Jumat, 2 November 2029

Hari Raya Arwah Semua Orang Beriman

Hari Raya

Bacaan Misa

Hari ini didaraskan Kemuliaan dan Aku Percaya.

Bacaan Pertama Ayub 19:1,23-27a

Tetapi Ayub menjawab: Ah, kiranya perkataanku ditulis, dicatat dalam kitab, terpahat dengan besi pengukir dan timah pada gunung batu untuk selama-lamanya! Tetapi aku tahu: Penebusku hidup, dan akhirnya Ia akan bangkit di atas debu. Juga sesudah kulit tubuhku sangat rusak, tanpa dagingkupun aku akan melihat Allah, yang aku sendiri akan melihat memihak kepadaku; mataku sendiri menyaksikan-Nya dan bukan orang lain. Hati sanubariku merana karena rindu.

Mazmur Tanggapan Mazmur 23:1-6

TUHAN adalah gembalaku, takkan kekurangan aku.
Ia membaringkan aku di padang yang berumput hijau, Ia membimbing aku ke air yang tenang;
Ia menyegarkan jiwaku. Ia menuntun aku di jalan yang benar oleh karena nama-Nya.
Sekalipun aku berjalan dalam lembah kekelaman, aku tidak takut bahaya, sebab Engkau besertaku; gada-Mu dan tongkat-Mu, itulah yang menghibur aku.
Engkau menyediakan hidangan bagiku, di hadapan lawanku; Engkau mengurapi kepalaku dengan minyak; pialaku penuh melimpah.
Kebajikan dan kemurahan belaka akan mengikuti aku, seumur hidupku; dan aku akan diam dalam rumah TUHAN sepanjang masa.

Bacaan Kedua Roma 5:5-11

Dan pengharapan tidak mengecewakan, karena kasih Allah telah dicurahkan di dalam hati kita oleh Roh Kudus yang telah dikaruniakan kepada kita. Karena waktu kita masih lemah, Kristus telah mati untuk kita orang-orang durhaka pada waktu yang ditentukan oleh Allah. Sebab tidak mudah seorang mau mati untuk orang yang benar--tetapi mungkin untuk orang yang baik ada orang yang berani mati--. Akan tetapi Allah menunjukkan kasih-Nya kepada kita, oleh karena Kristus telah mati untuk kita, ketika kita masih berdosa. Lebih-lebih, karena kita sekarang telah dibenarkan oleh darah-Nya, kita pasti akan diselamatkan dari murka Allah. Sebab jikalau kita, ketika masih seteru, diperdamaikan dengan Allah oleh kematian Anak-Nya, lebih-lebih kita, yang sekarang telah diperdamaikan, pasti akan diselamatkan oleh hidup-Nya! Dan bukan hanya itu saja! Kita malah bermegah dalam Allah oleh Yesus Kristus, Tuhan kita, sebab oleh Dia kita telah menerima pendamaian itu.

Bacaan Injil Yohanes 6:37-40

Semua yang diberikan Bapa kepada-Ku akan datang kepada-Ku, dan barangsiapa datang kepada-Ku, ia tidak akan Kubuang. Sebab Aku telah turun dari sorga bukan untuk melakukan kehendak-Ku, tetapi untuk melakukan kehendak Dia yang telah mengutus Aku. Dan Inilah kehendak Dia yang telah mengutus Aku, yaitu supaya dari semua yang telah diberikan-Nya kepada-Ku jangan ada yang hilang, tetapi supaya Kubangkitkan pada akhir zaman. Sebab inilah kehendak Bapa-Ku, yaitu supaya setiap orang, yang melihat Anak dan yang percaya kepada-Nya beroleh hidup yang kekal, dan supaya Aku membangkitkannya pada akhir zaman."

Renungan

Penebusku Hidup

Awal November, pemakaman mendadak ramai. Orang datang membawa sapu lidi, kembang, dan lilin. Rumput di atas pusara dibersihkan, nisan dilap pelan-pelan seperti mengusap wajah orang yang dikasihi. Ada yang menangis. Ada yang hanya duduk lama, tidak berkata apa-apa.

Untuk hari seperti ini Gereja memilih suara Ayub. Orang yang kehilangan segalanya: harta, anak-anak, kesehatan, bahkan rasa hormat teman-temannya. Dari titik paling hancur itu ia berseru: aku tahu, Penebusku hidup. Kalimat itu tidak keluar dari orang yang sedang senang. Ia keluar dari orang yang sedang remuk. Justru karena itu ia bisa dipercaya.

Paulus menambahkan alasannya: pengharapan tidak mengecewakan, karena kasih Allah telah dicurahkan ke dalam hati kita. Ketika kita masih berdosa, Kristus mati untuk kita. Kalau di titik terjauh saja kita dikasihi sebegitunya, apalagi mereka yang telah berpulang dalam iman.

Lalu Yesus sendiri berbicara, dan kalimat-Nya terdengar seperti surat jaminan: semua yang diberikan Bapa kepada-Ku akan datang kepada-Ku, dan barangsiapa datang kepada-Ku, ia tidak akan Kubuang. Jangan ada yang hilang. Kubangkitkan pada akhir zaman. Ia mengulanginya dua kali, seakan tahu kita sulit percaya.

Maka mendoakan arwah bukan sekadar urusan perasaan. Itu tindakan iman. Kita menyerahkan nama-nama yang kita cintai ke tangan Dia yang berjanji tidak membuang. Lilin kecil di atas pusara itu sesungguhnya pengakuan iman: kami percaya engkau tidak berakhir di sini.

Hari ini, sebutlah nama mereka satu per satu dalam doa. Nama yang membesarkan kita, nama yang pernah kita sakiti, juga nama yang sudah jarang disebut siapa-siapa.

Tuhan, Penebus yang hidup, terimalah saudara-saudari kami yang telah berpulang. Jangan ada satu pun yang hilang dari tangan-Mu, dan bangkitkanlah mereka pada akhir zaman. Amin.

Invitatorium

JUMAT II PAGI

Pembukaan

Ant. Amat baiklah Tuhan, pujilah namaNya.

MAZMUR 94 (95)

Marilah kita bernyanyi bagi Tuhan,
bersorak-sorai bagi penyelamat kita.
Menghadap wajahNya dengan lagu syukur,
menghormatiNya dengan pujian.

Tuhanlah Allah yang agung,
merajai segala dewa.
Dasar bumi terletak di tanganNya,
puncak gunungpun milikNya.
MilikNyalah laut, Dia membuatnya,
daratanpun buatan tanganNya.

Mari bersujud dan menyembah,
berlutut di hadapan Tuhan, pencipta kita.
Dialah Allah kita, kita umatNya,
Dialah gembala kita, kita kawananNya.

Hari ini dengarkanlah suaraNya:
"Jangan bertegar hati seperti di Meriba,
seperti di Masa, di padang gurun;
ketika leluhurmu mencobai Aku,
walau menyaksikan karya Ku yang agung.

Empat puluh tahun Aku muak akan mereka itu;
maka Aku berkata: Umat ini tersesat hatinya,
mereka tidak mengerti maksud bimbinganKu.
Sebab itu Aku bersumpah dalam murkaKu:
Mereka takkan beristirahat bersama Aku".

Kemuliaan kepada Bapa...
Seperti pada...

Ant. Amat baiklah Tuhan, pujilah namaNya.

Ibadat Bacaan

Ibadat Bacaan untuk Jumat dalam Pekan Biasa

Ya Allah, datanglah menolong aku.

