Senin, 28 Januari 2030

S. Tomas Aquino

Peringatan Wajib

Bacaan Misa

Bacaan Pertama 2 Samuel 5:1-7,10

Lalu datanglah segala suku Israel kepada Daud di Hebron dan berkata: "Ketahuilah, kami ini darah dagingmu. Telah lama, ketika Saul memerintah atas kami, engkaulah yang memimpin segala gerakan orang Israel. Dan TUHAN telah berfirman kepadamu: Engkaulah yang harus menggembalakan umat-Ku Israel, dan engkaulah yang menjadi raja atas Israel." Maka datanglah semua tua-tua Israel menghadap raja di Hebron, lalu raja Daud mengadakan perjanjian dengan mereka di Hebron di hadapan TUHAN; kemudian mereka mengurapi Daud menjadi raja atas Israel. Daud berumur tiga puluh tahun, pada waktu ia menjadi raja; empat puluh tahun lamanya ia memerintah. Di Hebron ia memerintah atas Yehuda tujuh tahun enam bulan, dan di Yerusalem ia memerintah tiga puluh tiga tahun atas seluruh Israel dan Yehuda. Lalu raja dengan orang-orangnya pergi ke Yerusalem, menyerang orang Yebus, penduduk negeri itu. Mereka itu berkata kepada Daud: "Engkau tidak sanggup masuk ke mari; orang-orang buta dan orang-orang timpang akan mengenyahkan engkau!" Maksud mereka: Daud tidak sanggup masuk ke mari. Tetapi Daud merebut kubu pertahanan Sion, yaitu kota Daud. Lalu makin lama makin besarlah kuasa Daud, sebab TUHAN, Allah semesta alam, menyertainya.

Mazmur Tanggapan Mazmur 89:20-22,25-26

(89-21) Aku telah mendapat Daud, hamba-Ku; Aku telah mengurapinya dengan minyak-Ku yang kudus,
(89-22) maka tangan-Ku tetap dengan dia, bahkan lengan-Ku meneguhkan dia.
(89-23) Musuh tidak akan menyergapnya, dan orang curang tidak akan menindasnya.
(89-26) Aku akan membuat tangannya menguasai laut, dan tangan kanannya menguasai sungai-sungai.
(89-27) Diapun akan berseru kepada-Ku: 'Bapaku Engkau, Allahku dan gunung batu keselamatanku.'

Bacaan Injil Markus 3:22-30

Dan ahli-ahli Taurat yang datang dari Yerusalem berkata: "Ia kerasukan Beelzebul," dan: "Dengan penghulu setan Ia mengusir setan." Yesus memanggil mereka, lalu berkata kepada mereka dalam perumpamaan: "Bagaimana Iblis dapat mengusir Iblis? Kalau suatu kerajaan terpecah-pecah, kerajaan itu tidak dapat bertahan, dan jika suatu rumah tangga terpecah-pecah, rumah tangga itu tidak dapat bertahan. Demikianlah juga kalau Iblis berontak melawan dirinya sendiri dan kalau ia terbagi-bagi, ia tidak dapat bertahan, melainkan sudahlah tiba kesudahannya. Tetapi tidak seorangpun dapat memasuki rumah seorang yang kuat untuk merampas harta bendanya apabila tidak diikatnya dahulu orang kuat itu. Sesudah itu barulah dapat ia merampok rumah itu. Aku berkata kepadamu: Sesungguhnya semua dosa dan hujat anak-anak manusia akan diampuni, ya, semua hujat yang mereka ucapkan. Tetapi apabila seorang menghujat Roh Kudus, ia tidak mendapat ampun selama-lamanya, melainkan bersalah karena berbuat dosa kekal." Ia berkata demikian karena mereka katakan bahwa Ia kerasukan roh jahat.

Renungan

Rumah yang Terpecah

Tidak ada yang lebih cepat meruntuhkan sebuah keluarga selain pertikaian dari dalam. Musuh dari luar bisa dilawan bersama-sama, tetapi kalau anggota rumah sendiri saling menyerang, tidak perlu musuh, rumah itu akan runtuh dengan sendirinya.

Yesus memakai kebenaran sederhana ini untuk menjawab tuduhan yang tidak masuk akal. Para ahli Taurat menuduh Dia mengusir setan dengan kuasa penghulu setan. Jawab-Nya lugas: kalau suatu kerajaan terpecah-pecah, ia tidak dapat bertahan, dan jika suatu rumah tangga terpecah-pecah, ia pun runtuh. Mustahil Iblis mengusir Iblis. Kebaikan yang mereka lihat jelas berasal dari Allah, bukan dari kegelapan.

Menyedihkan, ada orang yang begitu keras hati sampai mampu menamai terang sebagai gelap. Inilah yang Yesus sebut menghujat Roh Kudus, bukan karena Allah pelit ampun, melainkan karena orang yang menutup mata terhadap kebaikan tidak lagi bisa menerima ampun yang ditawarkan. Ia menolak obat sambil bersikeras dirinya sehat.

Bacaan pertama menampakkan sisi terang. Setelah bertahun-tahun terpecah, segala suku Israel akhirnya bersatu datang kepada Daud dan berkata, kami ini darah dagingmu. Ketika umat itu bersatu, kuasa Daud pun makin besar, sebab Tuhan menyertainya. Persatuan membuka jalan bagi berkat, perpecahan menutupnya.

Hari ini kita mengenang Santo Tomas Aquino, guru besar yang justru memakai akal budinya untuk menyatukan iman dan pikiran, bukan mengadukannya. Barangkali hari ini kita perlu memeriksa rumah kita sendiri, entah keluarga, komunitas, atau paroki. Adakah retak dari dalam yang perlu didamaikan sebelum ia meruntuhkan segalanya?

Tuhan, satukanlah yang terpecah dalam rumahku dan dalam hatiku. Jauhkanlah aku dari kekerasan hati yang menamai terang-Mu sebagai gelap. Amin.

Invitatorium

SENIN III PAGI

Pembukaan

Ant. Marilah kita menghadap wajah Tuhan dengan lagu syukur.

MAZMUR 94 (95)

Marilah kita bernyanyi bagi Tuhan,
bersorak-sorai bagi penyelamat kita.
Menghadap wajahNya dengan lagu syukur,
menghormatiNya dengan pujian.

Tuhanlah Allah yang agung,
merajai segala dewa.
Dasar bumi terletak di tanganNya,
puncak gunungpun milikNya.
MilikNyalah laut, Dia membuatnya,
daratanpun buatan tanganNya.

Mari bersujud dan menyembah,
berlutut di hadapan Tuhan, pencipta kita.
Dialah Allah kita, kita umatNya,
Dialah gembala kita, kita kawananNya.

Hari ini dengarkanlah suaraNya:
"Jangan bertegar hati seperti di Meriba,
seperti di Masa, di padang gurun;
ketika leluhurmu mencobai Aku,
walau menyaksikan karya Ku yang agung.

Empat puluh tahun Aku muak akan mereka itu;
maka Aku berkata: Umat ini tersesat hatinya,
mereka tidak mengerti maksud bimbinganKu.
Sebab itu Aku bersumpah dalam murkaKu:
Mereka takkan beristirahat bersama Aku".

Kemuliaan kepada Bapa...
Seperti pada...

Ant. Marilah kita menghadap wajah Tuhan dengan lagu syukur.

Ibadat Bacaan

Ibadat Bacaan untuk Hari Senin dalam Pekan Biasa, untuk Peringatan Santo Timotius dan Titus, Uskup

Ya Allah, datanglah menolong aku.

Tuhan, bersegeralah menolong aku.
Kemuliaan kepada Bapa, dan kepada Putra, dan kepada Roh Kudus:

seperti pada permulaan, sekarang, selalu, dan sepanjang segala abad. Amin. Alleluya.

MADAH

Gembalaku, Raja cinta,
Kebaikan-Nya tak pernah pudar.
Tak kurang suatu pun bagiku jika aku milik-Nya,
dan Dia milikku selamanya.

Di mana aliran air hidup mengalir,
jiwaku yang ditebus Dia pimpin;
dan di mana padang rumput hijau tumbuh,
dengan makanan surgawi Dia beri.

Sesat dan bodoh, sering aku menyimpang,
namun dalam cinta Dia mencariku;
dan di bahu-Nya dengan lembut Dia letakkan,
dan pulang, bersukacita, Dia bawaku.

Dalam lembah gelap kematian aku tak takut celaka,
dengan-Mu, Tuhan terkasih, di sisiku;
tongkat dan gada-Mu tetap penghiburku,
salib-Mu di depan untuk membimbingku.

Engkau menghidangkan meja di hadapanku;
rahmat urapan-Mu Engkau berikan;
dan oh, betapa sukacita yang meluap
dari piala-Mu yang murni!

Maka sepanjang hari-hari,
kebaikan-Mu tak pernah pudar;
Gembala Baik, semoga aku menyanyikan pujian-Mu
di dalam rumah-Mu selamanya.

PSALMODI

Ant. 1 Allah kita akan menyatakan diri; Dia tidak akan datang dalam keheningan.

