Sabtu, 8 Desember 2029

Hari Raya Santa Perawan Maria Dikandung Tanpa Noda

Hari Raya

Bacaan Misa

Hari ini didaraskan Kemuliaan dan Aku Percaya.

Bacaan Pertama Kejadian 3:9-15,20

Tetapi TUHAN Allah memanggil manusia itu dan berfirman kepadanya: "Di manakah engkau?" Ia menjawab: "Ketika aku mendengar, bahwa Engkau ada dalam taman ini, aku menjadi takut, karena aku telanjang; sebab itu aku bersembunyi." Firman-Nya: "Siapakah yang memberitahukan kepadamu, bahwa engkau telanjang? Apakah engkau makan dari buah pohon, yang Kularang engkau makan itu?" Manusia itu menjawab: "Perempuan yang Kautempatkan di sisiku, dialah yang memberi dari buah pohon itu kepadaku, maka kumakan." Kemudian berfirmanlah TUHAN Allah kepada perempuan itu: "Apakah yang telah kauperbuat ini?" Jawab perempuan itu: "Ular itu yang memperdayakan aku, maka kumakan." Lalu berfirmanlah TUHAN Allah kepada ular itu: "Karena engkau berbuat demikian, terkutuklah engkau di antara segala ternak dan di antara segala binatang hutan; dengan perutmulah engkau akan menjalar dan debu tanahlah akan kaumakan seumur hidupmu. Aku akan mengadakan permusuhan antara engkau dan perempuan ini, antara keturunanmu dan keturunannya; keturunannya akan meremukkan kepalamu, dan engkau akan meremukkan tumitnya." Manusia itu memberi nama Hawa kepada isterinya, sebab dialah yang menjadi ibu semua yang hidup.

Mazmur Tanggapan Mazmur 98:1-4

Nyanyikanlah nyanyian baru bagi TUHAN, sebab Ia telah melakukan perbuatan-perbuatan yang ajaib; keselamatan telah dikerjakan kepada-Nya oleh tangan kanan-Nya, oleh lengan-Nya yang kudus.
TUHAN telah memperkenalkan keselamatan yang dari pada-Nya, telah menyatakan keadilan-Nya di depan mata bangsa-bangsa.
Ia mengingat kasih setia dan kesetiaan-Nya terhadap kaum Israel, segala ujung bumi telah melihat keselamatan yang dari pada Allah kita.
Bersorak-soraklah bagi TUHAN, hai seluruh bumi, bergembiralah, bersorak-sorailah dan bermazmurlah!

Bacaan Kedua Efesus 1:3-6,11-12

Terpujilah Allah dan Bapa Tuhan kita Yesus Kristus yang dalam Kristus telah mengaruniakan kepada kita segala berkat rohani di dalam sorga. Sebab di dalam Dia Allah telah memilih kita sebelum dunia dijadikan, supaya kita kudus dan tak bercacat di hadapan-Nya. Dalam kasih Ia telah menentukan kita dari semula oleh Yesus Kristus untuk menjadi anak-anak-Nya, sesuai dengan kerelaan kehendak-Nya, supaya terpujilah kasih karunia-Nya yang mulia, yang dikaruniakan-Nya kepada kita di dalam Dia, yang dikasihi-Nya. Aku katakan "di dalam Kristus", karena di dalam Dialah kami mendapat bagian yang dijanjikan--kami yang dari semula ditentukan untuk menerima bagian itu sesuai dengan maksud Allah, yang di dalam segala sesuatu bekerja menurut keputusan kehendak-Nya-- supaya kami, yang sebelumnya telah menaruh harapan pada Kristus, boleh menjadi puji-pujian bagi kemuliaan-Nya.

Bacaan Injil Lukas 1:26-38

Dalam bulan yang keenam Allah menyuruh malaikat Gabriel pergi ke sebuah kota di Galilea bernama Nazaret, kepada seorang perawan yang bertunangan dengan seorang bernama Yusuf dari keluarga Daud; nama perawan itu Maria. Ketika malaikat itu masuk ke rumah Maria, ia berkata: "Salam, hai engkau yang dikaruniai, Tuhan menyertai engkau." Maria terkejut mendengar perkataan itu, lalu bertanya di dalam hatinya, apakah arti salam itu. Kata malaikat itu kepadanya: "Jangan takut, hai Maria, sebab engkau beroleh kasih karunia di hadapan Allah. Sesungguhnya engkau akan mengandung dan akan melahirkan seorang anak laki-laki dan hendaklah engkau menamai Dia Yesus. Ia akan menjadi besar dan akan disebut Anak Allah Yang Mahatinggi. Dan Tuhan Allah akan mengaruniakan kepada-Nya takhta Daud, bapa leluhur-Nya, dan Ia akan menjadi raja atas kaum keturunan Yakub sampai selama-lamanya dan Kerajaan-Nya tidak akan berkesudahan." Kata Maria kepada malaikat itu: "Bagaimana hal itu mungkin terjadi, karena aku belum bersuami?" Jawab malaikat itu kepadanya: "Roh Kudus akan turun atasmu dan kuasa Allah Yang Mahatinggi akan menaungi engkau; sebab itu anak yang akan kaulahirkan itu akan disebut kudus, Anak Allah. Dan sesungguhnya, Elisabet, sanakmu itu, iapun sedang mengandung seorang anak laki-laki pada hari tuanya dan inilah bulan yang keenam bagi dia, yang disebut mandul itu. Sebab bagi Allah tidak ada yang mustahil." Kata Maria: "Sesungguhnya aku ini adalah hamba Tuhan; jadilah padaku menurut perkataanmu itu." Lalu malaikat itu meninggalkan dia.

Renungan

Dipilih Sebelum Ada

Petani yang baik tidak menabur benih sembarangan. Sebelum musim tanam tiba, ia sudah memilih. Bulir-bulir terbaik dari panen lalu disisihkan, dijemur, disimpan hati-hati. Benih itu dipilih jauh sebelum tanah dibuka, bahkan sebelum hujan turun. Ada masa depan yang sudah dijaga di dalam segenggam benih.

Paulus memakai bahasa yang mirip untuk melukiskan kita. "Di dalam Dia Allah telah memilih kita sebelum dunia dijadikan, supaya kita kudus dan tak bercacat di hadapan-Nya." Pilihan Allah atas kita bukan reaksi mendadak. Ia mendahului dunia. Kita sudah dikasihi sebelum kita ada untuk membalas kasih itu.

Hari ini Gereja merayakan Maria yang dikandung tanpa noda. Kata tanpa noda menerjemahkan immaculata, dari macula yang berarti noda atau cacat. Maria dijaga bersih sejak awal, seperti benih terbaik yang disisihkan untuk maksud yang besar. Bukan karena jasanya, melainkan karena rahmat yang mendahului.

Kisah pertama hari ini justru berlatar noda. Di taman, Adam dan Hawa bersembunyi karena rasa bersalah, dan Allah memanggil, "Di manakah engkau?" Sejak saat itu manusia hidup dengan noda yang tak sanggup ia bersihkan sendiri. Namun pada ayat yang sama sudah dijanjikan seorang perempuan yang keturunannya meremukkan kepala ular.

Menarik, janji itu diucapkan tepat di tengah kejatuhan, bukan sesudah semuanya beres. Di saat manusia paling gagal, Allah sudah mulai menanam benih pemulihan. Ia tidak menunggu tanah menjadi subur untuk menabur. Ia justru menabur di tanah yang baru saja rusak. Begitulah cara kerja rahmat: ia selalu mendahului. Maria bukan hasil dari manusia yang akhirnya berhasil memperbaiki diri. Ia buah pertama dari rahmat yang bekerja lebih dulu, tanda bahwa Allah tidak pernah menyerah pada ciptaan-Nya, sekalipun ciptaan itu telah jatuh.

Maria adalah janji itu yang menjadi wajah. Ketika malaikat datang, ia tidak menyombong dan tidak juga menolak. Ia hanya berkata, "Sesungguhnya aku ini hamba Tuhan; jadilah padaku menurut perkataanmu." Benih yang dijaga sejak awal itu kini rela ditanam.

Kesucian Maria bukan jarak yang membuatnya jauh dari kita, melainkan gambaran tujuan kita sendiri: dipilih, dibersihkan, dipakai. Kita pun benih yang disisihkan Allah dengan maksud.

Untuk maksud apa kiranya Allah menyisihkan hidupku?

Tuhan, Engkau memilihku bahkan sebelum aku ada. Bersihkan aku dari noda yang tak sanggup kuhapus, dan pakailah aku menurut kehendak-Mu. Amin.

Invitatorium

SABTU I PAGI

Pembukaan

Ant. Marilah kita menyembah Tuhan, raja yang akan datang.

MAZMUR 94 (95)

Marilah kita bernyanyi bagi Tuhan,
bersorak-sorai bagi penyelamat kita.
Menghadap wajahNya dengan lagu syukur,
menghormatiNya dengan pujian.

