sejati akan Allah

Aku datang bukan untuk meniadakan hukum Taurat, melainkan untuk menggenapinya (lihat Matius 5:17).

I
Allah segala allah, Tuhan,

telah berfirman dan memanggil bumi,

dari terbitnya matahari sampai terbenamnya.

Dari Sion yang sempurna keindahannya Ia bersinar.

Allah kita datang, Ia tidak berdiam diri lagi.
Di hadapan-Nya api melahap,

di sekeliling-Nya badai mengamuk.

Ia memanggil langit dan bumi

untuk menyaksikan penghakiman-Nya atas umat-Nya.
“Kumpulkanlah di hadapan-Ku umat-Ku

yang telah mengadakan perjanjian dengan-Ku dengan kurban.”

Langit memberitakan keadilan-Nya,

sebab Allah sendiri adalah Hakim.
Kemuliaan kepada Bapa, dan kepada Putra, dan kepada Roh Kudus:

seperti pada permulaan, sekarang, selalu, dan sepanjang segala abad. Amin.

Ant. Allah kita akan menyatakan diri; Ia tidak akan datang dalam keheningan.

Ant. 2 Persembahkanlah kepada Allah kurban pujian.

II
“Dengarlah, umat-Ku, Aku akan berbicara;

Israel, Aku akan bersaksi melawanmu,

sebab Akulah Allahmu.

Aku menuduhmu, mengajukan dakwaan di hadapanmu.
Aku tidak menemukan kesalahan pada kurban-kurbanmu,

persembahan-persembahanmu selalu di hadapan-Ku.

Aku tidak meminta lebih banyak lembu jantan dari peternakanmu,

pun tidak kambing dari antara kawananmu.
Sebab Aku memiliki semua binatang di hutan,

ribuan binatang di bukit-bukit-Ku.

Aku mengenal semua burung di langit,

segala yang bergerak di padang adalah milik-Ku.
Sekiranya Aku lapar, Aku tidak akan memberitahumu,

sebab Aku memiliki dunia dan segala isinya.

Apakah engkau berpikir Aku makan daging lembu,

atau minum darah kambing?
Persembahkanlah kurban syukurmu kepada Allah

dan tunaikanlah nazar-nazarmu kepada-Nya.

Panggillah Aku pada hari kesusahan.

Aku akan membebaskanmu dan engkau akan memuliakan Aku.”
Kemuliaan kepada Bapa, dan kepada Putra, dan kepada Roh Kudus:

seperti pada permulaan, sekarang, selalu, dan sepanjang segala abad. Amin.

Ant. Persembahkanlah kepada Allah kurban pujian.

Ant. 3 Aku menginginkan hati yang penuh kasih lebih dari kurban, pengetahuan akan jalan-jalan-Ku lebih dari kurban bakaran.

III
Tetapi Allah berfirman kepada orang fasik:

“Tetapi bagaimana engkau dapat mengucapkan perintah-perintah-Ku

dan mengambil perjanjian-Ku di bibirmu,

engkau yang menghina hukum-Ku

dan membuang firman-Ku ke angin,
engkau yang melihat pencuri dan pergi bersamanya;

yang bersekutu dengan pezina,

yang melepaskan mulutmu untuk kejahatan

dan lidahmu merencanakan kejahatan,
engkau yang duduk dan memfitnah saudaramu

dan memfitnah anak ibumu sendiri.

Engkau melakukan ini, dan haruskah Aku berdiam diri?

Apakah engkau berpikir bahwa Aku sama denganmu?
Perhatikanlah ini, hai kamu yang tidak pernah memikirkan Allah,

supaya Aku tidak menangkapmu dan engkau tidak dapat melarikan diri;

kurban syukur memuliakan Aku

dan Aku akan menunjukkan keselamatan Allah kepada orang yang jujur.”
Kemuliaan kepada Bapa, dan kepada Putra, dan kepada Roh Kudus:

seperti pada permulaan, sekarang, selalu, dan sepanjang segala abad. Amin.
Doa Mazmur
Bapa, terimalah kami sebagai kurban pujian, agar kami dapat menjalani hidup tanpa beban dosa, berjalan di jalan keselamatan, dan senantiasa bersyukur kepada-Mu.

Ant. Aku menginginkan hati yang penuh kasih lebih dari kurban, pengetahuan akan jalan-jalan-Ku lebih dari kurban bakaran.

Hening Suci (ditandai dengan lonceng) – saat untuk merenung dan menerima dalam hati kita resonansi penuh suara Roh Kudus dan untuk menyatukan doa pribadi kita lebih erat dengan sabda Allah dan suara publik Gereja.
Berpalinglah dari dosa dan setialah kepada Injil.

Kerajaan Allah sudah dekat.

BACAAN

Bacaan Pertama

Dari Kitab Keluaran

24:1-18

Pengesahan perjanjian di Gunung Sinai
Tuhan berfirman kepada Musa, “Naiklah kepada Tuhan, engkau dan Harun, bersama Nadab, Abihu, dan tujuh puluh tua-tua Israel. Kamu semua harus menyembah dari kejauhan, tetapi Musa sendirilah yang harus mendekat kepada Tuhan; yang lain tidak boleh terlalu dekat, dan rakyat sama sekali tidak boleh naik bersama Musa.”
Ketika Musa datang kepada rakyat dan menceritakan segala firman dan ketetapan Tuhan, mereka semua menjawab dengan satu suara, “Segala yang telah difirmankan Tuhan akan kami lakukan.” Lalu Musa menuliskan segala firman Tuhan dan, bangun pagi-pagi keesokan harinya, ia mendirikan di kaki gunung sebuah mezbah dan dua belas tugu untuk dua belas suku Israel.
Kemudian, setelah menyuruh beberapa pemuda Israel untuk mempersembahkan kurban bakaran dan mengurbankan lembu-lembu muda sebagai kurban pendamaian kepada Tuhan, Musa mengambil separuh darah dan menaruhnya dalam mangkuk-mangkuk besar; separuh yang lain ia percikkan pada mezbah. Mengambil kitab perjanjian, ia membacanya dengan suara nyaring kepada rakyat, yang menjawab, “Segala yang telah difirmankan Tuhan, akan kami perhatikan dan lakukan.” Lalu ia mengambil darah dan memercikkannya pada rakyat, sambil berkata, “Inilah darah perjanjian yang telah dibuat Tuhan dengan kamu sesuai dengan segala firman-Nya ini.”
Musa kemudian naik bersama Harun, Nadab, Abihu, dan tujuh puluh tua-tua Israel, dan mereka melihat Allah Israel. Di bawah kaki-Nya tampak seperti lantai ubin safir, sejelas langit itu sendiri. Namun Ia tidak memukul orang-orang Israel pilihan ini. Setelah memandang Allah, mereka masih dapat makan dan minum.
Tuhan berfirman kepada Musa, “Naiklah kepada-Ku di gunung dan, sementara engkau di sana, Aku akan memberimu loh-loh batu yang di atasnya telah Kutuliskan perintah-perintah yang dimaksudkan untuk pengajaran mereka.” Maka Musa berangkat bersama Yosua, pembantunya, dan naik ke gunung Allah. Para tua-tua, bagaimanapun, telah diberitahu olehnya, “Tunggulah di sini untuk kami sampai kami kembali kepadamu. Harun dan Hur tinggal bersamamu. Jika ada yang mempunyai keluhan, biarlah ia menyampaikan masalah itu kepada mereka.”
Setelah Musa naik, awan menutupi gunung itu. Kemuliaan Tuhan menetap di Gunung Sinai. Awan itu menutupi gunung selama enam hari, dan pada hari ketujuh Ia memanggil Musa dari tengah-tengah awan. Bagi orang Israel, kemuliaan Tuhan terlihat seperti api yang melahap di puncak gunung. Tetapi Musa masuk ke tengah-tengah awan ketika ia naik ke gunung; dan di sana ia tinggal selama empat puluh hari empat puluh malam.