Tuhan, bersegeralah menolong aku.
Kemuliaan kepada Bapa, dan kepada Putra, dan kepada Roh Kudus:

seperti pada permulaan, sekarang, selalu, dan sepanjang segala abad. Amin. Alleluya.

MADAH

1 Tuhan gembalaku; takkan kekurangan aku.
2 Ia membaringkan aku di padang rumput hijau, Ia membimbing aku ke air yang tenang.
3 Ia menyegarkan jiwaku. Ia menuntun aku di jalan yang benar oleh karena nama-Nya.
4 Sekalipun aku berjalan dalam lembah kekelaman, aku tidak takut bahaya, sebab Engkau besertaku; gada-Mu dan tongkat-Mu, itulah yang menghibur aku.
5 Engkau menyediakan hidangan bagiku di hadapan lawan-lawanku; Engkau mengurapi kepalaku dengan minyak; pialaku penuh melimpah.
6 Kebajikan dan kemurahan belaka akan mengikuti aku, seumur hidupku; dan aku akan diam dalam rumah Tuhan sepanjang masa.

PSALMODI

Ant. 1 Bangkitlah, Tuhan, dan datanglah menolong aku.

Mazmur 35

Tuhan sebagai Penyelamat di masa penganiayaan

Mereka bersekongkol… dan merencanakan untuk menangkap Yesus dengan tipu daya dan membunuh-Nya (Matius 26:3-4).

I
Ya Tuhan, belalah perkaraku melawan musuh-musuhku;

perangilah mereka yang memerangi aku.

Ambillah perisai dan tameng-Mu;

bangkitlah menolong aku.
Ya Tuhan, katakanlah kepada jiwaku:

“Akulah keselamatanmu.”
Tetapi jiwaku akan bersukacita dalam Tuhan

dan bersukaria dalam keselamatan-Nya.

Seluruh keberadaanku akan berkata:

“Tuhan, siapakah yang seperti Engkau

yang menyelamatkan yang lemah dari yang kuat

dan yang miskin dari penindas?”
Saksi-saksi dusta bangkit

dan menuduh aku secara tidak adil.

Mereka membalas kejahatan kepadaku untuk kebaikan:

jiwaku terlantar.
Kemuliaan kepada Bapa, dan kepada Putra, dan kepada Roh Kudus:

seperti pada permulaan, sekarang, selalu, dan sepanjang segala abad. Amin.

Ant. Bangkitlah, Tuhan, dan datanglah menolong aku.

Ant. 2 Tuhan yang mahakuasa, berdirilah di sisiku dan belalah aku.

II
Ketika mereka sakit aku berkabung,

menderita dengan berpuasa.

Doaku selalu di bibirku,

seperti untuk saudara, seorang teman.

Aku pergi seolah-olah berkabung seorang ibu,

tertunduk dalam kesedihan.
Sekarang aku dalam kesulitan mereka berkumpul,

mereka berkumpul dan mengejek aku.

Mereka mengejutkan aku dan memukul aku

dan mencabik-cabik aku.

Mereka memprovokasi aku dengan ejekan demi ejekan

dan menggertakkan gigi.
Kemuliaan kepada Bapa, dan kepada Putra, dan kepada Roh Kudus:

seperti pada permulaan, sekarang, selalu, dan sepanjang segala abad. Amin.

Ant. Tuhan yang mahakuasa, berdirilah di sisiku dan belalah aku.

Ant. 3 Lidahku akan berbicara tentang kebaikan-Mu sepanjang hari.

III
Ya Tuhan, berapa lama lagi Engkau akan memandang?

Datanglah menyelamatkan aku!

Selamatkanlah hidupku dari binatang-binatang buas ini,

jiwaku dari singa-singa ini.

Aku akan bersyukur kepada-Mu dalam jemaat yang besar,

di tengah-tengah keramaian aku akan memuji Engkau.
Jangan biarkan musuh-musuhku yang berdusta

bersukacita atas aku.

Jangan biarkan mereka yang membenci aku secara tidak adil

mengedipkan mata satu sama lain.
Ya Tuhan, Engkau telah melihat, janganlah berdiam diri,

janganlah berdiri jauh!

Bangunlah, bergeraklah untuk membela aku,

untuk perkaraku, ya Allah!
Biarlah ada sukacita bagi mereka yang mencintai perkaraku.

Biarlah mereka berkata tanpa henti:

“Besarlah Tuhan yang bersukacita

dalam damai hamba-Nya.”

Maka lidahku akan berbicara tentang keadilan-Mu,

sepanjang hari tentang pujian-Mu.
Kemuliaan kepada Bapa, dan kepada Putra, dan kepada Roh Kudus:

seperti pada permulaan, sekarang, selalu, dan sepanjang segala abad. Amin.
Doa Mazmur
Tuhan, Engkau menyelamatkan orang miskin dari penindas mereka, dan Engkau bangkit menolong Putra-Mu yang terkasih melawan mereka yang secara tidak adil mencari nyawa-Nya. Pandanglah Gereja-Mu saat kami berjalan menuju Engkau, agar orang miskin dan lemah dapat mengenali pertolongan yang Engkau berikan dan mewartakan karya keselamatan-Mu.

Ant. Lidahku akan berbicara tentang kebaikan-Mu sepanjang hari.

Hening Suci (ditandai dengan lonceng) – saat untuk merenung dan menerima dalam hati kita resonansi penuh suara Roh Kudus dan untuk menyatukan doa pribadi kita lebih erat dengan sabda Allah dan suara publik Gereja.
Anakku, perhatikanlah perkataan-Ku.

Lakukanlah seperti yang Kukatakan, dan engkau akan hidup.