Tuhanlah Allah yang agung,
merajai segala dewa.
Dasar bumi terletak di tanganNya,
puncak gunungpun milikNya.
MilikNyalah laut, Dia membuatnya,
daratanpun buatan tanganNya.

Mari bersujud dan menyembah,
berlutut di hadapan Tuhan, pencipta kita.
Dialah Allah kita, kita umatNya,
Dialah gembala kita, kita kawananNya.

Hari ini dengarkanlah suaraNya:
"Jangan bertegar hati seperti di Meriba,
seperti di Masa, di padang gurun;
ketika leluhurmu mencobai Aku,
walau menyaksikan karya Ku yang agung.

Empat puluh tahun Aku muak akan mereka itu;
maka Aku berkata: Umat ini tersesat hatinya,
mereka tidak mengerti maksud bimbinganKu.
Sebab itu Aku bersumpah dalam murkaKu:
Mereka takkan beristirahat bersama Aku".

Kemuliaan kepada Bapa...
Seperti pada...

Ant. Marilah kita menyembah Tuhan, raja yang akan datang.

Ibadat Bacaan

Ibadat Bacaan untuk Pesta Santa Perawan Maria dari Guadalupe

Ya Allah, datanglah menolongku.

Tuhan, bersegeralah menolongku.
Kemuliaan kepada Bapa, dan kepada Putra, dan kepada Roh Kudus:

seperti pada permulaan, sekarang, selalu, dan sepanjang segala abad. Amin. Alleluya.

MADAH

Ave Maria, gratia plena

Maria, gratia plena

Maria, gratia plena

Ave, ave dominus

Dominus tecum

Benedicta tu in mulieribus

Et benedictus

Et benedictus fructus ventris

Ventris tui, Jesus

Ave Maria!
Ave Maria Mater Dei

Ora pro nobis peccatoribus

Ora, ora pro nobis

Ora ora pro nobis peccatoribus

Nunc et in hora mortis

In hora mortis, nostrae

In hora mortis mortis nostrae

In hora mortis, nostrae

Ave Maria!
Terjemahan Bahasa Inggris
Salam Maria, penuh rahmat,

Tuhan besertamu,

terpujilah engkau di antara wanita,

dan terpujilah buah tubuhmu, Yesus.

Santa Maria, Bunda Allah,

doakanlah kami orang berdosa,

sekarang dan pada waktu kami mati.

PSALMODI

Ant. 1 Maria menerima berkat dari Tuhan dan kasih setia dari Allah, Penyelamatnya.

Mazmur 24

Masuknya Tuhan ke dalam Bait-Nya

Kristus membukakan surga bagi kita dalam kemanusiaan yang Ia kenakan (St. Ireneus).
Milik Tuhanlah bumi dan segala isinya,

dunia dan semua penduduknya.

Dialah yang mendasarkannya di atas laut,

dan menegakkannya di atas samudra.
Siapakah yang boleh mendaki gunung Tuhan?

Siapakah yang boleh berdiri di tempat-Nya yang kudus?

Orang yang bersih tangannya dan murni hatinya,

yang tidak mengingini hal-hal yang sia-sia,

yang tidak bersumpah palsu untuk menipu sesamanya.
Ia akan menerima berkat dari Tuhan,

dan ganjaran dari Allah, Penyelamatnya.

Demikianlah orang-orang yang mencari Dia,

yang mencari wajah Allah Yakub.
Hai pintu-pintu gerbang, angkatlah kepalamu;

terangkatlah, hai pintu-pintu yang abadi.

Biarlah Raja kemuliaan masuk!
Siapakah Raja kemuliaan itu?

Tuhan, yang perkasa dan gagah perkasa,

Tuhan, yang gagah perkasa dalam perang.
Hai pintu-pintu gerbang, angkatlah kepalamu;

terangkatlah, hai pintu-pintu yang abadi.

Biarlah Raja kemuliaan masuk!
Siapakah Dia, Raja kemuliaan itu?

Dia, Tuhan semesta alam,

Dialah Raja kemuliaan.
Kemuliaan kepada Bapa, dan kepada Putra, dan kepada Roh Kudus:

seperti pada permulaan, sekarang, selalu, dan sepanjang segala abad. Amin.

Ant. Maria menerima berkat dari Tuhan dan kasih setia dari Allah, Penyelamatnya.

Ant. 2 Bangunlah, kekasihku, yang cantik jelita, dan datanglah; bunga-bunga harum kini bermekaran di bumi.

Mazmur 46

Allah, perlindungan dan kekuatan kita

Ia akan disebut Imanuel, yang berarti: Allah beserta kita (Matius 1:23).

Allah adalah bagi kita perlindungan dan kekuatan,

penolong yang selalu siap sedia dalam kesesakan:

maka kita tidak akan takut sekalipun bumi berguncang,

sekalipun gunung-gunung jatuh ke dalam dasar laut,

sekalipun airnya bergelora dan berbusa,

sekalipun gunung-gunung diguncangkan oleh gelombangnya.
Tuhan semesta alam menyertai kita:

Allah Yakub adalah benteng kita.
Aliran sungai menggembirakan kota Allah,

tempat kudus kediaman Yang Mahatinggi.

Allah ada di dalamnya, ia tidak akan tergoyahkan;

Allah akan menolongnya pada waktu fajar menyingsing.

Bangsa-bangsa bergejolak, kerajaan-kerajaan terguncang:

Ia mengangkat suara-Nya, bumi menyusut.
Tuhan semesta alam menyertai kita:

Allah Yakub adalah benteng kita.
Marilah, lihatlah perbuatan-perbuatan Tuhan,

perbuatan-perbuatan dahsyat yang telah Ia lakukan di bumi.

Ia mengakhiri perang di seluruh bumi;

busur Ia patahkan, tombak Ia hancurkan.

Perisai-perisai Ia bakar dengan api.

“Diamlah dan ketahuilah bahwa Akulah Allah,

tertinggi di antara bangsa-bangsa, tertinggi di bumi!”
Tuhan semesta alam menyertai kita:

Allah Yakub adalah benteng kita.
Kemuliaan kepada Bapa, dan kepada Putra, dan kepada Roh Kudus:

seperti pada permulaan, sekarang, selalu, dan sepanjang segala abad. Amin.

Ant. Bangunlah, kekasihku, yang cantik jelita, dan datanglah; bunga-bunga harum kini bermekaran di bumi.

Ant. 3 Lihatlah, kekasihku datang kepadaku, melompat-lompat di atas gunung, melompati bukit-bukit.

Mazmur 87

Yerusalem adalah ibu kita semua

Yerusalem surgawi adalah wanita yang merdeka; ia adalah ibu kita (Galatia 4:26).

Di gunung yang kuduslah kota-Nya,

yang dikasihi Tuhan.

Tuhan lebih menyukai gerbang-gerbang Sion

daripada semua kediaman Yakub.

Tentangmu diceritakan hal-hal yang mulia,

hai kota Allah!
“Babel dan Mesir akan Kuhitung

di antara mereka yang mengenal Aku;

Filistia, Tirus, Etiopia,

ini akan menjadi anak-anaknya

dan Sion akan disebut ‘Ibu’

karena semua akan menjadi anak-anaknya.”
Dialah, Tuhan Yang Mahatinggi,

yang memberikan tempat bagi setiap orang.

Dalam daftar bangsa-bangsa Ia menulis:

“Ini adalah anak-anaknya,”

dan sambil menari mereka akan bernyanyi:

“Di dalammu semua menemukan rumah mereka.”
Kemuliaan kepada Bapa, dan kepada Putra, dan kepada Roh Kudus:

seperti pada permulaan, sekarang, selalu, dan sepanjang segala abad. Amin.

Ant. Lihatlah, kekasihku datang kepadaku, melompat-lompat di atas gunung, melompati bukit-bukit.

Hening Suci (ditandai dengan lonceng) – saat untuk merenung dan menerima dalam hati kita resonansi penuh suara Roh Kudus dan untuk menyatukan doa pribadi kita lebih erat dengan sabda Allah dan suara publik Gereja.
Berbahagialah mereka yang mendengarkan sabda Allah.

Dan menyimpannya dalam hati mereka.

BACAAN

Bacaan Pertama

Dari Kitab Nabi Yesaya

52:7, 9-10; 54:10-15; 55:3b, 12b-13

Damai akan diwartakan di atas gunung-gunung
Betapa indahnya di atas gunung-gunung

kaki pembawa kabar baik,

yang memberitakan damai, membawa kabar gembira,

memberitakan keselamatan, dan berkata kepada Sion,

“Allahmu adalah Raja!”
Bersoraklah bersama-sama dalam nyanyian,

hai reruntuhan Yerusalem!

Sebab Tuhan menghibur umat-Nya,

Ia menebus Yerusalem.