RESPONSORIUM Sirakh 45:5, 6; Kisah Para Rasul 7:38

Allah mengizinkan Musa mendengar suara-Nya dan membimbingnya ke dalam awan.

Berbicara kepada Musa muka dengan muka, Allah memberinya perintah-perintah-Nya, hukum yang membawa hidup dan pengetahuan, agar ia dapat mengajarkan ketetapan-ketetapan-Nya kepada Yakub dan ketetapan-ketetapan-Nya kepada Israel.
Dalam jemaat di padang gurun, hanya melalui Musa nenek moyang kita berkomunikasi dengan malaikat yang telah berbicara kepadanya di Gunung Sinai.

Berbicara kepada Musa muka dengan muka, Allah memberinya perintah-perintah-Nya, hukum yang membawa hidup dan pengetahuan, agar ia dapat mengajarkan ketetapan-ketetapan-Nya kepada Yakub dan ketetapan-ketetapan-Nya kepada Israel.
Bacaan Kedua

Dari Homili Santo Basilius Agung, Uskup

Hanya bermegah dalam Tuhan
Orang bijak tidak boleh bermegah dalam kebijaksanaannya, pun orang kuat dalam kekuatannya, pun orang kaya dalam kekayaannya. Lalu, apakah jenis kemegahan yang benar? Apakah sumber kebesaran manusia? Kitab Suci berkata: Orang yang bermegah harus bermegah dalam hal ini, bahwa Ia mengenal dan memahami bahwa Akulah Tuhan. Inilah kebesaran manusia, inilah kemuliaan dan keagungan manusia: untuk mengetahui kebenaran yang agung, untuk berpegang teguh padanya, dan untuk mencari kemuliaan dari Tuhan kemuliaan. Rasul memberitahu kita: Orang yang bermegah harus bermegah dalam Tuhan. Ia baru saja berkata: Kristus diangkat oleh Allah untuk menjadi hikmat kita, kebenaran kita, pengudusan kita, penebusan kita, sehingga, seperti yang tertulis, orang yang bermegah harus bermegah dalam Tuhan.
Bermegah dalam Allah adalah sempurna dan lengkap ketika kita tidak membanggakan kebenaran kita sendiri tetapi mengakui bahwa kita sama sekali tidak memiliki kebenaran sejati dan telah dibenarkan hanya oleh iman dalam Kristus.
Paulus bermegah dalam kenyataan bahwa ia menganggap rendah kebenarannya sendiri dan mencari kebenaran dalam iman yang datang melalui Kristus dan berasal dari Allah. Ia hanya ingin mengenal Kristus dan kuasa kebangkitan-Nya serta bersekutu dalam penderitaan-Nya dengan mengambil rupa kematian-Nya, dengan harapan bahwa entah bagaimana ia dapat mencapai kebangkitan orang mati.
Di sini kita melihat semua kesombongan yang berlebihan direndahkan. Manusia, tidak ada lagi yang tersisa bagimu untuk dibanggakan, karena kemegahan dan harapanmu terletak pada mematikan segala yang adalah milikmu sendiri dan mencari kehidupan yang akan datang yang ada dalam Kristus. Karena kita memiliki buah sulungnya, kita sudah berada di tengah-tengahnya, hidup sepenuhnya dalam rahmat dan anugerah Allah.
Allahlah yang aktif di dalam kita, memberi kita baik kehendak maupun pencapaian, sesuai dengan tujuan-Nya yang baik. Melalui Roh-Nya, Allah juga mengungkapkan hikmat-Nya dalam rencana yang telah Ia tetapkan sebelumnya untuk kemuliaan kita.
Allah memberi kuasa dan kekuatan dalam pekerjaan kita. Aku telah bekerja lebih keras dari semua yang lain, kata Paulus, tetapi bukan aku melainkan rahmat Allah, yang menyertaiku.
Allah menyelamatkan kita dari bahaya di luar segala harapan manusia. Kami merasa dalam diri kami bahwa kami telah menerima hukuman mati, agar kami tidak percaya pada diri kami sendiri tetapi pada Allah, yang membangkitkan orang mati; dari bahaya yang begitu besar Ia menyelamatkan kami, dan menyelamatkan kami; kami berharap kepada-Nya, karena Ia akan menyelamatkan kami lagi.

RESPONSORIUM Kebijaksanaan 15:3; Yohanes 17:3

Mengenal Engkau, ya Allah, adalah mencapai kekudusan;

mengakui kuasa-Mu adalah sumber keabadian.
Inilah hidup yang kekal: mengenal Engkau, satu-satunya Allah yang benar, dan Yesus Kristus yang telah Engkau utus.

Mengakui kuasa-Mu adalah sumber keabadian.

DOA PENUTUP

Semoga belas kasihan-Mu yang tak berkesudahan,

ya Tuhan, membersihkan dan melindungi Gereja-Mu,

dan karena tanpa Engkau ia tidak dapat berdiri teguh,

semoga ia selalu diatur oleh rahmat-Mu.

Demi Tuhan kami Yesus Kristus, Putra-Mu,

yang hidup dan berkuasa bersama Engkau dalam persatuan Roh Kudus,

Allah, sepanjang segala abad.

Amin.

AKLAMASI (setidaknya dalam perayaan bersama)

Marilah kita memuji Tuhan.

Dan bersyukur kepada-Nya.