BACAAN

Bacaan Pertama

Dari Kitab Nabi Barukh

1:14—2:5; 3:1-8

Doa dan pengakuan dosa umat yang bertobat
Bacakanlah secara terbuka gulungan ini yang kami kirimkan kepadamu, di rumah Tuhan, pada hari raya dan selama hari-hari perkumpulan:
“Keadilan ada pada Tuhan, Allah kita; dan kita hari ini dipenuhi rasa malu, kita orang Yehuda dan warga Yerusalem, bahwa kita, bersama raja-raja dan penguasa-penguasa kita dan imam-imam dan nabi-nabi kita, dan bersama bapa-bapa kita, telah berdosa di hadapan Tuhan dan tidak menaati-Nya. Kita tidak mendengarkan suara Tuhan, Allah kita, maupun mengikuti perintah-perintah yang Tuhan tetapkan di hadapan kita.
“Sejak Tuhan memimpin bapa-bapa kita keluar dari tanah Mesir sampai hari ini, kita telah tidak taat kepada Tuhan, Allah kita, dan terlalu siap untuk mengabaikan suara-Nya. Dan kejahatan-kejahatan serta kutuk yang Tuhan perintahkan kepada Musa, hamba-Nya, pada waktu Ia memimpin bapa-bapa kita keluar dari tanah Mesir untuk memberikan kepada kita tanah yang berlimpah susu dan madu, melekat pada kita bahkan sampai hari ini. Sebab kita tidak mendengarkan suara Tuhan, Allah kita, dalam semua perkataan para nabi yang Ia utus kepada kita, tetapi setiap kita pergi mengikuti rancangan hati kita yang jahat, melayani allah-allah lain, dan melakukan kejahatan di hadapan Tuhan, Allah kita.
“Dan Tuhan memenuhi peringatan yang telah Ia ucapkan terhadap kita: terhadap hakim-hakim kita, yang memerintah Israel, terhadap raja-raja dan pangeran-pangeran kita, dan terhadap orang-orang Israel dan Yehuda. Ia mendatangkan atas kita kejahatan-kejahatan yang begitu besar sehingga tidak ada yang dilakukan di mana pun di bawah langit seperti yang telah dilakukan di Yerusalem, seperti yang tertulis dalam hukum Musa: bahwa satu demi satu dari kita akan memakan daging putranya atau putrinya. Ia telah membuat kita tunduk kepada semua kerajaan di sekitar kita, celaan dan kengerian di antara semua bangsa di sekitar kita ke mana Tuhan telah menyebarkan kita. Kita direndahkan, tidak ditinggikan, karena kita berdosa terhadap Tuhan, Allah kita, tidak mendengarkan suara-Nya.
“Tuhan Yang Mahakuasa, Allah Israel, jiwa-jiwa yang menderita dan roh-roh yang putus asa berseru kepada-Mu. Dengarlah, ya Tuhan, karena Engkau adalah Allah yang berbelas kasihan; dan kasihanilah kami, yang telah berdosa terhadap-Mu: karena Engkau bertakhta selamanya, sementara kami binasa selamanya. Tuhan Yang Mahakuasa, Allah Israel, dengarlah doa sedikit orang Israel, anak-anak dari mereka yang berdosa terhadap-Mu; mereka tidak mendengarkan suara Tuhan, Allah mereka, dan kejahatan-kejahatan melekat pada kami.
“Ingatlah pada saat ini bukan kesalahan-kesalahan bapa-bapa kami, tetapi tangan dan nama-Mu sendiri: karena Engkau adalah Tuhan Allah kami; dan Engkau, ya Tuhan, akan kami puji! Untuk ini, Engkau menaruh dalam hati kami rasa takut akan Engkau: agar kami dapat memanggil nama-Mu, dan memuji Engkau dalam penawanan kami, ketika kami telah menyingkirkan dari hati kami semua kejahatan bapa-bapa kami yang berdosa terhadap-Mu. Lihatlah kami hari ini dalam penawanan kami, di mana Engkau menyebarkan kami, celaan, kutuk, dan pembalasan atas semua kesalahan bapa-bapa kami, yang menjauh dari Tuhan, Allah kami.”

RESPONSORIUM Efesus 2:4-5; lihat Barukh 2:12

Allah kaya akan belas kasihan, dan karena Ia sangat mengasihi kita,

meskipun kita mati dalam dosa, Ia menghidupkan kita dalam Kristus.
Kami telah berdosa, tidak saleh, dan telah melanggar semua perintah-Mu, ya Tuhan Allah kami.

Meskipun kita mati dalam dosa, Ia menghidupkan kita dalam Kristus.
Bacaan Kedua

Dari surat kepada Proba oleh Santo Agustinus, uskup

Roh memohon bagi kita
Orang yang meminta dan mencari satu hal ini dari Tuhan mengajukan permohonannya dengan percaya diri dan tenang. Ia tidak takut bahwa, ketika ia menerimanya, itu dapat membahayakan dirinya, karena jika ini tidak ada, apa pun yang ia terima dengan semestinya tidak membawa manfaat sama sekali. Inilah satu-satunya, benar dan satu-satunya kehidupan kebahagiaan, bahwa, abadi dan tidak dapat binasa dalam tubuh dan roh, kita harus merenungkan kebaikan Tuhan selamanya. Untuk satu hal inilah segala sesuatu yang lain dicari dan tanpa ketidakpantasan diminta. Orang yang memiliki ini akan memiliki semua yang ia inginkan; di surga, ia tidak akan dapat menginginkan, karena ia tidak akan dapat memiliki apa pun yang tidak pantas.
Di surga adalah mata air kehidupan, yang harus kita haus sekarang dalam doa selama kita hidup dalam harapan dan belum melihat objek harapan kita, di bawah perlindungan sayap-Nya di hadapan siapa semua keinginan kita, agar kita dapat minum sepuasnya dari kelimpahan rumah-Nya dan diberi minum dari aliran sungai kesenangan-Nya, karena pada-Nya ada mata air kehidupan, dan dalam terang-Nya kita akan melihat terang, ketika keinginan kita akan dipuaskan dengan hal-hal baik, dan tidak akan ada yang perlu diminta dengan desahan kecuali apa yang kita miliki dengan sukacita.
Namun, karena inilah damai yang melampaui segala pengertian, bahkan ketika kita memintanya dalam doa kita tidak tahu bagaimana berdoa untuk apa yang benar. Tentu kita tidak tahu sesuatu jika kita tidak dapat memikirkannya sebagaimana adanya; apa pun yang terlintas dalam pikiran kita tolak, sangkal, cela; kita tahu bahwa ini bukan yang kita cari, meskipun kita belum tahu jenis hal apa itu sebenarnya.
Maka ada di dalam kita semacam ketidaktahuan yang terdidik, terdidik, yaitu, oleh Roh Allah yang membantu kelemahan kita. Ketika Rasul berkata: Jika kita mengharapkan sesuatu yang tidak kita lihat, kita menantikannya dengan sabar, ia menambahkan, Demikian juga Roh membantu kelemahan kita; kita tidak tahu apa yang benar untuk didoakan, tetapi Roh itu sendiri memohon dengan desahan yang terlalu dalam untuk diungkapkan dengan kata-kata. Ia yang menyelidiki hati tahu apa yang dimaksud Roh, karena Ia memohon bagi orang-orang kudus sesuai dengan kehendak Allah.
Kita tidak boleh memahami ini bahwa Roh Kudus Allah memohon bagi orang-orang kudus seolah-olah Ia adalah seseorang yang berbeda dari Allah: dalam Tritunggal Roh adalah Allah yang tidak berubah dan satu Allah dengan Bapa dan Putra. Kitab Suci berkata: Ia memohon bagi orang-orang kudus karena Ia menggerakkan orang-orang kudus untuk memohon, sama seperti dikatakan: Tuhan Allahmu menguji kamu, untuk mengetahui apakah kamu mengasihi-Nya, dalam arti ini, bahwa Ia melakukannya untuk memungkinkan kamu mengetahui. Jadi Roh menggerakkan orang-orang kudus untuk memohon dengan desahan yang terlalu dalam untuk diungkapkan dengan kata-kata dengan menginspirasi dalam diri mereka keinginan untuk realitas besar dan belum diketahui yang kita nantikan dengan sabar. Bagaimana kata-kata dapat mengungkapkan apa yang kita inginkan ketika itu tetap tidak diketahui? Jika kita sama sekali tidak mengetahuinya kita tidak akan menginginkannya; lagi, kita tidak akan menginginkannya atau mencarinya dengan desahan, jika kita dapat melihatnya.

RESPONSORIUM Roma 8:26; Zakharia 12:10

Kita tidak tahu bagaimana seharusnya kita berdoa;

Roh akan memohon bagi kita dengan desahan yang terlalu dalam untuk diungkapkan.
Pada hari itu, firman Tuhan, Aku akan mencurahkan roh belas kasihan dan doa ke atas keluarga Daud dan ke atas penduduk Yerusalem.

Roh akan memohon bagi kita dengan desahan yang terlalu dalam untuk diungkapkan.

DOA PENUTUP

Allah yang mahakuasa kekal abadi,

anugerahkanlah agar kami senantiasa

menyesuaikan kehendak kami dengan kehendak-Mu

dan melayani keagungan-Mu dengan ketulusan hati.

