Kamis, 14 Maret 2030
Kamis I Prapaskah
Bacaan Misa
Bacaan Pertama Ester 4:17k,17l-m,17r-t
(teks tidak tersedia — Ester 4:17k,17l-m,17r-t)
Mazmur Tanggapan Mazmur 138:1-3,7-8
Bacaan Injil Matius 7:7-12
"Mintalah, maka akan diberikan kepadamu; carilah, maka kamu akan mendapat; ketoklah, maka pintu akan dibukakan bagimu. Karena setiap orang yang meminta, menerima dan setiap orang yang mencari, mendapat dan setiap orang yang mengetok, baginya pintu dibukakan. Adakah seorang dari padamu yang memberi batu kepada anaknya, jika ia meminta roti, atau memberi ular, jika ia meminta ikan? Jadi jika kamu yang jahat tahu memberi pemberian yang baik kepada anak-anakmu, apalagi Bapamu yang di sorga! Ia akan memberikan yang baik kepada mereka yang meminta kepada-Nya." "Segala sesuatu yang kamu kehendaki supaya orang perbuat kepadamu, perbuatlah demikian juga kepada mereka. Itulah isi seluruh hukum Taurat dan kitab para nabi.
Renungan
Ketuklah
Anak kecil tidak pernah sungkan meminta kepada bapaknya. Ia menarik-narik baju, mengulang permintaannya sampai dijawab. Ia tidak takut dianggap lancang. Baginya sudah jelas: bapak pasti mau mendengar, sebab ia anaknya.
Yesus hari ini mengajak kita meminta dengan keyakinan seorang anak: mintalah, maka akan diberikan kepadamu; carilah, maka kamu akan mendapat; ketoklah, maka pintu akan dibukakan bagimu. Tiga kata kerja yang semuanya bergerak. Meminta itu bicara, mencari itu melangkah, mengetok itu bertindak. Doa bukan duduk pasrah menunggu, melainkan terus-menerus mendekat kepada Bapa.
Lalu Yesus memberi jaminan lewat perbandingan yang sederhana: adakah bapak yang memberi batu kepada anak yang meminta roti? Jika manusia yang jahat saja tahu memberi yang baik kepada anaknya, apalagi Bapa yang di surga.
Bacaan pertama menghadirkan Ester, ratu muda yang terjepit di antara dua bahaya: diam berarti bangsanya binasa, bicara berarti nyawanya taruhannya. Ia tidak punya senjata apa-apa selain doa. Maka ia berpuasa dan berseru kepada Tuhan sebelum menghadap raja. Pintu yang mustahil itu akhirnya terbuka.
Adakah pintu yang berhenti kita ketok karena putus asa lebih dulu?
Tuhan, Bapa yang baik, kuatkan aku untuk terus meminta, mencari, dan mengetok. Amin.
Invitatorium
KAMIS I PAGI
Pembukaan
Ant. Marilah kita menyembah Kristus Tuhan, yang digoda dan disiksa untuk kita.
MAZMUR 94 (95)
Ant. Marilah kita menyembah Kristus Tuhan, yang digoda dan disiksa untuk kita.
Ibadat Bacaan
MADAH
PSALMODI
Ant. 1 Sabda Tuhan adalah perisai yang kuat bagi semua yang percaya kepada-Nya.
Mazmur 18:31-51
Nyanyian syukur
Jika Allah di pihak kita, siapa dapat melawan kita? (Roma 8:31).
Ant. Sabda Tuhan adalah perisai yang kuat bagi semua yang percaya kepada-Nya.
Ant. 2 Tangan kanan-Mu yang kuat telah menopang aku, Tuhan.
Ant. Tangan kanan-Mu yang kuat telah menopang aku, Tuhan.
Ant. 3 Terpujilah Allah yang hidup, Penyelamatku, selama-lamanya.
Ant. Terpujilah Allah yang hidup, Penyelamatku, selama-lamanya.
BACAAN
RESPONSORIUM Wahyu 5:8, 9; lihat 1 Petrus 1:18, 19
RESPONSORIUM Zakharia 7:9; Matius 6:14
DOA PENUTUP
AKLAMASI (setidaknya dalam perayaan komunal)
Ibadat Pagi
MADAH
Ant.1: Kumandangkanlah bunyimu, hai kecapi, menyingsinglah, hai fajar.
Mazmur 56
Ant.1: Kumandangkanlah bunyimu, hai kecapi, menyingsinglah, hai fajar.
Ant.2: Tuhan berfirman: UmatKu akan Kulimpahi dengan anugerah.
Yer 31,10-14
Ant.2: Tuhan berfirman: UmatKu akan Kulimpahi dengan anugerah.
Ant.3: Tuhan agung dan sangat terpuji di kota Allah kita.
Mazmur 47
Ant.3: Tuhan agung dan sangat terpuji di kota Allah kita.
Bacaan Singkat: (Lh. 1 Raj 8,51-53a)
Ant.Kidung: Jika kamu yang jahat ini tahu memberikan yang baik kepada anak-anakmu, betapa pula Bapamu yang di surga akan memberikan anugerah yang baik kepada orang-orang yang meminta kepadaNya.