Mazmur 50

Cinta sejati akan Allah

Aku datang bukan untuk meniadakan hukum Taurat, melainkan untuk menggenapinya (lihat Matius 5:17)

I
Allah segala allah, Tuhan,
telah berfirman dan memanggil bumi,
dari terbitnya matahari sampai terbenamnya.
Dari keindahan Sion yang sempurna Dia bersinar.
Allah kita datang, Dia tidak berdiam diri lagi.
Di hadapan-Nya api melahap,
di sekeliling-Nya badai mengamuk.
Dia memanggil langit dan bumi
untuk menyaksikan penghakiman-Nya atas umat-Nya.
“Kumpulkan di hadapan-Ku umat-Ku
yang telah mengadakan perjanjian dengan-Ku melalui kurban.”
Langit memberitakan keadilan-Nya,
sebab Allah sendiri adalah Hakim.
Kemuliaan kepada Bapa, dan kepada Putra, dan kepada Roh Kudus:

seperti pada permulaan, sekarang, selalu, dan sepanjang segala abad. Amin.

Ant. Allah kita akan menyatakan diri; Dia tidak akan datang dalam keheningan.

Ant. 2 Persembahkanlah kepada Allah kurban pujian.

II
“Dengarkanlah, umat-Ku, Aku akan berbicara;
Israel, Aku akan bersaksi melawanmu,
sebab Akulah Allah, Allahmu.
Aku menuduhmu, mengajukan dakwaan di hadapanmu.
Aku tidak menemukan kesalahan pada kurban-kurbanmu,
persembahan-persembahanmu selalu di hadapan-Ku.
Aku tidak meminta lebih banyak lembu jantan dari peternakanmu,
pun tidak kambing dari antara kawananmu.
Sebab Aku memiliki semua binatang hutan,
ribuan binatang di bukit-bukit-Ku.
Aku mengenal semua burung di langit,
semua yang bergerak di padang adalah milik-Ku.
Jika Aku lapar, Aku tidak akan memberitahumu,
sebab Aku memiliki dunia dan segala isinya.
Apakah kamu pikir Aku makan daging lembu,
atau minum darah kambing?
Persembahkanlah kurban syukurmu kepada Allah
dan bayarlah nazar-nazar-Mu kepada-Nya.
Panggillah Aku pada hari kesesakan.
Aku akan membebaskanmu dan kamu akan menghormati Aku.”
Kemuliaan kepada Bapa, dan kepada Putra, dan kepada Roh Kudus:

seperti pada permulaan, sekarang, selalu, dan sepanjang segala abad. Amin.

Ant. Persembahkanlah kepada Allah kurban pujian.

Ant. 3 Aku menghendaki hati yang penuh kasih lebih dari kurban, pengetahuan akan jalan-jalan-Ku lebih dari kurban bakaran.

III
Tetapi Allah berfirman kepada orang fasik:
“Tetapi bagaimana kamu dapat mengucapkan perintah-perintah-Ku
dan mengambil perjanjian-Ku di bibirmu,
kamu yang membenci hukum-Ku
dan membuang firman-Ku ke angin,
kamu yang melihat pencuri dan pergi bersamanya;
yang bersekutu dengan pezina,
yang melepaskan mulutmu untuk kejahatan
dan lidahmu merencanakan kejahatan,
kamu yang duduk dan memfitnah saudaramu
dan memfitnah anak ibumu sendiri.
Kamu melakukan ini, dan haruskah Aku berdiam diri?
Apakah kamu pikir Aku sama denganmu?
Perhatikanlah ini, kamu yang tidak pernah memikirkan Allah,
jangan sampai Aku menangkapmu dan kamu tidak dapat melarikan diri;
kurban syukur menghormati Aku
dan Aku akan menunjukkan keselamatan Allah kepada orang yang jujur.”
Kemuliaan kepada Bapa, dan kepada Putra, dan kepada Roh Kudus:

seperti pada permulaan, sekarang, selalu, dan sepanjang segala abad. Amin.
Doa Mazmur
Bapa, terimalah kami sebagai kurban pujian, agar kami dapat menjalani hidup tanpa beban dosa, berjalan di jalan keselamatan, dan selalu bersyukur kepada-Mu.

Ant. Aku menghendaki hati yang penuh kasih lebih dari kurban, pengetahuan akan jalan-jalan-Ku lebih dari kurban bakaran.

Hening Suci (ditandai dengan lonceng)

Sesaat untuk merenungkan dan menerima dalam hati kita resonansi penuh suara Roh Kudus dan untuk menyatukan doa pribadi kita lebih erat dengan sabda Allah dan suara publik Gereja.
Engkau akan mendengar firman dari mulut-Ku.

Engkau akan memberitahukan kepada orang lain apa yang telah Aku katakan.

BACAAN

Bacaan Pertama

Dari Kitab Ulangan

24:1-25:4

Perintah-perintah mengenai sesama
Musa berbicara kepada umat, katanya:
“Apabila seorang laki-laki mengambil seorang perempuan menjadi istrinya dan bersetubuh dengannya, kemudian ia tidak menyukai perempuan itu karena menemukan sesuatu yang tidak senonoh padanya, lalu ia menulis surat cerai dan menyerahkannya kepadanya, sehingga ia mengusir perempuan itu dari rumahnya: jika setelah meninggalkan rumahnya ia pergi dan menjadi istri laki-laki lain, dan suami kedua itu pun tidak menyukainya dan mengusirnya dari rumahnya dengan menyerahkan surat cerai tertulis kepadanya; atau jika laki-laki kedua yang telah menikahinya itu meninggal; maka suami pertamanya, yang telah mengusirnya, tidak boleh lagi mengambilnya sebagai istrinya setelah ia menjadi najis. Itu adalah kekejian di hadapan Tuhan, dan kamu tidak boleh mendatangkan kesalahan seperti itu atas tanah yang Tuhan, Allahmu, berikan kepadamu sebagai warisan.”
“Apabila seorang laki-laki baru saja menikah, ia tidak perlu pergi berperang, pun tidak boleh dibebani tugas umum apa pun. Ia harus dibebaskan selama satu tahun demi keluarganya, untuk membawa sukacita bagi istri yang telah dinikahinya.”
“Tidak seorang pun boleh mengambil batu gilingan tangan atau bahkan batu atasnya sebagai jaminan utang, sebab ia akan mengambil nafkah si berutang sebagai jaminan.”
“Jika ada orang yang tertangkap menculik sesama orang Israel untuk memperbudaknya dan menjualnya, penculik itu harus dihukum mati. Demikianlah kamu harus membersihkan kejahatan dari tengah-tengahmu.”
“Dalam serangan kusta kamu harus berhati-hati untuk mengamati dengan tepat dan melaksanakan semua petunjuk imam-imam Lewi. Berhati-hatilah untuk bertindak sesuai dengan petunjuk yang telah Kuberikan kepada mereka. Ingatlah apa yang Tuhan, Allahmu, lakukan kepada Miryam dalam perjalanan setelah kamu meninggalkan Mesir.”
“Apabila kamu memberikan pinjaman apa pun kepada sesamamu, kamu tidak boleh masuk ke rumahnya untuk menerima jaminan darinya, tetapi harus menunggu di luar sampai orang yang kamu beri pinjaman itu membawa jaminannya ke luar kepadamu. Jika ia orang miskin, kamu tidak boleh tidur dengan jubah yang ia berikan sebagai jaminan, tetapi harus mengembalikannya kepadanya saat matahari terbenam agar ia sendiri dapat tidur dengannya. Maka ia akan memberkatimu, dan itu akan menjadi perbuatan baikmu di hadapan Tuhan, Allahmu.”
“Kamu tidak boleh menipu pekerja upahan yang miskin dan membutuhkan, baik ia salah satu dari bangsamu sendiri maupun salah satu dari orang asing yang tinggal di komunitasmu. Kamu harus membayar upahnya setiap hari sebelum matahari terbenam pada hari itu juga, karena ia miskin dan menantikannya. Jika tidak, ia akan berseru kepada Tuhan melawanmu, dan kamu akan dianggap bersalah.”
“Bapa-bapa tidak boleh dihukum mati karena anak-anak mereka, pun anak-anak karena bapa-bapa mereka; hanya karena kesalahannya sendiri seorang laki-laki harus dihukum mati.”
“Kamu tidak boleh melanggar hak orang asing atau anak yatim, pun tidak mengambil pakaian seorang janda sebagai jaminan. Sebab, ingatlah, kamu pernah menjadi budak di Mesir, dan Tuhan, Allahmu, menebusmu dari sana; itulah sebabnya Aku memerintahkanmu untuk mematuhi peraturan ini.”
“Apabila kamu menuai hasil panen di ladangmu dan melupakan seikat gandum di sana, kamu tidak boleh kembali untuk mengambilnya; biarkanlah itu untuk orang asing, anak yatim, atau janda, agar Tuhan, Allahmu, memberkatimu dalam segala usahamu. Apabila kamu memetik buah zaitunmu, kamu tidak boleh melewati dahan-dahan itu untuk kedua kalinya; biarkanlah yang tersisa untuk orang asing, anak yatim, dan janda. Apabila kamu memetik anggurmu, kamu tidak boleh melewati kebun anggur itu untuk kedua kalinya; biarkanlah yang tersisa untuk orang asing, anak yatim, dan janda. Sebab ingatlah bahwa kamu pernah menjadi budak di Mesir; itulah sebabnya Aku memerintahkanmu untuk mematuhi peraturan ini.”
“Apabila ada perselisihan di antara orang-orang dan mereka membawanya ke pengadilan, dan keputusan diberikan kepada mereka yang membebaskan pihak yang tidak bersalah dan menghukum pihak yang bersalah, jika yang terakhir pantas dicambuk, hakim harus menyuruhnya berbaring dan di hadapannya menerima jumlah cambukan yang pantas untuk kesalahannya. Empat puluh cambukan boleh diberikan kepadanya, tetapi tidak lebih; jangan sampai, jika ia dicambuk lebih dari itu, kerabatmu dianggap tercela karena beratnya cambukan itu.”
“Kamu tidak boleh memasang moncong pada lembu ketika ia mengirik gandum.”