Demi Tuhan kami Yesus Kristus, Putra-Mu,

yang hidup dan berkuasa bersama Engkau dalam persatuan Roh Kudus,

Allah, sepanjang segala abad.

Amin.

AKLAMASI (setidaknya dalam perayaan bersama)

Marilah kita memuji Tuhan.

Dan bersyukur kepada-Nya.

Ibadat Pagi

IBADAT ARWAH PAGI

PEMBUKAAN

P: Ya Tuhan, sudilah membuka hatiku.

U: Supaya mulutku mewartakan pujianMu.

Pembukaan

Ant. Marilah menyembah Tuhan, raja kehidupan.

Mazmur 94 (95)

Marilah kami bernyanyi bagi Tuhan,

bersorak-sorai bagi penyelamat kami.

Menghadap wajahNya dengan lagu syukur,

menghormatiNya dengan pujian.
Tuhanlah Allah yang agung,

merajai segala dewa.

Dasar bumi terletak di tanganNya,

puncak gunungpun milikNya.

MilikNyalah laut, Dia membuatnya,

daratanpun buatan tanganNya.
Mari bersujud dan menyembah,

berlutut di hadapan Tuhan, pencipta kami.

Dialah Allah kami, kami umatNya,

Dialah gembala kami, kami kawananNya.
Hari ini dengarkanlah suaraNya:

“Jangan bertegar hati seperti di Meriba,

seperti di Masa, di padang gurun;

ketika leluhurmu mencobai Aku,

walau menyaksikan karyaKu yang agung.
Empat puluh tahun Aku muak akan mereka itu;

maka Aku berkata: Umat ini tersesat hatinya,

mereka tidak mengerti maksud bimbinganKu.

Sebab Aku bersumpah dalam murkaKu:

Mereka takkan beristirahat bersama Aku”.
Kemuliaan kepada Bapa…

Seperti pada…

Ant. Marilah menyembah Tuhan, raja kehidupan.

Madah

Kristus pokok kehidupan

Engkau sumber pengampunan

Yang menjamin kebangkamin

Bagi umat yang beriman.
Engkau telah mengalami

Kematian sangat ngeri

Karena taat pada Bapa

Tetap setya sepenuhnya.
Maka maut Kaukalahkan

Berjayalah kehidupan

Besarkanlah hati kami

Yang sedang berduka ini.
Semoga arwah saudara

Yang pindah ke alam baka

Kauizinkan berbahagya

Hidup mulya selamanya. Amin.

Ant.1: Semoga hati yang Kauremukkan bersorak gembira kepadaMu, ya Tuhan.

Mazmur 50 (51)

Kasihanilah aku, ya Allah, menurut kasih setiaMu,*

menurut besarnya rahmatMu, hapuskanlah kesalahanku.
Bersihkanlah aku seluruhnya dari kesalahanku,*

dan cucilah aku dari dosaku.
Kusadari pelanggaranku,*

dosaku selalu membayang di hadapan mataku.
Terhadap Engkau, terhadap Engkaulah aku berdosa,*

yang jahat di hadapanMu kulakukan.
Jadi ternyata Engkau adil bila menghukum aku,*

dan tepatlah keputusanMu.
Sungguh aku dilahirkan dalam kesalahan,*

dan dalam dosa aku dikandung ibu.
Sungguh Engkau berkenan akan ketulusan hati,*

Engkau meresapkan kebijaksanaan ke dalam batinku.
Bersihkanlah aku, agar aku jadi murni,*

basuhlah aku agar jadi putih melebihi salju.
Sampaikanlah kabar sukacita kepadaku,*

semoga hati yang Kauremukkan bersorak gembira.
Palingkanlah wajahMu dari dosaku,*

hapuskanlah segala kesalahanku.
Ciptakanlah hati murni bagiku, ya Allah,*

baharuilah semangat tabah dalam batinku.
Janganlah Kaubuang aku dari hadapanMu,*

janganlah Kauambil rohMu yang kudus dari padaku.
Kembalikanlah kepadaku kegembiraan atas keselamatanMu,*

dan berilah aku semangat yang rela.
Maka aku akan mengajarkan sikap hatiMu kepada orang berdosa,*

supaya mereka kembali kepadaMu.
Lepaskanlah aku dari dosa pembunuhan, ya Allah penyelamatku,*

maka aku akan memashyurkan keadilanMu.
Ya Tuhan, sudilah membuka bibirku,*

supaya mulutku mewartakan pujianMu.
Engkau tak berkenan akan kurban sembelihan,*

kurban bakar yang kupersembahkan, tidak Kausukai.
Persembahan kepada Allah, ialah jiwa yang menyesal,*

hati remuk redam takkan Kautolak.

Ant.1: Semoga hati yang Kauremukkan bersorak gembira kepadaMu, ya Tuhan.

Ant.2: Ya Tuhan, renggutlah hidupku dari pintu maut.

Yes 38,10-14.17-20
Aku berkata: Di puncak kehidupanku,+

aku menuju pintu alam maut,*

ke sana aku dipanggil untuk selanjutnya.
Aku berkata: Aku tidak akan memandang Tuhan lagi,+

di dunia orang yang hidup,*

tidak lagi akan kujumpai orang antara penduduk bumi.
Pondokku akan dibongkar,*

dicabut bagaikan kemah gembala.
Bagaikan tukang tenun Engkau menggulung hidupku,*

memotong benang hidupku dari pakan.
Siang malam aku Kaubiarkan,+

hingga pagi aku mengaduh,*

seperti singa Engkau meremuk tulangku.
Seperti burung layang-layang aku mencecit kegelisahan,*

berdekut laksana burung merpati.
Pudarlah mataku karena menengadah,*

aku tertindas, ya Tuhan, tolonglah aku.
Namun, jiwaku telah Kauhindarkan dari liang kubur,*

dan segala dosaku Kaubuang jauh.
Alam maut tidak memuji Engkau,+

orang mati tidak memuliakan Dikau,*

yang turun ke dalam kubur tidak mengharapkan kesetiaanMu.
Hanya yang hidup memuji Engkau, seperti aku sekarang ini,*

semoga kesetiaanMu diwartakan turun-temurun.
Ya Tuhan, sudilah menyelamatkan daku,+

maka kami akan membunyikan kecapi,*

di rumah Tuhan, sepanjang hidup kami.

Ant.2: Ya Tuhan, renggutlah hidupku dari pintu maut.

Ant.3: Aku hendak memuliakan Tuhan seumur hidup.

Mazmur 145 (146)

Pujilah Tuhan, hai hatiku!+

Aku hendak memuliakan Tuhan seumur hidup,*

memujiNya selama hayat dikandung badan.
Jangan menaruh harapan pada orang-orang besar,*

pada manusia yang tak dapat menyelamatkan.
Bila melayang nyawanya, ia menjadi debu,*

hari juga buyarlah rencananya.
Berbahagialah orang yang mengharapkan pertolongan dari Allah Yakub,*

yang menaruh kepercayaan pada Tuhan, Allahnya.
Sebab Tuhan menjadikan langit dan bumi,*

menciptakan laut dan segala isinya.
Tuhan tetap setia terhadap orang yang dihina,*

menjamin keadilan bagi orang yang tertindas.
Tuhan memberi makan orang yang lapar,*

membebaskan orang yang terbelenggu.
Tuhan membuka mata orang buta,*

menegakkan orang yang bungkuk.
Tuhan melindungi orang asing,*

memelihara para yatim piatu dan janda.
Tuhan mengasihi orang jujur,*

tetapi orang berdosa digulingkanNya.
Tuhanlah raja selama-lamanya,*

Dialah Allahmu, hai Sion, turun-temurun.