Ibadat Pagi

SABTU IV SIANG

Madah

Yesus penebus ilahi
Kami mohon Kaudampingi
Dalam usaha mengabdi
Kepada sesama kami.
Sudilah Engkau berkarya
Melalui suka duka
Yang harus kami alami
Dalam kehidupan ini.
Sampaikanlah doa ini
Ya Yesus junjungan kami
Kepada Bapa surgawi
Dalam kuasa Roh Suci.
Amin.

Antifon 1

Semoga tangan-Mu menolong aku, sebab aku telah memilih titah-Mu.
Ya Tuhan, hendaknya seruanku sampai ke Hadapan-Mu,*
berilah aku pengertian seturut firman-Mu.
Semoga doaku sampai ke hadapan-Mu,*
selamatkanlah aku sesuai dengan janji-Mu.
Perkenankanlah aku mewartakan pujian-Mu,*
sebab Engkau mengajarkan perintah-Mu kepadaku.
Aku hendak mendaras sabda-Mu,*
sebab firman-Mu benar seluruhnya.
Semoga tangan-Mu menolong aku,*
sebab aku memilih titah-Mu.
Aku rindu akan keselamatan-Mu, ya Tuhan,*
dan hukum-Mu kesukaan hatiku.
Perkenankan daku memuji Engkau sepanjang umurku,*
semoga hukum-Mu membantu aku.
Andaikan aku sesat seperti domba yang hilang,+
maka carilah hamba-Mu ini,*
sebab aku tak lupa akan perintah-Mu.

Antifon 1

Semoga tangan-Mu menolong aku, sebab aku telah memilih titah-Mu.

Antifon 2

Takhta-Mu bertahan selama-lamanya, ya Allah.

Mazmur 44 (45)

Hatiku meluapkan kata-kata indah,+
aku mempersembahkan laguku kepada raja,*
lidahku bagaikan gerak pena juru tulis.
Tereloklah baginda di antara manusia,+
tampanlah wajah baginda,*
terberkati oleh Allah selama-lamanya.
Ikatkanlah pedang pada pinggang, hai pahlawan,*
itulah kebanggaan dan kemuliaan baginda.
Demi kebenaran dan keadilan majulah dengan megah,*
dan lakukanlah perbuatan yang gagah.
Anak panah yang tajam menembus jantung musuh baginda,*
bangsa-bangsa rebah dan takluk.
Takhta baginda bertahan selama-lamanya,*
tampuk pemerintahan baginda adil dan jujur.
Baginda cinta akan keadilan dan benci akan kelaliman,*
sebab baginda diurapi oleh Allah.
Baginda menjadi yang termulia di antara semua raja,*
Pakaian kebesaran baginda harum mewangi.
Bunyi kecapi terdengar dari istana permaisuri,*
menggembirakan hati baginda.
Para puteri raja-raja berarak-arak menghadap baginda,*
permaisuri berdiri di samping baginda, berhiaskan emas.

Antifon 2

Takhta-Mu bertahan selama-lamanya, ya Allah.

Antifon 3

Kulihat Yerusalem baru, bagaikan mempelai yang berdandan bagi suaminya.
Mazmur (lanjutan)
Dengarkanlah, hai puteri, perhatikanlah dengan baik,*
lupakanlah bangsa dan seisi rumah ayahmu.
Seri baginda tertarik oleh kecantikanmu,*
sujudlah kepadanya, sebab dialah tuanmu.
Puteri kota Tirus datang dengan persembahan,*
para bangsawan mengharapkan kerelaanmu.
Permaisuri diarak masuk, semaraklah semata-mata,*
pakaiannya bersulamkan emas.
Berdandanan aneka warna ia diantar menghadap raja,*
para puteri raja-raja mengiringinya.
Dengan gembira dan sorak-sorai mereka diantar masuk,*
masuklah mereka ke dalam istana raja.
Para putera baginda akan melanjutkan kerajaan,*
baginda mengangkat mereka menjadi penguasa di seluruh bumi.
Semoga aku memasyhurkan nama baginda turun-temurun,*
maka para bangsa akan memuji baginda selama-lamanya.

Antifon 3

Kulihat Yerusalem baru, bagaikan mempelai yang berdandan bagi suaminya.

Bacaan Singkat (Mengapa 3 : 19-20)

Aku menegur dan menghajar orang yang Kucintai. Maka bergiatlah dan bertobatlah!
Lihat, Aku berdiri di muka pintu dan menmendapatuk.
Barang siapa mendengar suara-Ku dan membuka pintu bagi-Ku, akan-Kukunjungi.
Aku akan bersantap dengan dia, dan dia dengan Daku.
P: Manusia hidup bukan saja dari makanan.
U: Melainkan juga dari setiap sabda Allah.

Ant.Kidung: Aku berkata kepadamu, sesungguhnya tidak ada nabi yang dihargai di tempat asalnya.

KIDUNG ZAKARIA (Luk 1,68-79)

Terpujilah Tuhan, Allah Israel,*
sebab Ia mengunjungi dan membebaskan umatNya.

Ia mengangkat bagi kita seorang penyelamat yang gagah perkasa,*
putera Daud, hambaNya.

Seperti dijanjikanNya dari sediakala,*
dengan perantaraan para nabiNya yang kudus.

Untuk menyelamatkan kita dari musuh-musuh kita,*
dan dari tangan semua lawan yang membenci kita.

Untuk menunjukkan rahmatNya kepada leluhur kita,*
dan mengindahkan perjanjianNya yang kudus.

Sebab Ia telah bersumpah kepada Abraham, bapa kita,*
akan membebaskan kita dari tangan musuh.

Agar kita dapat mengabdi kepadaNya tanpa takut,*
dan berlaku kudus dan jujur di hadapanNya seumur hidup.

Dan engkau, anakku, akan disebut nabi Allah yang mahatinggi,*
sebab engkau akan mendahului Tuhan untuk menyiapkan jalanNya.

Untuk menanamkan pengertian akan keselamatan dalam umatNya,*
berkat pengampunan dosa mereka.

Sebab Allah kita penuh rahmat dan belaskasihan;*
Ia mengunjungi kita laksana fajar cemerlang.

Untuk menyinari orang yang meringkuk dalam kegelapan maut,*
dan membimbing kita ke jalan damai sejahtera.

Ant.Kidung: Aku berkata kepadamu, sesungguhnya tidak ada nabi yang dihargai di tempat asalnya.