Tuhan telah menyingkapkan lengan-Nya yang kudus

di hadapan semua bangsa;

Semua ujung bumi akan melihat

keselamatan Allah kita.
Meskipun gunung-gunung bergeser dari tempatnya

dan bukit-bukit terguncang,

Kasih-Ku tidak akan pernah meninggalkanmu

pun perjanjian damai-Ku tidak akan terguncang,

firman Tuhan, yang berbelas kasihan kepadamu.
Hai yang menderita, yang diterpa badai dan tidak terhibur,

Aku akan meletakkan lantai-lantaimu dengan karnelian,

dan dasar-dasarmu dengan safir;

Aku akan membuat benteng-bentengmu dari rubi,

gerbang-gerbangmu dari karbunkel,

dan semua tembokmu dari batu-batu berharga.

Semua anakmu akan diajar oleh Tuhan,

dan besar akanlah damai anak-anakmu.

Dalam keadilan engkau akan ditegakkan,

jauh dari ketakutan akan penindasan,

di mana kehancuran tidak dapat mendekatimu.

Jika ada serangan, itu bukan dari-Ku;

siapa pun yang menyerangmu akan jatuh di hadapanmu.
Aku akan memperbarui denganmu perjanjian yang kekal,

manfaat yang dijamin bagi Daud.
Gunung-gunung dan bukit-bukit akan bersorak-sorai di hadapanmu,

dan semua pohon di pedesaan akan bertepuk tangan.

Sebagai ganti semak duri, pohon cemara akan tumbuh,

sebagai ganti jelatang, pohon murad.

Ini akan menjadi kemasyhuran bagi Tuhan,

tanda yang kekal dan tak dapat binasa.

RESPONSORIUM

Lihat Mazmur 23:4; 109:22; Yesaya 66:13; Mazmur 121:6

Sekalipun aku berjalan dalam lembah yang gelap, aku tidak takut bahaya; Engkau ada di sisiku; karena aku sengsara dan miskin dan hatiku tertusuk di dalam diriku.

Seperti seorang ibu menghibur anaknya, demikianlah Aku akan menghiburmu.
Matahari tidak akan menyakitimu pada siang hari, pun bulan pada malam hari.

Seperti seorang ibu menghibur anaknya, demikianlah Aku akan menghiburmu.
Bacaan Kedua

Dari laporan Don Antonio Valeriano, seorang penulis pribumi abad keenam belas

Suara Burung Tekukur telah terdengar di tanah kita
Pada suatu pagi Sabtu, hari-hari pertama bulan Desember tahun 1531, seorang Indian bernama Juan Diego sedang pergi dari desa tempat tinggalnya ke Tlatelolco untuk ikut serta dalam ibadat ilahi dan mendengarkan perintah-perintah Allah. Ketika ia tiba di dekat bukit yang disebut Tepeyac, fajar sudah menyingsing, dan Juan Diego mendengar seseorang memanggilnya dari puncak bukit: “Juanito, Juan Dieguito.”
Ia naik ke bukit dan melihat seorang wanita dengan keagungan yang luar biasa, pakaiannya bersinar seperti matahari. Wanita itu berkata kepadanya dengan kata-kata yang lembut dan sopan: “Juanito, anakku yang paling rendah hati, ketahuilah dan pahamilah bahwa Akulah Maria yang selalu perawan, Bunda Allah yang sejati melalui siapa segala sesuatu hidup. Adalah keinginan-Ku yang membara agar sebuah gereja didirikan di sini sehingga di dalamnya Aku dapat menunjukkan dan menganugerahkan kasih-Ku, belas kasihan-Ku, pertolongan-Ku, dan perlindungan-Ku kepada semua yang mendiami tanah ini dan kepada mereka yang mengasihi-Ku, agar mereka dapat memanggil dan percaya kepada-Ku. Pergilah kepada Uskup Meksiko untuk memberitahukan kepadanya apa yang sangat Aku inginkan. Pergilah dan kerahkanlah segala usahamu untuk ini.”
Ketika Juan Diego tiba di hadapan Uskup, Fray Juan de Zumarraga, seorang Fransiskan, Uskup itu tampaknya tidak mempercayai Juan Diego dan menjawab: “Datanglah lain kali, dan Aku akan mendengarkan dengan santai.”
Juan Diego kembali ke puncak bukit tempat Bunda Surgawi menunggu, dan ia berkata kepada-Nya: “Bunda, perawanku, aku telah menyampaikan pesan-Mu kepada Uskup, tetapi tampaknya ia tidak menganggapnya benar. Karena alasan ini, aku memohon kepada-Mu untuk mempercayakan pesan-Mu kepada seseorang yang lebih terkemuka yang mungkin dapat menyampaikannya agar mereka dapat mempercayainya, karena aku hanyalah seorang pria yang tidak berarti.”
Ia menjawabnya: “Anakku yang paling rendah hati, Aku meminta agar besok engkau kembali menemui Uskup dan memberitahukan kepadanya bahwa Akulah, Maria yang selalu perawan, Bunda Allah, yang secara pribadi mengutusmu.”
Tetapi pada hari berikutnya, Minggu, Uskup kembali tidak mempercayai Juan Diego dan memberitahukannya bahwa diperlukan suatu tanda agar ia dapat percaya bahwa Bunda Surgawi sendirilah yang mengutusnya. Dan kemudian ia menyuruh Juan Diego pergi.
Pada hari Senin Juan Diego tidak kembali. Pamannya, Juan Bernardino, menjadi sangat sakit, dan pada malam hari meminta Juan untuk pergi ke Tlatelolco pada waktu fajar untuk memanggil seorang imam untuk mendengarkan pengakuannya.
Juan Diego berangkat pada hari Selasa, tetapi ia memutari bukit dan melewati sisi lain, ke arah timur, agar cepat tiba di Kota Meksiko dan menghindari ditahan oleh Bunda Surgawi. Tetapi Bunda itu keluar menemuinya di sisi bukit itu dan berkata kepadanya: “Dengarkan dan pahamilah, anakku yang paling rendah hati. Tidak ada yang perlu menakutkan dan menyusahkanmu. Jangan biarkan hatimu gelisah, dan jangan biarkan apa pun mengganggumu. Bukankah Akulah, Bundamu, yang ada di sini? Bukankah engkau di bawah perlindungan-Ku? Bukankah engkau, untungnya, dalam pemeliharaan-Ku? Jangan biarkan penyakit pamanmu menyusahkanmu. Pasti ia sudah sembuh. Pergilah ke puncak bukit, anakku, di sana engkau akan menemukan bunga-bunga berbagai jenis. Petiklah, dan bawalah ke hadapan-Ku.”
Ketika Juan Diego mencapai puncak, ia terkejut bahwa begitu banyak mawar Kastilia telah bermekaran pada saat embun beku sangat parah. Ia membawa mawar-mawar itu dalam lipatan tilma (mantel)nya kepada Bunda Surgawi. Bunda itu berkata kepadanya: “Anakku, inilah bukti dan tanda yang akan engkau bawa kepada Uskup agar ia melihat kehendak-Ku di dalamnya. Engkau adalah duta-Ku, sangat layak dipercaya.”
Juan Diego berangkat, kini puas dan yakin akan berhasil. Setibanya di hadapan Uskup, ia berkata kepadanya: “Tuanku, aku melakukan apa yang engkau minta. Bunda Surgawi memenuhi permintaanmu dan melaksanakannya. Ia mengutusku ke puncak bukit untuk memetik beberapa mawar Kastilia dan menyuruhku membawanya kepadamu secara pribadi. Dan ini kulakukan, agar engkau dapat melihat di dalamnya tanda yang engkau cari untuk melaksanakan kehendak-Nya. Ini dia; terimalah.”
Ia segera membuka mantel putihnya, dan ketika semua mawar Kastilia yang berbeda bertebaran ke tanah, terlukislah pada jubah itu dan tiba-tiba muncul gambar berharga Maria yang selalu perawan, Bunda Allah, dengan cara yang sama seperti sekarang dan disimpan di tempat suci-Nya di Tepeyac.
Seluruh kota gempar dan datang untuk melihat dan mengagumi gambar-Nya yang terhormat dan untuk mempersembahkan doa-doa kepada-Nya; dan mengikuti perintah yang sama yang diberikan Bunda Surgawi kepada Juan Bernardino ketika Ia memulihkan kesehatannya, mereka memanggil-Nya dengan nama yang Ia sendiri gunakan: “Maria yang selalu perawan, Bunda Guadalupe.”

RESPONSORIUM Lihat Matius 22:37-39; Matius 25:40

Engkau harus mengasihi Tuhan, Allahmu, dengan segenap hatimu, dengan segenap jiwamu, dan dengan segenap akal budimu. Inilah perintah yang terbesar dan yang pertama. Dan yang kedua sama dengan itu: Engkau harus mengasihi sesamamu seperti dirimu sendiri.

Engkau harus mengasihi sesamamu seperti dirimu sendiri.
Apa pun yang kamu lakukan untuk yang terkecil dari saudara-saudari-Ku, kamu lakukan untuk-Ku.

Engkau harus mengasihi sesamamu seperti dirimu sendiri.