Ant.3: Aku hendak memuliakan Tuhan seumur hidup.

Bacaan Singkat (1Tes 4,34)

Kalau kami percaya bahwa Yesus telah wafat dan bangkit, maka kami percaya juga bahwa semua orang yang meninggal dalam iman akan Yesus, akan dikumpulkan Allah bersama dengan Yesus.
Lagu Singkat
P: Aku akan memuliakan Dikau, ya Tuhan,* Sebab Engkau membebaskan daku. U: Aku. P: Ratapku telah Kaujadikan tarian gembira. U: Sebab Engkau membebaskan daku. P: Kemuliaan. U: Aku.

Ant.Kidung: Aku inilah kebangkamin dan kehidupan. Barang siapa percaya padaKu, akan hidup biarpun telah mati. Dan barang siapa hidup serta percaya padaKu, tidak akan mati selama-lamanya.

KIDUNG ZAKARIA (Luk 1,68-79)

Terpujilah Tuhan, Allah Israel,*

sebab Ia mengunjungi dan membebaskan umatNya.
Ia mengangkat bagi kami seorang penyelamat yang gagah perkasa,*

putera Daud, hambaNya.
Seperti dijanjikanNya dari sediakala,*

dengan perantaraan para nabiNya yang kudus.
Untuk menyelamatkan kami dari musuh-musuh kami,*

dan dari tangan semua lawan yang membenci kami.
Untuk menunjukkan rahmatNya kepada leluhur kami,*

dan mengindahkan perjanjianNya yang kudus.
Sebab Ia telah bersumpah kepada Abraham, bapa kami,*

akan membebaskan kami dari tangan musuh.
Agar kami dapat mengabdi kepadaNya tanpa takut,*

dan berlaku kudus dan jujur di hadapanNya seumur hidup.
Dan engkau, anakku, akan disebut nabi Allah yang mahatinggi,*

sebab engkau akan mendahului Tuhan untuk menyiapkan jalanNya.
Untuk menanamkan pengertian akan keselamatan dalam umatNya,*

berkat pengampunan dosa mereka.
Sebab Allah kami penuh rahmat dan belaskasihan,*

Ia mengunjungi kami laksana fajar cemerlang.
Untuk menyinari orang yang meringkuk dalam kegelapan maut,*

dan membimbing kami ke jalan damai sejahtera.

Ant.Kidung: Aku inilah kebangkamin dan kehidupan. Barang siapa percaya padaKu, akan hidup biarpun telah mati. Dan barang siapa hidup serta percaya padaKu, tidak akan mati selama-lamanya.

Doa Permohonan

Allah Bapa yang mahakuasa telah membangkitkan Yesus Kristus dari antara orang mati dan akan membangkitkan juga tubuh kami yang fana ini. Marilah kami mohon kepadaNya dan berseru:

U: Ya Tuhan, hidupkanlah kami dalam Kristus.

P: Bapa yang kudus, karena pembaptisan, kami telah mati dan dikubur bersama PuteraMu serta dibangkitkan kembali berkat kebangkaminNya,* semoga kami memasuki hidup baru bersama Kristus.

P: Bapa penyelenggara, Engkau telah memberi kami roti kehidupan yang turun dari surga, sebagai bekal dalam perjalanan kami di dunia ini,* semoga kami memiliki hidup abadi dan dibangkitkan pada hari kiamat.

P: Ya Tuhan, Engkau telah mengutus malaikat untuk memperkuat PuteraMu dalam sakrat maut,* hiburkanlah kami dengan pengharapan teguh, bila ajal kami tiba.

P: Engkau telah melepaskan ketiga pemuda dari tengah-tengah api,* bebaskanlah arwah orang yang sudah meninggal dari hukuman atas dosa.

P: Allah orang-orang hidup dan mati, Engkau membangkitkan Yesus dari antara orang mati,* bangkitkanlah orang-orang yang telah meninggal, dan terimalah kami juga dalam kemuliaan abadi bersama mereka.
Bapa kami

Doa Penutup

Tuhan, sumber kehidupan, iman kami telah Kauteguhkan dengan kebangkamin PuteraMu dari alam maut. Teguhkanlah juga harapan kami dalam menantikan kebangkamin hambaMu… Demi Yesus Kristus, PuteraMu dan pengantara kami, yang hidup…
Atau:

Allah, Engkaulah kebahagiaan kaum beriman, Engkaulah yang menebus kami dengan wafat dan kebangkamin PuteraMu. HambaMu… mengimani misteri kebangkamin itu. Kasihanilah dia dan berilah ia kebahagiaan kekal. Demi Yesus Kristus, PuteraMu dan pengantara kami, yang hidup…
Atau:

Tuhan, awal dan akhir hidup manusia, kami memohonkan belaskasihanMu bagi hambaMu… Di dunia ini ia Kauterima ke dalam umatMu; semoga di akhirat ia Kauberi tempat yang tenteram dan terang bersama dengan orang-orang kudusMu. Demi Yesus Kristus, PuteraMu dan pengantara kami, yang hidup…
Beberapa orang yang meninggal:

Bapa mahabaik, pencipta danpenebus kami, PuteraMu telah mengalahkan maut dan masuk ke dalam kemuliaanMu. Semoga hamba-hambaMu (… dan…) juga mengalahkan maut dan memandang Engkau untuk selama-lamanya. Demi Yesus Kristus, PuteraMu dan pengantara kami, yang hidup…
Saudara, kaum kerabat dan penderma:

Allah pengampun dan penyelamat manusia, kami mohon kemurahanMu bagi arwah saudara-saudara, kaum kerabat dan para penderma kami. Semoga berkat doa santa perawan Maria dan semua orang kudus, mereka Kauterima dalam kebahagiaan abadi. Demi Yesus Kristus, PuteraMu dan pengantara kami, yang hidup…

PENUTUP

P: Semoga Tuhan memberkati kami, melindungi kami terhadap dosa dan menghantar kami kehidup yang kekal.

U: Amin.

Ibadat Tengah Hari

Didaraskan pada Ibadat Siang I, II, maupun III.

JUMAT II SIANG

Madah

Sungguh agung cinta Tuhan
Yang tidak takut berkurban
Mautpun tak menghalangi
Kasih setya yang sejati.

Selalu siap mengabdi
Datang untuk melayani
Itulah semangat Tuhan
Yang harus kita wujudkan.

Terpujilah Allah Bapa
Bersama Putra tercinta
Yang memperoleh Roh suci
Pembaharu muka bumi. Amin.

Ant.1: Semoga kasih setiaMu menghibur aku sesuai dengan janjiMu.

Mazmur 118 (119),73-80

Ya Tuhan, tanganMulah yang menjadikan dan membentuk aku,*
semoga aku mengerti dan mempelajari perintahMu.

Orang takwa melihat aku, lalu bergembira,*
karena aku berharap akan firmanMu.

Aku tahu, ya Tuhan, bahwa ketetapanMu adil,*
karena Engkau telah menghukum aku dengan tepat.

Semoga kasih setiaMu menghibur aku,*
sesuai dengan janjiMu kepada hambaMu ini.

Semoga aku hidup karena rahmatMu,*
sebab aku suka akan hukumMu.

Semoga orang yang sombong Kaupermalukan, sebab mereka curang terhadapku,*
tetapi aku akan merenungkan aturanMu.

Semoga orang takwa memihak aku,*
semoga orang tahu akan perintahMu.