Doa Permohonan:

Terpujilah Yesus, penyelamat kita, sebab Ia telah membuka jalan keselamatan bagi kita dengan kematianNya. Marilah kita berdoa:
U: Tuntunlah umatMu pada jalan yang lurus, ya Tuhan.
P: Allah mahapengasih, Engkau telah memberi kami hidup baru dengan pembaptisan,* semoga kami tiap-tiap hari semakin menyerupai Engkau.
P: Semoga kami pada hari ini menggembirakan hati orang miskin dengan amal bakti kami,* dan menyadari kehadiranMu dalam diri mereka.
P: Semoga kami membaktikan diri kepadaMu dengan jujur dan tulus ikhlas,* serta mencari Engkau dengan segenap hati.
P: Ampunilah dengan rela hati kesalahan kami melawan kerukunan umat,* dan bantulah kami agar tetap sehati sejiwa.

Bapa Kami

Doa Penutup

Tuhan Yang Mahamurah, bimbinglah kiranya hati kami, sebab kami sadar bahwa tanpa Engkau kami tidak dapat hidup dengan baik.
Demikianlah permohonan kami demi Yesus Kristus, Putera-Mu dan pengantara kami, yang hidup …

Ibadat Sebelum Tengah Hari

SENIN — Prapaskah — IBADAT SEBELUM TENGAH HARI (Tertia)

Pembukaan

Ya Allah, bersegeralah menolong aku.
Tuhan, perhatikanlah hambaMu.
Kemuliaan kepada Bapa dan Putra dan Roh Kudus. Seperti pada permulaan, sekarang, selalu, dan sepanjang segala abad. Amin.

Madah

Ya Roh Kudus, datanglah kini,
satu dengan Bapa dan Putra;
sudilah Engkau bersegera,
mencurah penuh ke hati kami.

Mulut, lidah, budi, dan rasa,
serta tenaga wartakan iman;
berkobarlah kasih bagai api,
nyalanya menjangkau sesama.

Kenalkanlah kami pada Bapa,
dan pada Putra melalui-Mu;
Engkau Roh dari keduanya,
kami imani sepanjang masa. Amin.

Pendarasan Mazmur (Mazmur Pelengkap)

Mazmur 120 (Nyanyian Ziarah)
1 Nyanyian ziarah. Dalam kesesakanku aku berseru kepada TUHAN dan Ia menjawab aku:
2 "Ya TUHAN, lepaskanlah aku dari pada bibir dusta, dari pada lidah penipu."
3 Apakah yang diberikan kepadamu dan apakah yang ditambahkan kepadamu, hai lidah penipu?
4 Panah-panah yang tajam dari pahlawan dan bara kayu arar.
5 Celakalah aku, karena harus tinggal sebagai orang asing di Mesekh, karena harus diam di antara kemah-kemah Kedar!
6 Cukup lama aku tinggal bersama-sama dengan orang-orang yang membenci perdamaian.
7 Aku ini suka perdamaian, tetapi apabila aku berbicara, maka mereka menghendaki perang.

Mazmur 121 (Nyanyian Ziarah)
1 Nyanyian ziarah. Aku melayangkan mataku ke gunung-gunung; dari manakah akan datang pertolonganku?
2 Pertolonganku ialah dari TUHAN, yang menjadikan langit dan bumi.
3 Ia takkan membiarkan kakimu goyah, Penjagamu tidak akan terlelap.
4 Sesungguhnya tidak terlelap dan tidak tertidur Penjaga Israel.
5 Tuhanlah Penjagamu, Tuhanlah naunganmu di sebelah tangan kananmu.
6 Matahari tidak menyakiti engkau pada waktu siang, atau bulan pada waktu malam.
7 TUHAN akan menjaga engkau terhadap segala kecelakaan; Ia akan menjaga nyawamu.
8 TUHAN akan menjaga keluar masukmu, dari sekarang sampai selama-lamanya.

Mazmur 122 (Nyanyian Ziarah)
1 Nyanyian ziarah Daud. Aku bersukacita, ketika dikatakan orang kepadaku: "Mari kita pergi ke rumah TUHAN."
2 Sekarang kaki kami berdiri di pintu gerbangmu, hai Yerusalem.
3 Hai Yerusalem, yang telah didirikan sebagai kota yang bersambung rapat,
4 ke mana suku-suku berziarah, yakni suku-suku TUHAN, untuk bersyukur kepada nama TUHAN sesuai dengan peraturan bagi Israel.
5 Sebab di sanalah ditaruh kursi-kursi pengadilan, kursi-kursi milik keluarga raja Daud.
6 Berdoalah untuk kesejahteraan Yerusalem: "Biarlah orang-orang yang mencintaimu mendapat sentosa.
7 Biarlah kesejahteraan ada di lingkungan tembokmu, dan sentosa di dalam purimu!"
8 Oleh karena saudara-saudaraku dan teman-temanku aku hendak mengucapkan: "Semoga kesejahteraan ada di dalammu!"
9 Oleh karena rumah TUHAN, Allah kita, aku hendak mencari kebaikan bagimu.

Bacaan Singkat (Sap 11, 23-24 a)
23 Akan tetapi justru karena Engkau berkuasa akan segala sesuatu, maka semua orang Kaukasihani, dan dosa manusia tidak Kauperhatikan, supaya mereka bertobat. 24 Sebab Engkau mengasihi segala yang ada, dan Engkau tidak benci kepada barang apapun yang telah Kaubuat. Sebab andaikata sesuatu Kaubenci, niscaya tidak Kauciptakan.

Ayat Singkat
P. Ciptakanlah hati yang murni dalam diriku, ya Allah.
U. Dan perbaharuilah semangat yang teguh dalam batinku.

Doa Penutup

Tuhan Yesus Kristus, pada jam ketiga Engkau dihantar ke hukuman salib demi keselamatan dunia; dengan rendah hati kami mohon kepada-Mu, agar atas kejahatan masa lampau kami senantiasa memperoleh ampun pada-Mu, dan terhadap masa depan kami tetap Kaulindungi. Sebab Engkau hidup dan berkuasa sepanjang segala masa. Amin.

Ibadat Tengah Hari

Didaraskan pada Ibadat Siang I, II, maupun III.

SABTU IV SIANG

Madah

Yesus penebus ilahi
Kami mohon Kaudampingi
Dalam usaha mengabdi
Kepada sesama kami.

Sudilah Engkau berkarya
Melalui suka duka
Yang harus kami alami
Dalam kehidupan ini.

Sampaikanlah doa ini
Ya Yesus junjungan kami
Kepada Bapa surgawi
Dalam kuasa Roh Suci.
Amin.

Antifon 1

Semoga tangan-Mu menolong aku, sebab aku telah memilih titah-Mu.

Ya Tuhan, hendaknya seruanku sampai ke Hadapan-Mu,*
berilah aku pengertian seturut firman-Mu.