TE DEUM

Engkau Allah: kami memuji-Mu;

Engkau Tuhan: kami memuliakan-Mu;

Engkau Bapa yang kekal:

Segala ciptaan menyembah-Mu.
Kepada-Mu semua malaikat, semua kuasa surga,

Kerubim dan Serafim, bernyanyi dalam pujian tak berkesudahan:

Kudus, kudus, kudus, Tuhan, Allah semesta alam,

langit dan bumi penuh kemuliaan-Mu.
Para rasul yang mulia memuji-Mu.

Persekutuan para nabi yang luhur memuji-Mu.

Pasukan martir berjubah putih memuji-Mu.
Di seluruh dunia Gereja kudus memuliakan-Mu:

Bapa, yang keagungan-Nya tak terbatas,

Putra-Mu yang sejati dan tunggal, layak disembah,

dan Roh Kudus, Pembela dan Penuntun.
Engkau, Kristus, adalah Raja kemuliaan,

Putra Bapa yang kekal.
Ketika Engkau menjadi manusia untuk membebaskan kami

Engkau tidak menolak rahim Perawan.
Engkau mengalahkan sengat maut,

dan membuka kerajaan surga bagi semua orang percaya.
Engkau duduk di sisi kanan Allah dalam kemuliaan.

Kami percaya bahwa Engkau akan datang, dan menjadi Hakim kami.
Datanglah, ya Tuhan, dan tolonglah umat-Mu,

yang telah Engkau tebus dengan harga darah-Mu sendiri,

dan bawalah kami bersama para kudus-Mu

ke kemuliaan abadi.
Selamatkanlah umat-Mu, ya Tuhan, dan berkatilah warisan-Mu.

Pimpinlah dan tegakkanlah mereka sekarang dan selalu.
Hari demi hari kami memuji-Mu.

Kami memuji nama-Mu selama-lamanya.
Jagalah kami hari ini, ya Tuhan, dari segala dosa.

Kasihanilah kami, ya Tuhan, kasihanilah.
Tuhan, tunjukkanlah kepada kami kasih dan belas kasihan-Mu,

karena kami telah menaruh kepercayaan kami kepada-Mu.
Pada-Mu, ya Tuhan, harapan kami:

Dan kami tidak akan pernah berharap dengan sia-sia.

DOA PENUTUP

Ya Allah,

Bapa yang penuh belas kasihan,

yang menempatkan umat-Mu

di bawah perlindungan istimewa

Bunda Putra-Mu yang tersuci,

berilah agar semua yang memohon

kepada Santa Perawan Maria dari Guadalupe,

dapat mencari dengan iman yang semakin hidup

kemajuan bangsa-bangsa

dalam jalan keadilan dan perdamaian.

Dengan pengantaraan Tuhan kami Yesus Kristus, Putra-Mu,

yang hidup dan berkuasa bersama Engkau dalam persatuan Roh Kudus,

Allah, sepanjang segala abad.

Amin.

AKLAMASI (setidaknya dalam perayaan komunal)

Marilah kita memuji Tuhan.

Dan bersyukur kepada-Nya.

Ibadat Pagi

JUMAT I PAGI

Pembukaan

Ant. Marilah kami menyembah Tuhan, raja yang akan datang.

MAZMUR 94 (95)

Marilah kami bernyanyi bagi Tuhan,

bersorak-sorai bagi penyelamat kami.

Menghadap wajah-Nya dengan lagu syukur,

menghormati-Nya dengan pujian.
Tuhanlah Allah yang agung,

merajai segala dewa.

Dasar bumi terletak di tangan-Nya,

puncak gunungpun milik-Nya.

Milik-Nyalah laut, Dia membuatnya,

daratanpun buatan tangan-Nya.
Mari bersujud dan menyembah,

berlutut di hadapan Tuhan, pencipta kami.

Dialah Allah kami, kami umat-Nya,

Dialah gembala kami, kami kawanan-Nya.
Hari ini dengarkanlah suara-Nya:

“Jangan bertegar hati seperti di Meriba,

seperti di Masa, di padang gurun;

ketika leluhurmu mencobai Aku,

walau menyaksikan karya Ku yang agung.
Empat puluh tahun Aku muak akan mereka itu;

maka Aku berkata: Umat ini tersesat hatinya,

mereka tidak mengerti maksud bimbinganKu.

Sebab Aku bersumpah dalam murkaKu:

Mereka takkan beristirahat bersama Aku”.
Kemuliaan kepada Bapa…

Seperti pada…

Ant. Marilah kami menyembah Tuhan, raja yang akan datang.

Madah

Dengarkan suara Tuhan

Yang mengecam, kejahatan

Usirlah jauh impian

Serta karya kegelapan.
Bangunlah hati merana

Yang parah terluka dosa

Sebab Kristus bercahaya

Bersinar laksana surya.
Kristus datang bagai domba

Yang menghapus dosa kami

Mari mohon dengan tekun

Supaya diberi ampun.
Dipuja dan dipujilah

Bapa dan Putera Allah

Bersama Roh Maha Mulia

Selalu senantiasa. Amin.

Ant.1: Ya Tuhan, terimalah kurban sejati di atas mezbah-Mu.

Mazmur 50

Kasihanilah aku, ya Allah, menurut kasih setia-Mu,*

menurut besarnya rahmat-Mu, hapuskanlah kesalahanku.
Bersihkanlah aku seluruhnya dari kesalahanku,*

dan cucilah aku dari dosaku.
Kusadari pelanggaranku,*

dosaku selalu membayang di hadapan mataku.
Terhadap Engkau, terhadap Engkaulah aku berdosa,*

yang jahat di hadapan-Mu kulakukan.
Jadi ternyata Engkau adil bila menghukum aku,*

dan tepatlah keputusan-Mu.
Sungguh aku dilahirkan dalam kesalahan,*

dan dalam dosa aku dikandung ibu.
Sungguh Engkau berkenan akan ketulusan hati,*

Engkau meresapkan kebijaksanaan ke dalam batinku.
Bersihkanlah aku, agar aku jadi murni,*

basuhlah aku agar jadi putih melebihi salju.
Sampaikanlah kabar sukacita kepadaku,*

semoga hati yang Kauremukkan bersorak gembira.
Palingkanlah wajah-Mu dari dosaku,*

hapuskanlah segala kesalahanku.
Ciptakanlah hati murni bagiku, ya Allah,*

baharuilah semangat tabah dalam batinku.
Janganlah Kaubuang aku dari hadapan-Mu,*

janganlah Kauambil roh-Mu yang kudus dari padaku.
Kembalikanlah kepadaku kegembiraan atas keselamatan-Mu,*

dan berilah aku semangat yang rela.
Maka aku akan mengajarkan sikap hati-Mu kepada orang berdosa,*

supaya mereka kembali kepada-Mu.
Lepaskanlah aku dari dosa pembunuhan, ya Allah penyelamatku,*

maka aku akan memashyurkan keadilan-Mu.
Ya Tuhan, sudilah membuka bibirku,*

supaya mulutku mewartakan pujian-Mu.
Engkau tak berkenan akan kurban sembelihan,*

kurban bakar yang kupersembahkan, tidak Kausukai.
Persembahan kepada Allah, ialah jiwa yang menyesal,*

hati remuk redam takkan Kautolak.

Ant.1: Ya Tuhan, terimalah kurban sejati di atas mesbah-Mu.

Ant.2: Seluruh keturunan Israel dinyatakan benar oleh Tuhan dan dimuliakan.

Yes 45,15-26
Sungguh, Engkaulah Allah yang tersembunyi,*

Allah Israel, penyelamat.
Semua penyembah berhala malu tersipu-sipu,*

pergilah mereka penuh kehinaan.
Tetapi Israel diselamatkan Tuhan,*

dengan keselamatan kekal.
Kamu tak akan malu tersipu-sipu,*

untuk selama-lamanya.
Sebab demikianlah firman Tuhan, pencipta langit,*

Dialah Allah yang membentuk dan mengalaskan bumi.
Ia tidak menciptakan bumi kosong.*

tetapi sebagai kediaman manusia:
“Akulah Tuhan, tiada yang lain,+

Aku tidak berbicara sembunyi-sembunyi,*

tidak pernah di tempat yang gelap.
Tidak pernah Aku berkata kepada keturunan Yakub,+

‘sia-sialah Engkau mencari Aku’.*

Akulah Tuhan yang berkata benar dan memberitahukan yang lurus.
Berhimpun dan marilah, Engkau semua,*

yang diselamatkan dari antara sekalian bangsa.
Bodohlah orang, yang mengusung berhala dari kayu,*

yang berseru kepada dewa yang tidak mampu menyelamatkan.
Beritahukanlah dan kemukakanlah buktinya, bermufakatlah bersama,+

‘Siapakah dari sediakala memaklumkan masa depan?*

Siapa yang sudah lama memberitahukannya?’
Bukankah Aku, Tuhanmu yang memberitahukannya,+

tiada Allah lain kecuali Aku,*

kecuali Aku tak ada Allah yang benar dan menyelamatkan.
Bertobatlah kepadaKu untuk diselamatkan,*

hai segala ujung bumi.
Akulah Allah, tiada yang lain,+

Aku bersumpah demi diriKu sendiri,*

dari mulutKu keluarlah sabda jujur yang tak terbatalkan ini:
‘KepadaKu segala lutut bertekuk,*

demi Aku semua lidah bersumpah’.
Setiap orang akan berkata: Hanya pada Tuhanlah,*

kemenangan dan kekuatan.
Kepada-Nya kembali dengan malu,*

yang dulu melawan Dia.
Oleh Tuhan seluruh keturunan Israel,*

dinyatakan benar dan dimuliakan”.