RESPONSORIUM Lihat Markus 12:32-33; Sirakh 35:4-5

Guru, Engkau telah mengatakan kebenaran kepada kami: hanya ada satu Allah, dan kami harus mengasihi-Nya dengan segenap hati kami;

mengasihi sesama seperti diri sendiri lebih dari kurban bakaran atau kurban apa pun.
Membalas kebaikan adalah seperti persembahan tepung halus. Tuhan Allah senang melihat kami berpaling dari kejahatan.

Mengasihi sesama seperti diri sendiri lebih dari kurban bakaran atau kurban apa pun.
Bacaan Kedua

Dari homili Santo Yohanes Krisostomus, uskup

Aku telah berjuang dalam perjuangan yang baik
Meskipun terkurung dalam penjara sempit, Paulus berdiam di surga. Ia menerima pukulan dan luka lebih mudah daripada orang lain meraih hadiah. Penderitaan ia cintai sebanyak hadiah; bahkan ia menganggapnya sebagai hadiahnya, dan karena itu menyebutnya rahmat atau karunia. Renungkanlah apa artinya ini. Berangkat dan bersama Kristus tentu saja adalah hadiah, sementara tetap dalam daging berarti perjuangan. Namun demikianlah kerinduannya akan Kristus sehingga ia ingin menunda hadiahnya dan tetap berada di tengah perjuangan; itulah prioritasnya. Sekarang, terpisah dari persekutuan Kristus berarti perjuangan dan rasa sakit bagi Paulus; bahkan, itu adalah penderitaan yang lebih besar daripada perjuangan atau rasa sakit apa pun. Di sisi lain, bersama Kristus adalah hadiah yang tak tertandingi. Namun, demi Kristus, Paulus memilih perpisahan.
Tetapi, Anda mungkin berkata: “Karena Kristus, Paulus menemukan semua ini menyenangkan.” Aku tidak dapat menyangkal itu, karena ia memperoleh kesenangan yang luar biasa dari apa yang menyedihkan kita. Aku tidak perlu hanya memikirkan bahaya dan kesulitan. Itu benar bahkan untuk kesedihan yang mendalam yang membuatnya berseru: Siapa yang lemah yang tidak aku bagi kelemahannya? Siapa yang tersandung yang tidak aku bakar dengan kemarahan?
Aku mendesak Anda untuk tidak hanya mengagumi tetapi juga meniru teladan kebajikan yang luar biasa ini, karena, jika kita melakukannya, kita juga dapat berbagi mahkotanya.
Apakah Anda terkejut dengan perkataanku bahwa jika Anda memiliki jasa Paulus, Anda akan berbagi hadiah yang sama? Maka dengarkanlah Paulus sendiri: Aku telah berjuang dalam perjuangan yang baik, aku telah menyelesaikan perlombaan, aku telah memelihara iman. Selanjutnya mahkota kebenaran menanti aku, dan Tuhan, yang adalah hakim yang adil, akan memberikannya kepadaku pada hari itu — dan bukan hanya kepadaku, tetapi kepada mereka yang merindukan kedatangan-Nya. Anda lihat bagaimana ia memanggil semua untuk berbagi kemuliaan yang sama?
Sekarang, karena mahkota kemuliaan yang sama ditawarkan kepada semua, marilah kita dengan sungguh-sungguh berusaha untuk menjadi layak menerima berkat-berkat yang dijanjikan ini.
Dalam memikirkan Paulus kita tidak boleh hanya mempertimbangkan kebajikan-kebajikan mulia dan luhurnya atau kehendak yang kuat dan siap yang menyiapkannya untuk rahmat-rahmat yang begitu besar. Kita juga harus menyadari bahwa ia berbagi sifat kita dalam segala hal. Jika kita melakukannya, maka bahkan apa yang sangat sulit akan tampak mudah dan ringan bagi kita; kita akan bekerja keras selama waktu singkat yang kita miliki di bumi dan suatu hari kita akan mengenakan mahkota yang tidak dapat rusak, yang tidak fana. Ini akan kita lakukan oleh rahmat dan belas kasihan Tuhan kita Yesus Kristus, kepada-Nya segala kemuliaan dan kuasa milik sekarang dan selalu sepanjang segala abad. Amin.

RESPONSORIUM 1 Timotius 6:11-12; Titus 2:1

Hai manusia Allah, engkau harus mengejar kesucian, kebaikan, kesetiaan, kasih,

kesabaran dan kelemahlembutan.

Berjuanglah dalam perjuangan iman yang baik, dan raihlah hadiah hidup yang kekal.
Beritakanlah hanya ajaran yang sehat.

Berjuanglah dalam perjuangan iman yang baik, dan raihlah hadiah hidup yang kekal.

DOA PENUTUP

Ya Allah,

yang telah menghiasi Santo Timotius dan Titus

dengan kebajikan-kebajikan apostolik,

karuniakanlah melalui perantaraan keduanya,

agar, hidup dengan adil dan saleh di zaman sekarang ini,

kami layak mencapai tanah air surgawi kami.

Dengan pengantaraan Tuhan kami Yesus Kristus, Putra-Mu,

yang hidup dan berkuasa bersama Engkau dalam persatuan Roh Kudus,

Allah, sepanjang segala abad.

Amin.

AKLAMASI (setidaknya dalam perayaan komunal)

Marilah kita memuji Tuhan.

Dan bersyukur kepada-Nya.

Ibadat Pagi

Madah

Sumber cahaya mulia
Yang menerangi dunia
Malam Kauhentikan sudah
Kauterbitkan fajar cerah.

Engkaulah terang sejati
Melebihi matahari
Dasar lubuk hati kami
Kausinari Kauselami

Terangilah diri kami
Ya Bapa yang murah hati
Dengan rahmat dan kasihMu
Agar selamat selalu

Terpujilah Allah Bapa
Bersama Putra tercinta
Dalam ikatan Roh suci
Sepanjang seluruh hari. Amin.

Ant.1: Berbahagialah orang yang diam di rumahMu, ya Tuhan.

Mazmur 83 (84)

Betapa menyenangkan kediamanMu,*
ya Tuhan semesta alam!

Hatiku rindu mendambakan pelataran rumah Tuhan,*
jiwa ragaku bersorak-sorai kepada Allah yang hidup.

Bahkan burung pipit mendapat tempat,*
dan burung layang-layang bersarang di rumahMu.

Mereka meletakkan anak-anaknya dekat mezbahMu,*
yan Tuhan semesta alam, rajaku dan Allahku.

Berbahagialah orang yang diam di rumahMu,*
yang selalu memuji Engkau.

Berbahagialah orang yang menimba kekuatan dari padaMu,*
yang suka berziarah ke rumahMu.

Lembah kering yang mereka lintasi,*
berubah menjadi sumber air berkat hujan pertama.

Mereka berjalan dari kota ke kota,*
hendak menghadap Allah di gunung Sion.

Tuhan, Allah semesta alam, dengarkanlah doaku,*
condongkanlah telingaMu, ya Allah Yakub.

Lihatlah, ya Allah, raja agung,*
pandanglah raja yang Kauurapi.

Lebih baik satu hari di pelataranMu,*
dari pada seribu hari di tempat lain.

Lebih baik berdiri di ambang pintu rumah Allah,*
dari pada diam di rumah orang berdosa.

Sebab Tuhan Allah adalah raja yang agung dan murah hati,*
Ia memberikan kasih dan kemuliaan.

Tuhan menganugerahkan kebahagiaan,*
kepada orang yang hidup tanpa cela.

Tuhan semesta alam,*
berbahagialah orang yang percaya kepadaMu.

Ant.1: Berbahagialah orang yang diam di rumahMu, ya Tuhan.

Ant.2: Marilah kita naik ke gunung Tuhan.

Yes 2,2-5

Pada akhir zaman, gunung Tuhan akan berdiri kokoh kuat,+
di antara puncak gunung-gemunung,*
dan menjulang tinggi di atas semua bukit.