Semoga doaku sampai ke hadapan-Mu,*
selamatkanlah aku sesuai dengan janji-Mu.

Perkenankanlah aku mewartakan pujian-Mu,*
sebab Engkau mengajarkan perintah-Mu kepadaku.

Aku hendak mendaras sabda-Mu,*
sebab firman-Mu benar seluruhnya.

Semoga tangan-Mu menolong aku,*
sebab aku memilih titah-Mu.

Aku rindu akan keselamatan-Mu, ya Tuhan,*
dan hukum-Mu kesukaan hatiku.

Perkenankan daku memuji Engkau sepanjang umurku,*
semoga hukum-Mu membantu aku.

Andaikan aku sesat seperti domba yang hilang,+
maka carilah hamba-Mu ini,*
sebab aku tak lupa akan perintah-Mu.

Antifon 1

Semoga tangan-Mu menolong aku, sebab aku telah memilih titah-Mu.

Antifon 2

Takhta-Mu bertahan selama-lamanya, ya Allah.

Mazmur 44 (45)

Hatiku meluapkan kata-kata indah,+
aku mempersembahkan laguku kepada raja,*
lidahku bagaikan gerak pena juru tulis.

Tereloklah baginda di antara manusia,+
tampanlah wajah baginda,*
terberkati oleh Allah selama-lamanya.

Ikatkanlah pedang pada pinggang, hai pahlawan,*
itulah kebanggaan dan kemuliaan baginda.

Demi kebenaran dan keadilan majulah dengan megah,*
dan lakukanlah perbuatan yang gagah.

Anak panah yang tajam menembus jantung musuh baginda,*
bangsa-bangsa rebah dan takluk.

Takhta baginda bertahan selama-lamanya,*
tampuk pemerintahan baginda adil dan jujur.

Baginda cinta akan keadilan dan benci akan kelaliman,*
sebab baginda diurapi oleh Allah.

Baginda menjadi yang termulia di antara semua raja,*
Pakaian kebesaran baginda harum mewangi.

Bunyi kecapi terdengar dari istana permaisuri,*
menggembirakan hati baginda.

Para puteri raja-raja berarak-arak menghadap baginda,*
permaisuri berdiri di samping baginda, berhiaskan emas.

Antifon 2

Takhta-Mu bertahan selama-lamanya, ya Allah.

Antifon 3

Kulihat Yerusalem baru, bagaikan mempelai yang berdandan bagi suaminya.

Mazmur (lanjutan)

Dengarkanlah, hai puteri, perhatikanlah dengan baik,*
lupakanlah bangsa dan seisi rumah ayahmu.

Seri baginda tertarik oleh kecantikanmu,*
sujudlah kepadanya, sebab dialah tuanmu.

Puteri kota Tirus datang dengan persembahan,*
para bangsawan mengharapkan kerelaanmu.

Permaisuri diarak masuk, semaraklah semata-mata,*
pakaiannya bersulamkan emas.

Berdandanan aneka warna ia diantar menghadap raja,*
para puteri raja-raja mengiringinya.

Dengan gembira dan sorak-sorai mereka diantar masuk,*
masuklah mereka ke dalam istana raja.

Para putera baginda akan melanjutkan kerajaan,*
baginda mengangkat mereka menjadi penguasa di seluruh bumi.

Semoga aku memasyhurkan nama baginda turun-temurun,*
maka para bangsa akan memuji baginda selama-lamanya.

Antifon 3

Kulihat Yerusalem baru, bagaikan mempelai yang berdandan bagi suaminya.

Bacaan Singkat (Mengapa 3 : 19-20)

Aku menegur dan menghajar orang yang Kucintai. Maka bergiatlah dan bertobatlah!
Lihat, Aku berdiri di muka pintu dan menmendapatuk.
Barang siapa mendengar suara-Ku dan membuka pintu bagi-Ku, akan-Kukunjungi.
Aku akan bersantap dengan dia, dan dia dengan Daku.

P: Manusia hidup bukan saja dari makanan.
U: Melainkan juga dari setiap sabda Allah.

Doa Penutup

Tuhan Yang Mahamurah, bimbinglah kiranya hati kami, sebab kami sadar bahwa tanpa Engkau kami tidak dapat hidup dengan baik.
Demikianlah permohonan kami demi Yesus Kristus, Putera-Mu dan pengantara kami, yang hidup …

Ibadat Sesudah Tengah Hari

SENIN — Prapaskah — IBADAT SESUDAH TENGAH HARI (Nona)

Pembukaan

Ya Allah, bersegeralah menolong aku.
Tuhan, perhatikanlah hambaMu.
Kemuliaan kepada Bapa dan Putra dan Roh Kudus. Seperti pada permulaan, sekarang, selalu, dan sepanjang segala abad. Amin.

Madah

Ya Allah, kekuatan yang teguh,
tak tergoyahkan tinggal dalam-Mu;
Engkau menata waktu terang siang
dalam pergantian yang berurutan.

Karuniakanlah senja yang cerah,
agar hidup tak pernah pudar,
melainkan pahala kematian kudus:
kemuliaan kekal menyongsong kami.

Kabulkanlah, ya Bapa mahakasih,
dan Putra Tunggal setara Bapa,
bersama Roh Kudus Penghibur,
yang meraja sepanjang segala masa. Amin.

Pendarasan Mazmur (Mazmur Pelengkap)

Mazmur 126 (Nyanyian Ziarah)
1 Nyanyian ziarah. Ketika TUHAN memulihkan keadaan Sion, keadaan kita seperti orang-orang yang bermimpi.
2 Pada waktu itu mulut kita penuh dengan tertawa, dan lidah kita dengan sorak-sorai. Pada waktu itu berkatalah orang di antara bangsa-bangsa: "TUHAN telah melakukan perkara besar kepada orang-orang ini!"
3 TUHAN telah melakukan perkara besar kepada kita, maka kita bersukacita.
4 Pulihkanlah keadaan kami, ya TUHAN, seperti memulihkan batang air kering di Tanah Negeb!
5 Orang-orang yang menabur dengan mencucurkan air mata, akan menuai dengan bersorak-sorai.
6 Orang yang berjalan maju dengan menangis sambil menabur benih, pasti pulang dengan sorak-sorai sambil membawa berkas-berkasnya.