Ant.2: Seluruh keturunan Israel dinyatakan benar oleh Tuhan dan dimuliakan.

Ant.3: Marilah menghadap Tuhan dengan sukaria.

Mazmur 99

Bersorak-sorailah bagi Tuhan, hai seluruh bumi,*

berbaktilah kepada-Nya dengan gembira.
Marilah menghadap Tuhan dengan sukaria,*

ketahuilah bahwa Tuhan Allah.
Dialah pencipta, dan kami milik-Nya,*

kami umat-Nya, domba penggembalaan-Nya.
Masukilah pintu gerbang-Nya dengan lagu syukur,*

pelataran-Nya dengan puji-pujian.
Bersyukurlah kepada-Nya, pujilah nama-Nya,*

sebab Tuhan baik.
Cinta kasih-Nya tetap selama-lamanya,*

dan kesetiaan-Nya turun-temurun.

Ant.3: Marilah menghadap Tuhan dengan sukaria.

Bacaan Singkat (Yer 30:21-22)

Inilah firman Tuhan: seorang pemimpin akan muncul dari keturunan Yakub, dan penguasa akan keluar dari tengah-tengahnya. Ia akan Kudekatkan kepada-Ku dan ia kan menghampiri Aku. Kamu akan menjadi umat-Ku, dan Aku akan menjadi Allahmu.
Lagu Singkat
P: Kristus Putera Allah yang hidup,* Kasihanilah kami.

U: Kristus.

P: Engkaulah yang akan datang ke dunia.

U: Kasihanilah.

P: Kemuliaan.

U: Kristus.

Ant.Kidung: Sungguh Allah akan datang sebagai putera Daud. Ia akan menjadi raja, Alleluya.

KIDUNG ZAKARIA (Luk 1,68-79)

Terpujilah Tuhan, Allah Israel,*

sebab Ia mengunjungi dan membebaskan umat-Nya.
Ia mengangkat bagi kami seorang penyelamat yang gagah perkasa,*

putera Daud, hamba-Nya.
Seperti dijanjikan-Nya dari sediakala,*

dengan perantaraan para nabi-Nya yang kudus.
Untuk menyelamatkan kami dari musuh-musuh kami,*

dan dari tangan semua lawan yang membenci kami.
Untuk menunjukkan rahmat-Nya kepada leluhur kami,*

dan mengindahkan perjanjian-Nya yang kudus.
Sebab Ia telah bersumpah kepada Abraham, bapa kami,*

akan membebaskan kami dari tangan musuh.
Agar kami dapat mengabdi kepada-Nya tanpa takut,*

dan berlaku kudus dan jujur di hadapan-Nya seumur hidup.
Dan engkau, anakku, akan disebut nabi Allah Yang Maha Tinggi,*

sebab engkau akan mendahului Tuhan untuk menyiapkan jalan-Nya.
Untuk menanamkan pengertian akan keselamatan dalam umat-Nya,*

berkat pengampunan dosa mereka.
Sebab Allah kami penuh rahmat dan belaskasihan,*

Ia mengunjungi kami laksana fajar cemerlang.
Untuk menyinari orang yang meringkuk dalam kegelapan maut,*

dan membimbing kami ke jalan damai sejahtera.

Ant.Kidung: Sungguh Allah akan datang sebagai putera Daud. Ia akan menjadi raja, Alleluya.

Doa Permohonan

P: Allah Bapa telah menyatakan kemuliaan-Nya kepada manusia dengan perantaraan Putera-Nya. Oleh sebab itu, marilah kami dengan senang hati menyerukan:

U: Dimuliakanlah nama-Mu, ya Tuhan.

P: Ya Tuhan, ajarlah kami menerima satu sama lain,* seperti Kristus juga menerima kami dalam kemuliaan Allah.

P: Penuhilah kami dengan kegembiraan dan kedamaian iman,* agar kami berjalan dalam pengharapan dan kekuatan Roh Kudus.

P: Ya Tuhan, tolonglah semua orang menurut besarnya belaskasihan-Mu,* terimalah mereka, yang tak sempat mengenal Engkau, tetapi yang berharap akan Dikau.

P: Engkau memanggil dan menguduskan kaum pilihan-Mu,* angkatlah kami orang berdosa untuk menerima mahkota kebahagian abadi.

Bapa Kami

Doa Penutup

Allah Yang Maha Kuasa, perkenankanlah umat-Mu selalu berjaga sambil menantikan kedatangan Putera-Mu yang tunggal. Semoga kami dengarkan nasihat penyelamat kami, sehingga pada saat Ia datang, kami dapat menyongsong-Nya dengan pelita bernyala. Sebab Dialah Putera dan pengantara kami, yang hidup dan berkuasa bersama Bapa dalam persekutuan Roh kudus, sepanjang segala masa.

Amin.

Ibadat Sebelum Tengah Hari

SABTU — Adven — IBADAT SEBELUM TENGAH HARI (Tertia)

Pembukaan

Ya Allah, bersegeralah menolong aku.
Tuhan, perhatikanlah hambaMu.
Kemuliaan kepada Bapa dan Putra dan Roh Kudus. Seperti pada permulaan, sekarang, selalu, dan sepanjang segala abad. Amin.

Madah

Ya Roh Kudus, datanglah kini,
satu dengan Bapa dan Putra;
sudilah Engkau bersegera,
mencurah penuh ke hati kami.

Mulut, lidah, budi, dan rasa,
serta tenaga wartakan iman;
berkobarlah kasih bagai api,
nyalanya menjangkau sesama.

Kenalkanlah kami pada Bapa,
dan pada Putra melalui-Mu;
Engkau Roh dari keduanya,
kami imani sepanjang masa. Amin.

Pendarasan Mazmur (Mazmur Pelengkap)

Mazmur 120 (Nyanyian Ziarah)
1 Nyanyian ziarah. Dalam kesesakanku aku berseru kepada TUHAN dan Ia menjawab aku:
2 "Ya TUHAN, lepaskanlah aku dari pada bibir dusta, dari pada lidah penipu."
3 Apakah yang diberikan kepadamu dan apakah yang ditambahkan kepadamu, hai lidah penipu?
4 Panah-panah yang tajam dari pahlawan dan bara kayu arar.
5 Celakalah aku, karena harus tinggal sebagai orang asing di Mesekh, karena harus diam di antara kemah-kemah Kedar!
6 Cukup lama aku tinggal bersama-sama dengan orang-orang yang membenci perdamaian.
7 Aku ini suka perdamaian, tetapi apabila aku berbicara, maka mereka menghendaki perang.

Mazmur 121 (Nyanyian Ziarah)
1 Nyanyian ziarah. Aku melayangkan mataku ke gunung-gunung; dari manakah akan datang pertolonganku?
2 Pertolonganku ialah dari TUHAN, yang menjadikan langit dan bumi.
3 Ia takkan membiarkan kakimu goyah, Penjagamu tidak akan terlelap.
4 Sesungguhnya tidak terlelap dan tidak tertidur Penjaga Israel.
5 Tuhanlah Penjagamu, Tuhanlah naunganmu di sebelah tangan kananmu.
6 Matahari tidak menyakiti engkau pada waktu siang, atau bulan pada waktu malam.
7 TUHAN akan menjaga engkau terhadap segala kecelakaan; Ia akan menjaga nyawamu.
8 TUHAN akan menjaga keluar masukmu, dari sekarang sampai selama-lamanya.

Mazmur 122 (Nyanyian Ziarah)
1 Nyanyian ziarah Daud. Aku bersukacita, ketika dikatakan orang kepadaku: "Mari kita pergi ke rumah TUHAN."
2 Sekarang kaki kami berdiri di pintu gerbangmu, hai Yerusalem.
3 Hai Yerusalem, yang telah didirikan sebagai kota yang bersambung rapat,
4 ke mana suku-suku berziarah, yakni suku-suku TUHAN, untuk bersyukur kepada nama TUHAN sesuai dengan peraturan bagi Israel.
5 Sebab di sanalah ditaruh kursi-kursi pengadilan, kursi-kursi milik keluarga raja Daud.
6 Berdoalah untuk kesejahteraan Yerusalem: "Biarlah orang-orang yang mencintaimu mendapat sentosa.
7 Biarlah kesejahteraan ada di lingkungan tembokmu, dan sentosa di dalam purimu!"
8 Oleh karena saudara-saudaraku dan teman-temanku aku hendak mengucapkan: "Semoga kesejahteraan ada di dalammu!"
9 Oleh karena rumah TUHAN, Allah kita, aku hendak mencari kebaikan bagimu.

