Jumat, 2 November 2029
Hari Raya Arwah Semua Orang Beriman
Hari RayaBacaan Misa
Hari ini didaraskan Kemuliaan dan Aku Percaya.
Bacaan Pertama Ayub 19:1,23-27a
Tetapi Ayub menjawab: Ah, kiranya perkataanku ditulis, dicatat dalam kitab, terpahat dengan besi pengukir dan timah pada gunung batu untuk selama-lamanya! Tetapi aku tahu: Penebusku hidup, dan akhirnya Ia akan bangkit di atas debu. Juga sesudah kulit tubuhku sangat rusak, tanpa dagingkupun aku akan melihat Allah, yang aku sendiri akan melihat memihak kepadaku; mataku sendiri menyaksikan-Nya dan bukan orang lain. Hati sanubariku merana karena rindu.
Mazmur Tanggapan Mazmur 23:1-6
Bacaan Kedua Roma 5:5-11
Dan pengharapan tidak mengecewakan, karena kasih Allah telah dicurahkan di dalam hati kita oleh Roh Kudus yang telah dikaruniakan kepada kita. Karena waktu kita masih lemah, Kristus telah mati untuk kita orang-orang durhaka pada waktu yang ditentukan oleh Allah. Sebab tidak mudah seorang mau mati untuk orang yang benar--tetapi mungkin untuk orang yang baik ada orang yang berani mati--. Akan tetapi Allah menunjukkan kasih-Nya kepada kita, oleh karena Kristus telah mati untuk kita, ketika kita masih berdosa. Lebih-lebih, karena kita sekarang telah dibenarkan oleh darah-Nya, kita pasti akan diselamatkan dari murka Allah. Sebab jikalau kita, ketika masih seteru, diperdamaikan dengan Allah oleh kematian Anak-Nya, lebih-lebih kita, yang sekarang telah diperdamaikan, pasti akan diselamatkan oleh hidup-Nya! Dan bukan hanya itu saja! Kita malah bermegah dalam Allah oleh Yesus Kristus, Tuhan kita, sebab oleh Dia kita telah menerima pendamaian itu.
Bacaan Injil Yohanes 6:37-40
Semua yang diberikan Bapa kepada-Ku akan datang kepada-Ku, dan barangsiapa datang kepada-Ku, ia tidak akan Kubuang. Sebab Aku telah turun dari sorga bukan untuk melakukan kehendak-Ku, tetapi untuk melakukan kehendak Dia yang telah mengutus Aku. Dan Inilah kehendak Dia yang telah mengutus Aku, yaitu supaya dari semua yang telah diberikan-Nya kepada-Ku jangan ada yang hilang, tetapi supaya Kubangkitkan pada akhir zaman. Sebab inilah kehendak Bapa-Ku, yaitu supaya setiap orang, yang melihat Anak dan yang percaya kepada-Nya beroleh hidup yang kekal, dan supaya Aku membangkitkannya pada akhir zaman."
Renungan
Penebusku Hidup
Awal November, pemakaman mendadak ramai. Orang datang membawa sapu lidi, kembang, dan lilin. Rumput di atas pusara dibersihkan, nisan dilap pelan-pelan seperti mengusap wajah orang yang dikasihi. Ada yang menangis. Ada yang hanya duduk lama, tidak berkata apa-apa.
Untuk hari seperti ini Gereja memilih suara Ayub. Orang yang kehilangan segalanya: harta, anak-anak, kesehatan, bahkan rasa hormat teman-temannya. Dari titik paling hancur itu ia berseru: aku tahu, Penebusku hidup. Kalimat itu tidak keluar dari orang yang sedang senang. Ia keluar dari orang yang sedang remuk. Justru karena itu ia bisa dipercaya.
Paulus menambahkan alasannya: pengharapan tidak mengecewakan, karena kasih Allah telah dicurahkan ke dalam hati kita. Ketika kita masih berdosa, Kristus mati untuk kita. Kalau di titik terjauh saja kita dikasihi sebegitunya, apalagi mereka yang telah berpulang dalam iman.
Lalu Yesus sendiri berbicara, dan kalimat-Nya terdengar seperti surat jaminan: semua yang diberikan Bapa kepada-Ku akan datang kepada-Ku, dan barangsiapa datang kepada-Ku, ia tidak akan Kubuang. Jangan ada yang hilang. Kubangkitkan pada akhir zaman. Ia mengulanginya dua kali, seakan tahu kita sulit percaya.
Maka mendoakan arwah bukan sekadar urusan perasaan. Itu tindakan iman. Kita menyerahkan nama-nama yang kita cintai ke tangan Dia yang berjanji tidak membuang. Lilin kecil di atas pusara itu sesungguhnya pengakuan iman: kami percaya engkau tidak berakhir di sini.