Semua bangsa akan mengalir ke sana,*
dan banyak kaum akan datang seraya berkata:

"Mari kita berziarah ke gunung Tuhan,*
naik ke rumah Allah Yakub.

Semoga Ia menunjukkan jalanNya kepada kita,*
dan kita akan mengikuti bimbinganNya".

Sebab dari gunung Sion lahirlah hukum,*
dan dari Yerusalem sabda Tuhan.

Tuhan akan menguasai semua bangsa,*
dan menghakimi sekalian rakyat.

Mereka akan menempa pedangnya menjadi cangkul,*
dan tombaknya menjadi sabit.

Bangsa yang satu takkan menghunus pedang lawan bangsa yang lain,*
dan mereka takkan lagi mengadakan latihan perang.

Hai keluarga Yakub, datanglah ke mari,*
marilah kita hidup dalam cahaya Tuhan.

Ant.2: Marilah kita naik ke gunung Tuhan.

Ant.3: Bernyanyilah bagi Tuhan, pujilah namaNya.

Mazmur 95 (96)

Nyanyikanlah lagu baru bagi Tuhan!+
Bernyanyilah bagi Tuhan, hai seluruh bumi!*
Bernyanyilah bagi Tuhan, pujilah namaNya.

Kabarkanlah setiap hari keselamatan Tuhan,+
ceritakanlah kemuliaanNya di antara bangsa-bangsa,*
dan karyaNya yang agung di antara segala suku.

Sebab Tuhan mahaagung dan sangat terpuji,+
Ia dahsyat melebihi segala dewata!*
Sebab dewa-dewa para bangsa sesunggguhnya tidak ada.

Tuhan yang menciptakan langit,+
agung dan semaraklah Ia,*
kekuatan dan kemuliaan memenuhi rumahNya yang kudus.

Sampaikanlah kepada Tuhan, hai segala suku bangsa,+
sampaikanlah kepada Tuhan kemuliaan dan kuasa,*
serukanlah namaNya yang mulia.

Bawalah persembahan, masuklah di pelataran rumahNya,+
bersembahsujudlah kepada hadiratNya,*
gemetarlah di hadapan Tuhan, hai seluruh bumi.

Katakanlah di antara para bangsa: "Tuhanlah raja!+
Ia meneguhkan jagat, tak tergoyangkan,*
Ia menghakimi para bangsa dengan adil".

Bersukalah langit, bergembiralah bumi!*
Bergemuruhlah lautan beserta isinya!

Bersoraklah ladang dan segala tumbuhannya,*
bergembiralah segala pohon di hutan.

Bersukarialah di hadapan Tuhan, sebab Ia datang,*
Ia datang menghakimi dunia.

Ia akan menghakimi dunia dengan adil,*
dan para bangsa dengan tepat.

Ant.3: Bernyanyilah bagi Tuhan, pujilah namaNya.

Bacaan Singkat (Yak 2,12-13)

Berbicaralah dan bertindaklah sebagai orang yang akan dihakimi oleh hukum yang membebaskan. Sebab keputusan yang tak berbelaskasihan akan berlaku atas orang yang tidak berbelaskasihan. Tetapi belaskasihan akan menang atas keputusan itu.

Lagu Singkat

P: Terpujilah Tuhan,* Dari awal mula sampai selama-lamanya. U: Terpujilah. P: Sebab agunglah karya tanganNya. U: Dari awal mula sampai selama-lamanya. P: Kemuliaan. U: Terpujilah.

Ant.Kidung: Terpujilah Tuhan, Allah kita.

KIDUNG ZAKARIA (Luk 1,68-79)

Terpujilah Tuhan, Allah Israel,*
sebab Ia mengunjungi dan membebaskan umatNya.

Ia mengangkat bagi kita seorang penyelamat yang gagah perkasa,*
putera Daud, hambaNya.

Seperti dijanjikanNya dari sediakala,*
dengan perantaraan para nabiNya yang kudus.

Untuk menyelamatkan kita dari musuh-musuh kita,*
dan dari tangan semua lawan yang membenci kita.

Untuk menunjukkan rahmatNya kepada leluhur kita,*
dan mengindahkan perjanjianNya yang kudus.

Sebab Ia telah bersumpah kepada Abraham, bapa kita,*
akan membebaskan kita dari tangan musuh.

Agar kita dapat mengabdi kepadaNya tanpa takut,*
dan berlaku kudus dan jujur di hadapanNya seumur hidup.

Dan engkau, anakku, akan disebut nabi Allah yang mahatinggi,*
sebab engkau akan mendahului Tuhan untuk menyiapkan jalanNya.

Untuk menanamkan pengertian akan keselamatan dalam umatNya,*
berkat pengampunan dosa mereka.

Sebab Allah kita penuh rahmat dan belaskasihan,*
Ia mengunjungi kita laksana fajar cemerlang.

Untuk menyinari orang yang meringkuk dalam kegelapan maut,*
dan membimbing kita ke jalan damai sejahtera.

Ant.Kidung: Terpujilah Tuhan, Allah kita.

Doa Permohonan

Allah menempatkan manusia di dunia ini supaya bekerja sehati sejiwa demi kemuliaan Tuhan. Marilah kita berdoa dengan sungguh-sungguh dan berkata:
U: Semoga kami memuliakan Dikau, ya Tuhan.
P: Allah, pencipta alam semesta, kami memuji Engkau, sebab Engkau telah mengaruniakan keperluan hidup setiap hari kepada kami,* dan Engkau memelihara jiwa kami sampai saat ini.
P: Pandanglah kami, yang hendak memulai pekerjaan harian kami,* supaya kami bekerja sesuai dengan kehendakMu.
P: Semoga usaha kami pada hari ini berguna bagi saudara-saudara kami,* sehingga kami bersama-sama membangun dunia yang berkenan padaMu.
P: Dampingilah kami dan semua orang yang akan kami jumpai hari ini,* dan anugerahilah kami sukacita dan damai.

Bapa Kami

Doa Penutup

Tuhan Allah, raja surga dan dunia, bimbinglah dan kuduskanlah, pimpinlah dan tuntunlah jiwa dan raga kami, hati dan tangan kami, perkataan dan perbuatan kami. Semoga kami selalu mentaati perintahMu dan bekerja menurut sabdaMu. Demi Yesus Kristus, PuteraMu dan pengantara kami, yang hidup...

Ibadat Sebelum Tengah Hari

SENIN PEKAN III — IBADAT SEBELUM TENGAH HARI (Tertia)

Pembukaan

Ya Allah, bersegeralah menolong aku.
Tuhan, perhatikanlah hambaMu.
Kemuliaan kepada Bapa dan Putra dan Roh Kudus. Seperti pada permulaan, sekarang, selalu, dan sepanjang segala abad. Amin.

Madah

Ya Roh Kudus, datanglah kini,
satu dengan Bapa dan Putra;
sudilah Engkau bersegera,
mencurah penuh ke hati kami.

Mulut, lidah, budi, dan rasa,
serta tenaga wartakan iman;
berkobarlah kasih bagai api,
nyalanya menjangkau sesama.

Kenalkanlah kami pada Bapa,
dan pada Putra melalui-Mu;
Engkau Roh dari keduanya,
kami imani sepanjang masa. Amin.

Pendarasan Mazmur (Mazmur Pelengkap)

Mazmur 120 (Nyanyian Ziarah)
1 Nyanyian ziarah. Dalam kesesakanku aku berseru kepada TUHAN dan Ia menjawab aku:
2 "Ya TUHAN, lepaskanlah aku dari pada bibir dusta, dari pada lidah penipu."
3 Apakah yang diberikan kepadamu dan apakah yang ditambahkan kepadamu, hai lidah penipu?
4 Panah-panah yang tajam dari pahlawan dan bara kayu arar.
5 Celakalah aku, karena harus tinggal sebagai orang asing di Mesekh, karena harus diam di antara kemah-kemah Kedar!
6 Cukup lama aku tinggal bersama-sama dengan orang-orang yang membenci perdamaian.
7 Aku ini suka perdamaian, tetapi apabila aku berbicara, maka mereka menghendaki perang.

Mazmur 121 (Nyanyian Ziarah)
1 Nyanyian ziarah. Aku melayangkan mataku ke gunung-gunung; dari manakah akan datang pertolonganku?
2 Pertolonganku ialah dari TUHAN, yang menjadikan langit dan bumi.
3 Ia takkan membiarkan kakimu goyah, Penjagamu tidak akan terlelap.
4 Sesungguhnya tidak terlelap dan tidak tertidur Penjaga Israel.
5 Tuhanlah Penjagamu, Tuhanlah naunganmu di sebelah tangan kananmu.
6 Matahari tidak menyakiti engkau pada waktu siang, atau bulan pada waktu malam.
7 TUHAN akan menjaga engkau terhadap segala kecelakaan; Ia akan menjaga nyawamu.
8 TUHAN akan menjaga keluar masukmu, dari sekarang sampai selama-lamanya.