Bacaan Singkat (Is 4, 2)
2 Pada waktu itu tunas yang ditumbuhkan TUHAN akan menjadi kepermaian dan kemuliaan, dan hasil tanah menjadi kebanggaan dan kehormatan bagi orang-orang Israel yang terluput.

Ayat Singkat
P. Segala bangsa akan takut akan nama-Mu, ya Tuhan.
U. Dan semua raja bumi akan takut akan kemuliaan-Mu.

Doa Penutup

Tuhan Yesus Kristus, pada jam ketiga Engkau dihantar ke hukuman salib demi keselamatan dunia; dengan rendah hati kami mohon kepada-Mu, agar atas kejahatan masa lampau kami senantiasa memperoleh ampun pada-Mu, dan terhadap masa depan kami tetap Kaulindungi. Sebab Engkau hidup dan berkuasa sepanjang segala masa. Amin.

Ibadat Tengah Hari

Didaraskan pada Ibadat Siang I, II, maupun III.

JUMAT I SIANG

Madah

Sungguh agung cinta Tuhan

Yang tidak takut berkurban

Mautpun tak menghalangi

Kasih setia yang sejati.
Selalu siap mengabdi

Datang untuk melayani

Itulah semangat Tuhan

Yang harus kami wujudkan.
Terpujilah Allah Bapa

Bersama Putra tercinta

Yang memperoleh Roh suci

Pembaharu muka bumi. Amin.

Ant.1: Dengan rajin kuikuti perintah-Mu, sebab Engkau melapangkan hatiku.

Mazmur 118 (119),25-32

Dengan hati sedih aku rebah ke tanah,*

hidupkanlah aku sesuai dengan firman-Mu.
Suka dukaku kuceritakan kepadamu, dan engkau menanggapinya,*

ajarkanlah ketetapan-Mu kepadaku.
Berilah aku pengertian akan perintah-perintah-Mu,*

maka aku merenungkan segala kurnia-Mu yang mengagumkan.
Hatiku hancur luluh karena susah,*

tabahkanlah aku menurut firman-Mu.
Jauhkanlah aku dari jalan yang sesat,*

dan kurniakanlah hukum-Mu kepadaku.
Aku telah memilih jalan yang benar,*

aku ingin berpegang pada ketetapan-Mu.
Aku telah berpaut pada firman-Mu, ya Tuhan,*

janganlah aku Kaukecewakan.
Dengan rajin kuikuti perintah-Mu,*

sebab Engkau melapangkan hatiku.

Ant.1: Dengan rajin kuikuti perintah-Mu, sebab Engkau melapangkan hatiku.

Ant.2: Kepada Tuhan aku percaya, tiada aku goyah.

Mazmur 25 (26)

Ya Tuhan, belalah hakku, sebab hidupku tulus,*

kepada Tuhan aku percaya, tiada aku goyah.
Uji dan cobailah aku, ya Tuhan,*

selidikilah hati dan batinku.
Karena kasih setia-Mu tetap di hadapan mataku,*

maka aku tetap setia kepada-Mu.
Aku tidak duduk bersama para penipu,*

dan tidak bergaul dengan para munafik.
Kubenci himpunan orang durjana,*

dan dengan kaum penjahat aku tidak bersidang.
Aku membasuh tanganku, tanda tak bersalah,*

lalu mengitari mesbah-Mu, ya Tuhan,
sambil memperdengarkan lagu syukur,*

dan mewartakan karya-Mu yang luhur.
Tuhan, aku mencintai rumah kediaman-Mu,*

tempat Engkau bersemayam dalam kemuliaan.
Jangan mencabut nyawaku bersama para pendosa,*

bersama para penumpah darah.
Tangan mereka penuh kebusukan,*

mereka suka menerima suapan.
Tetapi aku hidup dengan jujur,*

bebaskanlah dan kasihanilah aku.
Kakiku berdiri pada jalan yang rata,*

aku akan memuliakan Tuhan dalam himpunan umat.

Ant.2: Kepada Tuhan aku percaya, tiada aku goyah.

Ant.3: Kepada Tuhan hatiku percaya, dan aku tertolong.

Mazmur 27 (29),1-3.6-9
Kepada-Mu, ya Tuhan, aku berseru,*

pelindungku, jangan menutup telinga terhadap aku.
Jika Engkau tetap membisu,*

pasti terjerumus aku ke dalam liang kubur.
Dengarkanlah doaku, jika aku berseru kepada-Mu,*

sambil menadahkan tangan ke arah rumah-Mu yang kudus.
Janganlah menyeret aku bersama kaum pendosa,*

bersama orang yang berbuat jahat.
Mereka berbicara ramah dengan sahabatnya,*

tetapi hatinya penuh kejahatan.
Terpujilah Tuhan, sebab Ia mendengarkan doaku,*

Tukanlah kekuatan dan perisaiku.
Kepada-Nya hatiku percaya, dan aku tertolong,*

maka aku bersorak gembira dan bernyanyi memuji-Nya.
Tuhanlah kekuatan umat-Nya, dan benteng keselamatan,*

bagi raja yang diurapi-Nya.
Selamatkanlah umat-Mu, ya Tuhan, berkatilah pusaka-Mu,*

gembalakan dan dukunglah mereka selama-lamanya.

Ant.3: Kepada Tuhan hatiku percaya, dan aku tertolong.

Bacaan singkat (Kol 3,12-13)

Kamulah umat pilihan Allah; sebab Ia telah menguduskan dan mengasihi Engkau. Maka hendaknya Engkaupun berbelaskasihan serta bersikap ramah-tamah dan rendah hati, lemah lembut lagi sabar. Hendaknya Engkau tanggung-menanggung dan suka mengampuni, bila hatimu disakiti. Sebagaimana Kristus memberi ampun kepadamu, demikian pula Engkau hendaknya.
P: Bangkitlah dan angkatlah muEngkau.

U: Sebab penyelamatanmu sudah dekat.

Doa Penutup

Tuhan Yesus Kristus, ketika Engkau bergantung pada kayu salib demi keselamatan kami, dunia diliputi kegelapan di tengah hari. Terangilah kiranya jalan hidup kami, agar kami dapat mencapai kehidupan kekal. Sebab Engkaulah pengantara kami, sepanjang segala masa.

Amin.

Ibadat Sesudah Tengah Hari

SABTU — Adven — IBADAT SESUDAH TENGAH HARI (Nona)

Pembukaan

Ya Allah, bersegeralah menolong aku.
Tuhan, perhatikanlah hambaMu.
Kemuliaan kepada Bapa dan Putra dan Roh Kudus. Seperti pada permulaan, sekarang, selalu, dan sepanjang segala abad. Amin.

Madah

Ya Allah, kekuatan yang teguh,
tak tergoyahkan tinggal dalam-Mu;
Engkau menata waktu terang siang
dalam pergantian yang berurutan.

Karuniakanlah senja yang cerah,
agar hidup tak pernah pudar,
melainkan pahala kematian kudus:
kemuliaan kekal menyongsong kami.

Kabulkanlah, ya Bapa mahakasih,
dan Putra Tunggal setara Bapa,
bersama Roh Kudus Penghibur,
yang meraja sepanjang segala masa. Amin.

Pendarasan Mazmur (Mazmur Pelengkap)

Mazmur 126 (Nyanyian Ziarah)
1 Nyanyian ziarah. Ketika TUHAN memulihkan keadaan Sion, keadaan kita seperti orang-orang yang bermimpi.
2 Pada waktu itu mulut kita penuh dengan tertawa, dan lidah kita dengan sorak-sorai. Pada waktu itu berkatalah orang di antara bangsa-bangsa: "TUHAN telah melakukan perkara besar kepada orang-orang ini!"
3 TUHAN telah melakukan perkara besar kepada kita, maka kita bersukacita.
4 Pulihkanlah keadaan kami, ya TUHAN, seperti memulihkan batang air kering di Tanah Negeb!
5 Orang-orang yang menabur dengan mencucurkan air mata, akan menuai dengan bersorak-sorai.
6 Orang yang berjalan maju dengan menangis sambil menabur benih, pasti pulang dengan sorak-sorai sambil membawa berkas-berkasnya.

Mazmur 127 (Nyanyian Ziarah)
1 Nyanyian ziarah Salomo. Jikalau bukan TUHAN yang membangun rumah, sia-sialah usaha orang yang membangunnya; jikalau bukan TUHAN yang mengawal kota, sia-sialah pengawal berjaga-jaga.
2 Sia-sialah kamu bangun pagi-pagi dan duduk-duduk sampai jauh malam, dan makan roti yang diperoleh dengan susah payah--sebab Ia memberikannya kepada yang dicintai-Nya pada waktu tidur.
3 Sesungguhnya, anak-anak lelaki adalah milik pusaka dari pada TUHAN, dan buah kandungan adalah suatu upah.
4 Seperti anak-anak panah di tangan pahlawan, demikianlah anak-anak pada masa muda.
5 Berbahagialah orang yang telah membuat penuh tabung panahnya dengan semuanya itu. Ia tidak akan mendapat malu, apabila ia berbicara dengan musuh-musuh di pintu gerbang.