KIDUNG ZAKARIA (Luk 1,68-79)
Ant.Kidung: Jika kamu yang jahat ini tahu memberikan yang baik kepada anak-anakmu, betapa pula Bapamu yang di surga akan memberikan anugerah yang baik kepada orang-orang yang meminta kepadaNya.
Doa Permohonan:
Bapa Kami
Doa Penutup:
Ibadat Sebelum Tengah Hari
Pembukaan
Madah
Doa Penutup
Ibadat Tengah Hari
Didaraskan pada Ibadat Siang I, II, maupun III.
KAMIS I SIANG
Madah
Ant.1: Bukalah mataku, ya Tuhan, maka aku memandang hukumMu yang mengagumkan.
Mazmur 118 (119),17-24
Ant.1: Bukalah mataku, ya Tuhan, maka aku memandang hukumMu yang mengagumkan.
Ant.2: Bimbinglah aku menurut sabdaMu yang benar, ya Tuhan.
Mazmur 24 (25) I
Ant.2: Bimbinglah aku menurut sabdaMu yang benar, ya Tuhan.
Ant.3: Arahkanlah wajahMu kepadaku dan kasihanilah aku, ya Tuhan, sebab aku sebatang kara dan malang.
Mazmur 24 (25) II
Ant.3: Arahkanlah wajahMu kepadaku dan kasihanilah aku, ya Tuhan, sebab aku sebatang kara dan malang.
Bacaan Singkat: (Yes 55,6-7)
Doa Penutup:
Ibadat Sesudah Tengah Hari
Pembukaan
Madah
Doa Penutup
Ibadat Sore
KAMIS I SORE
MADAH
Ant.1: Ya Tuhan, aku berseru, dan Engkau menyembuhkan daku; Engkau kupuji selama-lamanya.
Mazmur 29
Ant.1: Ya Tuhan, aku berseru, dan Engkau menyembuhkan daku; Engkau kupuji selama-lamanya.
Ant.2: Berbahagialah orang, bila kejahatannya tidak diperhitungkan Tuhan.
Mazmur 31
Ant.2: Berbahagialah orang, bila kejahatannya tidak diperhitungkan Tuhan.
Ant.3: Allah memberi Kristus kekuasaan, kehormatan dan kerajaan, dan semua bangsa mengabdi kepadaNya.
Why 11,17-18;12,10-12
Ant.3: Allah memberi Kristus kekuasaan, kehormatan dan kerajaan, dan semua bangsa mengabdi kepadaNya.
Bacaan Singkat:(Yak 4,7-8.10)
Ant.Kidung: Mintalah, maka kamu akan diberi. Carilah, maka kamu akan mendapat. Ketuklah, maka pintu akan dibuka bagimu.
KIDUNG MARIA (Luk 1,46-5)
Ant.Kidung: Mintalah, maka kamu akan diberi. Carilah, maka kamu akan mendapat. Ketuklah, maka pintu akan dibuka bagimu.
Doa Permohonan:
Bapa Kami
Doa Penutup:
Ibadat Penutup
IBADAT PENUTUP - KAMIS
Doa Tobat
Madah
Ant: Tubuhku beristirahat dengan tenteram.
Mazmur 15 (16)
Ant.: Tubuhku beristirahat dengan tenteram.
Bacaan singkat (1Tes 5,23)
Ant.Kidung: Berkatilah kami, ya Tuhan, bila kami berjaga, lindungilah kami, bila kami tidur. Semoga kami berjaga bersama Kristus dan beristirahat dalam damai.
Kidung Simeon:
Ant.Kidung: Berkatilah kami, ya Tuhan, bila kami berjaga, lindungilah kami, bila kami tidur. Semoga kami berjaga bersama Kristus dan beristirahat dalam damai.
Doa Penutup
Penutup
Salam kepada Bunda Maria
Santo-Santa
Santa Matilda
Pengaku Iman
Matilda lahir kira-kira pada tahun 895. Ia kemudian menikah dengan Henry I, putra Adipati Saxon, yang menjadi raja Jerman pada tahun 919. Tuhan menganugerahkan kepada mereka anak-anak yang cerdas: Otto, yang kemudian menjadi Otto I, kaisar Jerman dan Kaisar Romawi Suci; Henry, yang menjadi adipati Bavaria; Bruno, yang menjadi uskup Agung di Cologne dan kemudian dihormati oleh Gereja sebagai orang Kudus; dan Gerberga, yang menikah dengan Raja Loius IV dari Perancis.
Ketika suaminya meninggal pada tahun 936, Matilda membaktikan dirinya kepada karya-karya cinta kasih. Ia lebih banyak memperhatikan kehidupan rohaninya. Ia mendirikan biara-biara di Nordhausen, Quedlinburg dan di Engern. Anak-anaknya, Henry dan Otto sering memarahi ibunya karena sangat banyak memboroskan harta kekayaan untuk membantu orang-orang fakir miskin. Meskipun demikian, mereka tetap menghormati Matilda, ibu mereka. Hal ini terlihat dengan tindakan Otto terhadap ibunya,. Ketika Otto pergi ke Roma untuk dimahkotai sebagai Kaisar Roma, ia menyerahkan kekuasaan Kerajaan Jerman kepada ibunya. Matilda memimpin Kerajaan Jerman hingga kematiannya pada tanggal 14 Maret 968 di sebuah biara yang didirikannya di Quedlinburg.