Semoga aku melakukan ketetapanMu dengan sempurna,*
sehingga aku tidak dikecewakan.

Ant.1: Semoga kasih setiaMu menghibur aku sesuai dengan janjiMu.

Ant.2: Lindungilah aku terhadap serangan lawan, ya Allahku.

Mazmur 58 (59),2-6a.9-11.17-18

Ya Allahku, lepaskan daku dari tangan musuh,*
lindungilah aku terhadap serangan lawan.

Lepaskan daku dari orang yang berbuat jahat,*
selamatkanlah aku dari penumpah darah.

Sebab orang-orang kuat mengancam hidupku,*
mereka menyerbu aku.

Aku tidak melakukan pelanggaran dan tidak berdosa,*
meskipun aku tidak bersalah, mereka bersiap-siap menyerang.

Bangunlah, kemarilah dan lihatlah,*
Tuhan semesta alam, Allah Israel.

Tuhan, Engkau menertawakan bangsa-bangsa kafir,*
mengolok-olok kesombongan mereka.

Aku berpegang padaMu, sebab Engkaulah kekuatanku,*
Engkaulah Allahku dan pelindungku.

Allahku mendampingi aku dengan kasih setia,*
sehingga aku menyaksikan kekalahan musuhku.

Aku menyanyikan kekuasaanMu,*
pagi-pagi sudah memuji kasih setiaMu.

Sebab Engkaulah pelindungku,*
tempat pengungsian pada waktu kesesakan.

Engkaulah kekuatanku, aku bernyanyi bagiMu,*
Engkaulah pelindungku, Allah yang penuh kasih setia.

Ant.2: Lindungilah aku terhadap serangan lawan, ya Allahku.

Ant.3: Berbahagialah orang yang dihajar Allah, sebab sungguhpun Allah melukai, namun Ia menyembuhkan juga.

Mazmur 59 (60)

Allah, Engkau menggempur dan menerobos pertahanan kami,*
Engkau murka dan meninggalkan kami.

Tanah kami Kaugoncangkan, sehingga retak,*
goyah dan nyaris terbelah.

UmatMu telah Kauberi pelajaran yang pahit,*
kami Kauberi minum anggur yang memusingkan.

Berikanlah panjiMu kepada orang-orang takwa,*
supaya mereka bersatu melawan musuh.

Berilah kami kemenangan dengan tangan kuat,*
selamatkanlah umatMu yang Kaucintai.

Allah telah berfirman dari surga,*
"Dengan gembira tanah Sikem Kujadikan bagian jarahKu.

Lembah Sukot Kuukur,*
tanah Gileat dan Manasye menjadi milikKu.

Tanah Efraim Kujadikan topi bajaKu, Yehuda tongkat kerajaanKu,*
Moab tempat pembasuhanKu.

Tanah Edom Kujadikan kepunyaanKu,*
Filistea menggemakan lagu kemenanganKu".

Siapa mengantar aku ke kota Petra?*
Siapa melantik aku menjadi raja Edom?

Bukankah Engkau, ya Allah!*
Masihkah Engkau membuang kami dan tidak lagi menyertai bala tentara kami?

Berilah kami pertolongan terhadap musuh,*
sebab sia-sialah bantuan manusia.

Dengan Allah, kita berjuang gagah perkasa,*
Ia sendiri akan menginjak-injak para lawan kita.

Ant.3: Berbahagialah orang yang dihajar Allah, sebab sungguhpun Allah melukai, namun Ia menyembuhkan juga.

Bacaan singkat (Keb 1,13-15)

Allah tidak mengadakan maut dan tidak bergembira atas kebinasaan orang-orang hidup. Sebab Ia menciptakan segala sesuatu, supaya segala ciptaan itu ada dan selamat. Tak ada racun maut di antara mereka, tak ada kekuasaan pratala di bumi. Sebab keadilan kekal adanya.

P: Tuhan meluputkan jiwaku dari maut.
U: Aku boleh menikmati hidup di dunia ini.

Doa Penutup

Tuhan Yesus Kristus, ketika Engkau bergantung pada kayu salib demi keselamatan kami, dunia diliputi kegelapan di tengah hari. Terangilah kiranya jalan hidup kami, agar kami dapat mencapai kehidupan kekal. Sebab Engkaulah pengantara kami, sepanjang segala masa. Amin.

Ibadat Sore

IBADAT ARWAH – SORE
PEMBUKAAN

P: Ya, Allah, bersegeralah menolong aku.

U: Tuhan, perhatikanlah hambaMu.

Madah

Raja yang mahakuasa

Kristus pahlawan mulia

Engkau telah mengalahkan

Kedahsyatan kematian.
Dengan bangkit dari kubur

Engkau berhasil melebur

Dosa maut serta setan

Dan memulihkan harapan.
Kami mohon keyakinan

Yang teguh tak tergoncangkan

Bahwa hidup pasti menang

Lawan maut yang menyerang.
Panggillah saudara ini

Yang mendahului kami

Sambutlah dalam kasihMu

Agar bahagya selalu. Amin.

Ant.1: Tuhan menjaga Engkau terhadap segala kemalangan, Ia menjaga nyawamu.

Mazmur 120 (121)

Aku melayangkan pandangan ke Gunung,*

dari manakah dapat kuharapkan pertolongan?
Pertolonganku dari Tuhan,*

yang menjadikan langit dan bumi.
Ia takkan membiarkan kakimu tersandung,*

yang menjagamu takkan mengantuk.
Sungguh, takkan mengantuk dan tertidur,*

yang menjaga Israel.
Tuhan menjaga dan menaungi Engkau,*

Yang mahatinggi adalah kekuatanmu.
Matahari takkan menyakiti Engkau di waktu siang,*

maupun bulan di waktu malam.
Tuhan menjaga Engkau terhadap segala kemalangan,*

Ia menjaga nyawamu.
Tuhan menjaga segala tingkah lakumu,*

sekarang dan selama-lamanya.

Ant.1: Tuhan menjaga Engkau terhadap segala kemalangan, Ia menjaga nyawamu.

Ant.2: Jika Engkau menghitung-hitung kesalahan, ya Tuhan, siapakah dapat bertahan?

Mazmur 129 (130)

Dari jurang yang dalam aku berseru kepadaMu, ya Tuhan,*

Tuhanku, dengarkanlah seruanku.
Hendaklah telingaMu menaruh perhatian,*

kepada jeritan doaku.
Jika Engkau menghitung-hitung kesalahan, ya Tuhan,*

siapakah dapat bertahan?
Tetapi syukurlah Engkau suka mengampuni,*

sehingga orang mengabdi kepadaMu dengan takwa.
Aku berharap akan Tuhan,*

hatiku mengharapkan firmanNya.
Hatiku menantikan Tuhanku,*

lebih dari penjaga menantikan fajar.
Lebih dari penjaga menantikan fajar,*

Israel menantikan Tuhan.
Sebab pada Tuhanlah kasih setia,*

dan penebusan yang berlimpah-limpah.
Tuhanlah yang akan membebaskan Israel,*

dari segala kesalahannya.

Ant.2: Jika Engkau menghitung-hitung kesalahan, ya Tuhan, siapakah dapat bertahan?

Ant.3: Seperti Bapa membangkitkan orang mati dan menghidupkan, demikianpun Putera menghidupkan orang yang dikehendakiNya.