Mazmur 127 (Nyanyian Ziarah)
1 Nyanyian ziarah Salomo. Jikalau bukan TUHAN yang membangun rumah, sia-sialah usaha orang yang membangunnya; jikalau bukan TUHAN yang mengawal kota, sia-sialah pengawal berjaga-jaga.
2 Sia-sialah kamu bangun pagi-pagi dan duduk-duduk sampai jauh malam, dan makan roti yang diperoleh dengan susah payah--sebab Ia memberikannya kepada yang dicintai-Nya pada waktu tidur.
3 Sesungguhnya, anak-anak lelaki adalah milik pusaka dari pada TUHAN, dan buah kandungan adalah suatu upah.
4 Seperti anak-anak panah di tangan pahlawan, demikianlah anak-anak pada masa muda.
5 Berbahagialah orang yang telah membuat penuh tabung panahnya dengan semuanya itu. Ia tidak akan mendapat malu, apabila ia berbicara dengan musuh-musuh di pintu gerbang.

Mazmur 128 (Nyanyian Ziarah)
1 Nyanyian ziarah. Berbahagialah setiap orang yang takut akan TUHAN, yang hidup menurut jalan yang ditunjukkan-Nya!
2 Apabila engkau memakan hasil jerih payah tanganmu, berbahagialah engkau dan baiklah keadaanmu!
3 Isterimu akan menjadi seperti pohon anggur yang subur di dalam rumahmu; anak-anakmu seperti tunas pohon zaitun sekeliling mejamu!
4 Sesungguhnya demikianlah akan diberkati orang laki-laki yang takut akan TUHAN.
5 Kiranya TUHAN memberkati engkau dari Sion, supaya engkau melihat kebahagiaan Yerusalem seumur hidupmu,
6 dan melihat anak-anak dari anak-anakmu! Damai sejahtera atas Israel!

Bacaan Singkat (Is 58, 6a. 7)
6 Bukan! Berpuasa yang Kukehendaki, ialah supaya engkau membuka belenggu-belenggu kelaliman, dan melepaskan tali-tali kuk, supaya engkau memerdekakan orang yang teraniaya dan mematahkan setiap kuk, 7 supaya engkau memecah-mecah rotimu bagi orang yang lapar dan membawa ke rumahmu orang miskin yang tak punya rumah, dan apabila engkau melihat orang telanjang, supaya engkau memberi dia pakaian dan tidak menyembunyikan diri terhadap saudaramu sendiri!

Ayat Singkat
P. Persembahan kepada Allah ialah jiwa yang hancur.
U. Hati yang patah dan remuk tidak akan Kaupandang hina, ya Allah.

Doa Penutup

Tuhan Yesus Kristus, Engkau menghantar penjahat yang bertobat dari kayu salib masuk ke dalam kerajaan-Mu; sambil mengakui dosa-dosa kami, dengan penuh kepercayaan kami mohon kepada-Mu, agar sesudah kematian Engkau membuat kami masuk dengan sukacita melalui pintu firdaus. Sebab Engkau hidup dan berkuasa sepanjang segala masa. Amin.

Ibadat Sore

SENIN II SORE

Madah

Mari kami bergembira

Merayakan hari Paska

Sambil bernyanyi memuji

Dengan hati tulus murni.

Kristus sudah disalibkan

Dan tubuh-Nya dikurbankan

Darah-Nya yang kami trima

Sungguh menghidupkan kami.

Kristus bangkit dari kubur

Maut kalah hancur lebur

Musuh takluk terbelenggu

Firdaus membukakan pintu.

Terpujilah Kristus Tuhan

Kaukalahkan kematian

Engkau dibangkitkan Bapa

Dengan kekuatan Roh-Nya.

Amin.

Atau:

Yesus Kristus Paska kami

Dikurbankan bagai domba

Tubuh-Nya dipersembahkan

Murni tanpa kesalahan.

O sungguh kurban mulia

Yang menghancurkan neraka

Membebaskan yang tertawan

Dari jerat kematian.

Semoga Yesus menjadi

Paska kesukaan kami

Himpunkan kami umatmu

Di dalam dunia baru.

Terpujilah Kristus Tuhan

Kaukalahkan kematian

Engkau dibangkitkan Bapa

Dengan kekuatan Roh-Nya.

Amin.

Ant.1: Terberkatilah yang datang demi nama Tuhan, Alleluya.

Mazmur 44 (45) I

Hatiku meluapkan kata-kata indah,+

aku mempersembahkan laguku kepada raja,*

lidahku bagaikan gerak pena juru tulis.

Tereloklah baginda di antara manusia,+

tampanlah wajah baginda,*

terberkati oleh Allah selama-lamanya.

Ikatkanlah pedang pada pinggang, hai pahlawan,*

itulah kebanggaan dan kemuliaan baginda.

Demi kebenaran dan keadilan majulah dengan megah,*

dan lakukanlah perbuatan yang gagah.

Anak panah yang tajam menembus jantung musuh baginda,*

bangsa-bangsa rebah dan takluk.

Takhta baginda bertahan selama-lamanya,*

tampuk pemerintahan baginda adil dan jujur.

Baginda cinta akan keadilan dan benci akan kelaliman,*

sebab baginda diurapi oleh Allah.

Baginda menjadi yang termulia di antara semua raja,*

Pakaian kebesaran baginda harum mewangi.

Bunyi kecapi terdengar dari istana permaisuri,*

menggembirakan hati baginda.

Para puteri raja-raja berarak-arak menghadap baginda,*

permaisuri berdiri di samping baginda, berhiaskan emas.

Ant.1: Terberkatilah yang datang demi nama Tuhan, Alleluya.

Ant.2: Berbahagialah orang yang diundang kepada perjamuan Anak domba, Alleluya.

Mazmur 44 (45) II

Dengarkanlah, hai puteri, perhatikanlah dengan baik,*

lupakanlah bangsa dan seisi rumah ayahmu.

Seri baginda tertarik oleh kecantikanmu,*

sujudlah kepadanya, sebab dialah tuanmu.

Puteri kota Tirus datang dengan persembahan,*

para bangsawan mengharapkan kerelaanmu.

Permaisuri diarak masuk, semaraklah semata-mata,*

pakaiannya bersulamkan emas.

Berdandanan aneka warna ia diantar menghadap raja,*

para puteri raja-raja mengiringinya.

Dengan gembira dan sorak-sorai mereka diantar masuk,*

masuklah mereka ke dalam istana raja.

Para putera baginda akan melanjutkan kerajaan,*

baginda mengangkat mereka menjadi penguasa di seluruh bumi.

Semoga aku memasyhurkan nama baginda turun-temurun,*

maka para bangsa akan memuji baginda selama-lamanya.

Ant.2: Berbahagialah orang yang diundang kepada perjamuan Anak domba, Alleluya.

Ant.3: Dari kelimpahan Kristus kami semua menerima rahmat demi rahmat, Alleluya.

Ef 1:3-10

Terpujilah Allah dan Bapa Tuhan kami Yesus Kristus,+

yang telah memberkati kami dalam Kristus,*

dengan segala berkat rohani di surga.