Mazmur 122 (Nyanyian Ziarah)
1 Nyanyian ziarah Daud. Aku bersukacita, ketika dikatakan orang kepadaku: "Mari kita pergi ke rumah TUHAN."
2 Sekarang kaki kami berdiri di pintu gerbangmu, hai Yerusalem.
3 Hai Yerusalem, yang telah didirikan sebagai kota yang bersambung rapat,
4 ke mana suku-suku berziarah, yakni suku-suku TUHAN, untuk bersyukur kepada nama TUHAN sesuai dengan peraturan bagi Israel.
5 Sebab di sanalah ditaruh kursi-kursi pengadilan, kursi-kursi milik keluarga raja Daud.
6 Berdoalah untuk kesejahteraan Yerusalem: "Biarlah orang-orang yang mencintaimu mendapat sentosa.
7 Biarlah kesejahteraan ada di lingkungan tembokmu, dan sentosa di dalam purimu!"
8 Oleh karena saudara-saudaraku dan teman-temanku aku hendak mengucapkan: "Semoga kesejahteraan ada di dalammu!"
9 Oleh karena rumah TUHAN, Allah kita, aku hendak mencari kebaikan bagimu.

Bacaan Singkat (2 Cor 13, 11)
11 Akhirnya, saudara-saudaraku, bersukacitalah, usahakanlah dirimu supaya sempurna. Terimalah segala nasihatku! Sehati sepikirlah kamu, dan hiduplah dalam damai sejahtera; maka Allah, sumber kasih dan damai sejahtera akan menyertai kamu!

Ayat Singkat
P. Mata Tuhan tertuju kepada orang benar.
U. Dan telinga-Nya kepada teriakan mereka.

Doa Penutup

Tuhan Yesus Kristus, pada jam ketiga Engkau dihantar ke hukuman salib demi keselamatan dunia; dengan rendah hati kami mohon kepada-Mu, agar atas kejahatan masa lampau kami senantiasa memperoleh ampun pada-Mu, dan terhadap masa depan kami tetap Kaulindungi. Sebab Engkau hidup dan berkuasa sepanjang segala masa. Amin.

Ibadat Tengah Hari

Didaraskan pada Ibadat Siang I, II, maupun III.

SENIN III SIANG

Madah

Engkau Tuhan raja mulya
Yang mengatur segalanya
Fajar pagi Kauterbitkan
Panas siang Kaukobarkan.

Padamkan api sengketa
Yang memisahkan sesama
Teguhkan s'mangat berpadu
Yang menyatukan sekutu.

Kabulkanlah doa kami
Ya Allah Bapa surgawi
Bersama Putra dan RohMu
Sekarang serta selalu. Amin.

Ant.1: Aku selalu mengindahkan perintahMu, ya Tuhan, sebab dengan sabdaMu Engkau menghidupkan daku.

Mazmur 118 (119),89-96

Ya Tuhan, firmanMu bertahan selama-lamanya,*
tetap teguh melebihi surga.

KesetiaanMu berlaku turun-temurun,*
kokoh kuat melebihi bumi.

Firman dan kesetiaanMu tetap bertahan,*
segala-galanya mengabdi kepadaMu.

Sekiranya hukumMu bukan kesayanganku,*
niscaya aku binasa dalam sengsaraku.

Untuk selamanya aku takkan melupakan sabdaMu,*
sebab dengan sabdaMu Engkau menghidupkan daku.

MilikMulah aku, maka selamatkan daku,*
sebab aku selalu mengindahkan perintahMu.

Orang berdosa mengikhtiarkan kebinasaanku,*
tetapi aku memperhatikan ketetapanMu.

Kulihat segala kesempurnaan ada batasnya,*
tetapi perintahMu sempurna tanpa batas.

Ant.1: Aku selalu mengindahkan perintahMu, ya Tuhan, sebab dengan sabdaMu Engkau menghidupkan daku.

Ant.2: Tuhan, Engkaulah kepercayaanku, sejak masa mudaku.

Mazmur 70 (71) I

Padamu, ya Tuhan, aku berlindung,*
jangan sekali-kali aku dikecewakan.

Bebaskan dan belalah aku, karena Engkau adil,*
dengarkan dan selamatkanlah aku!

Jadilah bagiku tempat berteduh,+
gua perlindungan yang aman,*
sebab Engkaulah kekuatan dan pertahananku.

Ya Allah, luputkanlah aku dari tangan orang berdosa,*
dari cengkeraman orang lalim dan bengis

Sebab Engkaulah harapanku, ya Tuhan,*
kepercayaanku sejak masa mudaku.

KepadaMulah aku bertopang sejak dikandung ibuku,+
sejak aku lahir Engkaulah kekuatanku,*
Engkau selalu kupuji.

Bagi banyak orang aku menjadi sasaran serangan,*
tetapi Engkaulah tempat perlindunganku yang aman.

Aku selalu menyanyikan pujian kepadamu,*
memuliakan Dikau sepanjang hari.

Janganlah menolak aku pada masa tuaku,*
jangan tinggalkan daku, bila kekuatanku surut.

Sebab musuhku sudah bersekongkol melawan daku,*
orang yang mengincar nyawaku berunding bersama:

"Allah telah meninggalkan dia,*
kejar dan tangkaplah dia, sebab tak ada pembelanya".

Ya Allah, janganlah jauh dari padaku,*
Allahku, segeralah menolong aku!

Ant.2: Tuhan, Engkaulah kepercayaanku, sejak masa mudaku.

Ant.3: Semoga juga pada masa tuaku, tidak Kautinggalkan daku.

Mazmur 70 (71) II

Tuhan, aku selalu berharap padaMu,*
dan meningkatkan pujianMu.

Aku menceritakan keadilanMu sepanjang hari,*
mewartakan karya keselamatanMu yang tak terduga.

Aku datang ke rumah Allah yang megah,*
untuk mewartakan karya Tuhan yang luhur.

Ya Tuhan, sejak kecil aku Kaubimbing,*
dan sampai sekarang aku mewartakan kebijaksanaanMu.

Semoga juga pada masa tuaku,*
aku tidak Kautinggalkan, ya Allah,

agar aku masih dapat mewartakan kekuasaanMu,*
kepada semua yang datang ke rumahMu yang megah.

KeadilanMu, ya Allah, menjangkau awan,+
karena Engkau melakukan perbuatan yang agung,*
ya Allah, siapakah menyamai Engkau?

Engkau membiarkan daku mengalami banyak kesusahan dan malapetaka,*
namun Engkau akan menghidupkan daku kembali.

Engkau akan mengangkat aku dari alam maut,*
menguatkan dan menghibur aku di masa tuaku.

Maka aku akan bersyukur kepadaMu dengan iringan celempung,*
atas kesetiaanMu, ya Allahku.

Aku akan memetik kecapi bagiMu,*
Allah Israel yang kudus.

Bibirku akan bersorak gembira sambil bermazmur bagiMu,*
dan hatiku yang Kauselamatkan akan bersorak-sorai.

Dan juga lidahku akan menuturkan keadilanMu sepanjang hari,*
sebab Engkau mempermalukan orang yang merencanakan celakaku.

Ant.3: Semoga juga pada masa tuaku, tidak Kautinggalkan daku.

Bacaan singkat (2Kor 13,11)

Saudara-saudaraku, bersukacitalah, berlakulah dengan sempurna, terbukalah bagi nasihat. Hendaklah kamu sehati sejiwa, dan hiduplah dalam damai. Maka Allah, sumber kasih dan damai, akan menyertai kamu.

P: Mata Tuhan tertuju kepada orang-orang benar.
U: TelingaNya kepada seruan mereka.

Doa Penutup

Allah, Engkaulah Tuhan panenan dan pemelihara kebun anggur, Engkau membagikan tugas dan memberi balas jasa. Semoga kami bekerja keras sepanjang hari dan tidak bersungut-sungut melawan keputusanMu. Demi Kristus, pengantara kami. Amin.

Ibadat Sesudah Tengah Hari

SENIN PEKAN III — IBADAT SESUDAH TENGAH HARI (Nona)

Pembukaan

Ya Allah, bersegeralah menolong aku.
Tuhan, perhatikanlah hambaMu.
Kemuliaan kepada Bapa dan Putra dan Roh Kudus. Seperti pada permulaan, sekarang, selalu, dan sepanjang segala abad. Amin.

Madah

Ya Allah, kekuatan yang teguh,
tak tergoyahkan tinggal dalam-Mu;
Engkau menata waktu terang siang
dalam pergantian yang berurutan.

Karuniakanlah senja yang cerah,
agar hidup tak pernah pudar,
melainkan pahala kematian kudus:
kemuliaan kekal menyongsong kami.

Kabulkanlah, ya Bapa mahakasih,
dan Putra Tunggal setara Bapa,
bersama Roh Kudus Penghibur,
yang meraja sepanjang segala masa. Amin.