Flp 2,6-11
Meskipun berwujud Allah,+

Kristus Yesus tidak mau berpegang teguh,*

pada kemuliaanNya yang setara dengan Allah.
Ia telah menghampakan diri,+

dengan mengambil keadaan hamba,*

dan menjadi sama dengan manusia.
Ia kelihatan sebagai seorang manusia dan merendahkan diri,+

karena taat sampai mati,*

sampai mati di salib.
Sebab Allah meninggikan Dia,+

dan menganugerahkan kepadaNya,*

nama yang melebihi segala nama.
Agar dalam nama Yesus,+

bertekuklah setiap lutut,*

di surga tinggi, di bumi dan di bawah bumi.
Agar setiap lidah mengakui,+

untuk kemuliaan Allah Bapa,*

Tuhanlah Yesus Kristus.

Ant.3: Seperti Bapa membangkitkan orang mati dan menghidupkan, demikianpun Putera menghidupkan orang yang dikehendakiNya.

Bacaan Singkat (1Kor 15,55-57)
Hai maut, di manakah kemenanganmu? Hai maut, di manakah sengatmu? Sengat maut ialah dosa, dan kuasa dosa ialah hukum Taurat. Tetapi syukur kepada Allah yang telah memberikan kemenangan kepada kami berkat Yesus Kristus, Tuhan kami.
Lagu Singkat
P: KepadaMu aku berlindung, ya Tuhan,* Aku takkan dikecewakan. U: KepadaMu. P: Aku akan bergembira dan bersukacita karena belaskasihanMu. U: Aku takkan dikecewakan. P: Kemuliaan. U: KepadaMu.
Atau:

P: Demi belaskasihanMu, ya Tuhan,* Berilah mereka istirahat kekal. U: Demi. P: Engkau akan datang mengadili orang yang hidup dan yang mati. U: Berilah mereka istirahat kekal. P: Kemuliaan. U: Demi.

Ant.Kidung: Segala sesuatu yang diserahkan Bapa kepadaKu akan datang kepadaKu. Barang siapa datang kepadaKu, tak akan Kutolak.

KIDUNG MARIA (Luk 1,46-5)

Aku mengagungkan Tuhan,*

hatiku bersukaria karena Allah, penyelamatku.
Sebab Ia memperhatikan daku,*

hambaNya yang hina ini.
Mulai sekarang aku disebut: yang bahagia,*

oleh sekalian bangsa.
Sebab perbuatan besar dikerjakan bagiku oleh Yang mahakuasa,*

kuduslah namaNya.
Kasih sayangNya turun-temurun,*

kepada orang yang takwa.
Perkasalah perbuatan tanganNya,*

dicerai-beraikanNya orang yang angkuh hatinya
Orang yang berkuasa diturunkanNya dari takhta,*

yang hina-dina diangkatnya.
Orang lapar dikenyangkanNya dengan kebaikan,*

orang kaya diusirNya pergi dengan tangan kosong
Menurut janjiNya kepada leluhur kami,*

Allah telah menolong Israel, hambaNya.
Demi kasih sayangNya kepada Abraham serta keturunannya,*

untuk selama-lamanya.

Ant.Kidung: Segala sesuatu yang diserahkan Bapa kepadaKu akan datang kepadaKu. Barang siapa datang kepadaKu, tak akan Kutolak.

Doa Permohonan

Kristus akan mengubah tubuh kami yang fana menjadi serupa dengan tubuhNya yang mulia. Marilah kami berseru kepadaNya dan berkata:

U: Engkaulah kehidupan dan kebangkamin kami, ya Tuhan.

P: Kristus, Putera Allah yang hidup, Engkau membangkitkan sahabatMu Lazarus dari alam maut,* bangkitkanlah semua orang yang telah meninggal, ke dalam kehidupan dan kemuliaan kekal.

P: Kristus, penghibur orang berdukacita, ketika Lazarus, pemuda Naim dan puteri Yairus meninggal, Engkau menghapuskan air mata kaum kerabat mereka,* hiburlah semua orang yang berkabung karena kehilangan sanak saudara.

P: Kristus penyelamat, hancurkanlah kekuasaan dosa yang membawa kematian,* sehingga kami layak menerima hidup abadi dalam Engkau.

P: Kristus, penebus kami, ingatlah akan semua orang yang tidak mempunyai harapan karena belum mengenal Engkau,* semoga mereka percaya akan kebangkamin dan akan hidup abadi.

P: Engkau telah memulihkan penglihatan orang yang lahir buta hingga ia dapat memandang kemuliaanMu,* tunjukkanlah wajahMu kepada arwah-arwah yang sampai kini belum memandang terang cahayaMu.

P: Engkau menghendaki agar tempat kediaman kami di dunia ini akhirnya dibongkar,* sediakanlah bagi kami tempat kediaman abadi di surga.
Bapa kami

Doa Penutup

Tuhan, sumber kehidupan, iman kami telah Kauteguhkan dengan kebangkamin PuteraMu dari alam maut. Teguhkanlah juga harapan kami dalam menantikan kebangkamin hambaMu… Demi Yesus Kristus, PuteraMu dan pengantara kami, yang hidup…
Atau:

Allah, Engkaulah kebahagiaan kaum beriman, Engkaulah yang menebus kami dengan wafat dan kebangkamin PuteraMu. HambaMu… mengimani misteri kebangkamin itu. Kasihanilah dia dan berilah ia kebahagiaan kekal. Demi Yesus Kristus, PuteraMu dan pengantara kami, yang hidup…
Atau:

Tuhan, awal dan akhir hidup manusia, kami memohonkan belaskasihanMu bagi hambaMu… Di dunia ini ia Kauterima ke dalam umatMu; semoga di akhirat ia Kauberi tempat yang tenteram dan terang bersama dengan orang-orang kudusMu. Demi Yesus Kristus, PuteraMu dan pengantara kami, yang hidup…
Beberapa orang yang meninggal:

Bapa mahabaik, pencipta danpenebus kami, PuteraMu telah mengalahkan maut dan masuk ke dalam kemuliaanMu. Semoga hamba-hambaMu (… dan…) juga mengalahkan maut dan memandang Engkau untuk selama-lamanya. Demi Yesus Kristus, PuteraMu dan pengantara kami, yang hidup…
Saudara, kaum kerabat dan penderma:

Allah pengampun dan penyelamat manusia, kami mohon kemurahanMu bagi arwah saudara-saudara, kaum kerabat dan para penderma kami. Semoga berkat doa santa perawan Maria dan semua orang kudus, mereka Kauterima dalam kebahagiaan abadi. Demi Yesus Kristus, PuteraMu dan pengantara kami, yang hidup…

PENUTUP

P: Semoga Tuhan memberkati kami, melindungi kami terhadap dosa dan menghantar kami kehidup yang kekal.

U: Amin.

Ibadat Penutup

IBADAT PENUTUP - JUMAT

Doa Tobat

P: Tuhan Yesus Kristus, Engkau diutus menyembuhkan orang yang remuk-redam.
Tuhan, kasihanilah kami.
U: Tuhan, kasihanilah kami.
P: Engkau datang memanggil orang yang berdosa.
Kristus, kasihanilah kami.
U: Kristus, kasihanilah kami.
P: Engkau duduk di sisi Bapa sebagai pengantara kami.
Tuhan, kasihanilah kami.
U: Tuhan, kasihanilah kami.
P: Semoga Allah yang mahakuasa mengasihani kita, mengampuni dosa kita dan mengantar kita ke hidup yang kekal.
U: Amin.

Madah

Jatuh sudah malam hari
S'moga kami Kaulindungi
Ya Bapa mahakuasa
Supaya aman sentosa.