Mazmur 128 (Nyanyian Ziarah)
1 Nyanyian ziarah. Berbahagialah setiap orang yang takut akan TUHAN, yang hidup menurut jalan yang ditunjukkan-Nya!
2 Apabila engkau memakan hasil jerih payah tanganmu, berbahagialah engkau dan baiklah keadaanmu!
3 Isterimu akan menjadi seperti pohon anggur yang subur di dalam rumahmu; anak-anakmu seperti tunas pohon zaitun sekeliling mejamu!
4 Sesungguhnya demikianlah akan diberkati orang laki-laki yang takut akan TUHAN.
5 Kiranya TUHAN memberkati engkau dari Sion, supaya engkau melihat kebahagiaan Yerusalem seumur hidupmu,
6 dan melihat anak-anak dari anak-anakmu! Damai sejahtera atas Israel!

Bacaan Singkat (Is 61, 11)
11 Sebab seperti bumi memancarkan tumbuh-tumbuhan, dan seperti kebun menumbuhkan benih yang ditaburkan, demikianlah Tuhan ALLAH akan menumbuhkan kebenaran dan puji-pujian di depan semua bangsa-bangsa.

Ayat Singkat
P. Datanglah, ya Tuhan, dan jangan berlambat.
U. Hapuskanlah kejahatan umat-Mu.

Doa Penutup

Tuhan Yesus Kristus, Engkau menghantar penjahat yang bertobat dari kayu salib masuk ke dalam kerajaan-Mu; sambil mengakui dosa-dosa kami, dengan penuh kepercayaan kami mohon kepada-Mu, agar sesudah kematian Engkau membuat kami masuk dengan sukacita melalui pintu firdaus. Sebab Engkau hidup dan berkuasa sepanjang segala masa. Amin.

Ibadat Sore

JUMAT I SORE

Madah

Pencipta bintang mulia

Cahaya kami semua

Kristus penebus Ilahi

Kabulkanlah doa kami.
Hati-Mu sungguh berduka

Karna umat-Mu berdosa

Syukurlah Engkau berkenan

Melimpahkan pengampunan.
Pada kepenuhan masa

Engkau jadi manusia

Lahir dari bunda murni

Sahaja dan rendah hati.
Dipuja dan dipujilah

Bapa dan Putera Allah

Bersama Roh Maha Mulia

Selalu senantiasa. Amin.

Ant.1: Sembuhkanlah aku, Tuhan, sebab aku berdosa terhadap-Mu.

Mazmur 40

Berbahagialah yang menaruh perhatian pada orang yang lemah,*

Tuhan akan membebaskannya pada hari yang malang.
Tuhan melindunginya dan memelihara nyawanya,+

Tuhan membahagiakannya di bumi,*

dan tidak menyerahkan dia ke tangan musuh.
Tuhan membantu dia waktu sakit,*

dan menyembuhkan penyakitnya.
Aku berseru: Tuhan, kasihanilah aku,*

sembuhkanlah aku, sebab aku berdosa terhadap-Mu.
Musuh berbicara jahat tentang diriku,*

“Kapan ia mati? Kapan dihapus namanya?”
Orang datang menjenguk aku dengan mulut manis,+

tetapi hatinya memikirkan kejahatan,*

lalu ia keluar dan menjelekkan daku di jalan.
Semua yang membenci aku berbisik-bisik tentang aku,*

mereka merencanakan yang jahat terhadapku:
“Penyakit jahanam telah menimpa dia,*

sekali berbaring, dia takkan bangun lagi”.
Bahkan kawan karibku yang kupercayai,*

yang makan sehidangan dengan daku, mengkhianati aku.
Tetapi Engkau, ya Tuhan, kasihanilah aku,*

sembuhkanlah aku, agar dapat membalas mereka.
Maka aku akan tahu, bahwa Engkau cinta padaku,*

bila musuhku tidak lagi bersukacita atas diriku.
Engkau menopang aku karena ketulusanku,*

dan menempatkan daku di hadapan-Mu untuk selama-lamanya.

Ant.1: Sembuhkan aku, Tuhan, sebab aku berdosa terhadap-Mu.

Ant.2: Tuhan semesta alam menyertai kami, benteng kuatlah bagi kami Allah Yakub.

Mazmur 45

Allah perlindungan dan kekuatan kami,*

pertolongan-Nya terbukti dalam kesesakan kami.
Maka kami tidak takut, sekalipun bumi bermendapatar,*

sekalipun gunung-gemunung tenggelam ke dasar laut.
Sekalipun gelora lautan berbuih mengamuk,*

sekalipun gunung-gemunung goncang diempas ombak.
Kota kediaman Allah Yang Maha Tinggi,*

digembirakan oleh aliran sungai.
Karena Allah mendiami-Nya, kota tidak akan goncang,*

Allah menolongnya waktu fajar merekah.
Bangsa-bangsa ribut, kerajaan-kerajaan goncang,*

Allah memperdengarkan suaranya, maka hancurlah bumi.
Tuhan semesta alam menyertai kami,*

benteng kuatlah bagi kami Allah Yakub.
Mari, pandanglah karya Tuhan yang agung,*

dan karya-Nya yang dahsyat di seluruh bumi.
Dihentikan-Nya semua peperangan sampai ke ujung bumi,+

busur dipatahkan-Nya, tombak diremukkan-Nya,*

dibakar-Nya kereta perang.
“Jangan banyak bicara, akuilah aku sebagai Allah,*

agung di antara bangsa-bangsa, agung di seluruh dunia”.
Tuhan semesta alam menyertai kami,*

benteng kuatlah bagi kami Allah Yakub.

Ant.2: Tuhan semesta alam menyertai kami, benteng kuatlah bagi kami Allah Yakub.

Ant.3: Semua bangsa akan datang dan sujud menyembah di hadapan-Mu, ya Tuhan.

Mengapa 15,3-4
Agung dan mengagumkan segala karya-Mu,*

ya Tuhan Allah Yang Maha Kuasa
Adil dan benar segala tindakan-Mu,*

ya raja segala bangsa!
Siapakah yang tidak takut, ya Tuhan,*

dan tidak memuliakan nama-Mu?
Sebab hanya Engkaulah kudus,+

semua bangsa akan datang dan sujud menyembah di hadapan-Mu,*

sebab telah nyatalah segala keputusan-Mu.

Ant.3: Semua bangsa akan datang dan sujud menyembah di hadapan-Mu, ya Tuhan.

Bacaan Singkat (2Ptr 3:8b-9)
Untuk Tuhan satu hari sama dengan seribu tahun, dan seribu tahun sama dengan satu hari. Tuhan tidak akan menangguhkan janji-Nya, seperti disangka beberapa orang. Tetapi Tuhan masih bersabar dengan Engkau, karena Ia menghendaki agar tak seorangpun binasa, melainkan semuanya bertobat kembali.
Lagu Singkat
P: Datanglah menyelamatkan kami,* Ya Tuhan, Allah segala kuasa.

U: Datanglah.

P: Tunjukkanlah seri wajah-Mu, maka selamatlah kami.

U: Ya Tuhan.

P: Kemuliaan.

U: Datanglah.

Ant.Kidung: Dari Mesir kupanggil Putera-Ku. Ia akan datang untuk menyelamatkan bangsa-Nya.

KIDUNG MARIA (Luk 1,46-5)

Aku mengagungkan Tuhan,*

hatiku bersukaria karena Allah, penyelamatku.
Sebab Ia memperhatikan daku,*

hamba-Nya yang hina ini.
Mulai sekarang aku disebut: yang bahagia,*

oleh sekalian bangsa.
Sebab perbuatan besar dikerjakan bagiku oleh Yang Maha Kuasa,*

kuduslah nama-Nya.
Kasih sayang-Nya turun-temurun,*

kepada orang yang takwa.
Perkasalah perbuatan tangan-Nya,*

dicerai-beraikan-Nya orang yang angkuh hatinya
Orang yang berkuasa diturunkan-Nya dari takhta,*

yang hina-dina diangkatnya.
Orang lapar dikenyangkan-Nya dengan kebaikan,*

orang kaya diusir-Nya pergi dengan tangan kosong
Menurut janji-Nya kepada leluhur kami,*

Allah telah menolong Israel, hamba-Nya.
Demi kasih sayang-Nya kepada Abraham serta keturunannya,*

untuk selama-lamanya.

Ant.Kidung: Dari Mesir kupanggil Putera-Ku. Ia akan datang untuk menyelamatkan bangsa-Nya.

Doa Permohonan

P: Kristuslah gembala dan pembimbing hati kami. Marilah kami berkata dengan penuh kepercayaan:

U: Peliharalah umat-Mu, ya Tuhan.