Hari ini, sebutlah nama mereka satu per satu dalam doa. Nama yang membesarkan kita, nama yang pernah kita sakiti, juga nama yang sudah jarang disebut siapa-siapa.
Tuhan, Penebus yang hidup, terimalah saudara-saudari kami yang telah berpulang. Jangan ada satu pun yang hilang dari tangan-Mu, dan bangkitkanlah mereka pada akhir zaman. Amin.
Invitatorium
JUMAT II PAGI
Pembukaan
Ant. Amat baiklah Tuhan, pujilah namaNya.
MAZMUR 94 (95)
Ant. Amat baiklah Tuhan, pujilah namaNya.
Ibadat Bacaan
Ibadat Bacaan untuk Jumat dalam Pekan Biasa
MADAH
PSALMODI
Ant. 1 Bangkitlah, Tuhan, dan datanglah menolong aku.
Mazmur 35
Tuhan sebagai Penyelamat di masa penganiayaan
Mereka bersekongkol… dan merencanakan untuk menangkap Yesus dengan tipu daya dan membunuh-Nya (Matius 26:3-4).
Ant. Bangkitlah, Tuhan, dan datanglah menolong aku.
Ant. 2 Tuhan yang mahakuasa, berdirilah di sisiku dan belalah aku.
Ant. Tuhan yang mahakuasa, berdirilah di sisiku dan belalah aku.
Ant. 3 Lidahku akan berbicara tentang kebaikan-Mu sepanjang hari.
Ant. Lidahku akan berbicara tentang kebaikan-Mu sepanjang hari.
BACAAN
RESPONSORIUM Efesus 2:4-5; lihat Barukh 2:12
RESPONSORIUM Roma 8:26; Zakharia 12:10
DOA PENUTUP
AKLAMASI (setidaknya dalam perayaan bersama)
Ibadat Pagi
IBADAT ARWAH PAGI
Pembukaan
Ant. Marilah menyembah Tuhan, raja kehidupan.
Mazmur 94 (95)
bersorak-sorai bagi penyelamat kami.
Menghadap wajahNya dengan lagu syukur,
Ant. Marilah menyembah Tuhan, raja kehidupan.
Madah
Ant.1: Semoga hati yang Kauremukkan bersorak gembira kepadaMu, ya Tuhan.
Mazmur 50 (51)
Ant.1: Semoga hati yang Kauremukkan bersorak gembira kepadaMu, ya Tuhan.
Ant.2: Ya Tuhan, renggutlah hidupku dari pintu maut.
aku menuju pintu alam maut,*
di dunia orang yang hidup,*
Ant.2: Ya Tuhan, renggutlah hidupku dari pintu maut.
Ant.3: Aku hendak memuliakan Tuhan seumur hidup.
Mazmur 145 (146)
Aku hendak memuliakan Tuhan seumur hidup,*
Ant.3: Aku hendak memuliakan Tuhan seumur hidup.
Bacaan Singkat (1Tes 4,34)
Ant.Kidung: Aku inilah kebangkamin dan kehidupan. Barang siapa percaya padaKu, akan hidup biarpun telah mati. Dan barang siapa hidup serta percaya padaKu, tidak akan mati selama-lamanya.
KIDUNG ZAKARIA (Luk 1,68-79)
Ant.Kidung: Aku inilah kebangkamin dan kehidupan. Barang siapa percaya padaKu, akan hidup biarpun telah mati. Dan barang siapa hidup serta percaya padaKu, tidak akan mati selama-lamanya.
Doa Permohonan
Doa Penutup
Ibadat Tengah Hari
Didaraskan pada Ibadat Siang I, II, maupun III.
JUMAT II SIANG
Madah
Ant.1: Semoga kasih setiaMu menghibur aku sesuai dengan janjiMu.
Mazmur 118 (119),73-80
Ant.1: Semoga kasih setiaMu menghibur aku sesuai dengan janjiMu.
Ant.2: Lindungilah aku terhadap serangan lawan, ya Allahku.
Mazmur 58 (59),2-6a.9-11.17-18
Ant.2: Lindungilah aku terhadap serangan lawan, ya Allahku.
Ant.3: Berbahagialah orang yang dihajar Allah, sebab sungguhpun Allah melukai, namun Ia menyembuhkan juga.
Mazmur 59 (60)
Ant.3: Berbahagialah orang yang dihajar Allah, sebab sungguhpun Allah melukai, namun Ia menyembuhkan juga.
Bacaan singkat (Keb 1,13-15)
Doa Penutup
Ibadat Sore
Madah
Ant.1: Tuhan menjaga Engkau terhadap segala kemalangan, Ia menjaga nyawamu.