Jauhkan impian suram
Singkirkan khayalan malam
Kurniakan istirahat
Agar sehat wal'afiat.

Kabulkanlah doa kami
Ya Allah Bapa surgawi
Bersama Putra dan RohMu
Sekarang serta selalu. Amin.

Ant: Siang malam aku berseru kepadaMu, ya Tuhan.

Mazmur 87 (88)

Ya Tuhan, Allah penyelamatku,*
siang malam aku berseru kepadaMu.

Semoga doaku sampai ke hadiratMu,*
dengarkanlah jeritan tangisku.

Sebab hatiku tersesak kesusahan bertimbun-timbun,*
dan hidupku mendekati ambang maut.

Aku dianggap sudah turun ke liang kubur,*
seperti orang yang kehilangan hayat.

Di alam mautlah kediamanku,*
seperti orang yang mati terbuuh aku berbaring dalam kubur.

Seperti orang yang tidak lagi Kauingat,*
terpisah dari cintaMu.

Kaucampakkan daku ke lubang terdalam,*
ke tubir yang gelap gulita.

Aku tertindih oleh amarahMu,*
dan keberanganMu melumpuhkan daku.

Handai taulanku Kaujauhkan dari padaku,*
Kaujadikan daku haram bagi mereka.

Aku terkurung, tak dapat lolos,*
mataku kabur tersesak derita.

Sehari-hari aku berseru kepadaMu, ya Tuhan,*
kepadaMu kutadahkan tanganku.

Adakah Engkau berkarya bagi orang mati!*
Masakan arwah bangkit untuk memuji Engkau!

Adakah kasihMu dikisahkan dalam kubur,*
dan kesetiaanMu di daerah kebinasaan!

Adakah karyaMu yang agung dikenal dalam kegelapan,*
dan keadilanMu di tempat tiada ingatan!

Namun aku, ya Tuhan, aku berseru kepadaMu,*
pagi-pagi doaku membubung ke hadapanMu.

Mengapa Engkau menolak aku, ya Tuhan,*
mengapa menyembunyikan wajahMu dari padaku?

Sedari masa mudaku aku malang dan terancam maut,*
aku menanggung kemurkaanMu dan merana.

Banjir keberanganMu melanda aku,*
kedahsyatan amarahMu membinasakan daku.

Aku seperti dikepung ombak terus-menerus,*
makin lama aku makin terdesak.

Kaum kerabatku Kaujauhkan dari padaku,*
tinggal kegelapanlah yang menemani aku.

Ant: Siang malam aku berseru kepadaMu, ya Tuhan.

Bacaan singkat (Yer 14,9)

Tuhan, Engkau hadir di tengah-tengah kami, dan dengan namaMu kami telah diberkati. Janganlah tinggalkan kami, ya Tuhan, Allah kami.

Lagu singkat

P: Ke dalam tanganMu kuserahkan diriku,* Ya Tuhan, penyelamatku. U: Ke dalam. P: Engkaulah penebusku, ya Allah yang benar. U: Ya Tuhan, penyelamatku. P: Kemuliaan. U: Ke dalam.

Ant.Kidung: Berkatilah kami, ya Tuhan, bila kami berjaga, lindungilah kami, bila kami tidur. Semoga kami berjaga bersama Kristus dan beristirahat dalam damai.

Kidung Simeon:

Sekarang, Tuhan, perkenankanlah hambaMu berpulang,*
dalam damai sejahtera, menurut sabdaMu.

Sebab aku telah melihat keselamatanMu,*
yang Kausediakan di hadapan segala bangsa.

Cahaya untuk menerangi para bangsa,*
dan kemuliaan bagi umatMu Israel.

Ant.Kidung: Berkatilah kami, ya Tuhan, bila kami berjaga, lindungilah kami, bila kami tidur. Semoga kami berjaga bersama Kristus dan beristirahat dalam damai.

Doa Penutup

Allah yang mahakuasa, semoga kami setia kepada PuteraMu yang telah wafat dan dimakamkan, sehingga kami bangkit bersama Dia dan hidup sebagai manusia baru. Sebab Dialah pengantara kami, sepanjang segala masa. Amin.

Penutup

P: Semoga Allah yang mahakuasa menganugerahkan istirahat dalam naungan belaskasihanNya. U: Amin.

Salam kepada Bunda Maria

Salam, ya ratu, bunda yang berbelas-kasih,
hidup, hiburan dan harapan kami.
Kami semua memanjatkan permohonan,
kami amat susah, mengeluh, mengesah
dalam lembah duka ini.
Ya ibunda, ya pelindung kami,
limpahkanlah kasih sayangmu yang besar kepada kami.
Dan Yesus, puteramu yang terpuji itu,
s'moga kautunjukkan kepada kami.
O ratu, o ibu, o Maria, bunda Kristus.

Santo-Santa

Peringatan Arwah Semua Orang Beriman

Kemarin, kita memuliakan semua Orang Kudus dan berdoa memohon agar kita pun kelak bisa berbahagia bersama mereka di dalam surga sambil memandang wajah Allah, Bapa kita. Hari ini kita mengenang saudara-saudara kita yang telah meninggal namun masih berada di Api Penyucian. Bahkan seluruh bulan Nopember ini kita khususkan untuk berdoa dan berkorban untuk memohon kerahiman Allah atas mereka. Hal ini kita lakukan karena di dalam Yesus Kristus, Penyelamat semua orang yang, merindukan keselamatan dari Allah dengan tulus hati, kita tetap bersatu padu dengan mereka. Dalam iman akan Kristus itu, kita percaya bahwa apa yang kita namakan Persekutuan para Kudus meliputi baik kita yang masih hidup di dunia ini, maupun semua Orang Kudus di surga, dan semua orang yang telah meninggal. Bersama-sama kita membentuk dan terhimpun di dalam satu Gereja, yaitu Tubuh Mistik Kristus.

Hari ini kita secara khusus mengenang dan berdoa bagi arwah semua orang beriman yang telah meninggal dunia. Maka kiranya ada baiknya kita menyadari makna peristiwa kematian menurut ajaran iman kita. Bagi kita orang Kristen saat kematian sesungguhnya merupakan peristiwa puncak kehidupan. Hidup kita tidak lenyap, melainkan hanya diubah. Kita percaya bahwa sesudah pengembaraan kita di dunia ini selesai, tersedialah bagi kita kediaman abadi di surga. Kematian bagi kita merupakan saat kita mempercayakan diri secara total kepada Kristus, kebangkitan dan kehidupan kita saat perjumpaan abadi dengan Dia, pokok pengharapan kita, yang mengantar kita pulang ke rumah Bapa.

Atas dasar iman itu, kita memohon agar saudara-saudara kita yang telah meninggal dunia disucikan dari segala dosanya, dibebaskan dari segala hambatan dan noda, dan boleh menikmati kebahagiaan kekal di sisi kanan Allah, Bapa kita, serta boleh bersama-sama para kudus di surga memandang wajah Allah yang dirindukannya. Hari kenangan dan peringatan ini pun sekaligus memberi penghiburan rohani bagi kita, bahwa kelak kita akan berjumpa kembali dengan saudara-saudara yang telah mendahului kita, untuk bersama Maria memuji dan memuliakan Allah dalam persekutuan semua orang kudus. Kita pun pada suatu ketika akan meninggalkan dunia ini dan pulang kepada Bapa di surga. Tetapi kita percaya bahwa hidup atau mati, kita tetap milik Kristus.