P: Gembala kawanan Allah yang baik,* datanglah untuk mempersatukan seluruh kawanan-Mu di dalam Gereja-Mu.

P: Ya Tuhan, berilah pertolongan kepada para gembala umat-Mu yang sedang mengembara ini,* agar mereka menggembalakan kawanan-Mu dengan tekun hingga saat kedatangan-Mu.

P: Pilihlah dari antara umat-Mu orang yang menjadi bentara sabda-Mu,* untuk mewartakan Injil-Mu sampai ke ujung bumi.

P: Kasihanilah semua orang yang bersusah payah dan yang putus asa ditengah jalan,* supaya mereka bertemu dengan seorang sahabat yang suka menolong.

P: Perlihatkanlah kemuliaan-Mu dalam perjamuan surgawi,* kepada mereka yang mendengarkan sabda-Mu di dunia ini.

Bapa Kami

Doa Penutup

Allah Yang Maha Kuasa, perkenankanlah umat-Mu selalu berjaga sambil menantikan kedatangan Putera-Mu yang tunggal. Semoga kami dengarkan nasihat penyelamat kami, sehingga pada saat Ia datang, kami dapat menyongsong-Nya dengan pelita bernyala. Sebab Dialah Putera dan pengantara kami, yang hidup dan berkuasa bersama Bapa dalam persekutuan Roh -Kudus, sepanjang segala masa.

Amin.

Ibadat Penutup

IBADAT PENUTUP - MINGGU I

Doa Tobat

P: Kasihanilah kami, ya Tuhan.
U: Sebab kami orang yang berdosa.
P: Tunjukkanlah belaskasihanMu kepada kami, ya Tuhan.
U: Dan anugerahkan keselamatan kepada kami.
P: Semoga Allah yang mahakuasa mengasihani kita, mengampuni dosa kita dan mengantar kita ke hidup yang kekal.
U: Amin.

Madah

Kristus cahaya mulia
Kegelapan Kauenyahkan
Malam maut tak berdaya
Sudah kalah Kaulumpuhkan

Lindungilah kami Tuhan
Selama semalam ini
Kami mohon ketenangan
Dalam istirahat nanti.

Meski mata 'kan tertidur
Semoga hati berjaga
Rapi selalu teratur
Siap menyambut rajanya.

Terpujilah Kristus raja
Bersama Bapa mulia
Dan Roh kudus sumber cinta
Sepanjang segala masa. Amin.

Ant 1: Kasihanilah aku, ya Tuhan, dan dengarkanlah doaku.

Mazmur 4

Apabila aku berseru, jawablah aku, ya Allah yang adil,+
apabila aku bersusah, lapangkanlah dadaku,*
kasihanilah aku dan dengarkanlah doaku.

Hai orang-orang besar,*
masih berapa lamakah kamu menghina Allah yang mulia?
Masih berapa lamakah kamu menyembah berhala,*
dan minta nasihat mereka?

Ketahuilah, Tuhan akan mengerjakan karya agung bagi para kekasihNya,*
Tuhan akan mendengarkan daku, bila aku berseru kepadaNy.

Memang kamu gelisah, tetapi jangan lalu berdosa,*
selidikilah batinmu dan mengaduhlah di tempat tidurmu.

Persembahkanlah kurban sejati,*
dan percayalah pada Tuhan.

Banyak orang berkata,+
"Siapa yang akan menurunkan berkat?*
Hendaknya cahaya wajahMu menyinari kami, ya Tuhan".

Penuhilah hatiku dengan kebahagiaan,*
lipat gandakanlah panen gandum dan anggur.

Aku hendak membaringkan diri dan tidur,*
dalam kehadiranMu yang menenteramkan;

sebab hanya Engkaulah, ya Tuhan,*
yang membuat istirahatku aman sentosa.

Ant 1: Kasihanilah aku, ya Tuhan, dan dengarkanlah doaku.

Ant 2: Pujilah Tuhan di waktu malam.

Mazmur 133 (134)

Mari, pujilah Tuhan,
pujilah semua karya Tuhan!

Hai kamu yang bertugas dalam rumah Tuhan,*
pada waktu malam,

tadahkanlah tanganmu ke tempat suci,*
dan pujilah Tuhan!

Semoga Allah Sion memberkati engkau,*
Tuhan yang menjadikan langit dan bumi.

Ant 2: Pujilah Tuhan di waktu malam.

Bacaan singkat (Ul 6,4-7)

Dengarlah, hai Israel: Tuhan Allah kita hanya satu. Hendaknya engkau mengasihi Tuhan Allahmu dengan segenap hati, dengan segenap jiwa dan dengan segenap tenagamu. Semoga perkataan-perkataan yang hari ini kusampaikan kepadmu menetap dalam hatimu dan kauteruskan kepada anak-anakmu. Renungkanlah perintah ini waktu duduk di rumah atau bergegas di jalan; waktu mau tidur atau hendak bangun.

Lagu Singkat

P: Ke dalam tanganMu kuserahkan diriku,* Ya Tuhan, penyelamatku. U: Ke dalam. P: Engkaulah penebusku, ya Allah yang benar. U: Ya Tuhan, penyelamatku. P: Kemuliaan. U: Ke dalam.

Ant.Kidung: Berkatilah kami, ya Tuhan, bila kami berjaga, lindungilah kami, bila kami tidur. Semoga kami berjaga bersama Kristus dan beristirahat dalam damai.

Kidung Simeon:

Sekarang, Tuhan, perkenankanlah hambaMu berpulang,*
dalam damai sejahtera, menurut sabdaMu.
Sebab aku telah melihat keselamatanMu,*
yang Kausediakan di hadapan segala bangsa.
Cahaya untuk menerangi para bangsa,*
dan kemuliaan bagi umatMu Israel.

Ant.Kidung: Berkatilah kami, ya Tuhan, bila kami berjaga, lindungilah kami, bila kami tidur. Semoga kami berjaga bersama Kristus dan beristirahat dalam damai.

Doa Penutup

Tuhan, kunjungilah rumah ini dan berkatilah kami selalu. Jauhkanlah segala tipu daya musuh dari rumah ini dan utuslah malaikatMu untuk membawa damai sejahtera dan menyertai kami. Demi Kristus, pengantara kami. Amin.

Pada malam Minggu:

Tuhan, pelindung kami, kunjungilah kami malam ini. Semoga besok pagi kami bangun dengan gembirea hati untuk merayakan kebangkitan Kristus, PuteraMu dan pengantara kami, yang hidup dan berkuasa sepanjang segala masa.

Penutup

P: Semoga Allah yang mahakuasa menganugerahkan istirahat dalam naungan belaskasihanNya. U: Amin.

Salam kepada Bunda Maria

Salam ya ratu surgawi,
salam, bunda Putra ilahi.
Darimulah hidup kami
memperoleh terang suci.
Bersukalah, ya Maria,
bunda yang paling jelita.
Hiduplah, bunda mulia,
doakanlah kami semua.

Santo-Santa

Santa Perawan Maria Dikandung Tanpa Noda

Hari Raya · Didogmakan 1854

Hari Raya ini merayakan iman Gereja bahwa Santa Perawan Maria, sejak saat pertama ia dikandung dalam rahim ibunya, dibebaskan dari segala noda dosa asal. Ini adalah karunia istimewa yang diberikan Allah kepadanya demi jasa Yesus Kristus, dengan memandang ke depan pada penebusan yang akan dikerjakan Putranya. Perlu dibedakan: perayaan ini bukan tentang cara Yesus dikandung, melainkan tentang Maria sendiri yang dikandung tanpa noda oleh Yoakim dan Anna.

Dasar iman ini bergema dalam sapaan malaikat Gabriel: Salam, hai engkau yang dikaruniai, Tuhan menyertai engkau (Luk 1:28). Maria disapa sebagai yang penuh rahmat, sepenuhnya suci dan pantas menjadi kediaman Sang Sabda. Doktrin ini diperdebatkan para teolog selama berabad-abad pada Abad Pertengahan sebelum akhirnya dirumuskan secara pasti.

Pada 8 Desember 1854, Paus Pius IX melalui Konstitusi Apostolik Ineffabilis Deus memaklumkan Maria Dikandung Tanpa Noda sebagai dogma iman Gereja. Empat tahun kemudian, dalam penampakan di Lourdes tahun 1858, Bunda Maria memperkenalkan diri kepada Bernadette dengan kata-kata Akulah Yang Dikandung Tanpa Noda, yang oleh banyak orang dipandang sebagai peneguhan atas dogma tersebut.

Bagi umat, hari raya ini memuliakan kekudusan Allah yang bekerja dalam diri Maria, sekaligus menjadi tanda pengharapan akan penebusan yang ditawarkan Kristus kepada seluruh umat manusia.

Ditetapkan: didogmakan oleh Paus Pius IX melalui Konstitusi Apostolik Ineffabilis Deus, 8 Desember 1854.