Mazmur 120 (121)
Aku melayangkan pandangan ke Gunung,*
Ant.1: Tuhan menjaga Engkau terhadap segala kemalangan, Ia menjaga nyawamu.
Ant.2: Jika Engkau menghitung-hitung kesalahan, ya Tuhan, siapakah dapat bertahan?
Mazmur 129 (130)
Ant.2: Jika Engkau menghitung-hitung kesalahan, ya Tuhan, siapakah dapat bertahan?
Ant.3: Seperti Bapa membangkitkan orang mati dan menghidupkan, demikianpun Putera menghidupkan orang yang dikehendakiNya.
Ant.3: Seperti Bapa membangkitkan orang mati dan menghidupkan, demikianpun Putera menghidupkan orang yang dikehendakiNya.
Ant.Kidung: Segala sesuatu yang diserahkan Bapa kepadaKu akan datang kepadaKu. Barang siapa datang kepadaKu, tak akan Kutolak.
KIDUNG MARIA (Luk 1,46-5)
Ant.Kidung: Segala sesuatu yang diserahkan Bapa kepadaKu akan datang kepadaKu. Barang siapa datang kepadaKu, tak akan Kutolak.
Doa Permohonan
Doa Penutup
Ibadat Penutup
IBADAT PENUTUP - JUMAT
Doa Tobat
Madah
Ant: Siang malam aku berseru kepadaMu, ya Tuhan.
Mazmur 87 (88)
Ant: Siang malam aku berseru kepadaMu, ya Tuhan.
Bacaan singkat (Yer 14,9)
Ant.Kidung: Berkatilah kami, ya Tuhan, bila kami berjaga, lindungilah kami, bila kami tidur. Semoga kami berjaga bersama Kristus dan beristirahat dalam damai.
Kidung Simeon:
Ant.Kidung: Berkatilah kami, ya Tuhan, bila kami berjaga, lindungilah kami, bila kami tidur. Semoga kami berjaga bersama Kristus dan beristirahat dalam damai.
Doa Penutup
Penutup
Salam kepada Bunda Maria
Santo-Santa
Peringatan Arwah Semua Orang Beriman
Kemarin, kita memuliakan semua Orang Kudus dan berdoa memohon agar kita pun kelak bisa berbahagia bersama mereka di dalam surga sambil memandang wajah Allah, Bapa kita. Hari ini kita mengenang saudara-saudara kita yang telah meninggal namun masih berada di Api Penyucian. Bahkan seluruh bulan Nopember ini kita khususkan untuk berdoa dan berkorban untuk memohon kerahiman Allah atas mereka. Hal ini kita lakukan karena di dalam Yesus Kristus, Penyelamat semua orang yang, merindukan keselamatan dari Allah dengan tulus hati, kita tetap bersatu padu dengan mereka. Dalam iman akan Kristus itu, kita percaya bahwa apa yang kita namakan Persekutuan para Kudus meliputi baik kita yang masih hidup di dunia ini, maupun semua Orang Kudus di surga, dan semua orang yang telah meninggal. Bersama-sama kita membentuk dan terhimpun di dalam satu Gereja, yaitu Tubuh Mistik Kristus.
Hari ini kita secara khusus mengenang dan berdoa bagi arwah semua orang beriman yang telah meninggal dunia. Maka kiranya ada baiknya kita menyadari makna peristiwa kematian menurut ajaran iman kita. Bagi kita orang Kristen saat kematian sesungguhnya merupakan peristiwa puncak kehidupan. Hidup kita tidak lenyap, melainkan hanya diubah. Kita percaya bahwa sesudah pengembaraan kita di dunia ini selesai, tersedialah bagi kita kediaman abadi di surga. Kematian bagi kita merupakan saat kita mempercayakan diri secara total kepada Kristus, kebangkitan dan kehidupan kita saat perjumpaan abadi dengan Dia, pokok pengharapan kita, yang mengantar kita pulang ke rumah Bapa.
Atas dasar iman itu, kita memohon agar saudara-saudara kita yang telah meninggal dunia disucikan dari segala dosanya, dibebaskan dari segala hambatan dan noda, dan boleh menikmati kebahagiaan kekal di sisi kanan Allah, Bapa kita, serta boleh bersama-sama para kudus di surga memandang wajah Allah yang dirindukannya. Hari kenangan dan peringatan ini pun sekaligus memberi penghiburan rohani bagi kita, bahwa kelak kita akan berjumpa kembali dengan saudara-saudara yang telah mendahului kita, untuk bersama Maria memuji dan memuliakan Allah dalam persekutuan semua orang kudus. Kita pun pada suatu ketika akan meninggalkan dunia ini dan pulang kepada Bapa di surga. Tetapi kita percaya bahwa hidup atau mati, kita tetap milik Kristus.