Pendarasan Mazmur (Mazmur Pelengkap)

Mazmur 126 (Nyanyian Ziarah)
1 Nyanyian ziarah. Ketika TUHAN memulihkan keadaan Sion, keadaan kita seperti orang-orang yang bermimpi.
2 Pada waktu itu mulut kita penuh dengan tertawa, dan lidah kita dengan sorak-sorai. Pada waktu itu berkatalah orang di antara bangsa-bangsa: "TUHAN telah melakukan perkara besar kepada orang-orang ini!"
3 TUHAN telah melakukan perkara besar kepada kita, maka kita bersukacita.
4 Pulihkanlah keadaan kami, ya TUHAN, seperti memulihkan batang air kering di Tanah Negeb!
5 Orang-orang yang menabur dengan mencucurkan air mata, akan menuai dengan bersorak-sorai.
6 Orang yang berjalan maju dengan menangis sambil menabur benih, pasti pulang dengan sorak-sorai sambil membawa berkas-berkasnya.

Mazmur 127 (Nyanyian Ziarah)
1 Nyanyian ziarah Salomo. Jikalau bukan TUHAN yang membangun rumah, sia-sialah usaha orang yang membangunnya; jikalau bukan TUHAN yang mengawal kota, sia-sialah pengawal berjaga-jaga.
2 Sia-sialah kamu bangun pagi-pagi dan duduk-duduk sampai jauh malam, dan makan roti yang diperoleh dengan susah payah--sebab Ia memberikannya kepada yang dicintai-Nya pada waktu tidur.
3 Sesungguhnya, anak-anak lelaki adalah milik pusaka dari pada TUHAN, dan buah kandungan adalah suatu upah.
4 Seperti anak-anak panah di tangan pahlawan, demikianlah anak-anak pada masa muda.
5 Berbahagialah orang yang telah membuat penuh tabung panahnya dengan semuanya itu. Ia tidak akan mendapat malu, apabila ia berbicara dengan musuh-musuh di pintu gerbang.

Mazmur 128 (Nyanyian Ziarah)
1 Nyanyian ziarah. Berbahagialah setiap orang yang takut akan TUHAN, yang hidup menurut jalan yang ditunjukkan-Nya!
2 Apabila engkau memakan hasil jerih payah tanganmu, berbahagialah engkau dan baiklah keadaanmu!
3 Isterimu akan menjadi seperti pohon anggur yang subur di dalam rumahmu; anak-anakmu seperti tunas pohon zaitun sekeliling mejamu!
4 Sesungguhnya demikianlah akan diberkati orang laki-laki yang takut akan TUHAN.
5 Kiranya TUHAN memberkati engkau dari Sion, supaya engkau melihat kebahagiaan Yerusalem seumur hidupmu,
6 dan melihat anak-anak dari anak-anakmu! Damai sejahtera atas Israel!

Bacaan Singkat (Col 1, 21-22)
21 Juga kamu yang dahulu hidup jauh dari Allah dan yang memusuhi-Nya dalam hati dan pikiran seperti yang nyata dari perbuatanmu yang jahat, 22 sekarang diperdamaikan-Nya, di dalam tubuh jasmani Kristus oleh kematian-Nya, untuk menempatkan kamu kudus dan tak bercela dan tak bercacat di hadapan-Nya.

Ayat Singkat
P. Bermazmurlah bagi Tuhan, hai orang-orang kudus-Nya.
U. Dan bersyukurlah sambil mengingat kekudusan-Nya.

Doa Penutup

Tuhan Yesus Kristus, Engkau menghantar penjahat yang bertobat dari kayu salib masuk ke dalam kerajaan-Mu; sambil mengakui dosa-dosa kami, dengan penuh kepercayaan kami mohon kepada-Mu, agar sesudah kematian Engkau membuat kami masuk dengan sukacita melalui pintu firdaus. Sebab Engkau hidup dan berkuasa sepanjang segala masa. Amin.

Ibadat Sore

SENIN III SORE

Madah

Allah pencipta semesta
Yang mengatur segalanya
Siang Kauhiasi terang
Malam Kaujadikan tenang.

S'moga istirahat kami
Membuat kuat kembali
Jiwa raga yang tertekan
Oleh beban pekerjaan.

Hari mengayunkan langkah
Malam mendekatlah sudah
Kami menyanyikan lagu
Untuk bersyukur padaMu.

Kabulkanlah doa kami
Ya Bapa yang baik hati
Bersama Putra dan RohMu
Sekarang serta selalu. Amin.

Ant.1: Kita memandang Tuhan sampai Ia mengasihani.

Mazmur 122 (123)

KepadaMu kutengadahkan mataku,*
ya Tuhan, yang bersemayam di surga.

Seperti hamba memandang tuannya,*
dan sahaya memandang majikannya,

demikian kita memandang Tuhan Allah,*
sampai Ia mengasihani.

Kasihanilah kami, ya Tuhan, kasihanilah kami,*
sebab sudah banyak kami dihina.

Sudah banyak kami diolok-olok orang yang angkuh,*
dan dihina orang yang sombong.

Ant.1: Kita memandang Tuhan sampai Ia mengasihani.

Ant.2: Penolong kita ialah Tuhan, yang menjadikan langit dan bumi.

Mazmur 123 (124)

Sekiranya Tuhan tidak memihak kita,*
ketika musuh bangkit melawan kita,

mereka pasti sudah menelan kita hidup-hidup,*
ketika amarahnya menyala-nyala terhadap kita.

Air pasang pasti sudah menghanyutkan kita,*
dan sungai sudah melanda kita.

Kita pasti sudah tenggelam,*
ditelan banjir yang meluap-luap.

Terpujilah Tuhan, yang tidak menyerahkan kita,*
menjadi mangsa mereka!

Kita terlepas dari mereka,*
seperti burung dari jerat penangkap.

Jerat telah putus,*
dan kitapun terlepas.

Penolong kita ialah Tuhan,*
yang menjadikan langit dan bumi.

Ant.2: Penolong kita ialah Tuhan, yang menjadikan langit dan bumi.

Ant.3: Allah telah memilih kita menjadi anakNya dengan perantaraan PuteraNya.

Ef 1,3-10

Terpujilah Allah dan Bapa Tuhan kita Yesus Kristus,+
yang telah memberkati kita dalam Kristus,*
dengan segala berkat rohani di surga.

Sebab dalam Kristus, Allah telah memilih kita,+
sebelum menciptakan jagat raya,*
supaya kita kudus dan tak bercela di hadapanNya.

Dengan cinta, Allah telah menentukan kita menjadi puteraNya,+
dengan perantaraan Yesus Kristus,*
karena kerelaan kehendakNya.

Supaya terpujilah rahmatNya yang mulia,+
yang dianugerahkanNya kepada kita,*
dalam Putera yang dikasihiNya.

Dalam Kristus, kita telah memperoleh penebusan berkat darahNya,+
yaitu pengampunan atas segala pelanggaran kita,*
menurut kekayaan rahmatNya yang dilimpahkanNya kepada kita.

Dengan segala hikmat dan kebijaksanaan,+
Allah telah menyatakan rencana kehendakNya kepada kita,*
Sekadar kerelaan yang diikhtiarkanNya dalam Kristus sejak dahulu.

Untuk menggenapkan segala jaman,+
yaitu menyatukan segala sesuatu di surga dan di bumi,*
dalam diri Kristus sebagai kepala.

Ant.3: Allah telah memilih kita menjadi anakNya dengan perantaraan PuteraNya.

Bacaan Singkat (Yak 4,11-12)

Saudara-saudara, janganlah kamu saling memfitnah! Barang siapa memfitnah saudaranya atau menghakiminya, ia mencela hukum dan main hakim atas hukum. Dan jika engkau main hakim atas hukum, maka engkau bukanlah pelaksana hukum, tetapi hakimnya. Padahal hanya ada satu pembuat hukum dan hakim, yaitu Allah yang berkuasa menyelamatkan dan membinasakan. Tetapi siapakah engkau, sehingga engkau mau menghakimi sesamamu manusia?

Lagu Singkat

P: Sembuhkanlah jiwaku,* Sebab aku telah berdosa. U: Sembuhkanlah. P: Aku berkata: Tuhan, kasihanilah aku. U: Sebab aku telah berdosa. P: Kemuliaan. U: Sembuhkanlah.

Ant. Kidung: Aku mengagungkan Tuhan, sebab Allah memperhatikan daku, hambaNya yang hina ini.

KIDUNG MARIA (Luk 1,46-5)

Aku mengagungkan Tuhan,*
hatiku bersukaria karena Allah, penyelamatku.

Sebab Ia memperhatikan daku,*
hambaNya yang hina ini.

Mulai sekarang aku disebut: yang bahagia,*
oleh sekalian bangsa.

Sebab perbuatan besar dikerjakan bagiku oleh Yang mahakuasa,*
kuduslah namaNya.

Kasih sayangNya turun-temurun,*
kepada orang yang takwa.

Perkasalah perbuatan tanganNya,*
dicerai-beraikanNya orang yang angkuh hatinya

Orang yang berkuasa diturunkanNya dari takhta,*
yang hina-dina diangkatnya.

Orang lapar dikenyangkanNya dengan kebaikan,*
orang kaya diusirNya pergi dengan tangan kosong

Menurut janjiNya kepada leluhur kita,*
Allah telah menolong Israel, hambaNya.