Sebab dalam Kristus, Allah telah memilih kami,+

sebelum menciptakan jagat raya,*

supaya kami kudus dan tak bercela di hadapan-Nya.

Dengan cinta, Allah telah menentukan kami menjadi putera-Nya,+

dengan perantaraan Yesus Kristus,*

karena kerelaan kehendak-Nya.

Supaya terpujilah rahmat-Nya yang mulia,+

yang dianugerahkan-Nya kepada kami,*

dalam Putera yang dikasihi-Nya.

Dalam Kristus, kami telah memperoleh penebusan berkat darah-Nya,+

yaitu pengampunan atas segala pelanggaran kami,*

menurut kekayaan rahmat-Nya yang dilimpahkan-Nya kepada kami.

Dengan segala hikmat dan kebijaksanaan,+

Allah telah menyatakan rencana kehendak-Nya kepada kami,*

Sekadar kerelaan yang diikhtiarkan-Nya dalam Kristus sejak dahulu.

Untuk menggenapkan segala jaman,+

yaitu menyatukan segala sesuatu di surga dan di bumi,*

dalam diri Kristus sebagai kepala.

Ant.3: Dari kelimpahan Kristus kami semua menerima rahmat demi rahmat, Alleluya.

Bacaan singkat (Ibr 8:1b-3a)

Kita mempunyai seorang imam besar yang duduk di sebelah kanan takhta Allah Yang Mahamulia di surga. Ia menjalankan ibadat di tempat kudus, yaitu di dalam kemah sejati, yang didirikan oleh Allah dan bukan oleh manusia. Sebab setiap imam besar ditetapkan untuk menyampaikan kurban dan persembahan.

Lagu singkat

P: Para murid bergembira,* Alleluya, Alleluya.

U: Para…

P: Tatkala melihat Tuhan.

U: Alleluya, Alleluya.

P: Kemuliaan…

U: Para…

Lagu Singkat Sesudah Kenaikan Tuhan

P: Roh penghibur,* Alleluya, Alleluya.

U: Roh…

P: Akan mengajar Engkau segalanya.

U: Alleluya, Alleluya…

P: Kemuliaan…

U: Roh…

Ant.Kidung: Yang dilahirkan dari daging adalah daging. Yang dilahirkan dari Roh adalah Roh, Alleluya.

Kidung Maria (Luk 1 : 46-55)

Aku mengagungkan Tuhan,*

hatiku bersukaria karena Allah, penyelamatku.

Sebab Ia memperhatikan daku,*

hamba-Nya yang hina ini.

Mulai sekarang aku disebut: yang bahagia,*

oleh sekalian bangsa.

Sebab perbuatan besar dikerjakan bagiku oleh Yang Mahakuasa;*

kuduslah nama-Nya.

Kasih sayang-Nya turun-temurun,*

kepada orang yang takwa.

Perkasalah perbuatan tangan-Nya:*

dicerai-beraikan-Nya orang yang angkuh hatinya

Orang yang berkuasa diturunkan-Nya dari takhta;*

yang hina dina diangkatnya.

Orang lapar dikenyangkan-Nya dengan kebaikan;*

orang kaya diusir-Nya pergi dengan tangan kosong

Menurut janji-Nya kepada leluhur kami,*

Allah telah menolong Israel, hamba-Nya.

Demi kasih sayang-Nya kepada Abraham serta keturunannya,*

untuk selama-lamanya.

Ant.Kidung: Yang dilahirkan dari daging adalah daging. Yang dilahirkan dari Roh adalah Roh, Alleluya.

Doa Permohonan

Kemanusiaan Kristus telah dihidupkan oleh Roh Kudus, dan karena pula Kristus menghidupkan kami. Maka marilah kami berseru dengan hati gembira:

U: Baharuilah dan hidupkanlah semesta alam, ya Tuhan.

P: Kristus, penyelamat dunia, raja seluh penciptaan baru, arahkanlah hati kami kepada kerajaan-Mu,*

tempat Engkau duduk di sebelah kanan Bapa.

P: Tuhan, Engkau selalu hidup dalam umat pilihan-Mu,*

tuntunlah Gereja-Mu kepada seluruh kebenaran berkat dorongan Roh Kudus.

P: Engkau Maharahim, tunjukkanlah belas kasihan-Mu kepada orang yang sakit, yang menderita dan yang menghadapi ajal,*

agar mereka semua dikuatkan dan diteguhkan berkat kemurahan-Mu.

P: Kristus, cahaya yang takkan pudar, pada sore hari ini kami berbakti kepada-Mu,*

dan mohon, agar saudara-saudara kami yang telah meninggal Kausinari dengan cahaya kebangkamin-Mu.

Bapa Kami

Bapa kami yang ada di surga,

Dimuliakanlah nama-Mu.

Datanglah kerajaan-Mu.

Jadilah kehendak-Mu

di atas bumi seperti di dalam surga.

Berilah kami rezeki pada hari ini,

dan ampunilah kesalahan kami,

seperti kami pun mengampuni yang bersalah kepada kami.

Dan janganlah masukkan kami

ke dalam pencobaan,

tetapi bebaskanlah kami dari yang jahat.

(Sebab Engkaulah raja yang mulia dan berkuasa

untuk selama-lamanya. Amin).

Doa Penutup

Allah Yang Kekal dan Kuasa, kami berani memanggil Engkau Bapa.

Kuatkanlah semangat kami sebagai putera-Mu, agar kami layak menerima warisan yang telah Kaujanjikan.

Demi Yesus Kristus, Putera-Mu dan pengantara kami, yang hidup …

Ibadat Penutup

IBADAT PENUTUP - SENIN

Doa Tobat

P: Tuhan Yesus Kristus, Engkau diutus menyembuhkan orang yang remuk-redam.
Tuhan, kasihanilah kami.
U: Tuhan, kasihanilah kami.
P: Engkau datang memanggil orang yang berdosa.
Kristus, kasihanilah kami.
U: Kristus, kasihanilah kami.
P: Engkau duduk di sisi Bapa sebagai pengantara kami.
Tuhan, kasihanilah kami.
U: Tuhan, kasihanilah kami.
P: Semoga Allah yang mahakuasa mengasihani kita, mengampuni dosa kita dan mengantar kita ke hidup yang kekal.
U: Amin.

Madah

Menjelang datangnya malam
Kami menghadap wajahMu
Untuk menghaturkan salam
Sambil mohon doa restu.

Sambutlah dalam tanganMu
Hidup serta segalanya
Simpanlah dalam hatiMu
Harapan kami semua.