Demi kasih sayangNya kepada Abraham serta keturunannya,*
untuk selama-lamanya.

Ant. Kidung: Aku mengagungkan Tuhan, sebab Allah memperhatikan daku, hambaNya yang hina ini.

Doa Permohonan

Kristus hendak menyelamatkan semua manusia. Maka hendaklah kita berdoa kepadaNya dengan tulus ikhlas:
U: Tariklah semua makhluk kepadaMu, ya Tuhan.
P: Terpujilah Engkau, Tuhan, sebab Engkau telah menebus kami dari perhambaan dosa dengan darahMu yang berharga,* kurniailah kami kebebasan dan kemuliaan putera Allah.
P: Curahkanlah rahmatMu kepada uskup kami... dan kepada semua uskup GerejaMu,* supaya mereka dengan semangat dan gembira hati melakukan tugas pengabdian mereka.
P: Bimbinglah semua orang yang mencari kebenaran, supaya mereka menemukannya juga,* dan tetap berpegang teguh padanya.
P: Tuhan, bantulah para yatim piatu, para janda dan semua orang yang kesepian,* supaya mereka mengalami kehadiranMu dan semakin berpaut padaMu.
P: Terimalah kiranya arwah saudara-saudara kami ke dalam Yerusalem surgawi,* di mana Engkau bersama Bapa dan Roh kudus menjadi segala-galanya untuk semua orang.

Bapa Kami

Doa Penutup

Ya Allah, Engkau sudah selayaknya disebut cahaya yang tak kunjung pudar. Maka kami mohon kepadaMu sore ini: terangilah kiranya kegelapan hati kami, dan dalam kemurahanMu lupakanlah kejahatan kami. Demi Yesus Kristus, PuteraMu dan pengantara kami, yang hidup...

Ibadat Penutup

IBADAT PENUTUP - SENIN

Doa Tobat

P: Tuhan Yesus Kristus, Engkau diutus menyembuhkan orang yang remuk-redam.
Tuhan, kasihanilah kami.
U: Tuhan, kasihanilah kami.
P: Engkau datang memanggil orang yang berdosa.
Kristus, kasihanilah kami.
U: Kristus, kasihanilah kami.
P: Engkau duduk di sisi Bapa sebagai pengantara kami.
Tuhan, kasihanilah kami.
U: Tuhan, kasihanilah kami.
P: Semoga Allah yang mahakuasa mengasihani kita, mengampuni dosa kita dan mengantar kita ke hidup yang kekal.
U: Amin.

Madah

Menjelang datangnya malam
Kami menghadap wajahMu
Untuk menghaturkan salam
Sambil mohon doa restu.

Sambutlah dalam tanganMu
Hidup serta segalanya
Simpanlah dalam hatiMu
Harapan kami semua.

Ya Allah Bapa surgawi
Bersama Putra dan RohMu
Kabulkanlah doa kami
Sekarang serta selalu. Amin.

Ant: Tuhan, Engkau sabar dan penuh kasih setia.

Mazmur 85 (86)

Dengarkanlah doaku, ya Tuhan, jawablah aku,*
sebab aku miskin dan bersengsara.

Perliharalah aku, karena aku mengasihi Engkau,*
selamatkanlah hambaMu yang percaya kepadaMu.

Engkaulah Allahku, kasihanilah aku, ya Tuhanku,*
kepadaMulah aku berseru sepanjang hari.

Gembirakanlah hati hambaMu,*
sebab kepadaMulah kuarahkan hatiku, ya Tuhan.

Sebab Engkau baik hati dan suka mengampuni, ya Tuhanku,*
Engkau penuh kasih setia bagi semua orang yang berseru kepadaMu.

Ya Tuhan, dengarkanlah doaku,*
perhatikanlah suara permohonanku.

Pada hari kesesakan aku berseru kepadaMu,*
sebab Engkau pasti menjawab aku.

Tidak ada dewata yang menyamai Engkau, ya Tuhanku,*
tak ada karya yang setara dengan karyaMu.

Segala bangsa akan datang menyembah Engkau,*
dan akan memuliakan namaMu, ya Tuhanku.

Sungguh agung Engkau dan megah karyaMu,*
Engkaulah Allah, dan tiada lain.

Ajarkanlah ketetapanMu kepadaku, ya Tuhan,*
agar aku hidup setia dan takwa dengan sebulat hati.

Aku bersyukur kepadaMu dengan segenap hatiku, ya Allah, Tukanku,*
dan memuliakan namaMu untuk selama-lamanya.

Sebab kasih setiaMu berlimpah terhadapku,*
Engkau melepaskan daku dari alam maut.

Ya Allah, orang yang angkuh telah bangkit menyerang aku,+
segerombolan orang sombong ingin mencabut nyawaku,*
mereka tidak mengindahkan Dikau.

Tetapi Engkaulah Allah, penyayang dan pengasih,+
Tuhan yang sabar, penuh kasih dan setia,*
perhatikan dan kasihanilah aku!

Curahkanlah kekuatanMu kepada hambaMu,*
dan selamatkanlah putera sahayaMu.

Nyatakanlah suatu tanda kebaikan bagiku,+
supaya musuhku melihatnya dan menjadi malu,*
semoga Engkau menolong dan menghibur aku, ya Tuhan.

Ant: Tuhan, Engkau sabar dan penuh kasih setia.

Bacaan singkat (1Tes 5,9-10)

Kita ditetapkan Allah untuk memperoleh keselamatan demi Tuhan kita Yesus Kristus. Kristus telah wafat untuk kita, supaya kita tetap hidup bersatu dengan Dia, baik waktu berjaga maupun waktu tidur.

Lagu singkat

P: Ke dalam tanganMu kuserahkan diriku,* Ya Tuhan, penyelamatku. U: Ke dalam. P: Engkaulah penebusku, ya Allah yang benar. U: Ya Tuhan, penyelamatku. P: Kemuliaan. U: Ke dalam.

Ant.Kidung: Berkatilah kami, ya Tuhan, bila kami berjaga, lindungilah kami, bila kami tidur. Semoga kami berjaga bersama Kristus dan beristirahat dalam damai.

Kidung Simeon:

Sekarang, Tuhan, perkenankanlah hambaMu berpulang,*
dalam damai sejahtera, menurut sabdaMu.

Sebab aku telah melihat keselamatanMu,*
yang Kausediakan di hadapan segala bangsa.

Cahaya untuk menerangi para bangsa,*
dan kemuliaan bagi umatMu Israel.

Ant.Kidung: Berkatilah kami, ya Tuhan, bila kami berjaga, lindungilah kami, bila kami tidur. Semoga kami berjaga bersama Kristus dan beristirahat dalam damai.

Doa Penutup

Ya Tuhan, berilah kami istirahat yang menyegarkan badan. Semoga benih sabdaMu yang kami taburkan dalam kegiatan kami pada hari ini, Kautumbuhkan sampai berbuah masak bagi panenanMu yang abadi. Demi Kristus, pengantara kami. Amin.

Penutup

P: Semoga Allah yang mahakuasa menganugerahkan istirahat dalam naungan belaskasihanNya. U: Amin.

Salam kepada Bunda Maria

Salam, Maria, penuh rahmat,
Tuhan sertamu.
Terpujilah engkau di antara wanita,
dan terpujilah buah tubuhmu, Yesus.
Santa Maria, bunda Allah,
doakanlah kami yang berdosa ini,
sekarang dan waktu kami mati.

Santo-Santa

S. Tomas Aquino

Imam dan Pujangga Gereja · ± 1225-1274

Tomas lahir sekitar tahun 1225 di Roccasecca, dekat Napoli, dari keluarga bangsawan. Sejak kecil ia dididik di biara Benediktin Montecassino, lalu melanjutkan studi di Universitas Napoli. Di sana ia berkenalan dengan Ordo Pengkhotbah, ordo Dominikan yang masih muda, dan bertekad bergabung. Keluarganya menentang keras, bahkan sempat mengurungnya di rumah selama berbulan-bulan, tetapi Tomas tak tergoyahkan.

Bertubuh besar dan pendiam, teman-temannya menjulukinya "si lembu bisu". Namun gurunya, Santo Albertus Agung, meramalkan bahwa suara "lembu" ini kelak akan menggema ke seluruh dunia. Ramalan itu terbukti. Tomas menjadi pengajar dan teolog terbesar Abad Pertengahan, yang mempersatukan iman dan akal budi serta menunjukkan bahwa keduanya tidak bertentangan.

Karyanya yang paling termasyhur, Summa Theologiae, adalah ringkasan menyeluruh ajaran teologi Katolik yang disusun dengan metode tanya jawab yang jernih. Ia juga menggubah madah-madah Ekaristi yang indah, seperti Pange Lingua dan Tantum Ergo, yang masih dinyanyikan sampai kini.

Menjelang akhir hidupnya, setelah sebuah pengalaman mistik yang mendalam, ia berhenti menulis dan berkata bahwa semua karyanya "bagai jerami" dibanding apa yang telah ia lihat. Ia wafat tahun 1274. Ia digelari Doctor Angelicus dan diangkat sebagai salah satu Pujangga Gereja yang paling berpengaruh.