Ya Allah Bapa surgawi
Bersama Putra dan RohMu
Kabulkanlah doa kami
Sekarang serta selalu. Amin.

Ant: Tuhan, Engkau sabar dan penuh kasih setia.

Mazmur 85 (86)

Dengarkanlah doaku, ya Tuhan, jawablah aku,*
sebab aku miskin dan bersengsara.

Perliharalah aku, karena aku mengasihi Engkau,*
selamatkanlah hambaMu yang percaya kepadaMu.

Engkaulah Allahku, kasihanilah aku, ya Tuhanku,*
kepadaMulah aku berseru sepanjang hari.

Gembirakanlah hati hambaMu,*
sebab kepadaMulah kuarahkan hatiku, ya Tuhan.

Sebab Engkau baik hati dan suka mengampuni, ya Tuhanku,*
Engkau penuh kasih setia bagi semua orang yang berseru kepadaMu.

Ya Tuhan, dengarkanlah doaku,*
perhatikanlah suara permohonanku.

Pada hari kesesakan aku berseru kepadaMu,*
sebab Engkau pasti menjawab aku.

Tidak ada dewata yang menyamai Engkau, ya Tuhanku,*
tak ada karya yang setara dengan karyaMu.

Segala bangsa akan datang menyembah Engkau,*
dan akan memuliakan namaMu, ya Tuhanku.

Sungguh agung Engkau dan megah karyaMu,*
Engkaulah Allah, dan tiada lain.

Ajarkanlah ketetapanMu kepadaku, ya Tuhan,*
agar aku hidup setia dan takwa dengan sebulat hati.

Aku bersyukur kepadaMu dengan segenap hatiku, ya Allah, Tukanku,*
dan memuliakan namaMu untuk selama-lamanya.

Sebab kasih setiaMu berlimpah terhadapku,*
Engkau melepaskan daku dari alam maut.

Ya Allah, orang yang angkuh telah bangkit menyerang aku,+
segerombolan orang sombong ingin mencabut nyawaku,*
mereka tidak mengindahkan Dikau.

Tetapi Engkaulah Allah, penyayang dan pengasih,+
Tuhan yang sabar, penuh kasih dan setia,*
perhatikan dan kasihanilah aku!

Curahkanlah kekuatanMu kepada hambaMu,*
dan selamatkanlah putera sahayaMu.

Nyatakanlah suatu tanda kebaikan bagiku,+
supaya musuhku melihatnya dan menjadi malu,*
semoga Engkau menolong dan menghibur aku, ya Tuhan.

Ant: Tuhan, Engkau sabar dan penuh kasih setia.

Bacaan singkat (1Tes 5,9-10)

Kita ditetapkan Allah untuk memperoleh keselamatan demi Tuhan kita Yesus Kristus. Kristus telah wafat untuk kita, supaya kita tetap hidup bersatu dengan Dia, baik waktu berjaga maupun waktu tidur.

Lagu singkat

P: Ke dalam tanganMu kuserahkan diriku,* Ya Tuhan, penyelamatku. U: Ke dalam. P: Engkaulah penebusku, ya Allah yang benar. U: Ya Tuhan, penyelamatku. P: Kemuliaan. U: Ke dalam.

Ant.Kidung: Berkatilah kami, ya Tuhan, bila kami berjaga, lindungilah kami, bila kami tidur. Semoga kami berjaga bersama Kristus dan beristirahat dalam damai.

Kidung Simeon:

Sekarang, Tuhan, perkenankanlah hambaMu berpulang,*
dalam damai sejahtera, menurut sabdaMu.

Sebab aku telah melihat keselamatanMu,*
yang Kausediakan di hadapan segala bangsa.

Cahaya untuk menerangi para bangsa,*
dan kemuliaan bagi umatMu Israel.

Ant.Kidung: Berkatilah kami, ya Tuhan, bila kami berjaga, lindungilah kami, bila kami tidur. Semoga kami berjaga bersama Kristus dan beristirahat dalam damai.

Doa Penutup

Ya Tuhan, berilah kami istirahat yang menyegarkan badan. Semoga benih sabdaMu yang kami taburkan dalam kegiatan kami pada hari ini, Kautumbuhkan sampai berbuah masak bagi panenanMu yang abadi. Demi Kristus, pengantara kami. Amin.

Penutup

P: Semoga Allah yang mahakuasa menganugerahkan istirahat dalam naungan belaskasihanNya. U: Amin.

Salam kepada Bunda Maria

Salam, Maria, penuh rahmat,
Tuhan sertamu.
Terpujilah engkau di antara wanita,
dan terpujilah buah tubuhmu, Yesus.
Santa Maria, bunda Allah,
doakanlah kami yang berdosa ini,
sekarang dan waktu kami mati.

Santo-Santa

Maria menerima Kabar gembira dari Malaikat Gabriel

Salam engkau yang penuh rahmat, Tuhan sertamu, terpujilah engkau diantara wanita. Demikianlah salam Malaikat Gabriel kepada Maria. Selanjutnya Malaikat Allah itu berkata: Jangan takut, hai Maria, sebab engkau beroleh kasih karunia di hadapan Allah. Sesungguhnya engkau akan mengandung dan akan melahirkan seorang anak laki- laki dan hendaklah engkau menamai Dia, Yesus.

Gereja merayakan peristiwa ini secara khusus mengingat arti dan maknanya bagi keselamatan manusia. Boleh dikatakan peristiwa Sabda menjadi daging berawal pada saat Maria menyatakan kesediaannya dan persetujuannya kepada Malaikat Gabriel, pembawa khabar gembira itu, dan semenjak itu pula Maria menjadi Bunda Allah. Satu hal yang harus kita camkan dalam hati ialah hormat Allah pada Maria sebagaimana terlihat dalam permintaan kesediaan Maria untuk menerima Sabda Allah dalam rahimnya. Disini Allah tidak memaksa Maria, tetapi meminta kesediaannya. Maria sendiri menyadari bahwa Tuhan memilih dia karena menganggap dia layak untuk menerima khabar gembira itu. Tetapi sebagai manusia, Maria masih tampak ragu- ragu akan makna khabar itu. Oleh karena itu, ia menanyakan lebih lanjut keterangan dari malaikat Allah itu: Bagaimana hal ini mungkin terjadi ? Dan ketika ia sudah merasa pasti akan makna khabar gembira malaikat itu, Maria berkata: Aku ini hamba Tuhan; terjadilah padaku menurut perkataan Mu.

Semoga hari raya Khabar Sukacita ini menumbuhkan dalam diri kita semangat ketaatan ada Allah dan kesediaan berkerja sama dengan Allah dalam karya penyelamatan Nya.