Pelindung: para pelajar, mahasiswa, sekolah, dan universitas Katolik.

Santo Karolus Agung

Raja dan Pengaku Imam

Karolus hidup antara tahun 742 - 814. Ia dikenal sebagai seorang negarawan dan kaisar Fraken yang gigih membela kePausan. Sebagai ahli pedang ia berhasil menyatukan hampir seluruh Eropa Barat dan Tengah di bawah pemerintahannya. Karolus Agung memajukan banyak biara Benediktin dan sekolah katedral serta mendirikan keuskupan-keuskupan. Ia menarik para Ilmuwan ke Istana dan memberikan semangat kepada para seniman. Hidup pribadinya tidak begitu mulus, namun ia dihormati sebagai seorang Santo di keuskupan Aachen, Jerman.

Santo Petrus Nolaskus

Pengaku Iman

Petrus lahir tahun 1182 dari keluarga bangsawan Nolasco. Menjelang umur 25 tahun, ia dipaksa menikahi gadis pilihan orang tuanya namun dengan tegas ia menolak paksaan itu karena ia sudah menjanjikan kemurnian dirinya dan mempercayakan segala harta miliknya kepada Tuhan.

Di masa hidupnya, bangsa Moor yang beragama Islam menguasai sebagai besar negeri Spanyol. Perdagangan budak belian yang diambil dari Afrika Utara merupakan salah satu praktek kekafiran yang paling mencolok dari bangsa ini. Petrus menaruh keprihatinan besar pada nasib orang-orang Afrika Utara yang menjadi budak belian itu, terutama mereka yang telah menjadi Kristen. Semangat imannya untuk membebaskan orang-orang itu dari cengkraman orang Moor bergejolak kuat dalam batinnya. Akhirnya, didorong oleh suatu penglihatan ajaib, Petrus bersama Raymundus Penafort dan raja Yakobus dari Aragon mendirikan “Ordo Pembebasan Hamba Sahaya. Mereka mempersembahkan ordo ini kepada perlindungan Santa Maria. Dengan semangat iman dan cinta kasih sejati, ia bersama rekan-rekannya berhasil membebaskan banyak orang Kristen (tercatat 890 orang) dari belenggu perbudakan dan dari penjara-penjara Islam. Petrus bahkan mempertobatkan pemimpin- pemimpin bangsa Moor.

Semangat kerasulannya menarik banyak orang awam untuk turut serta bersamanya membebaskan sesamanya dari belenggu perbudakan dan belenggu dosa. Selama 25 tahun Petrus mengabdikan dirinya dalam karya pembebasan para budak belian itu. Semangatnya yang meluap-luap dalam karyanya itu, akhirnya terbentur dengan kesehatannya yang terus merosot karena termakan usia dan berat tugas penyelamatannya. Setelah ia mengamalkan iman dan Cinta Kasih Kristiani melalui tindakan serta teladan hidupnya, Petrus Nolaskus meninggal dunia tepat pada hari Raya Natal tahun 1256.

Manfredus, Pengaku Iman

Manfredus gemar membaca riwayat hidup para pertapa dan rahib, sehingga sesudah ditabhiskan menjadi imam dengan berkat uskupnya ia menjadi pertapa di sebuah gua di pegunungan Alpen. Ia berpuasa keras dan berdoa terus-menerus, sehingga banyak orang yang meminta didoakan olehnya. Manfredus meninggal dunia pada tahun 1430.

Santo Thomas dari Aquino

Imam dan Pujangga Gereja

Thomas lahir di Aquino, dekat Monte Cassino, Italia pada tahun 1225. Keluarganya adalah sebuah keluarga bangsawan yang kaya raya. Ayahnya adalah Pangeran Landulph, berasal dari Aquino, sedang ibunya adalah Theodors, adalah putri bangsawan dari Teano.

Ketika berusia 5 tahun, Thomas dikirim pada para rahib Benediktin di biara Monte Cassino. Disana Thomas memperlihatkan suatu kepandaian yang luar biasa. Ia belajar dan tekun berefleksi serta tertarik pada segala sesuatu tentang Tuhan. Ketika berusia 14 tahun, Abbas Monte Cassino, yang kagum akan kepintaran Thomas mengirimnya ke Universitas Napoli.

Di Universitas itu, Thomas berkembang pesat dalam pelajaran filsafat, logika, retorik, musik dan matematika. Ia bahkan jauh lebih pintar dari guru gurunya pada masa itu. Di Napoli, untuk pertama kalinya ia bertemu dengan karya karya Aristoteles yang sangat mempengaruhi pandangan pandangannya di kemudian hari.

Thomas yang tetap menjauhi semangat duniawi dan korupsi yang merajalela di Napoli, segera memutuskan untuk menjalani kehidupan membiara. Ia tertarik pada corak hidup dan karya pelayanan para biarawan Ordo Dominikan yang tinggal di sebuah biara dekat kampus universitas tempat ia belajar. VERITAS (kebenaran) yang menjadi motto bagi para Biarawan Dominikan sangat menarik perhatian Thomas. Keluarganya berusaha menghalang halangi dia agar tidak menjadi seorang biarawan Dominikan. Mereka lebih suka kalau Thomas menjadi seorang biarawan Benediktin di biara Monte Cassino. Untuk itu berkat pengaruh keluarganya, dia diberi kedudukan sebagai Abbas di biara Monte Cassino. Tetapi Thomas dengan gigih menolak hal itu. Agar bisa terhindar dari campur tangan keluarganya, ia pergi ke Paris untuk melanjutkan studi. Tetapi di tengah jalan, ia ditangkap oleh kedua kakaknya dan dipenjarakan di Rocca Secca selama 2 tahun. Selama berada di penjara itu, keluarganya memakai berbagai cara untuk melemahkan ketetapan hatinya. Meskipun demikian, Thomas tetap teguh pada pendirian dan panggilannya.

Di dalam penjara itu, Thomas menceritakan rahasianya kepada seorang sahabat, bahwa ia telah mendapat rahmat istimewa. Ia telah berdoa meminta kemurnian budi dan raga pada Tuhan. Dan Tuhan mengabulkan permohonannya dengan mengutus dua orang malaekat untuk meneguhkan dia dan membantunya agar tidak mengalami cobaan-cobaan yang kotor dan berat.

Selama berada di penjara, Thomas di ijinkan membaca buku-buku rohani dan terus menerus mengenakan jubah Ordo Dominikan. Ia menggunakan waktunya untuk mempelajari Kitab Suci, Metafisika Aristotelesdan buku-buku dari Petrus Lombardia. Ia sendiri membimbing saudarinya dalam merenungkan Kitab Suci hingga akhirnya tertarik juga menjadi biarawati. Akhirnya keluarganya menerima kenyataan bahwa seorang Thomas tidak dapat dipengaruhi. Mereka membebaskan Thomas dan membiarkan dia meneruskan panggilannya sebagai seorang biarawan Dominikan.

Untuk sementara Thomas belajar di Paris.ia kemudian melanjutkan studinya di Cologna, Jerman di bawah bimbingan Santo Albertus Magnus, seorang imam Dominikan yang terkenal pada waktu itu.

Di Cologna, Thomas ditabhiskan menjadi imam pada tahun 1250. Pada tahun 1252 ia diangkat menjadi Professor Universitas Paris dan tinggal di biara Dominikan Santo Yakobus. Ia mengajar Kitab Suci dan lain-lainnya di bawah bimbingan seorang professor kawakan. Tak seberapa lama Thomas terkenal sebagai seorang pujangga yang tak ada bandingannya pada masa itu. Ia jauh melebihi Albertus Magnus pembimbingnya di Cologna dalam pemikiran dan kebijaksanaan.

Tulisan-tulisannya menjadi harta Gereja yang tak ternilai hingga saat ini. Taraf kemurnian hatinya tidak kalah dengan ketajaman akal budinya yang mengagumkan; kerendahan hatinya tak kalah dengan kecerdasan budi dan kebijaksanaannya. Oleh karena itu, Thomas diberi gelar Doctor Angelicus, yang berarti Pujangga Malaekat.

Pada tahun 1264, ia ditugaskan oleh Sri Paus Urbanus IV (1261 - 1264) untuk menyusun teks liturgi misa dan Ofisi pada pesta Sakramen Mahakudus. Lagu-lagu pujian (hymne) antara lainnya adalah Sacris Solemniis dan Lauda Sion menunjukkan keahliannya dalam sastra Latin dan Ilmu Ke-Tuha-nan.

Dalam suatu penampakan, Yesus Tersalib mengatakan kepadanya Thomas engkau telah meulis sangat baik tentang diri-Ku. Balasan apakah yang kau inginkan daripada-Ku? Thomas menjawab: Tidak lain hanyalah diri-Mu.

Dalam perjalanannya untuk menghadiri Konsili Lyon, Prancis, Thomas meninggal dunia di Fossa Nuova pada tahun 1274.